Jakarta –
Wiper mobil memegang peranan penting agar dapat berkendara aman, terutama di musim hujan. Dengan mengaktifkan komponen ini, pengemudi bisa tetap memiliki visibilitas yang jelas saat menyetir selama hujan deras maupun ketika kaca terkena cipratan lumpur.
Wiper berguna untuk menyeka kaca mobil dari air dan membersihkannya dari kotoran. Komponen ini terpasang di kaca bagian depan dan belakang. Karena peranannya yang menyangkut keselamatan dan keamanan berkendara, wiper harus selalu dalam kondisi baik supaya kinerjanya optimal. Lantas, bagaimana cara merawat wiper mobil?
Merawat wiper mobil cukup mudah dan perlu dilakukan teratur agar fungsinya tetap baik. Dikutip dari website Auto2000, O’Brien, dan Wuling, berikut cara merawat wiper supaya tahan lama:
Sama seperti komponen mobil lainnya, wiper mesti rutin diperiksa. Tujuannya saat terjadi masalah pada bagian-bagian wiper seperti karet dan poros, maka detikers mengetahuinya dan bisa langsung memperbaikinya. Dengan begitu, kondisi wiper tetap prima.
Kotoran dan debu dapat menumpuk di area wiper. Penting untuk membersihkannya secara rutin agar tidak mengganggu performanya.
Cara membersihkan komponen ini tidak sulit, detikers bisa gunakan kain lembut yang dibasahi air sabun atau cairan pembersih yang tidak mengandung bahan kimia keras. Lanjut usapkan kain ke seluruh bagian wiper untuk menghilangkan kotoran yang menempel.
Paparan sinar matahari langsung dalam waktu yang lama dapat merusak karet wiper. Begitu juga dengan cuaca dingin ekstrem. Sebab itu, detikers dapat memarkirkan kendaraan di tempat yang teduh dan terlindungi agar komponen ini awet tahan lama.
Apabila terpaksa parkir mobil di tempat yang terik, disarankan mengangkat batang wiper. Hal ini supaya karet wiper tidak mengeras dan elastisitasnya tetap terjaga. Sebab kaca mobil yang panas dapat membuatnya mudah rusak.
Wiper mobil dirancang untuk digunakan pada permukaan kaca yang basah. Menggunakannya di kaca yang kering dapat menyebabkan komponen ini lebih cepat aus.
Sebaiknya basahi terlebih dahulu kaca dengan menekan tombol semprotan air sebelum wiper diaktifkan. Ini juga untuk memastikan agar karet wiper tidak cepat rusak saat bergerak di permukaan kaca yang kering.
Walau sudah dirawat dengan baik, wiper tetap perlu diganti secara berkala, terutama karetnya. Sebab komponen ini akan aus seiring berjalannya waktu. Karet wiper yang rusak kurang efektif saat membersihkan kaca mobil dan mampu menimbulkan goresan pada permukaan.
Waktu pemakaian wiper sekitar satu tahun. Tanda detikers perlu mengganti wiper kaca baru: jika terdengar suara berdecit saat digunakan, muncul goresan atau noda ketika wiper bergerak, dan visibilitas berkendara berkurang meski komponen ini sedang diaktifkan.
Nah, itu tadi sederet cara merawat wiper mobil agar awet tahan lama. Semoga membantu!
(azn/row)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…