Foto: Getty Images/iStockphoto/Pineapple Studio
Jakarta –
Roti gandum tergolong lebih sehat dari roti tawar putih. Dari beberapa produk di pasaran, begini tips memilih roti gandum yang kualitasnya paling baik. Kenali mulai dari label hingga teksturnya.
Banyak orang suka mengawali hari dengan makan roti. Jenisnya bisa roti gandum atau roti tawar putih. Mereka yang lebih peduli kesehatan, umumnya akan memilih roti gandum, meski harganya sedikit lebih mahal.
Roti gandum memang tergolong lebih sehat dari roti tawar putih. Roti gandum mengandung lebih banyak serat, vitamin, dan mineral. Indeks glikemiknya juga lebih rendah sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah sesaat setelah dikonsumsi.
Very Well Fit (13/4/2023) mengungkap roti gandum juga bagus dikonsumsi sehari-hari sebagai sumber serat. Selain itu, terkandung juga zat besi dan potassium.
Dari sisi nutrisi, dalam 1 lembar roti gandum (43 gram) biasanya terdiri dari 80 kalori, 20 gram karbohidrat, 3 gram serat, 5 gram protein, 95 milligram potasium, dan lainnya.
Roti gandum cocok buat diet, karena kalorinya rendah. Hanya sebesar 80 kcal dan bisa dikonsumsi saat sarapan.
Manfaat lainnya, konsumsi roti gandum dapat meningkatkan kesehatan jantung. Sebuah studi tahun 2016 yang dimuat di British Medical Journal mengungkap konsumsi 3 porsi atau biji-bijian utuh per hari dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan jantung koroner.
Lantas, bagaimana memilih roti gandum berkualitas terbaik? Berikut ciri-cirinya:
Pilih produk roti gandum yang hanya dibuat dari 100% “gandum utuh” atau “bijian utuh”. Dalam bahasa Inggris istilahnya adalah “100% whole wheat” atau “100% whole grain”.
Produsen biasanya akan mencantumkan tepung gandum utuh sebagai bahan utama di informasi nilai gizi roti. Hindari roti gandum yang hanya dibuat dengan “tepung gandum” atau “diperkaya tepung yang diputihkan”.
| |
Pada label kemasan, perhatikan juga kandungan sodium roti gandum. Sebab beberapa produsen menggunakannya untuk mengontrol aktivitas ragi dan membuat roti lebih enak.
Hindari roti gandum yang kandungan sodiumnya tinggi. Di pasaran, ada roti gandum yang selembarnya bisa mengandung 200 gram!
Pilih roti gandum yang teksturnya agak padat, bukan lembut atau lembek. Jika rotinya padat, besar kemungkinan dibuat dengan tepung gandum utuh. Sebaliknya, jika terlalu lembut bisa jadi ditambahkan bahan kimia untuk mengurangi penggunaan tepung.
Dalam hal menyimpan roti gandum, simpan di tempat yang sejuk, kering, dan jauh dari sinar matahari. Lebih baik jika disimpan di kotak roti. Kamu bisa juga membekukan roti gandum dalam freezer lalu memanggangnya hanya ketika kamu ingin menikmatinya.
(adr/adr)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…