Jakarta –
Susu kedelai atau soya milk memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh. Sebab, susu kedelai mengandung banyak nutrisi yang dapat memenuhi kebutuhan gizi harian manusia.
Susu kedelai merupakan jenis susu nabati yang berasal dari olahan atau ekstraksi sari kacang kedelai. Susu kedelai dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti susu sapi.
Ingin tahu apa saja manfaat susu kedelai bagi kesehatan? Simak pembahasannya dalam artikel ini.
Susu kedelai kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Dilansir situs BBC Good Food, di dalam 100 ml susu kedelai tanpa pemanis tambahan mengandung nutrisi sebagai berikut:
Karena kaya akan nutrisi, susu kedelai banyak dikonsumsi masyarakat karena memiliki khasiat bagi kesehatan. Mengutip situs Healthline, Web MD, dan Livestrong, berikut sejumlah manfaat susu kedelai bagi tubuh:
Manfaat susu kedelai yang pertama adalah mampu menambah stamina tubuh. Sebab, susu kedelai merupakan protein nabati yang mengandung asam amino esensial. Protein ini dapat meningkatkan energi dan stamina tubuh sepanjang hari, sehingga nggak gampang lemas.
Susu kedelai mengandung senyawa bioaktif fitokimia seperti isoflavon dan saponin. Di dalam isoflavon terdapat genistein yang mampu menangkal sel kanker dalam tubuh.
Lalu, susu kedelai juga kaya akan antioksidan tinggi yang mampu meningkatan sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah sakit.
Mengkonsumsi susu kedelai dipercaya dapat meringankan peradangan. Sedikit informasi, peradangan menjadi salah satu gejala yang muncul karena infeksi dan cedera.
Nah, salah satu cara untuk meringankan peradangan adalah dengan meminum susu kedelai. Sebab, susu ini mengandung protein tinggi yang berperan sebagai antiinflamasi.
Rasa nyeri pada sendi tentu sangat mengganggu aktivitas, terutama nyeri arthritis. Perlu diketahui, arthritis merupakan pembengkakan pada sendi yang umumnya disebabkan oleh faktor usia.
Agar nyeri sendi dapat hilang, disarankan rutin mengkonsumsi susu kedelai. Soalnya, susu kedelai mengandung asam lemak dan kalsium yang baik untuk kesehatan sendi serta mampu meredakan radang sendi, seperti rheumatoid arthritis.
Tak hanya meredakan nyeri sendi, minum susu kedelai secara rutin juga baik untuk kesehatan tulang. Hal ini karena susu kedelai mengandung kalsium tinggi, sehingga mampu mencegah risiko terkena penyakit tulang, seperti osteoporosis dan osteomalacia.
Dalam British Journal of Sports Medicine pada 2018, susu kedelai dapat membantu meningkatkan massa otot. Soalnya, susu kedelai mengandung protein yang tinggi.
Saat melakukan latihan ketahanan, manusia membutuhkan protein sekitar 1,6 gram per kilogram berat badan. Menurut American Institute for Cancer Research (AICR), minum sekitar 8 ons susu kedelai per hari dianggap aman untuk memberikan banyak nutrisi bagi tubuh yang sama halnya seperti pada susu sapi.
Ternyata, minum susu kedelai secara rutin juga baik untuk kesehatan jantung. Susu kedelai dapat mengurangi kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL).
Disebutkan dalam Journal of Nutrition pada 2019, hasil analisis dari 46 studi menunjukkan bahwa konsumsi 25 gram protein kedelai per hari dapat menurunkan kolesterol LDL.
Anemia atau kekurangan darah dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain mengkonsumsi makanan dengan zat besi tinggi, susu kedelai juga bisa menjadi alternatif untuk membantu masalah anemia.
Susu kedelai mengandung kalsium dan zat besi yang baik untuk tubuh. Zat besi berguna dalam meningkatkan produksi sel darah merah. Alhasil, daya tahan tubuh juga ikut meningkat.
Bagi wanita, mengkonsumsi susu kedelai mampu mengurangi gejala menopause. Hal ini berkat kandungan isoflavon yang merupakan golongan zat kimia yang dikenal sebagai fitoestrogen.
Isoflavon akan bereaksi dalam tubuh yang bertindak seperti hormon estrogen. Kandungan ini bermanfaat dalam meringankan beberapa gejala menopause, salah satunya hot flashes.
Susu kedelai mengandung asam lemak omega 3 yang baik untuk tubuh. Kandungan tersebut dapat menurunkan risiko demensia dan penyakit Alzheimer. Meski begitu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengungkapkan khasiat susu kedelai terhadap kesehatan otak.
Manfaat berikutnya adalah mampu mengatasi aterosklerosis. Sebagai informasi, aterosklerosis adalah penumpukan lemak yang terjadi pada arteri pembuluh darah.
Dengan mengkonsumsi susu kedelai secara rutin dipercaya dapat mengatasi masalah aterosklerosis. Meski begitu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengungkapkan khasiat tersebut.
Punya masalah pada kulit? Cobalah untuk mengkonsumsi susu kedelai. Sebab, susu kedelai bermanfaat dalam mengatasi masalah kulit. Hal ini berkat kandungan vitamin E yang dapat menjaga kelembapan, elastisitas, dan pigmentasi kulit.
Susu kedelai juga dapat menurunkan berat badan, sehingga cocok bagi kamu yang sedang menjalankan program diet. Susu kedelai mengandung sedikit kalori namun kaya akan protein.
Karena mengandung protein tinggi, susu kedelai mampu memberikan rasa kenyang lebih lama bagi perut, sehingga mencegahmu untuk lebih banyak makan.
Susu kedelai ternyata juga baik untuk ibu hamil dan janinnya. Soalnya, kandungan vitamin C dan vitamin B kompleks dapat membantu perkembangan janin agar lebih sehat.
Manfaat susu kedelai yang terakhir adalah dapat mengatasi masalah sulit tidur. Hal ini berkat kandungan triptofan dan asam amino yang digunakan tubuh untuk membuat melatonin atau hormon tidur.
Itu dia 15 manfaat susu kedelai bagi tubuh. Jadi, perbanyak konsumsi susu kedelai setiap hari dan jangan lupa diimbangi dengan olahraga teratur dan menjaga pola makan.
(ilf/fds)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…