Categories: Makanan Sehat

3 Cara Mengontrol Rasa Lapar Saat Diet, Gampang Dilakukan


Jakarta

Saat diet, pola makan harus diubah agar proses menurunkan berat badan berhasil. Agar tak mudah lapar, kamu bisa mengontrolnya dengan asupan makanan tertentu.

Diet menurunkan berat badan kerap dilakukan oleh banyak orang untuk mendapatkan tubuh langsing ideal. Dalam prosesnya, asupan makanan dan minuman sangat perlu dijaga.

Dilansir dari NDTV (20/12), pola makan harus tetap dijaga kalau ingin berat badan turun dengan cepat. Asupan kalori biasanya juga dibatasi, tapi justru membuat mereka merasa lapar.


Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Physiology, Endocrinology, and Metabolism, hal ini dikarenakan tubuh mereka melepaskan hormon yang disebut ghrelin. Hormon ini membuat mereka merasa lapar dan kerap terjadi pada orang yang kelebihan berat badan.

Untuk mengekang rasa lapar ini, mereka akhirnya makan lebih banyak. Sehingga menyebabkan masalah usus karena pembentukan gas yang tidak diperlukan.

Simrun Chopra, selaku ahli diet menjelaskan kalau menghindari nutrisi justru akan menimbulkan kesenjangan dalam tubuh, sehingga meningkatkan rasa lapar sepanjang hari.

Berikut 3 cara mengontrol rasa lapar saat diet:

1. Sarapan Berprotein Tinggi

Cara mengontrol rasa lapar saat diet Foto: Getty Images/iStockphoto

Menu sarapan sangat beragam, mulai dari yang sehat hingga berkalori tinggi. Namun, yang baik untuk diet adalah menu sarapan yang mengandung protein tinggi.

Memulai hari dengan sarapan kaya protein tidak hanya membantu tetap aktif sepanjang hari, tetapi juga membuat rasa kenyang lebih lama. Hal ini dapat mencegah rasa lapar yang tiba-tiba. Kamu bisa mengonsumsi telur, ikan, dan lainnya.

2. Minum Air Putih

Air putih sangat baik untuk menghidrasi tubuh. Setiap hari minimal mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas atau sekitar 2 liter.

Saat diet juga penting mengonsumsi air putih secara teratur. Minum air putih juga bisa memberikan rasa kenyang. Disarankan untuk minum setidaknya segelas air untuk mengurangi rasa lapar dan menghindari makan berlebihan.

3. Tambahkan Protein dan Sayuran Setiap Makan

Chopra juga menjelaskan asupan protein dan sayuran yang penting dikonsumsi saat diet. Ahli diet ini menyarankan untuk mengontrol ukuran porsi dan mengonsumsi sayuran sebelum mulai makan.

Begitu juga dengan protein yang harus ditambahkan setiap kali makan. Hal ini dikarenakan protein bisa menyeimbangkan sekresi hormon ghrelin dan mengendalikan rasa lapar.

Chopra juga menyarankan untuk mengatur waktu antara makan siang dan camilan malam. Termasuk memasukkan serat dan protein ke dalamnya.

“Menjaga jarak yang lama antara 2 waktu makan akan memengaruhi kadar gula darah yang dapat meningkatkan keinginan terhadap makanan manis dan berkalori,” ujar Chopra.

(yms/odi)

Sumber : food.detik.com

Source : unsplash / Ella Olsson
Ganti Gambar

Share
Published by
Ganti Gambar

Recent Posts

Konsumsi 7 Makanan Putih Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas Tubuh

Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…

3 weeks ago

Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak

Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…

3 weeks ago

12 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Lho

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…

3 weeks ago

5 Perbedaan Yoghurt dan Greek Yoghurt, Mana Lebih Sehat?

Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…

3 weeks ago

8 Kebiasaan Minum yang Dapat Mencegah Perut Buncit, Cobain Yuk!

Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…

3 weeks ago

10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…

3 weeks ago