Foto: Getty Images/iStockphoto/Narong KHUEANKAEW
Jakarta –
Asam jawa merupakan rempah tropis yang murah dan mudah ditemukan di Indonesia. Di balik rasanya yang khas, ada banyak khasiat jika rutin mengonsumsinya.
Indonesia memiliki tanah yang subur, buktinya banyak rempah-rempah tropis yang dapat ditemukan di Nusantara. Bahkan beberapa rempah memiliki penamaan sesuai di mana tanaman tersebut tumbuh subur dan banyak ditemukan.
Salah satunya asam jawa. Di Indonesia asam jawa lebih banyak digunakan sebagai racikan jamu maupun campuran bumbu pada makanan.
Faktanya, asam jawa juga dapat dikreasikan menjadi berbagai minuman yang lebih menyegarkan. Di balik rasa asamnya yang kuat, ternyata ada banyak khasiat jika rutin mengonsumsi asam jawa.
| |
Antioksidan banyak terkandung dalam makanan dan terbentuk secara alami. Senyawa kimia ini dibutuhkan oleh tubuh untuk mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.
Kondisi molekul yang tidak stabil dapat menyebabkan stres oksidatif dalam tubuh sehingga memicu beberapa gangguan kesehatan. Asam jawa memiliki kandungan beta karoten, slaah satu bentuk antioksidan yang kuat efeknya terhadap tubuh.
Ada banyak khasiat dari mengonsumsi makanan tinggi antioksidan. Seperti menyehatkan mata, menguatkan imunitas, hingga mencegah disfungsi ereksi.
Mengonsumsi asam jawa sebanyak 120 gram dalam sehari secara berkala dapat memenuhi 25% kebutuhan magnesium harian pada tubuh. Magnesium menjadi salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk tetap menjalankan fungsinya dengan maksimal.
Nutrisi ini dibutuhkan pada sekitar 300 proses penting di dalam tubuh. Salah satunya menjaga kesehatan saraf dan fungsi otot.
Mencukupi kebutuhan magnesium, melalui asam jawa misalnya, dapat menjaga tekanan darah agar tetap stabil. Bagi orang dewasa, konsumsi asam jawa juga menjadi ivestiasi jangka panjang agar menjaga tulang tetap kuat.
Terdengar sepele tetapi inflamasi yang tidak segera diatasi dapat berakibat fatal. Inflamasi di dalam tubuh meningkatkan risiko mudah cedera, mudah jatuh sakit, hingga memicu beberapa penyakit kronis.
“Asam jawa kaya akan potasium dan polifenol, seperti flavoniid, yang dapat mengurangi inflamasi,” jelas Devon Peart, ahli gizi dari Cleveland Clinic.
Flavonoid meripakan salah satu bentuk senyawa antioksidan lainnya yang ada di dalam tumbuhan. Salah satu khasiatnya ialah mencegah inflamasi agar imun tubuh tetap kuat menjaga fungsi seluruh organ bekerja dengan maksimal.
| |
Pada tubuh yang mulai overweight, salah satu solusi yang paling banyak dipikirkan ialah diet. Melakukan diet sehat juga harus mempertimbangkan asupan makanan yang sudah direncanakan.
Menambahkan asam jawa dalam menu diet cocok untuk mencegah obesitas. Sehingga disarankan agar mulai dikonsumsi ketika sudah mengalami overweight atau berat badan berlebih.
“Obesitas memicu perubahan metabolik dan hormon yang berkaitan dengan penurunan kualitas hingga inflamasi kronis,” lanjut Peart.
Bagi penderita diabetes, asam jawa disarankan untuk dikonsumsi secara rutin. Asam jawa memiliki kadar gula yang tinggi tetapi indeks glikemiknya rendah.
Indeks glikemik menunjukkan bagaimana makanan yang memiliki karbohidrat diserap dengan cepat menjadi gula yang masuk ke dalam aliran darah.
“Asam jawa memiliki kadar gula yang tinggi, sekitar 34 gram per 60 gram penyajian. Tetapi kadar indeks glikemiknya rendah, yang artinya tidak memicu lonjakan gula darah,” jelas Peart.
(dfl/adr)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…