Jakarta –
Melon termasuk buah yang mudah ditemukan di seluruh Indonesia. Kulit melon berwarna hijau dan warna daging buahnya juga serupa. Namun ada pula varietas melon yang warna daging buahnya oranye.
Buah melon sangat cocok dinikmati saat cuaca panas terik. Kandungan airnya yang tinggi sangat menyegarkan dan bisa melepas dahaga. Selain itu, ternyata melon mengandung berbagai nutrisi yang mendukung banyak manfaat bagi kesehatan lho.
Temukan sederet nutrisi dan manfaat buah melon di bawah ini.
Buah melon ternyata memiliki sejumlah manfaat lho. Berikut deretan manfaat melon, dikutip dari Healthline:
Melon kaya akan berbagai nutrisi yang dukung sejumlah manfaat potensialnya untuk kesehatan. Menurut data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), 177 gram melon madu menyediakan:
Selain itu, buah melon juga mengandung senyawa antioksidan seperti beta karoten, fitoena, quercetin, dan asam kafeat.
Melon adalah buah rendah sodium dan tinggi kalium, yang dapat menjaga tekanan darah normal dan stabil. Secara umum, pola makan kaya buah dan sayur dikaitkan dengan penurunan risiko tekanan darah tinggi serta penyakit jantung. Lebih khusus lagi, konsumsi rendah sodium (natrium) berdampak baik terhadap tekanan darah.
Melon mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan tulang dalam jumlah besar atau kecil. Misal, vitamin K membantu produksi osteocalcin yang merupakan protein struktural utama tulang. Sel-sel di dalam tulang juga membutuhkan magnesium dalam melon agar berfungsi dengan baik.
Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi buah seperti melon secara teratur bisa menstabilkan kadar gula darah. Melon mengandung gula dalam bentuk sederhana dan kompleks, serat, serta nutrisi lain yang membantu mengendalikan kadar gula dalam tubuh.
Dalam satu buah melon madu terkandung sekitar 90% air dan elektrolit seperti kalium, magnesium, natrium, dan kalsium. Kombinasi air dan sejumlah nutrisi ini membuat melon jadi buah yang bagus dikonsumsi setelah olahraga atau saat sakit karena efektif membuat tubuh tetap terhidrasi.
Vitamin C dalam melon tergolong tinggi. Nutrisi ini diketahui penting dalam produksi kolagen, yaitu protein struktural utama untuk memperbaiki dan memelihara jaringan kulit.
Di sisi lain, vitamin C merupakan antioksidan yang kuat. Penelitian menemukan, vitamin C mampu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.
Vitamin C juga penting dalam mendorong kekebalan tubuh berfungsi dengan baik. Penelitian menunjukkan asupan vitamin C yang cukup bisa mencegah dan mengobati berbagai infeksi pernapasan.
Melon termasuk buah yang menyediakan vitamin C tinggi. Setengah dari asupan vitamin C harian sudah bisa diperoleh dari 177 gram melon.
Serat dikenal mampu meningkatkan kesehatan pencernaan. Asupan serat yang cukup memperlambat respons gula darah, menjaga keteraturan usus, serta mendorong pertumbuhan bakteri usus yang sehat. Kandungan serat dalam melon dapat berkontribusi terhadap asupan harian yang dibutuhkan tubuh.
Melon madu mengandung antioksidan kuat seperti lutein dan zeaxanthin. Senyawa ini diketahui baik untuk memelihara kesehatan mata dengan mencegah hilangnya penglihatan. Penelitian menemukan konsumsi makanan tinggi antioksidan, seperti melon, secara teratur dapat menjaga fungsi mata dengan baik.
Dilansir Health, melon termasuk buah yang baik dikonsumsi rutin dan aman ditoleransi oleh kebanyakan orang. Namun, beberapa orang dengan kondisi tertentu mungkin perlu menghindari atau meminimalisir makan buah melon.
Mereka adalah orang yang didiagnosis alergi melon, mengalami sindrom iritasi usus besar, serta pasien diabetes tipe 2 dan resistensi insulin. Kondisi lain adalah mereka yang rentan terinfeksi E.coli, Listeria, atau Salmonella karena penanganan buah yang kurang baik.
Buah melon tidak akan matang setelah dipanen. Karena itu, pilihlah atau belilah melon yang jelas-jelas sudah matang. Kematangannya dapat diketahui dari aromanya yang harum, tidak bonyok, dan tidak keras alias agak lembek saat ditekan.
Melon madu yang sudah matang dapat dinikmati secara langsung, dicampurkan ke salad buah, dijadikan jus atau melon slushy, dibuat menjadi es krim, atau dicelupkan ke lelehan cokelat menjadi es kul-kul. Usahakan tidak menggunakan gula tambahan dalam jumlah besar.
Sebelum dikonsumsi, pastikan cuci bersih buah melon secara menyeluruh. Cuci dan kalau perlu gosok kulit luar melon dengan bersih. Kupas kulitnya dan bilas dengan air hangat sebelum dagingnya diiris. Hal ini agar bakteri yang mungkin menempel di kulitnya tidak berpindah ke daging melon.
Setelah dipotong, melon harus selalu disimpan di kulkas. Jika dibiarkan di suhu ruangan atau di luar, bakteri pembawa penyakit bisa saja tumbuh. Buah melon dapat bertahan hingga lima hari bila disimpan di kulkas.
Nah, itu tadi penjelasan manfaat buah melon serta cara mengkonsumsinya. Selain melon, berbagai buah dan sayuran lain dapat dikonsumsi untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh.
(row/row)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…