Foto: Getty Images/Gulcin Ragiboglu
Jakarta –
Akhir-akhir ini pelaku hidup sehat melalukan detoks dengan konsumsi jus meningkat. Sayangnya ada kekhawatiran efek samping dari dokter ahli yang mengamati.
Berkat tren kesehatan yang kian meningkat, berbagai pola makan dan asupan makanan sehat semakin digemari. Salah satunya jus dalam berbagai bentuk.
Smoothie, jus buah, hingga cold pressed jus yang kini dianggap sebagai jus paling sehat populer di pasaran. Diikuti juga dengan kemunculan berbagai gerai cold pressed jus yang menawarkan segala khasiat kesehatan.
Salah satu menu jus yang tengah naik daun adalah paket jus untuk detoks. Sebab dianggap sangat sehat dan membantu mengeluarkan endapan racun dan sisa makanan dari tubuh jus ini diagungkan.
Baca juga: Zayn Malik Pamer Kue Ultah ke-32 Berdesain Alien
| |
Namun Business Insider (9/7/24) menyebut adanya ancaman kesehatan yang diperhatikan ahli dalam jus detoks. Adapun cara kerja jus detoks ini di mana konsumennya tak diperbolehkan mengonsumsi asupan apapun.
Ada sekitar 8 ramuan jus yang akan menjadi menu untuk dikonsumsi dalam waktu 24 jam. Melihat fenomena tersebut Dr. Kaveh Hoda selaku ahli ginekologi dan kesehatan hati menyebut tak semua cara detoks aman dilakukan.
Lebih lanjut Hoda mengatakan jus dan teh, atau minuman apapun, yang dipercaya mendetoks tubuh memiliki kandungan yang mengkhawatirkan. Ada komponen yang konon dapat melemahkan kemampuan tubuh mendetoks organnya sendiri.
Pada beberapa kasus, detoks jus menimbulkan gejala seperti sakit perut, muntah-muntah, hingga diare yang efeknya buruk. Hoda juga menekankan bahwa mungkin saja ada penambahan gula tersembunyi yang sebenarnya tak terlalu membantu proses detoks.
| |
“Terdengar seperti apa yang mereka lakukan adalah mengumpulkan air dengan nutrisi yang jumlahnya sedikit. Dan itu bukan hal yang kami (ahli gizi) rekomendasikan,” ujar Hoda.
Sebagai dokter spesialis kesehatan hati dan liver, Hoda mengatakan hati manusia memiliki 50 fungsi. Salah satunya dengan membersihkan atau mendetoks racun-racun yang masuk ke dalam tubuh.
Karenanya mengandalkan asupan rendah nutrisi dikhawatirkan akan mengganggu keseimbangan asupan yang seharusnya dipenuhi dalam sehari. Hal ini juga merujuk pada fungsi hati yang setiap hari akan tanpa henti menyaring segala nutrisi dari makanan maupun minuman yang masuk ke dalam tubuh.
Seperti ketika mengonsumsi alkohol, sebenarnya tubuh langsung menyaringnya dan memisahkan nutrisi yang dapat diserap maupun dianggap sebagai racun. Hoda lebih merekomendasikan konsumsi makanan bergizi seimbang dengan nutrisi yang membantu fungsi hati seperti kacang-kacangan hingga bikan beromega 3.
(dfl/odi)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…