Jakarta –
Di negara tropis seperti Indonesia, AC jadi salah satu fitur yang wajib ada pada mobil. Kehadiran AC di mobil mampu menambah kenyamanan sehingga pengendara tidak kegerahan selama berkendara.
Suhu udara dalam kabin menjadi lebih dingin jika AC berfungsi dengan baik. Namun bila sistem pendingin mobil itu tidak bekerja maksimal, embusan angin AC yang keluar justru terasa panas. Apa yang menyebabkan AC kurang dingin?
Mengutip catatan detikcom, berikut sejumlah penyebab embusan angin AC mobil kurang kencang sehingga suhu kabin tidak dingin:
Evaporator AC bekerja dengan memanfaatkan udara dari kabin mobil. Jika kondisi dalam mobil kotor, ada kemungkinan kotoran dan debu terhirup ke evaporator. Inilah yang berpotensi membuat komponen tersebut kotor dan mengakibatkan embusan angin AC lemah.
Oleh sebab itu, penting menjaga kebersihan kabin. Pengendara sebaiknya minimalisir merokok dan makan di dalam mobil. Sehingga, asap dan remah makanan tidak terisap ke saluran AC.
Pengharum ruangan yang dipasang di mobil juga dapat menyublim menjadi minyak atau lendir saat masuk ke jalur AC. Lebih jauh lagi, kotoran yang terperangkap di evaporator bisa menyebabkan korosi, keretakan, dan kebocoran.
Air AC dapat membeku menjadi es yang menyumbat saluran mesin terutama pada evaporator. Akibatnya, alur distribusi freon dan angin blower AC terganggu. Sehingga, embusan blower menghasilkan hawa panas yang membuat gerah.
Es di AC dapat terjadi akibat adanya kotoran pada saluran yang dibekukan freon. Penyebab lainnya adalah penggunaan AC yang terus menerus pada suhu sangat dingin,dan kualitas freon tidak sesuai standar.
Masalah pada blower membuat angin AC yang keluar tidak dingin. Adanya masalah pada blower AC disebabkan spare part motor blower rusak atau perlu diganti, sambungan kelistrikan mobil yang terganggu, dan menumpuknya kotoran pada filter kabin sehingga menghalangi embusan angin keluar.
Udara kabin mobil bisa kurang dingin imbas kebocoran saluran AC yang menghilangkan tekanannya. Padahal, tekanan AC mempengaruhi kuat tidaknya angin yang dikeluarkan komponen blower.
Kebocoran saluran AC dapat terjadi karena korosi pada evaporator mobil akibat terlalu banyak kotoran terisap dan jumlah oli kompresor yang kurang sehingga mesin-mesin saling beradu.
Jika mobil detikers mengalami hal-hal seperti di atas, maka lakukan hal-hal berikut untuk memperbaiki AC mobil yang kurang dingin:
Nah, itu tadi penyebab dan cara mengatasi embusan angin AC mobil kurang kencang sehingga tidak dingin. Perlu diingat, detikers dapat membawa mobil ke bengkel terlebih dulu untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut terkait penyebab dan cara tepat menanganinya.
(azn/row)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…