Jakarta –
Doa ijab qobul zakat penting dipahami oleh kaum muslimin. Umumnya, ijab qobul zakat diucapkan ketika seseorang hendak memberikan dan menerima zakat fitrah.
Perintah menunaikan zakat sendiri tercantum dalam sejumlah ayat Al-Qur’an, salah satunya surat Al Baqarah ayat 43 yang berbunyi:
وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱرْكَعُوا۟ مَعَ ٱلرَّٰكِعِينَ
Artinya: “Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.”
Mengutip buku Mistik, Seks, dan Ibadah susunan Quraish Shihab, ijab dan qobul antara pemberi (muzakki) dan penerima zakat (mustahik) menjadi penyempurna dalam menunaikan zakat. Perantara ijab qobul ini ialah seorang amil zakat.
Makna dari ijab adalah pernyataan dalam penyerahan zakat fitrah oleh muzakki, sedangkan qobul merupakan ucapan penerimaan zakat oleh mustahik. Lantas, bagaimana bunyi doa ijab qobul zakat?
Berikut doa ijab dan qobul zakat yang dinukil dari buku Zakat Fitrah dan Zakat Profesi oleh Hafidz Muftisany.
Ketika seorang muslim mengeluarkan zakatnya, maka ia dapat membaca ijab dengan bunyi sebagai berikut.
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاة الفِطْر فَرْضًا لله تَعَالى
Arab latin: Nawaitu an akhrija zakata al fithri fardhan lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat harta atau zakat fitrah fardhu karena Allah Ta’ala.”
Adapun, orang yang menerima zakat dapat membaca doa qobul yang berbunyi:
آجَرَكَ اللَّهُ فِيْمَا أعْطَيْتَ وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُورًا وَبَارَكَ لَكَ فِيْمَا أَبْقَيْتَ
Arab latin: Ajarakallahu fima a’thaita wa ja’alahu laka thahuran wa baraka laka fima abqaita
Artinya: “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan menjadikannya pembersih bagimu, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan.”
Mengutip dari buku Fiqih Islam wa Adilatuhu tulisan Prof Wahbah Az-Zuhaili, berikut sejumlah hikmah yang terkandung dalam zakat.
Dengan menunaikan zakat, maka seseorang dapat terhindar dari sifat kikir. Islam selalu mengajarkan pengikutnya untuk bersikap dermawan dengan mengeluarkan sebagian harta kepada mereka yang lebih membutuhkan. Dengan begitu hati seorang muslim bisa bersih dari sifat bakhil.
Mengeluarkan sebagian harta dengan zakat menjadi bentuk syukur seorang hamba kepada Allah. Dengan begitu, kaum muslimin menyadari bahwa harta merupakan pemberian Allah, sehingga mereka juga menghabiskannya melalui jalan-Nya, yakni zakat, sedekah, dan infak.
Zakat dapat menjadi benteng penjagaan harta dari jangkauan orang-orang yang hendak berperilaku jahat. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud RA.
“Bentengilah harta kalian dengan zakat, obatilah orang-orang yang sakit dari kalian dengan sadaqah, siapkanlah doa untuk bala bencana.” (HR Thabrani & Abu Nu’aim)
Itulah doa ijab qobul zakat beserta hikmah yang terkandung dari zakat itu sendiri. Semoga bermanfaat.
(aeb/erd)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…