Jakarta –
Shockbreaker atau suspensi adalah salah satu komponen penting yang ada di sepeda motor. Fungsi utama dari shockbreaker adalah untuk meredam getaran yang terjadi saat motor melalui jalan yang tidak rata.
Namun seiring penggunaan, kinerja shockbreaker lama-lama mulai kurang optimal. Sebab, lama usia suspensi motor yang nyaman biasanya hanya mencapai 2-3 tahun, setelah lewat dari masa itu disarankan untuk melakukan penggantian shockbreaker.
Jangan khawatir, karena ada sejumlah tanda-tanda kalau shockbreaker mulai rusak dan harus segera diganti. Apa saja ciri-cirinya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.
Mengutip laman Astra Honda, setidaknya ada empat hal yang menjadi pertanda kalau shockbreaker motor sudah mulai rusak dan perlu diganti. Berikut penjelasannya.
Tanda-tanda yang pertama adalah muncul suara hentakan dari shockbreaker. Suara tersebut biasanya muncul ketika kamu melalui jalan yang berlubang.
Shockbreaker yang berfungsi sebagai peredam gaya kejut malah tidak bekerja secara optimal karena komponennya sudah rusak dan aus. Alhasil, saat motor menghantam lubang terdengar suara hentakan di shockbreaker.
Selain muncul suara hentakan, tanda-tanda lainnya adalah shockbreaker tidak memantul secara normal. Perlu diketahui, suspensi yang dalam kondisi baik akan memberikan pantulan ketika motor melewati jalan berlubang.
Namun, jika pantulan yang dirasakan terlalu banyak atau lebih sedikit, hal ini bisa menjadi pertanda bahwa ada masalah pada suspensi motor.
Ciri-ciri selanjutnya adalah muncul kebocoran di oli shockbreaker yang cukup parah. Masalah tersebut dapat mengotori seal shock sehingga fungsinya jadi tidak optimal.
Apabila tidak segera diganti, hal ini menyebabkan pantulan shockbreaker terasa semakin keras saat melewati jalan berlubang.
Jika detikers melewati lubang di jalan raya dan ban belakang terasa bergoyang, bisa jadi itu pertanda kalau shockbreaker motor sudah mulai rusak.
Sedangkan pada shockbreaker depan yang sudah rusak, setang motor akan terasa keras atau malah tidak stabil ketika melalui jalan yang berlubang. Padahal, dalam kondisi shockbreaker normal seharusnya motor tetap bisa berjalan dengan mulus.
Itu dia empat tanda-tanda kalau shockbreaker motor sudah rusak dan harus diganti. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.
(ilf/fds)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…