Categories: Makanan Sehat

Mengunyah Makanan 40 Kali Bisa Turunkan Berat Badan, Apa Benar?


Jakarta

Salah satu trik menurunkan berat badan adalah mengunyah makanan perlahan sebanyak 40 kali. Apakah cara ini efektif turunkan berat badan? Ini kata ahli diet!

Mengunyah makanan dengan benar diyakini bisa mendukung proses penurunan berat badan. Bahkan para ahli diet menyarankan untuk mengunyah makanan sebanyak 40 kali untuk bisa menurunkan berat badan.

Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa salah satu kebiasaan yang bisa membantu menurunkan berat badan adalah makan dengan perlahan. Bahkan, makan perlahan bisa memicu pembakaran kalori hingga sekitar 10 kalori untuk makanan dengan jumlah 300 kalori.


Pakar menyarankan untuk mengunyah makanan minimal 40 kali sebelum menelannya. Mengunyah secara perlahan akan membantu penyerapan nutrisi lebih baik ke dalam tubuh.

Cara mengunyah yang baik. Foto: Shutterstock/

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Obesity, mengungkap proses menghaluskan makanan di dalam mulut akan membantu cairan asam di lambung untuk mengubahnya jadi ukuran mikro. Hal ini membantu penyerapan nutrisi dan cairan lebih baik.

Selain itu, gerakan mengunyah juga meningkatkan peredaran darah ke perut dan usus.

Ahli diet Vanshika Bhardwaj dari RS Marengo Asia di Gurugram, India, menjelaskan mengunyah makanan 40-50 kali juga membantu mengontrol rasa lapar dan membuat seseorang cenderung mengonsumsi lebih sedikit makanan.

“Penting untuk mengunyah makanan secara perlahan dan benar. Makan cepat bisa menyebabkan masalah pencernaan dan gangguan di lambung,” tutur pakar diet lainnya, Shruti K Bhardwaj, melansir Times of India.

Menurut temuan dari sejumlah penelitian, dengan memperbanyak kunyahan, hormon pencernaan yang berkaitan dengan rasa lapar dan kenyang jadi lebih baik, mendorong nafsu makan lebih terkontrol.

Cara mengunyah makanan yang benar. Foto: iStock

Selain itu, teknik ini juga membuat seseorang lebih fokus pada makanan, sehingga mencegah makan berlebihan.

“Mengunyah akan meningkatkan produksi saliva, yang mengandung hormon pertumbuhan Epithelial yang menutrisi lambung. Ketika makan terlalu cepat, partikel makanan yang tidak tercerna bisa memicu peningkatan fermentasi di perut dan bakteri berkembang biak tak terkontrol,” jelas Shruti.

Namun jumlah kunyahan tidak harus selalu sesuai pakem 40 kali, tapi tergantung dari tekstur makanan.

Untuk makanan padat, diperlukan sedikitnya 30 kali kunyahan, sementara makanan yang lebih lembut, mengunyah 6-10 kali sudah cukup.

(raf/odi)

Sumber : food.detik.com

Source : unsplash.com / Lily Banse
Ganti Gambar

Share
Published by
Ganti Gambar

Recent Posts

Konsumsi 7 Makanan Putih Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas Tubuh

Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…

3 weeks ago

Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak

Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…

3 weeks ago

12 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Lho

Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…

3 weeks ago

5 Perbedaan Yoghurt dan Greek Yoghurt, Mana Lebih Sehat?

Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…

3 weeks ago

8 Kebiasaan Minum yang Dapat Mencegah Perut Buncit, Cobain Yuk!

Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…

3 weeks ago

10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…

3 weeks ago