Categories: Makanan Sehat

5 Jenis Makanan Mudah Dicerna Buat Atasi Masalah Pencernaan


Jakarta

Masalah pencernaan kerap menimbulkan rasa tidak nyaman. Jika mengalami masalah itu, coba konsumsi 5 jenis makanan yang mudah dicerna tubuh ini.

Masalah kesehatan pencernaan bisa memicu timbulnya gejala-gejala yang kurang nyaman, seperti perut sakit, melilit, mual, hingga kembung.

Oleh karena itu, memilih makanan yang mudah dicerna merupakan solusi paling tepat. Makanan yang mudah dicerna akan menyediakan energi dengan lebih cepat karena proses pencernaannya lebih singkat.


Makanan yang mudah dicerna juga cenderung rendah serat dan lemak, memiliki rasa yang lembut, mudah dikunyah dan ditelan. Karenanya lebih mudah melewati proses pencernaan.

Pilihan makanan ini bertujuan untuk ‘mengistirahatkan’ usus sementara waktu, sehingga nantinya buang air besar menjadi lebih sedikit dan massanya lebih padat.

Makanan yang mudah dicerna dan rendah serat juga biasanya direkomendasikan untuk mereka yang menjalani masa perawatan atau pemulihan setelah operasi. Setelah sistem pencernaan kembali normal. secara perlahan bisa kembali mengonsumsi makanan berserat.

Jika mengalami gangguan pencernaan, coba konsumsi makanan yang mudah dicerna. Melansir health.com (23/01/2024), berikut 5 jenis makanannya.

1. Produk tepung putih

Roti tawar berbasis tepung putih menjadi makanan yang mudah dicerna. Foto: Getty Images

Kebanyakan orang lebih fokus untuk meningkatkan asupan seratnya, tetapi jika mengalami gangguan gastrointestinal atau masalah pencernaan, disarankan sementara waktu untuk memilih makanan rendah serat.

Serat merupakan karbohidrat yang tidak dapat dicerna dengan cepat dan bergerak melalui saluran pencernaan tanpa dipecah. Makanan berserat tinggi dapat meningkatkan jumlah makanan yang tidak tercerna bergerak melalui sistem pencernaan dan mempercepat pergerakan usus.

Alih-alih bermanfaat, makanan ini justru bisa membahayakan dan menimbulkan gejala, seperti perut kembung dan diare.

Untuk sementara waktu bisa beralih ke produk berbasis tepung putih, seperti nasi putih, roti putih, dan pasta yang telah dihilangkan komponen seratnya.

Memilih makanan rendah serat untuk sementara waktu dapat memberikan waktu istirahat bagi usus yang sedang mengalami masalah pencernaan.

2. Buah yang dikupas atau direbus

Apel yang dikupas juga bisa menjadi solusi bagi mereka yang punya masalah pencernaan. Foto: iStock

Beberapa buah segar mengandung serat tinggi sehingga lebih sulit dicerna. Sebagian besar seratnya pun ditemukan pada kulit dan bijinya.

Bagi mereka yang punya masalah pencernaan, mungkin akan merasa terbantu dengan mengonsumsi buah rendah serat, terutama jika sedang berjuang melawan masalah pencernaan, seperti mual atau diare.

Selain memilih buah rendah serat, bisa juga mengonsumsi buah, seperti apel atau pir tanpa kulitnya. Buah yang lebih lunak, seperti buah plum atau buah persik juga bisa dikonsumsi dalam bentuk sudah direbus.

Makanan lain yang mudah dicerna dapat dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Sayuran yang dimasak dengan benar

Jika ingin mengonsumsi bayam atau sayuran lain, lebih baik dimasak terlebih dahulu agar mudah dicerna. Foto: Getty Images/iStockphoto/4kodiak

Sama seperti buah segar, sayuran mentah juga akan lebih sulit dicerna dibandingkan sayur yang sudah dimasak.

Ketika sayuran dimasak, dinding sel dalam tumbuhannya menjadi lunak dan kandungannya, seperti pati menjadi lebih mudah diakses oleh enzim pencernaan dalam tubuh. Hasilnya, makanan ini menjadi lebih lembut untuk diproses pada sistem pencernaan.

Sayuran yang mudah dicerna meliputi bayam, kentang (dengan kulit yang dibuang), kacang hijau, dan wortel.

4. Protein lunak

Meskipun protein hewani tidak mengandung serat, tetapi protein ini sulit dicerna, terlebih ketika dimakan dalam keadaan alot, kenyal, atau tinggi lemak.

Pilihlah protein yang lembut dan mudah dikunyah, serta mengandung sedikit atau lemak dalam jumlah sedang. Misalnya, bisa memilih telur atau daging giling yang rendah lemak. Protein nabati, seperti tahu lembut juga merupakan pilihan bergizi yang dapat ditoleransi dengan baik.

5. Sup dan bubur

Bisa juga mengonsumsi sayuran yang sudah diolah menjadi sup supaya lebih mudah dicerna. Foto: Getty Images

Cara makanan disiapkan dapat memengaruhi daya cernanya. Meskipun modifikasi tekstur, seperti pencampuran satu bahan dengan bahan lain tidak mengubah kandungan serat makanan, tetapi bisa membantu mengurangi ukuran partikel serat dalam makanan. Pada gilirannya, dapat membuat makanan menjadi lebih lembut bagi sistem pencernaan.

Jika ingin mengonsumsi kale atau sayuran lain, lebih baik mengolahnya menjadi makanan yang lembut, seperti merebusnya atau mengolahnya menjadi sup. Buah-buahan, seperti beri juga lebih baik diblender, seperti smoothie supaya mudah melalui proses pencernaan.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Import

Recent Posts

Konsumsi 7 Makanan Putih Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas Tubuh

Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…

3 weeks ago

Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak

Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…

3 weeks ago

12 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Lho

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…

3 weeks ago

5 Perbedaan Yoghurt dan Greek Yoghurt, Mana Lebih Sehat?

Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…

3 weeks ago

8 Kebiasaan Minum yang Dapat Mencegah Perut Buncit, Cobain Yuk!

Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…

3 weeks ago

10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…

3 weeks ago