Categories: Makanan Sehat

4 Cara Kembali ke Pola Makan Sehat Usai Ramadan


Jakarta

Selama Ramadan pola makan kita berubah karena mengikuti waktu sahur dan berbuka. Setelah ini, bisa kembali ke pola makan sehat dengan cara ini.

Setelah 30 hari berpuasa di bulan Ramadan, tibalah perayaan Idul Fitri yang mempertemukan keluarga dan teman dalam pesta makan berlimpah.

Namun, di balik kelezatan semua hidangan itu, para ahli gizi mengimbau untuk memastikan transisi yang lancar dari pola makan normal setelah Ramadan untuk menghindari masalah kesehatan.


Memulihkan metabolisme bisa dimulai dengan mengembalikan rutinitas tidur, hidrasi, dan mengasup nutrisi penting untuk tubuh, seperti yang dilansir dari KhaleeJ Times (01/05/22).

Berikut tips beralih ke pola makan normal setelah Ramadan:

1. Jangan lewatkan sarapan

Pola makan sehat jangan lewatkan sarapan. Foto: iStock

Setelah sebulan tanpa sarapan, tubuh perlu merekonstruksi untuk mulai makan lagi di pagi hari. Karenanya, mulailah dengan mengulangi apa yang kamu makan saat buka puasa.

Kamu bisa makan kurma dengan milkshake dan smoothie. Bisa juga makan buah-buahan berprotein tinggi. Kamu bisa pilih makanan apapun asal jangan melewatkan sarapan.

2. Makan makanan bergizi

Metabolisme kita berubah seiring dengan pola makan dan waktu asupan makanan. Aspek terpenting dalam transisi pasca Ramadan adalah kemampuan memulihkan metabolisme.

Caranya adalah dengan mengatur waktu makan teratur dalam porsi yang tepat. Makanlah sarapan dan makan malam dengan menu yang menyehatkan.

Masukkan sayuran, protein tanpa lemak, hingga biji-bijian kaya serat untuk mengatasi masalah pencernaan.

Tips beralih ke pola makan normal setelah Ramadan ada di halaman selanjutnya.

3. Jangan makan terlalu malam

Pola makan sehat jangan makan terlalu malam. Foto: iStock

Selama Ramadan, semua makanan dimakan pada malam hari. Kembali ke pola makan normal, sebaiknya hindari makan terlalu malam. Kuncinya waktu makan dan tidur jangan terlalu berdekatan.

Sebab, langsung tidur setelah makan bisa menyebabkan berat badan jadi naik. Perbanyak lah mengonsumsi sayuran untuk membantu menurunkan berat badan sekaligus sebagai detoksifikasi tubuh.

4. Kurangi makanan manis

Selama Ramadan hingga Idul Fitri, kamu pasti sering mengonsumsi makanan dan minuman manis. Ketika kembali ke pola makan norma, sebaiknya kebiasaan ini dikurangi.

Alih-alih minum minuman manis, kamu bisa memperbanyak minum air putih. Selain nol kalori, air putih bagus untuk kesehatan jantung dan menghidrasi tubuh.

(raf/odi)

Sumber : food.detik.com

Source : unsplash.com / Jannis Brandt
Ganti Gambar

Recent Posts

Konsumsi 7 Makanan Putih Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas Tubuh

Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…

3 weeks ago

Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak

Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…

3 weeks ago

12 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Lho

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…

3 weeks ago

5 Perbedaan Yoghurt dan Greek Yoghurt, Mana Lebih Sehat?

Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…

3 weeks ago

8 Kebiasaan Minum yang Dapat Mencegah Perut Buncit, Cobain Yuk!

Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…

3 weeks ago

10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…

3 weeks ago