Jakarta –
Telur memang menjadi sumber protein yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, apakah makan telur dua kali dalam sehari tetap menawarkan manfaat sama atau berbeda?
Telur telah lama menjadi makanan pokok di seluruh dunia. Konsumsinya juga dianjurkan karena bernutrisi, serbaguna, dan harganya terjangkau.
Konsumsi telur dapat mendatangkan banyak manfaat baik, mulai dari membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, memperkuat imun tubuh, menjaga kesehatan tulang, hingga membuat kenyang lebih lama.
Meskipun banyak menawarkan manfaat baik, tetapi beberapa orang mungkin ragu untuk memakannya. Terlebih, ketika memakan telur lebih dari satu kali dalam sehari.
Makan telur lebih dari satu kali sehari apakah tetap menawarkan manfaat serupa, atau justru membahayakan? Melansir timesnownew.com, berikut penjelasannya.
| |
Makan telur dua kali dalam sehari ternyata justru dapat meningkatkan asupan protein.
Di dalam satu telur terkandung sekitar 70 kalori, 6 gram protein, 5 gram lemak, dan beberapa mineral penting, seperti vitamin A, vitamin D, vitamin B12, riboflavin, folat, hingga fosfor.
Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi yang menyediakan seluruh asam amino esensial untuk membangun dan memperbaiki jaringan.
Konsumsi dua butir telur dalam sehari pun dapat berkontribusi secara signifikan untuk memenuhi kebutuhan protein harian, yang sangat penting untuk pemeliharaan dan pertumbuhan otot.
| |
Telur seringkali dianggap tidak sehat karena kandungan kolesterolnya.
Namun, menurut penelitian terbaru yang diungkap Timesnownews, hubungan antara kolesterol makanan dan penyakit jantung jauh lebih kompleks daripada yang dibayangkan.
Studi di British Medical Journal menunjukkan konsumsi telur sampai satu butir sehari tidak dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular pada individu yang sehat.
Studi lain yang disebutkan American College of Nutrition juga menunjukkan kemampuan telur yang dapat meningkatkan kesehatan jantung, dengan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
| |
Makan telur dua butir sehari juga baik untuk kesehatan mata.
Telur kaya akan lutein dan zeaxanthin, hingga antioksidan. Antioksidan ini terakumulasi di retina dan dapat melindungi mata dari sinar biru berbahaya.
Antioksidan ini juga dapat mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula terkait usia.
Telur merupakan sumber kolin yang sangat baik untuk perkembangan dan fungsi otak.
Kolin penting untuk memproduksi asetilkolin, sebuah neotransmitter yang terlibat dalam memori dan kontrol otot.
Penelitian dalam American Journal of of Clinal Nutrition juga menyebut asupan kolin yang memadai telah dikaitkan dengan kinerja otak lebih kognotif.
Sebagai makanan tinggi protein, konsumsi telur sangat dianjurkan.
Kandungan proteinnya dapat membantu meningkatkan rasa kenyang lebih lama. Sehingga, sekaligus dapat mengurangi asupan kalori secara keseluruhan dan membantu menurunkan berat badan.
Protein dalam telur dapat mengekang rasa lapar dan mencegah makan berlebihan sepanjang hari.
(aqr/adr)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…