Ayat Kursi. Foto: Getty Images/iStockphoto/M32
Jakarta –
Madu kerap dijadikan sebagai campuran makanan lainnya untuk meningkatkan nutrisi. Namun, ada beberapa makanan yang tidak boleh dicampur karena bisa menyebabkan racun.
Memiliki rasa manis alami, madu sering dijadikan sebagai pemanis makanan. Ditambah lagi dengan nutrisi yang terkandung, membuat orang beranggapan bahwa apapun yang dicampur madu bisa lebih menyehatkan.
Mengingat madu memiliki sifat antibakteri dan antivirus Namun, tidak semua makanan dan minuman dapat dikombinasikan dengan madu. Justru ada makanan yang jika dicampur madu bisa menimbulkan racun.
| |
Madu sangat dilarang dicampur ke air panas, terutama air yang mendidih. Madu yang terkena panas hingga suhu 140 derajat Celcius, bisa mempengaruhi rasa dan nutrisinya.
Menurut sebuah studi, madu yang dimasukkan ke dalam air panas bisa meningkatkan hidroksimetil furfuraldehyede (HMF. Ini dapat membuat madu bersifat racun dalam tubuh.
Peneliti menyarankan untuk menggunakan air hangat dengan suhu antara 37-43 derajat Celcius jika ingin mencampurnya dengan madu. Madu yang digunakan juga harus madu murni.
Mengonsumsi mentimun tidak boleh dicampur madu. Kombinasi tersebut menyebabkan diauretik atau kenginan untuk buang air kecil terus menerus.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan. Selain itu, makan mentimun dibarengi madu bisa menimbulkan rasa dingin pada tubuh.
Kondisi tersebut sangat berisiko untuk kesehatan kulit. Pencampuran timun dengan bahan pemanis juga berisiko untuk kesehatan pencernaan.
| |
Ahli gizi menyarankan untuk tidak mengonsumsi madu satu jam sebelum dan satu jam setelah makan ikan atau daging merah. Pasalnya, kedua makanan itu mengandung protein tinggi.
Jika dikombinasikan, madu dapat menjadi racun yang bisa menghambat pencernaan dan menyebabkan masalah pencernaan. Mulai dari sakit perut, perut terasa panas, atau bahkan diare.
Ghee adalah mentega murni yang kerap dipakai dalam masakan khas India. Sayangnya, ghee tidak boleh dikombinasikan dengan madu karena bisa menjadi racun jika dikonsumsi berbarengan.
Racun tersebut dikenal dengan sebutan Clostridium Botulinum yang bisa menyebabkan kanker. Sebuah penelitian telah membuktikan dengan menggunakan tikus sebagai bahan studi.
Ditemukan bahwa tikus yang diberi makan madu dan ghee mengalami banyak masalah kesehatan. Mulai dari bulu-bulu yang rontok, berat badan menurun, hingga muncul bercak merah di bagian telinganya.
| |
Madu dan bawang putih sama-sama dikemas dengan senyawa yang berperan sebagai antioksidan. Namun, jika keduanya dikonsumsi berbarengan bisa berubah menjadi racun.
Hal tersebut terjadi karena bawang putih memiliki sifat antimikroba. Jadi, jika dicampur dengan madu, tubuh akan memproses kombinasi itu dengan cara yang tidak normal.
Kombinasi keduanya dapat menyebabkan gastrointestinal. Gastrointestinal adalah kondisi kelainan pada sistem pencernaan yang melibatkan organ dan jalur peredaran dalam proses mencerna makanan di dalam tubuh.
(raf/odi)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…