Foto: Getty Images/jarun011
Jakarta –
Susu kedelai umumnya jadi alternatif bagi orang yang alergi susu sapi. Namun, tak sedikit yang mengkonsumsi susu kedelai karena diyakini dapat bantu untuk diet turunkan berat badan (BB).
Sejumlah nutrisi yang yang terkandung serta kalori rendah di dalamnya lah yang menjadi alasan susu kedelai dimanfaatkan sebagian orang untuk diet. Akan tetapi, benarkah susu kedelai bermanfaat untuk turunkan berat badan?
Dilansir Healthline, susu kedelai dapat berguna untuk diet turunkan berat badan. Susu ini dukung penurunan BB dengan menjadi sumber protein dan pilihan rendah kalori yang baik.
Protein yang dikandungnya bisa meningkatkan rasa kenyang sehingga asupan kalori berkurang dan berat badan dapat terkendali. Nutrisi ini juga bantu mempertahankan massa otot yang mampu membakar lebih banyak kalori saat istirahat.
Meski belum ada penelitian yang menunjukkan efek keseluruhan susu kedelai terhadap penurunan berat badan. Jumlah kalori susu ini terbilang rendah sehingga menjadi alternatif yang bagus untuk defisit kalori.
Susu kedelai mengandung isoflavon yang berperan dalam mengatur berat badan dengan mempengaruhi hormon terkait nafsu makan dan penyimpanan lemak. Selain itu, susu kedelai yang difortifikasi disebut sebanding dengan susu sapi rendah lemak dari segi kalori, lemak, protein, vitamin D, dan kalium.
Protein susu kedelai juga berkualitas lebih tinggi dibanding susu protein nabati lain, seperti susu almond dan susu oat. Lantaran mengandung sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Karena inilah, susu kedelai direkomendasikan dalam Pedoman Diet untuk Orang Amerika oleh USDA.
Berdasarkan data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), 240 ml susu kedelai tawar tanpa pemanis tambahan mengandung:
Susu kedelai secara umum dianggap bergizi dan aman untuk diet turunkan BB. Merujuk Everyday Health yang mengutip dari Pedoman American Institute for Cancer Research (AICR), susu kedelai dapat diminum dalam jumlah sedang yaitu 1-2 cangkir (240-480 ml) per harinya.
Konsumsi kedelai berlebih dianggap berisiko meningkatkan kanker payudara pada wanita. Namun, penelitian menunjukkan minum produk kedelai utuh seperti susu kedelai hingga 3 cangkir setiap harinya tidak dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara.
Selain itu, untuk diet lebih baik konsumsi susu kedelai tawar dibandingkan susu yang mengandung tambahan gula. Nah, itu tadi penjelasan manfaat susu kedelai untuk diet menurunkan berat badan.
(row/row)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…