Categories: Makanan Sehat

Makan Malam Jam Berapa yang Paling Baik? Ini Penjelasan Pakar


Jakarta

Makan malam ada waktu idealnya agar tidak berimbas buruk pada metabolisme tubuh dan berat badan. Ini waktu makan malam yang disarankan oleh pakar kesehatan.

Makan malam termasuk waktu makan utama harian yang sebaiknya dilakukan. Makan malam yang sehat tidak sekadar soal pilihan menunya, tapi juga waktu mengonsumsinya.

Dikutip dari Health (1/7/2025), manusia punya “jam tubuh” yang mengatur fisiologi dan perilaku sedemikian rupa sehingga seseorang bisa menjadi orang yang berbeda pada pagi dan malam hari, seperti dijelaskan Frank Scheer, PhD, pakar kronobiologi medis.


Artinya, konsumsi makanan yang sama persis dapat memiliki efek berbeda pada tubuh, tergantung kapan kamu memakannya.

Scheer dan rekan-rekannya melakukan penelitian laboratorium. Hasilnya menunjukkan, orang yang makan malam lebih larut merasa lebih lapar dan membakar lebih sedikit kalori, dibanding orang yang makan malam lebih awal.

Makan malam terlalu larut juga memicu perubahan tingkat jaringan yang mendorong penambahan lemak. Selain itu, hal ini juga dikaitkan dengan risiko seseorang lebih tinggi mengalami masalah kesehatan metabolik, termasuk diabetes tipe 2 dan obesitas.

Di sisi lain, penelitian berbeda menemukan konsumsi makan malam lebih awal dapat dapat berkontribusi pada penurunan berat badan dan peningkatan penanda kesehatan metabolik yang lebih baik.

Intinya, “Bagi kebanyakan orang, akan lebih baik untuk membatasi jumlah asupan makanan pada malam hari,” kata Scheer.

Lantas, kapan waktu terbaik makan malam?

Makan malam idealnya antara pukul 17.00-19.00. Foto: freepik/Freepik

Para ilmuwan belum mengidentifikasi waktu makan malam “terbaik”, tetapi bisa dikatakan lebih bagus jika makan malam tidak terlalu larut. Usahakan beri jeda 2 jam atau lebih antara waktu makan malam dan waktu tidur.

Collin Popp, PhD dari Fakultas Kedokteran NYU Grossman merekomendasikan makan malam antara pukul 17.00-19.00. Namun, jika tidak bisa pada jam tersebut, maka tidak masalah.

“Jangan terlalu stres, terutama jika itu hanya sesekali. Hanya saja, usahakan tidak makan makanan berat yang membuat Anda kenyang sesaat sebelum tidur,” kata Popp.

Ia merekomendasikan lebih baik mengisi perut pada pagi hari. “Prioritaskan sarapan dan pastikan makanan tersebut mengandung banyak protein, serat, dan lemak sehat agar Anda tidak terlalu lapar di malam hari,” tutup Poop.

(adr/adr)

Sumber : food.detik.com

Source : unsplash.com / Rachel Park
Ganti Gambar

Share
Published by
Ganti Gambar

Recent Posts

Konsumsi 7 Makanan Putih Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas Tubuh

Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…

3 weeks ago

Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak

Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…

3 weeks ago

12 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Lho

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…

3 weeks ago

5 Perbedaan Yoghurt dan Greek Yoghurt, Mana Lebih Sehat?

Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…

3 weeks ago

8 Kebiasaan Minum yang Dapat Mencegah Perut Buncit, Cobain Yuk!

Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…

3 weeks ago

10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…

3 weeks ago