Dosen IPB University soroti kasus keracunan MBG menu daging ikan hiu, ungkap banyak bahayanya! Foto: iStock
Jakarta –
Jus jambu baik dikonsumsi bagi kesehatan tubuh. Selain dapat menurunkan berat badan, jus jambu juga terbukti bisa meningkatkan trombosit darah pada pasien DBD.
Jus buah menjadi salah satu minuman sehat yang baik dikonsumsi. Buah jambu biji, terutama berwarna merah banyak dikonsumsi karena kandungan nutrisinya yang tinggi.
Dilansir dari Pharmeasy (22/3), Dr. Smita Barode mengungkapkan kandungan nutrisi dalam 100 gram buah jambu. Di antaranya terdapat 56 kcal, 14 gram karbohidrat, 13 gram gula, 0,5 gram serat, 12 miligram sodium, dan 24 miligram vitamin C.
Buah jambu ini bisa menjadi asupan harian karena memiliki kandungan air tinggi dan rendah lemak. Baik dikonsumsi saat diet untuk menurunkan berat badan, bahkan dapat meningkatkan trombosit darah pada pasien demam berdarah (DBD).
| |
Jambu biji merupakan sumber vitamin, protein, mineral, dan serat makanan (pektin) yang baik. Kandungan nutrisi tersebut dapat membantu perjalanan makanan melalui usus.
Jika mengonsumsi jus jambu juga mungkin dapat membantu meningkatkan penyerapan nutrisi dan mengatur metabolisme tubuh. Proses metabolisme inilah yang membantu tubuh kehilangan berat badan.
Manfaat lain dari mengonsumsi jus jambu adalah mengelola tekanan darah tinggi. Sebuah studi oleh Thapthimthong pada 2016, menemukan bahwa jus jambu biji menurunkan detak jantung dan tekanan darah tinggi.
Efek jus jambu biji ini mungkin disebabkan oleh nutrisinya seperti vitamin C, serat, potassium, dan senyawa lainnya. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa jus jambu biji dapat berdampak positif terhadap kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah.
Jus jambu biji juga sudah lama diketahui dapat mengobati pasien demam berdarah (DBD). Disebut efektif meningkatkan trombosit darah.
Hal ini dikarenakan jambu biji mengandung zat aktif trombino. Zat tersebut dapat merangsang trombopoietin lebih aktif dalam meningkatkan produksi trombosit.
Jambu biji juga diketahui kaya akan serat yang merupakan salah satu nutrisi terpenting. Serat ini membantu kesehatan sistem pencernaan dan mengurangi gejala sembelit.
Kualitas antibakteri pada jus jambu juga membantu mengatasi gejala disentri atau diare. Manfaat ini dapat efektif dirasakan jika mengonsumsinya setiap hari secara rutin.
Jus jambu ini juga baik dikonsumsi untuk penderita diabetes, karena memiliki aktivitas penurun gula darah. Hal ini dapat mengurangi resistensi insulin pada penderita diabetes.
Sebuah penelitian mengamati bahwa asupan jus jambu biji secara oral signifikan menurunkan kadar gula darah. Mereka menemukan bahwa komponen penting pada jus jambu, seperti flavonoid, quercetin, serat makanan pektin, asam ursolat, bertanggung jawab untuk mengatur kadar gula darah.
Tak hanya itu, tapi memperlambat penyerapan glukosa dalam tubuh. Oleh karena itu, penderita diabetes dapat menggunakan jus jambu untuk mengelola gula darah yang tinggi.
(yms/odi)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…