Categories: Makanan Sehat

Tambahkan Krimer ke Racikan Kopi Tak Naikkan Berat Badan, Ini 3 Faktanya!


Jakarta

Mengandung gula dan lemak, krimer pada kopi kerap dihindari. Namun, sebuah penelitian menemukan bahwa mencampurkan krimer pada kopi tidak bahayakan kesehatan.

Krimer menjadi salah satu pelengkap populer untuk campuran kopi. Khususnya bagi mereka yang tidak menyukai kopi pahit. Menambahkan krimer bisa meningkatkan rasa dan tekstur.

Namun, tak sedikit pula yang justru menghindari krimer lantaran mengandung gula dan lemak. Karena itulah banyak yang menganggap krimer dapat menghilangkan manfaat kopi.


Namun, sebuah penelitian justru menemukan fakta sebaliknya. Dikutip dari Mind Body Greed (13/10/23) berikut penjelasannya!

1. Krimer bikin berat badan naik?

Kopi pakai krimer tidak selamanya bahaya. Foto: Getty Images/iStockphoto/

Menurut studi yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, menambahkan krimer ke dalam kopi tidak serta merta bisa menaikkan berat badan seperti yang ramai disebutkan.

Itu tergantung dengan jumlah gula yang terkandung pada krimernya dan tergantung berapa banyak mengonsumsinya. Peneliti telah mengamati tiga kelompok orang dari kebiasaan minum kopinya.

Ditemukan bahwa minum kopi berkafein tanpa pemanis memang dikaitkan dengan penurunan berat badan. Dengan menambahkan 1 sdt gula ke dalam kopi setiap hari dikaitkan dengan penambahan berat badan ringan.

Peneliti menegaskan bahwa menambahkan krimer baik dairy maupun non dairy ke dalam kopi, tidak membuat perbedaan berat badan. Begitu pula dengan minum kopi tanpa kafein dibandingkan dengan kopi berkafein.

2. Berat badan bisa naik juga diminum rutin

Temuan ini mematahkan anggapan bahwa menambahkan krimer ke dalam kopi secara otomatis menyebabkan penambahan berat badan yang tidak diinginkan.

Meskipun para peneliti menemukan bahwa kopi manis sedikit meningkatkan berat badan, tetapi itu terjadi ketika kopi diminum secara rutin dalam periode 4 tahun.

Jadi, jika sesekali ingin menikmati kopi dan krimer tidak akan merusak gaya hidup sehat. Berhati-hatilah agar tidak menjadikan kebiasaan.

Sebab, pola makan yang terlalu tinggi gula bisa meningkatkan obesitas, sindrom metabolik, dan berbagai penyakit inflamasi.

3. Tips sehat bikin kopi pakai krimer

Pilihlah krimer yang kandungan gulanya rendah. Foto: iStock

Kopi hitam adalah racikan kopi yang paling sehat. Namun sayangnya, tidak semua orang suka dengan rasanya. Ada beberapa tips untuk meracik kopi jadi enak tapi tetap sehat.

Pertama, usahakan menggunakan pemanis alami, seperti madu, Stevia, ekstrak vanila, dan gula buah. Kemudian, perhatikan merek krimer yang kamu pilih.

Pilihlah krimer yang kandungan gulanya rendah. Jika kamu tidak yakin dengan label kemasan, pilihlah susu biasa atau susu bebas pemanis.

Terakhir kamu bisa menambahkan suplemen seperti bubuk protein. Tambahan ini akan menghasilkan kopi dengan tekstur yang lebih creamy.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Import

Share
Published by
Import

Recent Posts

Konsumsi 7 Makanan Putih Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas Tubuh

Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…

3 weeks ago

Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak

Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…

3 weeks ago

12 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Lho

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…

3 weeks ago

5 Perbedaan Yoghurt dan Greek Yoghurt, Mana Lebih Sehat?

Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…

3 weeks ago

8 Kebiasaan Minum yang Dapat Mencegah Perut Buncit, Cobain Yuk!

Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…

3 weeks ago

10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…

3 weeks ago