Jakarta –
Saat sedang rutin mengonsumsi obat penurun berat badan, hindari beberapa makanan ini. Karena bisa menyebabkan efek samping termasuk makanan tinggi serat.
Obat diet kerap digunakan banyak orang yang ingin menurunkan berat badan. Ini sah-sah saja, asalnya diminum sesuai dosis dan memiliki merek yang sudah teruji.
Umumnya, obat diet dirancang untuk menahan nafsu makan. Karenanya, ada beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi saat kamu sedang rutin mengonsumsi obat diet.
Jika tidak, maka akan menyebabkan efek samping, sehingga merusak manfaat dari obat diet tersebut, seperti yang dikutip dari Best Life (07/01/24).
| |
Menghindari makanan olahan dan berlemak tinggi akan membantu menurunkan berat badan. Khususnya saat kamu sedang mengonsumsi obat diet.
Menurut ahli gizi Phyllis Pobee, hal tersebut bisa menyebabkan efek samping. Mengingat, obat diet akan memperlambat pengosongan lambung.
“Jika lambung diisi dengan makanan yang berlemak, maka bisa menyebabkan gejala, seperti mual, muntah, diare, dan perut menjadi tidak nyaman,” tuturnya.
Minum minuman beralkohol saat kamu sedang rutin mengonsumsi obat diet juga bisa menjadi riskan. Karenanya minuman beralkohol ini harus dihindari.
Pobee mengatakan bahwa obat penurun berat badan bisa meningkatkan efek alkohol. Bahkan bisa menyebabkan reaksi yang tidak terduga bagi kesehatan.
“Ini bisa meningkatkan risiko hipoglikemia atau gula darah rendah pada penderita diabetes, juga dapat menyebabkan mual dan muntah,” ujarnya lebih lanjut.
| |
Makanan dengan kandungan karbohidrat olahan dan gula tambahan yang tinggi harus dihindari saat diet, terutama bagi kamu yang menggunakan obat diet.
Ahli gizi Pobee menuturkan bahwa makanan tersebut bisa melawan efek penurunan berat badan dari obat diet. Mengingat obat diet dirancang untuk mengurangi nafsu makan.
“Obat diet itu dirancang untuk meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi nafsu makan, termasuk makanan tinggi gula,” tutur Pobee.
Pobee menjelaskan bahwa makanan tinggi gula dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan nafsu makan, sehingga mengurangi manfaat dari obat tersebut.
Dalam jangka pendek, makanan tinggi sodium dapat menyebabkan retensi air dan penambahan berat badan sementara. Namun, ini bahaya untuk jangka panjang.
Apalagi kamu sedang proses mengonsumsi obat diet untuk menurunkan berat badan. Makanan yang tinggi sodium justru bisa menyebabkan kenaikan berat badan.
Hal tersebut telah dibuktikan oleh sebuah penelitian tahun 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Nature Review Nephrology. Menurut peneliti, makanan tersebut bisa menyebabkan obesitas.
“Mengonsumsi makanan tinggi sodium dalam jangka panjang dikaitkan dengan obesitas, resistensi insulin, dan sindrom metabolik melalui mekanisme yang tidak diketahui,” tuturnya.
| |
Makanan yang tinggi serat bagus untuk kesehatan tubuh. Namun, sebaiknya hindari saat kamu sedang rutin mengonsumsi obat penurun berat badan.
Makanan tinggi serat, termasuk buah-buahan dan sayur-sayuran. Makan tinggi serat bisa memperburuk efek samping. Khususnya pada brokoli, kembang kol, dan kubis.
Jika dikonsumsi secara berlebihan, sayuran tersebut bisa menyebabkan perut kembung. Karena sayuran tersebut mengandung gas yang terbilang tinggi.
(raf/odi)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…