Jakarta –
Asupan protein yang cukup sangatlah penting untuk kesehatan. Protein mendukung sel, fungsi kekebalan, pergerakan, reaksi kimia dan lain sebagainya.
Tak hanya untuk kesehatan, mengkonsumsi protein juga membuat rasa kenyang. Sehingga, mengkonsumsi protein bisa berdampak pada berat badan yang sehat. Lantas, makanan apa saja yang mengandung banyak protein?
Beberapa makanan berprotein tinggi ini bisa kamu pilih untuk melengkapi asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Ada telur, kacang-kacangan, hingga daging.
Telur merupakan sumber protein berkualitas yang mampu membantu menghilangkan lemak di perut. Menurut USDA, satu butir telur berukuran besar memiliki sekitar 7 gram protein. Kuningnya mengandung sebagai besar nutrisi ini.
Kacang-kacangan mengandung tinggi serat dan protein. Mengutip Eating Well, sebuah studi tahun 2019 dalam Current Development Nutrition menemukan bahwa orang dengan kadar glukosa puasa tinggi yang makan sekitar 1 ons kacang tanah sebagai camilan malam mengalami peningkatan kadar gula darah di pagi hari.
Perlu diketahui bahwa menjaga kontrol gula darah tetap sehat berperan dalam menjaga tubuh dari rasa lapar. Satu porsi 1/4 kacang tanah memiliki sekitar 9 g protein.
Produk susu fermentasi seperti yoghurt dan kefir mengandung probiotik. Kandungan ini dapat membantu menjaga kesehatan bakteri usus dalam tubuh. Usus menjadi organ yang begitu penting bagi kesehatan.
Menurut studi tahun 2019 yang diterbitkan oleh jurnal Nutrients, mikrobioma usus mempengaruhi perkembangan beberapa kelainan, seperti penyakit radang usus (IBD), diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular dan kanker kolorektoral.
Tuna kuning mempunyai kandungan protein yang sedikit lebih tinggi dari ayam dan kalkun. Jumlah protein dari ikan ini yaitu 25 gram per 3 oz porsi. Selain protein, daging ikan tuna kuning juga mengandung selenium dan vitamin B yang berfungsi sebagai zat antioksidan.
Setiap 100 gram kacang hijau mengandung 22,2 gram protein. Mengutip academia.edu oleh Rud Mustain, kandungan lain dalam kacang ini yaitu kalsium, zat besi, fosfor, vitamin B1 dan B2. Kacang hijau berkhasiat untuk menurunkan kolesterol, menjaga kesehatan jantung dan mengatasi diabetes.
Mengutip BBC Good Foods, tempe dan tahu terbuat dari kacang kedelai. Meski begitu, tempe memerlukan tahap fermentasi tambahan dan menawarkan kandungan protein dan serta yang lebih tinggi. Sementara tahu sedikit rendah lemak dan kalori.
Ikan salmon mengandung protein yang tinggi, yaitu 23 g per porsi. Disarankan untuk mengkonsumsi salmon dengan kulit yang masih utuh untuk diolah, sbab rasanya lebih nikmat.
Mengutip Healthline, daging sapi tanpa lemak kaya akan sumber protein. Selain itu, daging ini juga kaya akan zat besi, seng, selenium, vitamin B12 dan B6. Satu porsi daging sapi tanpa lemak seberat 85g menyediakan 24,6 g protein.
Biji labu merupakan sumber mineral seperti zat besi, fosfor, magnesium, dan seng. Tak hanya itu, biji labu kaya akan protein dan serat nabati. Kamu bisa menambahkan biji labu ke dalam salad, oatmeal atau yoghurt.
Dada ayam merupakan sumber protein tanpa lemak. Kandungan kalorinya berasal langsung dari protein. Dalam 100 g dada ayam tanpa kulit memiliki 22 g protein.
Makanan laut seperti kerang, udang, tiram, merupakan sumber protein yang sangat baik. Ditambah, kerang mengandung lemak sehat serta sejumlah vitamin dan mineral, termasuk selenium, zinc, vitamin B12, dan za besi.
Keju cottage adalah salah satu jenis keju yang rendah lemak dan kalori, tapi tinggi protein. Nutrisi lainnya berupa kalsium, fosfo, selenium, vitamin B12, riboflavin (vitamin B2) dan berbagai nutrisi lainnya.
Satu cangkir keju cottage (226 g) mengandung 28 gram protein. Adapun keju berprotein lainnya seperti cheddar mengandung 3,96 protein per 17 g irisan, sementara mozarella memiliki 6,29 g protein per 28,35 g.
Alpukat mengandung protein, serat, potassium, dan lemak tak jenuh. Dalam 230g alpukat, terdapat 4,5 g protein. Tak heran jika buah ini kerap dikonsumsi untuk diet.
Kacang polong kaya akan serat, protein, dan nutrisi lainnya. Terdapat 4 g protein dalam 80 g kacang polong yang sudah dimasak.
Asparagus termasuk sayuran yang kaya dengan protein, vitamin B, dan rendah karbohidrat. Ketika direbus, asparagus mengandung sekitar 2 gram protein per 100 gramnya.
Itulah 15 makanan protein untuk diet. Selain mengkonsumsi beberapa makanan ini, lakukan juga pola hidup yang sehat seperti olahraga dan minum air putih yang cukup ya.
(elk/row)
Jakarta - Makanan berwarna putih rupanya memiliki manfaat kesehatan. Salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut…
Jakarta - Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak…
Jakarta - Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada…
Jakarta - Ada banyak jenis yoghurt yang bisa ditemukan di supermarket. Ternyata antara yoghurt dan…
Jakarta - Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah…
Jakarta - Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa…