Radiasi di Cikande. Foto: (Dok. Istimewa)
Jakarta –
Kopi terbukti dapat memberikan energi ketika dikonsumsi. Namun, manfaat itu juga bisa dirasakan bahkan ketika kopi belum diminum. Ini penjelasan ilmiahnya!
Sudah banyak penelitian yang menemukan manfaat kopi. Terlebih kopi mengandung kafein yang berperan sebagai stimulan untuk memberikan dorongan energi.
Karenanya, kopi kerap dikonsumsi di pagi hari atau di waktu-waktu krusial, ketika tubuh mulai lelah dan kehilangan fokus. Namun, ada yang unik dari manfaat kopi tersebut.
Pasalnya, manfaat kopi itu rupanya sudah bisa dirasakan bahkan ketika kopinya belum diminum. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian dari Consciousness and Cognition.
| |
Sebuah riset membuktikan bahwa kopi dapat memberikan energi bahkan sebelum diminum. Riset tersebut dilakukan kepada sekelompok orang.
Mereka diminta untuk memikirkan sebuah nama merek kopi baru dan melakukan brainstorming. Ketika mereka melakukan itu, terjadi stimulus dan reaksi terhadap tubuh mereka.
Dikutip dari Otten Coffee, ada gejala yang merangsang gairah fisiologis pada tubuh ketika mereka memikirkan kopi. Ini dapat menajamkan pikiran untuk lebih fokus bahkan ketika kopi tersebut belum diminum.
Menurut para peneliti yang melakukan riset tersebut, kejadian ini terjadi karena ada hubungannya terhadap pengaruh kopi kepada manusia di Amerika Serikat.
Orang-orang di Amerika serikat menjadikan kopi sebagai sebuah produk yang berkaitan dengan produktivitas dan kewaspadaan. Hal ini dijelaskan oleh Sam Maglio, profesor di Universitas Toronto.
Maglio mengatakan bahwa ada reaksi tertentu yang jika dilihat dan dinilai secara detail berdasarkan pada pemikiran mereka terhadap kopi. Namun, ini masih perlu diteliti lebih lanjut.
Lebih lanjut, beberapa penelitian juga telah membuktikan manfaat dari aroma kopi. Jadi, adalah benar jika disebutkan bahwa kopi dapat memberikan manfaat kesehatan meski belum diminum.
Aroma kopi yang dihirup dapat meningkatkan keterampilan penalaran analitis. Hal ini terbukti dari sebuah penelitian yang melakukan eksperimen terhadap mahasiswa.
Mereka yang menghirup aroma kopi memiliki nilai aljabar lebih tinggi daripada mereka yang tidak. Sebelumnya, ada juga yang melakukan penelitian serupa pada 2008.
Penelitian yang menggunakan tikus sebagai bahan eksperimen itu menemukan bahwa tikus yang terpapar aroma kopi ternyata lebih aktif dan mampu menyingkirkan stres secara efektif akibat kelelahan.
| |
Dalam menikmati kopi, tidak hanya indera pengecap saja yang bisa merasakan, tetapi juga indera manusia lainnya juga bisa teroptimasi saat menikmati kopi.
Itulah mengapa banyak kedai kopi yang juga memperhatikan pengalaman kepada kustomer. Mulai dari indera penglihatan yang terlihat dari suasana di kafe.
Ada juga indera pendengaran ketika mendengar lantunan musik yang menyenangkan di kafe. Sementara indera peraba atau kulit juga merasakan ketika menyentuh cangkir.
Terakhir, ada indera pengecap yang akan bermain ketika mencicipi kopi. Kelima indera tersebut diaktifkan untuk menyerap energi yang baik.
Dari hasil penelitian tersebut ditegaskan benar adanya bahwa kopi juga bisa bermanfaat meskipun belum diminum. Itu karena aroma kopi yang juga memberikan reaksi tertentu.
Namun, para peneliti sepakat bahwa minum kopi adalah cara terbaik untuk mendapatkan energi dan manfaat lainnya, daripada hanya menghirup aromanya.
(raf/odi)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…