Categories: Makanan Sehat

5 Kelompok Orang Ini Tak Disarankan Makan Pepaya, Kenapa Ya?


Jakarta

Pepaya memang menyehatkan berkat kandungan vitamin C dan seratnya. Namun tak semua orang cocok konsumsi pepaya. Lima kelompok orang ini sebaiknya tak makan pepaya.

Di balik teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis enak, pepaya mengandung segudang nutrisi yang menyehatkan.

Pepaya merupakan salah satu buah yang menjadi gudang bagi vitamin C. Kandungan ini membuat pepaya jadi pilihan tepat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.


Pepaya juga kerap jadi pilihan mereka yang sedang menjalani proses diet. Pasalnya, pepaya juga menjadi salah satu buah rendah kalori.

Ada banyak nutrisi penting yang dimiliki pepaya. Di antaranya sebagai berikut, mengutip Medical News Today:

folat
magnesium,
tembaga,
asam pantotenat,
serat,
vitamin B, E, C, dan K
kalsium
kalium
likopen.
Namun, status ‘gudang nutrisi’ yang dimiliki tak lantas membuat pepaya boleh dimakan siapa saja.

Berikut beberapa orang yang tidak boleh makan pepaya, merangkum berbagai sumber:

1. Ibu hamil

Foto: Getty Images/iStockphoto/ronnachaipark

Pepaya yang belum matang atau setengah matang sebaiknya dihindari selama kehamilan. Menukil Healthshots, pepaya yang belum matang sepenuhnya bisa bersifat pencahar dan memicu kontraksi rahim.

Wanita yang pernah mengalami keguguran juga disarankan untuk menghindari pepaya.

2. Penderita batu ginjal

Kandungan vitamin C yang tinggi membuat pepaya perlu dihindari penderita batu ginjal. Asupan vitamin C berlebih bisa memicu batu ginjal atau memperparah kondisinya.

3. Alergi lateks

Sejumlah protein dalam pepaya diketahui bisa memicu alergi. Misalnya saja papain, chymopapain, caricaine, dan kitinase.

Orang yang alergi terhadap lateks kemungkinan besar akan mengalami alergi terhadap senyawa-senyawa di atas.

4. Orang dengan masalah jantung

Foto: Getty Images

Banyak ahli percaya bahwa orang dengan masalah jantung perlu menghindari konsumsi pepaya. Penyebabnya adalah protein bernama papain yang dipercaya dapat memperlambat detak jantung.

5. Penderita hipoglikemia

Pepaya jadi salah satu buah yang bisa membantu mengatur kadar gula darah. Namun, mengutip Times of India, pepaya mungkin bukan pilihan yang baik bagi mereka dengan gula darah rendah atau hipoglikemia.

Pepaya diketahui memiliki efek penurun gula darah. Pepaya bisa memperparah kondisi hipoglikemia yang memicu kebingungan, gemetar, hingga detak jantung cepat.

Artikel ini sudah tayang dj CNN Indonesia dengan judul “5 Kelompok Orang yang Tak Boleh Makan Pepaya, Kamu Termasuk?

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Import

Recent Posts

Konsumsi 7 Makanan Putih Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas Tubuh

Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…

3 weeks ago

Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak

Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…

3 weeks ago

12 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Lho

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…

3 weeks ago

5 Perbedaan Yoghurt dan Greek Yoghurt, Mana Lebih Sehat?

Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…

3 weeks ago

8 Kebiasaan Minum yang Dapat Mencegah Perut Buncit, Cobain Yuk!

Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…

3 weeks ago

10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…

3 weeks ago