Jakarta –
Ada beberapa alasan baterai HP bisa meledak, di antara lain kondisi baterai yang tidak bagus dan kualitas charger yang buruk.
Charger yang bagus tidak harus buatan pabrik pembuat HP. Berbagai merek charger dari pabrik pihak ketiga juga memiliki kualitas yang mumpuni.
Untuk menghindari risiko HP meledak, perlu mengetahui cara memilih charger HP yang baik dan aman.
Sebagus-bagusnya charger, charger yang baik dan aman adalah charger yang sesuai dengan HP kita.
Mengutip Connect with Taar, berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih charger.
Pertama, pastikan charger yang dipilih kompatibel dengan HP yang kita miliki. Beberapa charger dirancang untuk merek atau model HP tertentu saja.
Mengetahui berapa voltase dan arus listrik yang ideal untuk HP kita penting saat memilih charger. Cek spesifikasi HP yang biasanya terdapat pada buku manual atau box HP untuk mengetahui voltase (ditandai oleh satuan V) dan arus listrik (ditandai oleh satuan A) yang direkomendasikan untuk HP.
Lalu, pilihlah charger dengan nilai voltase dan arus listrik yang sesuai agar proses isi ulang daya berlangsung aman dan efisien.
Jika HP detikers memiliki teknologi fast charging, pastikan charger HP juga kompatibel dengan teknologi ini. Kabel charger bawaan mendukung teknologi fast charging HP, tetapi ada juga kabel charger pihak ketiga yang kompatibel dengan fast charging.
Tetapi, ingatlah untuk membaca review pembeli untuk memastikan kabel charger yang dibeli benar-benar mendukung fast charging atau tidak.
Kabel charger yang dipilih sebaiknya kuat dan tahan lama. Hal ini agar kabel tidak putus di kemudian hari.
Lantas, apa yang harus dilakukan saat memilih charger yang aman? Simak tips berikut.
Charger bawaan HP sering memiliki tiruan. Untuk menghindari membeli charger tiruan yang dikira original, sebaiknya beli charger di tempat resmi. Detikers bisa membeli di service center resmi atau toko resmi brand pembuat HP-nya.
Charger merek pihak ketiga lebih jarang dipalsukan ketimbang charger original. Tetapi demi keamanan, tetaplah membeli charger pihak ketiga dari toko resmi di marketplace.
Sebagian orang mungkin enggan membeli charger dari merek pihak ketiga karena takut kualitasnya tidak sebagus charger bawaan HP.
Padahal, kualitas charger HP bermerek pihak ketiga pun bisa cukup memuaskan asal kita memperhatikan spesifikasi chargernya. Pilih charger yang spesifikasinya sama atau lebih baik dari charger bawaan HP yang dimiliki.
Ada charger yang memiliki fitur proteksi terhadap overcharging, proteksi arus pendek, dan bahkan pengatur suhu. Carilah charger yang memiliki fitur-fitur pengaman ini agar detikers bisa merasa aman saat mengisi daya HP.
Harga charger yang sangat murah memang menggiurkan, tetapi detikers sebaiknya berhati-hati jika menemukan charger berspesifikasi tinggi tetapi harganya terlalu murah. Sebelum membeli, bandingkan terlebih dahulu harga charger dari merek berbeda-beda dengan spesifikasi yang sama.
Nah, itu dia tips memilih charger yang aman untuk menghindari risiko HP meledak. Semoga artikel ini membantu detikers yang sedang mencari charger HP.
(fds/fds)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…