Categories: Perencanaan Keuangan

Cek di Sini! Tips Pilih Investasi yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga


Jakarta

Ibu rumah tangga mempunyai peran penting dalam mengelola keuangan. Investasi menjadi salah satu cara mengelola keuangan yang baik sekaligus dapat merencanakan masa depan.

Meskipun tidak bekerja di luar rumah, para ibu juga tetap bisa menghasilkan cuan melalui investasi. Friderica Widyasari Dewi Ketua Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan OJK memberikan beberapa tips investasi yang cocok untuk ibu rumah tangga.

Friderica mengatakan sebelum memutuskan, para ibu lebih dulu memahami jenis investasi. Apalagi terkadang ada kebutuhan yang mendadak sehingga perlu membutuhkan dana cepat.


“Investasi itu macem-macem kita juga perlu melakukan diversifikasi. Istilahnya jangan letakkan telur di satu keranjang. Itu sama kayak sebagian di sini, sebagian di sini. Kadang kita butuh uang cepat, anak sakit atau apa, harus punya uang liquid kapan aja kita bisa sampai,” kata Frederica dalam acara “Ngobrolin Literasi Keuangan, Karir, Keluarga untuk Bekal Masa Depan, di GLO Coffee Bogor, Jumat (8/12/2023).

Dia pun mengatakan ada survei yang mengatakan ada satu jenis investasi yang menjadi favorit para ibu, yakni emas atau logam mulia. Ada pula yang memilih investasi di rumah atau properti.

Kedua investasi tersebut mempunyai sisi resiko masing-masing. Namun, investasi properti termasuk dalam aset tidak liquid, yang mana aset tidak gampang dicairkan.

“Beli rumah, rumah itu nggak liquid, kapan butuh uang cepat susah dijualnya. Nah emas bagus sangat liquid. Butuh duit, bisa jual. Bentuknya logam mulia ya kalau perhiasan,” jelasnya.

Meski begitu, terkadang logam mulia juga bisa hilang. Untuk itu, dia mengingatkan agar para ibu untuk terus belajar, termasuk risiko investasi berdasarkan profil risiko dan jangka waktu berinvestasi.

Lebih lanjut lagi, dia menegaskan jangan mudah tergiur investasi yang menawarkan hasil bombastis. Dia bilang selalu ingat logis dan legal sebelum memilih investasi.

Pasalnya, berdasarkan data dari OJK, Jawa Barat menjadi daerah yang paling besar tertipu investasi. Untuk itu, lebih dulu mengecek kembali apakah investasi tersebut legal atau tidak.

“Izin membuka usaha beda sama sektor keuangan. Sektor keuangan tuh harus ada izin dr OJK,” imbuhnya.

Sementara itu, Perencana Keuangan Rista Zwestika mengatakan memilih investasi tergantung tujuan dan target investasi. Berbeda waktu, berbeda memilih jenis investasi.

“Kalau keuangan terbatas dan ilmunya terbatas. Yang pertama coba buat ke deposito. Kemudian masuk ke reksadana pasar uang. Ini aman, deposito dapatnya 3% aman di bawah satu tahun, reksadana bisa dapat 4-5% per tahun,” kata Rista.

Simak juga Video: Jokowi Ingin Investasi di Luar Jawa Makin Besar: Masak 16 Ribu Pulau Hanya 52%

[Gambas:Video 20detik]

(kil/kil)

Sumber : finance.detik.com

Image : unsplash.com / towfiqu barbhuiya
Ganti Gambar

Share
Published by
Ganti Gambar

Recent Posts

Konsumsi 7 Makanan Putih Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas Tubuh

Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…

3 weeks ago

Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak

Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…

3 weeks ago

12 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Lho

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…

3 weeks ago

5 Perbedaan Yoghurt dan Greek Yoghurt, Mana Lebih Sehat?

Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…

3 weeks ago

8 Kebiasaan Minum yang Dapat Mencegah Perut Buncit, Cobain Yuk!

Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…

3 weeks ago

10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…

3 weeks ago