Jakarta –
Protein adalah salah satu makronutrien yang dibutuhkan tubuh. Protein bersumber dari hewan maupun tumbuhan.
Protein dari hewan dikenal dengan sebutan protein hewani, sementara protein dari tumbuhan disebut protein nabati. Protein hewani tidak hanya berasal dari daging hewan seperti ikan, ayam, dan sapi, lho. Protein hewani juga berasal dari produk-produk hewani.
Protein hewani bersumber dari apa saja? Ini dia sumber-sumber protein hewani.
Sumber protein hewani yang pertama adalah daging tanpa lemak. Mengutip Harvard Health Publishing, daging ayam, sapi, dan kalkun merupakan sumber protein yang baik. Tak hanya itu, daging juga kaya akan zat besi dan zink.
Untuk menghindari lemak jenuh yang tidak sehat, pilih bagian yang rendah lemak, seperti daging giling atau dada ayam tanpa kulit.
Sumber protein hewani selanjutnya adalah ikan. Ikan salmon, tuna, dan makarel kaya akan protein dan asam lemak omega 3 yang baik untuk kesehatan jantung.
Jika ingin sering memakan ikan, pilihlah yang rendah kandungan merkuri, seperti ikan salmon, teri, dan trout.
Orang yang menjalani pola makan vegetarian tetap bisa mendapatkan protein hewani, sebab protein hewani juga bersumber dari susu dan produk olahannya.
Contohnya, susu, keju, dan yoghurt kaya akan protein, kalsium, dan nutrisi lain yang baik untuk tubuh.
Perlu diingat, produk olahan susu biasanya memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi. Jadi, sebaiknya batasi konsumsi keju dan pilihlah susu dan yoghurt rendah lemak.
Sumber protein hewani selanjutnya adalah telur. Telur mengandung berbagai macam asam amino yang diperlukan tubuh, sehingga telur adalah sumber protein yang komplet. Tak hanya itu, telur juga sumber vitamin, mineral, lemak sehat, dan antioksidan.
Bukan hanya ikan, berbagai jenis hewan laut lain juga kaya akan protein, lho. Mengutip Livestrong, hewan laut seperti udang, kerang, dan tiram juga bisa jadi sumber protein hewani.
Penting untuk mendapatkan asupan protein hewani yang cukup. Menurut situs resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, rendahnya asupan protein hewani pada balita dapat mengakibatkan stunting pada anak.
Selain itu, mengutip situs resmi Rumah Sakit Universitas Indonesia, protein hewani kaya akan mikronutrien sebagai berikut.
Apakah konsumsi protein harianmu sudah cukup? Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia, berikut asupan protein harian yang dianjurkan berdasarkan umur dan jenis kelamin.
Jadi, protein hewani bersumber dari daging hewan, hewan laut, dan berbagai produk olahan hewan seperti telur dan susu.
Penting untuk memenuhi asupan protein sehari-hari, salah satunya dari protein hewani. Semoga bermanfaat!
(khq/khq)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…