Jakarta –
Google Photos merupakan aplikasi yang berfungsi sebagai tempat foto di perangkat dicadangkan. Biasanya, hal ini dapat diatur lewat sebuah pengaturan.
Beberapa foto hasil aktivitas di smartphone seperti screenshot biasanya juga akan dicadangkan di Google Photos. Akibatnya, pencadangan ini akan membuat penyimpanan Google Drive pengguna menjadi penuh.
Google Photos mencadangkan seluruh hasil foto screenshot yang pernah disimpan di smartphone. Jadi, walau pengguna sudah menghapus foto tersebut dari perangkat smartphone, foto-foto yang ada dalam Google Photos akan tetap eksis tersimpan. Biasanya, Google Photos akan mencadangkan seluruh foto di galeri sesuai email Google yang digunakan pada perangkat terkait.
Walau begitu, kumpulan hasil screenshot yang disimpan di Google Photos dapat dihapus secara bersamaan dengan sistem filter yang dimiliki Google Photos. Berikut detikINET hadirkan langkah-langkahnya.
Cara pertama ini cukup mudah untuk dilakukan. Pengguna bisa menghapus foto screenshot di Google Photos lewat smartphone pengguna.
Cara berikutnya dapat dilakukan menggunakan Google Photos versi desktop. Langkahnya sebagai berikut.
Dengan kedua cara penghapusan foto hasil screenshot di Google Photos tersebut, pengguna akan menikmati ruang drive yang lebih kosong yang sebelumnya dipenuhi oleh foto-foto screenshot yang dicadangkan pada Google Photos.
(fyk/fyk)
| ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt |
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…