Jakarta –
Layar ponselmu dipasangkan screen protectors atau anti gores? Lantas, apakah layarnya jadi kurang sensitif?
Kebanyakan orang memasangkan anti gores pada layar sentuh handphone (HP) sebagai perlindungan. Hal ini agar layar tahan goresan maupun retakan saat terjatuh.
Namun, tak sedikit pengguna mengeluhkan layar ponselnya jadi kurang sensitif saat disentuh sejak pemasangan screen protectors. Bahkan tak jarang juga fitur seperti sidik jari jadi tidak berfungsi.
Akan tetapi, apakah anti gores mempengaruhi layar HP jadi kurang sensitif? Jika benar, adakah cara untuk mengatasinya?
Dilansir laman ScreenShield, screen protectors atau anti gores yang digunakan dapat mempengaruhi layar HP. Salah satunya berdampak pada sensitivitas sentuhan layar dan waktu respons perangkat. Masalah itu bisa terjadi jika anti gores yang digunakan berkualitas rendah.
Screen protectors yang kualitasnya rendah mungkin memiliki permukaan kasar atau bergelombang. Akibatnya, layar jadi kurang sensitif dan respons ponsel menjadi lemot.
Tak sedikit anti gores kualitas rendah juga dapat mengganggu teknologi touch recognition (pengenalan sentuhan). Karena itu, input sentuhan bisa salah bahkan fitur sidik jari jadi tidak berfungsi.
Sebaliknya, anti gores berkualitas tinggi umumnya punya permukaan halus yang tidak menghalangi respons sentuhan pada layar. Dengan begitu, sentuhan akurat, responsif, dan anti nge-lag.
Penggunaan tempered glass atau anti gores kaca yang terlalu tebal juga dapat mempengaruhi sensitivitas sentuhan pada layar. Sementara screen protectors berbahan plastik cenderung terasa kesat sehingga agak sulit ketika mengoperasikan layar HP.
Selain berkaitan dengan sensitivitas dan responsivitas sentuhan, pemasangan screen protectors juga mempengaruhi hal lain pada layar HP.
Dilansir How to Geek, anti gores yang dipasang dapat berubah warna jadi menguning seiring pemakaiannya. Dan ini bisa membuat tampilan ponsel jadi kurang menarik.
Lagi-lagi screen protectors berkualitas rendah tetap bisa tergores meski mengklaim tahan goresan. Goresan yang timbul ini juga dapat mengganggu tampilan layar HP.
Bukan cuma itu, pemasangan anti gores yang tidak hati-hati bisa pula memunculkan gelembung udara di layar. Kalau sudah begini, tentunya juga bakal tidak enak dipandang. Dan kamu mungkin harus memasang screen protectors yang baru.
Sebagian besar HP terbaru sekarang ini telah dipasangkan anti gores bawaan. Seperti sebagian besar ponsel Android yang menggunakan Gorilla Glass dari Corning, dan Ceramic Shield untuk iPhone yang juga dari Corning.
Mengingat teknologi layar HP sekarang sudah semakin bagus, How to Geek menyebut anti gores bukanlah barang yang mesti dipasangkan lagi pada ponsel teranyar. Kamu bisa dengan aman menggunakan smartphone meski dengan layar “telanjang”.
Walau begitu, ada beberapa bahan yang tetap dapat menggores screen protectors, seperti pasir dan berlian. Jika kamu sering bergumul dengan benda-benda tersebut, ada baiknya untuk tetap memasang anti gores tempered glass tambahan pada layar HP.
Sebab, bahan-bahan tersebut sangat keras sehingga screen protectors Gorilla Glass dan Ceramic Shield pun masih bisa tergores.
(azn/fds)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…