Categories: Teknologi

Zuckerberg Pecat 600 Karyawan di Bidang AI, Kenapa?


Jakarta

Meta akan memberhentikan sekitar 600 karyawan di unit AI atau kecerdasan buatan. Alasannya karena perusahaan berupaya untuk beroperasi lebih lincah.

Perusahaan mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut dalam memo dari kepala AI-nya, Alexandr Wang, yang direkrut bulan Juni sebagai bagian investasi Meta senilai USD 14,3 miliar di Scale AI. Pekerja di seluruh unit infrastruktur AI Meta, unit Riset Kecerdasan Buatan Fundamental, dan posisi terkait produk lainnya terdampak.

Namun, PHK tak berimbas pada karyawan di TBD Labs, yang mencakup banyak talenta AI tingkat atas dan dibayar sangat mahal. Para karyawan tersebut, diawasi oleh Wang, terhindar dari PHK. Memang Zuckerberg tampaknya cenderung mengistimewakan mereka dari karyawan lama.


Menurut sumber, berbagai divisi AI Meta sering bersaing sumber daya komputasi. Ketika karyawan baru bergabung untuk membentuk Superintelligence Labs, unit AI Meta menjadi terlalu besar. PHK ini merupakan upaya Meta memangkas departemen dan memperkuat peran Wang mengarahkan strategi AI perusahaan.

Meta agresif merombak pendekatannya terhadap AI karena berupaya mengimbangi pesaing seperti OpenAI dan Google. Mereka menggelontorkan miliaran dolar untuk proyek infrastruktur dan rekrutmen. Setelah pemangkasan, jumlah karyawan Superintelligence Labs di Meta kini di bawah 3.000 orang.

Meta memberi tahu beberapa karyawan bahwa 21 November adalah tanggal PHK dan sekarang adalah waktu tenggang. “Selama waktu ini, akses internal Anda akan dihapus dan Anda tidak perlu melakukan pekerjaan tambahan apa pun untuk Meta. Anda dapat menggunakan waktu ini untuk mencari posisi lain di Meta,” sebut Meta. Perusahaan akan membayar pesangon 16 minggu ditambah dua minggu untuk setiap tahun masa kerja yang telah diselesaikan.

CEO Mark Zuckerberg merasa frustrasi dengan kemajuan Meta di bidang AI, terutama setelah peluncuran model Llama 4 pada bulan April yang mendapat respons kurang antusias dari para pengembang.

Menyusul investasi besar-besaran Meta di Scale AI, Zuckerberg meluncurkan unit baru bernama Meta Superintelligence Labs yang terdiri dari para peneliti dan insinyur AI terkemuka. Kelompok ini dipimpin oleh Wang dan mantan CEO GitHub, Nat Friedman.

Dalam laporan keuangan terbaru, Meta mengatakan pihaknya memperkirakan total pengeluarannya untuk tahun 2025 akan berada di kisaran USD 114 miliar hingga USD 118 miliar. Angka itu diprediksi meningkat.

(fyk/fyk)



Sumber : inet.detik.com

admin

Recent Posts

Konsumsi 7 Makanan Putih Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas Tubuh

Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…

3 weeks ago

Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak

Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…

3 weeks ago

12 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Lho

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…

3 weeks ago

5 Perbedaan Yoghurt dan Greek Yoghurt, Mana Lebih Sehat?

Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…

3 weeks ago

8 Kebiasaan Minum yang Dapat Mencegah Perut Buncit, Cobain Yuk!

Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…

3 weeks ago

10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…

3 weeks ago