Categories: Makanan Sehat

Apakah Benar Boba Tinggi Kafein dan Gula? Ini Faktanya


Jakarta

Boba atau bubble tea menjadi minuman yang banyak disukai oleh remaja. Karena rasanya yang manis dan menyegarkan. Bagaimana kandungan kafein dan gulanya?

Minuman yang masih populer hingga saat ini adalah boba atau bubble tea. Ini merupakan minuman khas Taiwan yang terbuat dari campuran teh dan susu, kemudian diberikan topping mutiara tapioka atau boba.

Dari sebutan itulah mengapa saat ini lebih dikenal sebagai minuman boba dibandingkan bubble tea. Kreasi minuman boba ini juga semakin beragam, tak hanya rasa teh susu klasik saja, tapi juga dicampurkan rasa buah dan kopi.


Dilansir dari Yahoo Life (23/12), minuman boba ini diketahui sangat dicintai oleh para remaja. Hal ini juga diungkapkan oleh seorang remaja asal Amerika.

“Saya sangat menyukai mutiara tapioka,” kata Billie, remaja yang dimaksud. “Teman-temanku juga banyak yang suka boba. Terkadang kami mendapatkan boba untuk makan siang,” lanjutnya.

fakta kandungan gula dan kafein pada minuman boba Foto: Getty Images/iStockphoto

Saking cintanya terhadap minuman boba, Billie juga mengungkapkan kalau dirinya memiliki mainan bertemakan bubble tea. Mulai dari membuat anting boba, boneka boba, dan lainnya.

Dr Anh Le, seorang dokter anak di One Medical, California, Amerika Serikat mengatakan kalau boba adalah minuman yang kandungan nutrisinya minim. Salah satu kandungan tidak sehat pada minuman ini adalah tinggi gula.

“Minuman tinggi gula tidak sehat untuk anak-anak karena dapat menyebabkan penambahan berat badan berlebih dan selanjutnya meningkatkan risiko penyakit jantung, perlemakan hati, dan diabetes,” jelas Le dalam videonya.

Le juga menjelaskan soal perbandingan jumlah gula yang terdapat dalam minuman boba ini. Ia menyebutkan kalau 1 porsi teh boba seberat 480 g berarti mengandung hampir 40 gram gula. Jumlah ini setara dengan minuman soda.

Dalam hal ini, Le juga mengatakan kalau orang tua harus memperhatikan jumlah kafein yang bisa dikonsumsi anak-anak mereka dari minuman boba. “Kafein berisiko memengaruhi tidur, meningkatkan iritabilitas, dan konsentrasi,” katanya.

Le menjelaskan bahwa jumlah kafein yang aman dikonsumsi itu 75 mg hingga 100 mg selama 24 jam. “Tergantung pada jenis teh yang digunakan, jumlah kafein dalam minuman teh boba bervariasi dari 30-50 mg,” jelasnya.

Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Nutrisi Sayur Hilang Bila Dipanaskan’:

[Gambas:Video 20detik]

(yms/odi)

Sumber : food.detik.com

Source : unsplash / Ella Olsson

Ganti Gambar

Share
Published by
Ganti Gambar

Recent Posts

Konsumsi 7 Makanan Putih Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas Tubuh

Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…

3 weeks ago

Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak

Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…

3 weeks ago

12 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Lho

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…

3 weeks ago

5 Perbedaan Yoghurt dan Greek Yoghurt, Mana Lebih Sehat?

Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…

3 weeks ago

8 Kebiasaan Minum yang Dapat Mencegah Perut Buncit, Cobain Yuk!

Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…

3 weeks ago

10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…

3 weeks ago