Ilustrasi jus buah delima, salah satu jus diet untuk. membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/Burcu Atalay Tankut
Jakarta –
Jus diet yang dibuat dari kombinasi buah, sayur, dan bahan alami lainnya, bisa jadi minuman sehat. Terutama untuk mendukung program penurunan berat badan dan detoksifikasi tubuh.
Lalu, jus apa yang bagus untuk diet? Simak daftarnya di bawah ini.
Berikut adalah rekomendasi menu jus diet untuk 7 hari yang bisa dicoba:
| |
Minuman jus wortel 100% (tanpa gula) adalah padat nutrisi yang mengandung banyak vitamin A dan karotenoid sehat. Jus wortel bisa meningkatkan asupan serat, dengan meningkatkan rasa kenyang dan mengatur nafsu makan.
Menariknya, hasil studi selama 8 minggu pada tahun 2020 oleh Tomohisa Takagi, dkk, yang melibatkan 28 pria dengan obesitas menemukan, mereka yang minum minuman kaya karotenoid setiap hari secara signifikan mengalami pengurangan lemak perut.
| |
Jus seledri rendah kalori, di mana 1 cangkir mengandung 33 kalori. Namun, ia juga mengandung lebih dari 95% air.
Tinjauan tahun 2023 dari Oluwakemi L Adeola, dkk, yang dimuat National Library of Medicine, menunjukkan bahwa memilih makanan dan minuman dengan kepadatan kalori yang lebih rendah (seperti sayuran dan mengikuti pola makan nabati) bisa bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan lemak.
Jus seledri juga jadi sumber antioksidan dan senyawa tanaman yang bermanfaat. Hal ini membantu mengurangi stres oksidatif dan melawan peradangan.
| |
Dilansir laman Today, ahli diet Natalie Rizzo, mengungkapkan bahwa jus tomat itu mengandung banyak kalium, dan rendah kalori serta gula. Selain rendah sodium, tomat juga cenderung mengurangi nafsu makan. Selain itu, tomat kaya akan antioksidan seperti likopen dan vitamin C.
| |
Jus diet selanjutnya adalah jus delima. Jus delima kaya akan polifenol, antioksidan yang melawan peradangan. Kandungan tersebut juga telah dikaitkan dengan kesehatan jantung , tekanan darah rendah, dan aktivitas anti-kanker.
| |
Buah bit mengandung banyak antioksidan yang mendukung penurunan berat badan. Kalsium, vitamin C, zat besi, kalium, dan magnesium ada dalam bit.
Selain itu dibandingkan jus lainnya, jus bit juga sedikit lebih rendah kadar gulanya. Penelitian menunjukkan konsumsi antioksidan tinggi dapat membantu menurunkan indeks massa tubuh (BMI) pada orang obesitas.
| |
Jus jeruk dikenal dengan kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Tidak masalah untuk mengkonsumsi jus jeruk dari konsentrat, jika tidak ditambahkan gula.
Ahli diet terdaftar di New York dan penulis “Finally Full, Finally Slim, Lisa Young, menyarankan untuk memilih jus ceri asam alami tanpa tambahan gula.
Segelas jus ceri asam bisa mengandung 6% zat besi dan kalium, yang dibutuhkan seseorang dalam sehari.
Sebagai catatan jika memilih produk jus, kita juga perlu berhati-hati. Karena banyak “produk jus” yang sebenarnya adalah minuman manis dengan kandungan gula (banyak berupa air dengan tambahan gula seperti sirup jagung fruktosa tinggi).
Menurut The Dietary Guidelines for Americans 2020-2025 atau Pedoman Diet untuk Orang Amerika, saat memilih jus di toko, penting untuk melihat label dan memilih hanya jus 100%, yang padat nutrisi.
(khq/fds)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…