Jakarta –
Ada banyak komponen yang terdapat dalam mobil, salah satunya adalah thermostat. Komponen ini sangat penting karena fungsi utamanya dapat mengatur sirkulasi pendinginan mesin dari radiator.
Sayangnya, masih banyak pemilik mobil yang tidak tahu mengenai thermostat. Bahkan, beberapa orang masih belum tahu ciri-ciri jika thermostat sudah rusak.
Lantas, apa sih thermostat itu? Lalu apa fungsi thermostat dalam sistem pendingin mesin mobil? Simak pembahasannya dalam artikel ini.
Thermostat adalah sebuah komponen pada mobil yang letaknya ada di dalam mesin. Bentuknya mirip selongsong dengan bagian berulir yang mengitarinya.
Mengutip laman Auto2000, thermostat biasanya berwarna keemasan di bagian yang panjang, lalu warna perak di bagian ulirnya. Thermostat memiliki ukuran yang kecil, tetapi punya fungsi krusial dalam sistem pendinginan mesin mobil.
Sebuah thermostat terdiri dari beberapa bagian penting yang mendukung kinerjanya agar tetap optimal. Bagian dalam thermostat antara lain:
Fungsi utama thermostat adalah untuk mengatur sirkulasi pendinginan mesin dari radiator untuk mencegah terjadinya overheat. Di dalam thermostat terdapat komponen yang bisa mendeteksi perubahan suhu.
Perlu diketahui, thermostat akan menjaga suhu mobil tetap berada di antara 80-92 derajat Celcius. Dalam suhu itu, mesin dapat menghasilkan pembakaran secara optimal serta pemakaian bahan bakar yang lebih efisien.
Dalam menjaga suhu mobil tetap aman, thermostat akan menutup saluran air pendingin dari mesin ke radiator saat suhu air masih rendah. Lalu, thermostat akan membuka saluran tersebut ketika suhu air pendingin sudah tinggi. Jadi, air pendingin tersebut yang membantu thermostat dalam menjaga suhu mesin.
Sama seperti komponen mobil lainnya, seiring waktu thermostat bisa mengalami kerusakan. Kalau sudah rusak, maka thermostat tidak bisa bekerja secara optimal dalam menjaga suhu mesin.
Apa saja ciri-ciri thermostat sudah rusak? Simak di bawah ini:
Salah satu tanda umum thermostat sudah rusak adalah mesin mengalami overheat. Wajar saja, sebab thermostat yang tidak terbuka dengan benar membuat aliran cairan pendingin ke mesin jadi terhambat.
Thermostat yang sudah rusak juga bisa menyebabkan suhu mesin tidak stabil. Misalnya, mesin mungkin kesulitan mencapai suhu kerja yang optimal atau suhu mesin bisa naik dan turun secara tidak terduga.
Ciri-ciri selanjutnya adalah bahan bakar jadi lebih boros. Soalnya, thermostat yang sudah rusak menyebabkan mesin bekerja pada suhu yang tidak optimal. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan efisiensi pembakaran.
Thermostat yang sudah mulai rusak bisa menghambat aliran cairan pendingin ke radiator. Kondisi itu menyebabkan radiator tidak dapat melakukan pendinginan secara efektif.
Itu dia penjelasan mengenai thermostat beserta fungsinya. Semoga dapat membantu detikers!
(ilf/fds)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…