Categories: Makanan Sehat

Ini Alasan Konsumsi Alpukat Bagus untuk Kesehatan Jantung


Jakarta

Alpukat memang dikenal sebagai makanan super yang menawarkan beragam nutrisi. Namun, secara khusus, konsumsi buah-buahan ini dapat bermanfaat untuk kesehatan jantung.


Secara keseluruhan, konsumsi berbagai macam buah dapat meningkatkan kesehatan, mulai dari penurunan berat badan hingga memperlancar pencernaan.

Namun, jika mencari buah-buahan yang bermanfaat untuk kesehatan jantung, alpukat bisa jadi solusi.

Alpukat memang memiliki beragam nutrisi, mulai dari karbohidrat dengan indeks glikemik sangar rendah, antioksidan jenis zeaxanthin dan lutein, hingga lemak sehat dan aneka mineral. Semua kandungan tersebut dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan, menurunkan risiko depresi, dan mencegah keropos tulang.

Namun, beberapa penelitian menemukan jika konsumsi alpukat dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Untuk mengetahui bagaimana cara kerja alpukat dalam meningkatkan kesehatan jantung, berikut penjelasannya seperti dilansir dari Times of India (12/10/2024).

1. Alpukat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular

Alpukat bisa menurunkan risiko pnaykit kardivaskular karena beberapa alasan. Foto: Getty Images/Farion_O

Kardiovaskular merupakan penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Dimana terjadi penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung hingga nyeri dada.

Namun, risiko terkena penyakit kardiovaskular bisa dihindari dengan rutin mengonsumsi alpukat.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of The American Heart Association, konsumsi setidaknya dua porsi alpukat dalam seminggu dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan orang yang jarang makan alpukat.

Penelitian ini dilakukan selama periode 30 tahun, yang melibatkan lebih dari 110.000 peserta. Penulis menyimpulkan bahwa mengganti makanan tertentu yang mengandung lemak dengan alpukat, dapat menyebabkan risiko penyakit kardiovaskular lebih rendah.

2. Alpukat menurunkan kadar kolesterol jahat

cara melunakkan alpukatMakan alpukat juga diketahui bisa menurunkank kadar kolesterol jahat. Foto: Getty Images/iStockphoto

Tubuh memang memerlukan kolesterol, tetapi jumlahnya tidak perlu terlalu banyak. Sebagian besar kolesterol dibuat sendiri oleh tubuh, terutama jaringan hati. Sebagian lagi diperoleh dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Jika kadar kolesterol berlebihan, terutama kadar LDL (Low density lipoprotein) atau kolesterol jahat, nantinya bisa menumpuk dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan penyumbatan dan menghambat aliran darah.

Oleh karena itu, kadar kolesterol di tubuh perlu dijaga. Salah satunya dengan mengonsumsi alpukat.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal yang sama mengungkap jika memakan satu alpukat sehari selama enam bulan dapat sedikit menurunkan kadar kolesterol LDL. Pada akhirnya bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

Alpukat dikenal rendah gula dan garam, tetapi tinggi lemak tak jenuh tunggal, kalium, serat, dan sterol, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung.

Menurut para ahli kesehatan yang disebut Times of India, sejumlah besar lemak tak jenuh tunggal di dalam alpukat dapat mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL), sehingga menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Manfaat alpukat untuk kesehatan jantung lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Bermanfaat bagi kesehatan jantung dan diabetes

Alpukat juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi diabetes. Foto: Getty Images/iStockphoto

Alpukat merupakan sumber fitosterol terkaya, bersama dengan matriks lemak terelmusinya, yang dapat membantu meningkatkan pemblokiran kolesterol usus dan menjaga kesehatan jantung.

Alpukat juga dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe-2. Sebuah penelitian di Amerika Serikat telah menemukan hubungan langsung antara asupan alpukat dan tingkat kejadian diabetes tipe-2 yang lebih rendah.

Ditemukan juga bahwa alpukat memiliki indeks glikemik yang rendah. Mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi risiko diabetes tipe-2.

4. Cara mengonsumsi alpukat

Jika ingin mulai memasukkan alpukat ke dalam menu harian, para ahli yang disebut Times of India menyarankan untuk menumbuk atau menghaluskan daging buahnya saja. Lalu diolesi ke roti panggang bersamaan dengan tambahan garam dan merica. Bisa dimakan sebagai menu sarapan.

Bisa juga diolah menjadi smoothie yang dapat dicampur dengan bayam, pisang, hingga susu almond.

Alpukat juga bisa dikonsumsi dalam bentuk salad. Cukup dicampur dengan potongan-potongan sayuran, biji-bijian, hingga kacang-kacangan.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Import

Recent Posts

Konsumsi 7 Makanan Putih Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas Tubuh

Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…

3 weeks ago

Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak

Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…

3 weeks ago

12 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Lho

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…

3 weeks ago

5 Perbedaan Yoghurt dan Greek Yoghurt, Mana Lebih Sehat?

Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…

3 weeks ago

8 Kebiasaan Minum yang Dapat Mencegah Perut Buncit, Cobain Yuk!

Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…

3 weeks ago

10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…

3 weeks ago