Categories: Makanan Sehat

7 Manfaat Sehat Plant Based Diet yang Efektif Turunkan Berat Badan


Jakarta

Banyak orang menjalani plant based diet untuk menurunkan berat badan. Ternyata manfaatnya tak hanya itu, plant based diet punya segudang manfaat untuk kesehatan.

Pola diet beragam jenisnya, termasuk plant based diet yang mengharuskan pelakunya mengonsumsi makanan nabati. Pola diet ini dianggap lebih sehat jika digabungkan dengan pola makan whole foods.

Mengutip Eathink, pola makan whole foods berarti hanya mengonsumsi makanan utuh. Artinya makanan yang berasal dari bahan pangan alami yang mengandung semua bagian yang dapat dimakan.


Whole foods juga berarti makanan tersebut tidak mengalami proses pembuangan atau pengurangan dari bagian yang dapat dimakan karena proses teknologi pemurnian (refining process).

Manfaat plant based diet dan pola makan whole foods ternyata tak sekadar untuk menurunkan berat badan karena sifatnya yang rendah kalori. Kombinasi keduanya ternyata dapat menurunkan risiko penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, kanker, hingga penyakit jantung.

Mengutip South China Morning Post (13/1/2024), ini 7 manfaat plant based diet dan pola makan whole foods:

1. Turunkan risiko disfungsi ereksi

Pada pria, pola makan nabati terbukti dapat menurunkan risiko disfungsi ereksi. Cyrus Luk selaku ahli gizi mengatakan disfungsi ereksi berkaitan erat dengan penyakit kardiovaskular dimana 75% penderita penyakit tersebut mengalami disfungsi ereksi.

Penyebabnya adalah karena penebalan atau pengerasan pembuluh darah yang membuat aliran darah ke pembuluh darah di sekitar penis berkurang. Akibatnya, pria sulit ereksi.

Plant based diet dan pola makan whole foods berperan penting untuk mengatasi kondisi tersebut. Sebab makanan nabati kaya serat, lemak tak jenuh, dan antioksidan. Semua nutrisi ini mampu menyehatkan jantung dan berakhir menurunkan risiko disfungsi ereksi.

2. Kurangi nyeri haid

Foto: Dok. Shutterstock

Kabar baik untuk wanita karena plant based diet dan pola makan whole foods mampu mengurangi nyeri haid. Ini karena banyak makanan nabati bersifat antiinflamasi atau mengurangi peradangan.

Peran makanan nabati yang tinggi serat dan rendah lemak juga disebut ahli gizi Dr Anna Herby dapat mengurangi kadar estrogen yang berkaitan dengan nyeri haid.

3. Meminimalisir nyeri sendi

Penyakit artritis reumatoid (RA) dapat menyebabkan peradangan atau pembengkakan yang mempengaruhi berbagai bagian tubuh, termasuk persendian. Menurut Luk, pola makan nabati dapat meminimalisir penyakit tersebut.

Konsumsi aneka sayur, buah, dan biji-bijian dapat memberikan nutrisi penting yang dapat membantu meringankan peradangan dan mengurangi nyeri terkait artritis reumatoid.

4. Kulit sehat

Foto: iStock

Jika rutin menjalani pola makan nabati, efek yang begitu terlihat adalah memiliki kulit sehat alami. Ini karena makanan nabati kaya kandungan vitamin A, C, E, dan K, serta asam folat yang bagus untuk kulit.

“Nutrisi ini berperan penting dalam kesehatan kulit dengan membantu perbaikan jaringan kulit, melembabkan sel, menjaga kelembapan kulit, dan mengurangi munculnya garis-garis kering,” kata Luk.

Selengkapnya di halaman selanjutnya.

5. Jaga kesehatan rambut dan kulit kepala

Selain kulit, kesehatan rambut dan kulit kepala juga akan terbantu dengan rutin menjalani plant based diet. Alhasil rambut rontok berkurang, pun masalah ketombe dan gatal di kulit kepala.

Ini karena makanan nabati yang kaya kandungan vitamin. Jenisnya termasuk vitamin A, C, E, dan K, serta asam folat.

6. Kualitas tidur yang meningkat

Foto: iStock

Sedang sulit tidur dan merasa tidur tak nyenyak tiap malam? Coba jalani plant based diet. Penelitian dalam European Journal of Clinical Nutrition mengungkap orang-orang yang mengonsumsi makanan nabati memiliki risiko insomnia yang lebih rendah.

Hal ini lantaran buah, sayur, dan aneka kacang-kacangan tinggi kandungan hormon melatonin dan asam amino triptofan. Keduanya berperan penting dalam menciptakan kondisi tidur yang nyenyak.

7. Panjang umur

Manfaat lain yang begitu berarti dari menjalani plant based diet adalah panjang umur. Sebab banyak penyakit kronis penyebab kematian dapat dihindari dengan mengonsumsi makanan nabati.

Herby mengatakan contohnya orang-orang yang tinggal di kawasan Blue Zones. Mereka merupakan populasi tersehat di dunia dan banyak penduduknya panjang umur. Alasan utamanya karena mereka jalani pola makan nabati dan utuh.

(adr/odi)

Sumber : food.detik.com

Source : unsplash / Ella Olsson

Ganti Gambar

Share
Published by
Ganti Gambar

Recent Posts

Konsumsi 7 Makanan Putih Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas Tubuh

Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…

3 weeks ago

Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak

Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…

3 weeks ago

12 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Lho

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…

3 weeks ago

5 Perbedaan Yoghurt dan Greek Yoghurt, Mana Lebih Sehat?

Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…

3 weeks ago

8 Kebiasaan Minum yang Dapat Mencegah Perut Buncit, Cobain Yuk!

Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…

3 weeks ago

10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…

3 weeks ago