Jakarta –
Sakit kepala dapat dipicu karena kurang tidur, telat makan, bahkan saat sedang stres. Teh disebut bisa menyembuhkan sakit kepala secara signifikan, apa benar?
Sakit kepala dapat terjadi kepada siapapun. Gejala sakit kepala yang biasa dialami ada rasa nyeri di sekitar kepala dan bisa menyebar ke wajah hingga bahu.
Untuk mengobatinya, banyak orang mengonsumsi obat yang mengandung paracetamol. Bisa juga mengobati sakit kepala dengan cara alami, banyak orang menyarankan untuk mengonsumsi teh hangat.
Dilansir dari Health.com (12/3), hubungan antara teh dan sakit kepala sedikit lebih rumit. Faktanya, ini agak paradoks karena teh bisa menjadi obat sekaligus penyebab sakit kepala, bergantung pada jenis teh yang dipilih.
Ternyata, beberapa jenis teh dapat memicu sakit kepala. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi kafein pada jenis teh tertentu.
Mascha Davis, seorang ahli gizi berbasis di Los Angeles mengatakan, “Teh tertentu, seperti matcha, teh hitam, teh oolong, dan teh earl grey mengandung kafein. Ada bukti menunjukkan bahwa kafein berlebihan dapat memicu sakit kepala.”
Davis juga menambahkan kalau minum kafein dalam jumlah berlebihan, baik teh maupun minuman lain dapat menyebabkan ketergantungan. Oleh karena itu, pentingnya mempertahankan tingkat konsumsi kafein secara normal.
“Selain itu, minum banyak kafein dapat menyebabkan kurang tidur yang dapat mengakibatkan sakit kepala,” kata Lisa Andrews, seorang ahli diet.
Teh herbal juga ternyata dapat memicu sakit kepala, karena adanya zat licorice. Zat pada teh herbal ini telah dikaitkan dengan peningkatan kadar aldosteron dalam darah yang dapat menyebabkan sakit kepala.
| |
Ada kemungkinan juga bahwa teh dapat membantu mengurangi beberapa gejala sakit kepala. Dikarenakan efek teh yang dapat menenangkan.
Sebuah penelitian kecil menemukan bahwa orang yang mengonsumsi 4 cangkir teh setiap hari selama periode 6 minggu mampu pulih dari stres. Khususnya untuk sakit kepala karena tegang atau stres.
Davis mengatakan ada teh tertentu yang lebih mungkin meredakan sakit kepala dibandingkan teh lainnya. Di antaranya teh peppermint, teh jahe, dan teh lavender.
Pada teh peppermint mengandung mentol yang dapat memberikan efek menenangkan pada oto. Jadi, mungkin berguna untuk meredakan sakit kepala karena tegang.
Bagaimana dengan teh jahe? Teh herbal ini memiliki sifat anti-inflamasi. Minum teh ini juga dapat meredakan mual, sehingga bermanfaat untuk sakit kepala yang berhubungan dengan sakit perut.
Teh lavender juga dianggap memiliki sifat menenangkan dan menyejukkan. Teh ini dapat mengurangi stres dan mengurangi gejala sakit kepala.
Jenis teh lainnya yang dapat menyembuhkan gejala sakit kepala adalah teh dengan kandungan kurkumin. Zat kurkumin terdapat pada kunyit, kamu bisa menambahkan rempah satu ini ke dalam racikan teh.
(yms/odi)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…