Jakarta –
Asam urat adalah hasil pengolahan (metabolisme) zat purin yang sebetulnya bermanfaat bagi tubuh. Dikutip dari situs Universitas Muhammadiyah Surabaya, asam urat berfungsi sebagai antioksidan yang dapat mengurai radikal bebas.
Namun, asam urat yang makin menumpuk dalam darah menjadi masalah. Penyakit asam urat atau gout adalah radang sendi akibat penumpukan kristal tersebut di persendian. Misalnya sendiri jari kaki, pergelangan kaki, dan lutut.
Dalam situs Kemenkes dijelaskan, penyakit asam urat menimbulkan rasa sakit luar biasa disertai panas dan bengkak. Penyakit asam urat dapat terjadi karena berbagai hal, salah satunya asal makan dan minum.
Dikutip dari situs Cleveland Clinic, makanan berikut sebaiknya dikonsumsi dengan pengawasan dokter. Pengawasan memungkinkan pasien segera ditangani bila asam urat kambuh.
Daging merah yang dimaksud yaitu daging sapi, domba, babi, dan kambing yang mana memiliki kadar purin tinggi. Konsumsi yang berlebihan akan menyebabkan naiknya kadar asam urat pada tubuh.
Olahan makanan dari daging ayam, bebek, dan kulitnya dapat memicu kenaikan kadar asam urat. Namun, pengolahan daging ayam tanpa minyak dan tidak melebihi 50 gram per hari dikatakan masih relatif aman bagi penderita asam urat.
Makanan tinggi lemak seperti ikan laut, kerang, kepiting, udang, dan lobster menjadi menu yang harus dihindari. Tapi detikers tetap bisa mengkonsumsi ikan salmon dan kakap merah karena kadar purinnya yang rendah.
Penderita asam urat maupun kolesterol harus menghindari keras daging organ dan lemak. Olahan dari hati, ginjal, jantung, usus, atau gajih menjadi pemicu utama penyakit peradangan sendi ini.
Meskipun pemerintah menganjurkan konsumsi ikan karena manfaatnya yang baik untuk jantung dan otak, terdapat beberapa jenis ikan yang harus dihindari penderita asam urat. Diantaranya yaitu ikan hering, teri, dan tuna.
Walaupun terlihat sepele, ternyata 1 ons kacang tanah mengandung 22 mg purin. Sehingga para penderita asam urat perlu menghindari konsumsi kacang hijau, kacang tanah, kacang merah, kacang polong, dan kedelai sekaligus produk olahannya.
Berbagai jenis makanan olahan misal sarden kaleng, nugget, kornet, abon, atau sosis disebut tinggi purin, natrium, dan minim gizi. Makanan olahan juga mengandung lemak trans dan jenuh yang membahayakan kesehatan.
Dalam jurnal Nutrients disebutkan, sayuran tinggi purin memberi efek yang tidak terlalu besar layaknya hewani. Pasien asam urat perlu berhati-hati dengan konsumsi sayur bayam, asparagus, kembang kol, kangkung, tauge, buncis, daun pepaya, daun singkong, dan jamur kuping.
Karbohidrat rafinasi adalah karbohidrat sederhana yang sedikit mengandung serat. Sehingga penderita asam urat perlu membatasi konsumsi makanan seperti nasi putih, roti, dan pasta.
Buah dengan sebutan king fruit ini ternyata mengandung purin yang cukup tinggi sehingga mempengaruhi asam urat tubuh. Durian juga mengandung lemak yang mana menjadi pantangan bagi para penderita asam urat.
Sama halnya dengan penderita diabetes, pengidap asam urat juga harus menghindari makanan tinggi gula. Sebab makanan tersebut akan memicu produksi asam urat dan menambah berat badan sehingga menyebabkan gerak semakin terbatas.
Konsumsi acar, tape, tempe, dan produk fermentasi lainnya sepatutnya dihindari oleh penderita asam urat. Hal ini dikarenakan ragi dan ekstrak ragi mengandung purin tinggi yang dapat memperburuk nyeri sendi.
Selain ditemukan pada makanan, purin juga terkandung dalam beberapa minuman favorit sehari-hari kita. Apa sajakah itu?
Minuman dengan pemanis buatan (fruktosa) seperti soda menjadi pemicu nyeri sendi. Proses pencernaan fruktosa yang panjang akan menghasilkan asam urat yang nantinya meningkatkan penumpukan kristal pada sendi dan menimbulkan diabetes.
Alkohol menjadi minuman yang harus dihindari berikutnya karena menghambat proses pembuangan asam urat pada ginjal. Akibatnya tubuh akan menyimpannya pada sendi dan memperparah radang sendi yang terjadi.
Setengah dari gula yang dikonsumsi tubuh akan terurai menjadi asam urat. Fruktosa yang terkandung dalam buah apel, pir, kurma, dan anggur juga perlu diperhatikan sehingga produksi asam urat detikers tetap terkontrol.
Itulah deretan makanan dan minuman yang harus dihindari oleh penderita asam urat. Pantangan asam urat sebaiknya ditaati, terutama bagi pasien, diiringi penerapan gaya hidup sehat lainnya.
(row/row)
| Source : unsplash / Anna Pelzer |
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…