Foto: Department of Science and Technology (DST)/Peneliti penemuan baterai ion natrium pengisian cepat, Biplab Patra (mahasiswa Doktoral, JNCASR) dan Prof. Premkumar Senguttuvan, Associate Professor, JNCASR
Jakarta –
Uric acid (zat asam urat) biasa ditemukan dalam makanan. Jika kadarnya terlalu tinggi bisa sebabkan penyakit asam urat. Kondisi ini bisa dicegah dengan konsumsi 5 makanan ini.
Uric acid merupakan produk limbah alami dalam darah yang berasal dari metabolisme zat purin. Zat ini umumnya ditemukan dalam beberapa makanan, seperti jeroan atau daging.
Zat purin dari makanan akan melalui proses metabolisme dan diolah menjadi uric acid. Zat limbah yang juga dikenal dengan sebutan asam urat itu lalu akan dikeluarkan tubuh melalui urin atau feses.
Dalam jumlah wajar, zat ini tidak membahayakan tubuh. Namun, pada sebagian orang, metabolisme zat purin berjalan lambat. Membuat proses pembuangan terhambat dan akhirnya terjadi penumpukan zat purin dalam darah. Penumpukan asam urat ini yang lama kelamaan menyebabkan penyakit asam urat atau hyperurcemia.
Untuk mengurangi kadar asam urat dan mencegah penyakitnya, mengonsumsi makanan tepat merupakan suatu keharusan.
Melansir healthshots.com (28/01/2025). berikut 5 daftar makanan pencegah asam urat:
| |
Pisang menjadi salah satu buah-buahan yang bisa mengurangi kadar asam urat dalam darah.
Buah ini juga bisa mengurangi risiko serangan penyakit asam urat. Sebab, secara alami buah ini sangat rendah purin. Menjadikannya pilihan baik untuk pengobatan asam urat.
Selain itu, pisang juga mengandung sejumlah serat baik untuk pencernaan. Serat ini membantu mengontrol kadar asam urat dengan meningkatkan ekskresi asam urat melalui urin.
| |
Apel juga kaya akan serat yang bisa membantu mengurangi kadar asam urat.
Serat mampu menyerap kadar asam urat tinggi dalam darah, lalu membuang kelebihan asam urat melalui urin.
Apel juga kaya akan asam malat yang cenderung menetralkan asam urat dalam tubuh.
Sedikit kandungan vitamin C di dalam apel juga memiliki efek anti-inflamasi yang dapat meredakan gejala asam urat.
| |
Di dalam berbagai macam buah citrus, seperti jeruk atau lemon juga mengandung nutrisi yang bisa mengurangi kadar asam urat.
Salah satu yang paling bermanfaat adalah kandungan vitamin C dan asam sitrat di dalamnya.
Kandungan vitamin C ini berperan dalam mengurangi kadar asam urat dalam darah dengan membantu melarutkan kristal asam urat yang terbentuk.
Vitamin C juga memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa meredakan peradangan akibat asam urat.
| |
Teh hijau tidak hanya bermanfaat untuk penurunan berat badan. Pasalnya, sejumlah studi yang disebut situs Health Shots menemukan bahwa minum teh hijau mampu mengurangi produksi uric acid atau asam urat dalam tubuh.
Salah satunya studi di US National Library of Medicine-National Institutes of Health yang mengungkap bahwa teh hijau kaya akan antioksidan bernama katekin. Senyawa tersebut mampu menghambat produksi asam urat dalam tubuh dan bisa mengeluarkan kristal asam urat, serta meluruhkan batu dalam ginjal.
Mengonsumsi jenis ikan berlemak, seperti ikan salmon juga merupakan pilihan tepat.
Ikan ini tinggi akan asam lemak omega-3, terutama dalam bentuk EPA (asam eicosapentaenoic) dan DHA (asam docosahexaenoic).
Kandungan omega-3 telah terbukti memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa meredakan peradangan tubuh. Hal ini menjadi penting karena peradangan adalah salah satu faktor yang memicu serangan asam urat.
(aqr/adr)
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer |
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…