Author: admin

  • Cepat Nyetel di Liverpool, Ekitike Ungkap Alasannya

    Cepat Nyetel di Liverpool, Ekitike Ungkap Alasannya


    Jakarta

    Hugo Ekitike menjalani adaptasi kilat di Liverpool. Pemain asal Prancis itu mengungkapkan alasannya.

    Ekitike datang ke Liverpool pada awal musim ini. Dia ditebus dari Eintracht Frankfurt senilai 84,4 juta poundsterling.

    Sebanyak 12 pertandingan sudah dijalani oleh Ekitike bersama Liverpool musim ini. Pemain berusia 23 tahun itu sudah mencatatkan enam gol dan satu assist.


    Yang terbaru, Ekitike menyumbang gol saat Liverpool menang atas Eintracht Frankfurt di laga lanjutan Liga Champions. Bermain di Commerzbank Arena, melawan mantan klubnya, Ekitike sukses sekali membukukan namanya di papan skor, Kamis (23/10/2025) dini hari WIB.

    Rekan-rekan setim dan staf pelatih yang bagus menjadi alasan Ekitike menjadi cepat menyetel dengan Liverpool. Dia berharap bisa terus on fire bersama Liverpool sepanjang musim ini.

    “Saya mempunyai rekan-rekan setim yang bagus, staf dan saya cinta hidup saya di sini. Saya harap saya bisa terus melaju karena di sepakbola itu mengenai konsistensi,” kata Ekitike di TNT Sports.

    “Saya merasa sangat bagus dan mereka sudah banyak membantu saya, itulah mengapa saya tenang dan melakukan apa yang saya bisa,” kata Ekitike menambahkan.

    Di Liga Inggris akhir pekan ini, Liverpool akan melawan Brentford. Di Gtech Community Stadium, Ekitike bisa memberi kontribusi untuk Liverpool lagi?

    Simak juga Video Resmi! Hugo Ekitike Gabung Liverpool

    (cas/cas)



    Sumber : sport.detik.com

  • Evandra Florasta Nantikan Berlaga di Panggung Piala Dunia U-17

    Evandra Florasta Nantikan Berlaga di Panggung Piala Dunia U-17


    Jakarta

    Pilar Timnas Indonesia U-17 Evandra Forasta begitu menantikan gelaran Piala Dunia U-17 2025. Ia ingin menguji kemampuan di panggung semegah ajang tersebut.

    Piala Dunia U-17 akan mulai digelar mulai 3 November mendatang di Qatar. Indonesia masuk Grup H bersama Zambia, Brasil, dan Honduras.

    Sedangkan laga perdana Indonesia adalah melawan Zambia pada 4 November. Lalu Brasil menjadi lawan kedua pada 7 November, tiga hari berselang memainkan laga fase grup terakhir melawan Honduras.


    Bagi Evandra, bermain di Piala Dunia U-17 akan menjadi panggung terbesarnya sejauh ini. Sebelumnya ia sudah lebih dulu beraksi di level kontinental yakni Piala Asia U-17 2025.

    “Untuk saya sendiri, sangat senang dan sangat menantikannya karena tidak sabar. Kurang dari dua minggu lagi Piala Dunia. Jadi, perasaan saya sangat senang,” kata Evandra, dikutip dari akun Youtube Timnas Indonesia.

    Sebelum mentas di Piala Dunia U-17 2025, Indonesia menjalani Pemusatan Latihan (TC) di Dubai, Uni Emirat Arab. TC ini dimanfaatkan Pelatih Nova Arianto untuk menentukan skuad final Timnas Indonesia U-17.

    “Saya rasa sudah cukup dan kalau perlu lebih ditingkatkan lagi biar lebih akrab satu sama lain dan mengerti satu sama lain,” ucap Evandra mengenai chemistry timnya.

    Di Dubai, tim asuhan Nova Arianto juga punya agenda uji coba sebanyak tiga kali. Lawan-lawan uji coba adalah tim dari kawasan yang sama dengan tim peserta Grup H yakni Pantai Gading, Paraguay, dan Panama.

    Simak juga Video: Jelang Piala Dunia U-17, Nova Arianto Fokus Benahi Mental Pemain

    (mro/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Gelontoran Uang Todd Boehly di Chelsea Dinilai Mulai Berbuah Hasil

    Gelontoran Uang Todd Boehly di Chelsea Dinilai Mulai Berbuah Hasil


    Jakarta

    Chelsea sudah membelanjakan banyak uang sejak dimiliki oleh Todd Boehly. Belanja besar Si Biru dinilai sudah membuahkan hasil.

    Pada 2022, Chelsea berganti kepemilikan. Roman Abramovich terseret dengan konflik Rusia dengan Ukraina, sampai harus melepas klub asal London barat itu.

    Pada prosesnya, Chelsea dibeli oleh Boehly dengan bayaran 3 miliar poundsterling. Abramovich merupakan sosok yang berhasil merevolusi Chelsea. Sejak 2002, atau 20 tahun, Chelsea dibawa berjaya dengan memenangi lima Liga Inggris dan dua trofi Liga Champions.


    Pada awal eranya, Boehly meniru Abramovich dengan mendatangkan banyak pemain bintang. Kini, Boehly sudah menghabiskan nyaris 1,5 miliar poundsterling untuk mendatangkan pemain.

    Tak cuma pemain, Chelsea juga gonta-ganti pelatih. Sudah ada empat manajer yang dipecat oleh Boehly, Thomas Tuchel salh satunya.

    Musim pertama Chelsea bersama Boehly berakhir dengan kekecewaan. The Blues finis ke-12 di Liga Inggris. Perlahan tapi pasti, Chelsea mulai membaik.

    Bersama Enzo Maresca musim lalu, Chelsea menjuarai UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub. Kini kondisi di Chelsea sudah lebih minim gejolak.

    “Klub sekarang lebih tenang, sekarang Boehly diterima,” kata Jorrit Meijer, pentolan suporter Chelsea di Belanda, seperti dikabarkan oleh media Belanda, NOS.

    “Sekarang dia membeli lebih banyak talenta. Moises Caicedo, Cole Palmer, dan Estevao sebagai contoh. Sangat menyenangkan untuk ditonton. Ada juga kebijakan transfer yang jelas, tidak panik lagi,” kata dia menambahkan.

    Chelsea baru saja memetik kemenangan besar 5-1 atas Ajax. Dengan hasil itu, The Blues kini ada di posisi ke-11 Klasemen Liga Champions dengan enam poin. Sementara di Liga Inggris, Chelsea ada di posisi kelima dengan raihan 14 poin.

    (cas/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Rekor Baru! Ada 71 Gol di Liga Champions Tengah Pekan Ini

    Rekor Baru! Ada 71 Gol di Liga Champions Tengah Pekan Ini

    Jakarta

    Total 71 gol lahir di Matchday 3 Liga Champions pada tengah pekan ini. Jumlah itu ternyata menjadi sebuah rekor baru di ajang tersebut!

    Menurut catatan UEFA.com, jumlah 71 gol tersebut menjadi yang paling banyak dalam satu matchday Liga Champions. Rekor sebelumnya adalah 67 gol pada Matchday 1 Liga Champions musim ini dan Matchday 5 musim 2024/2025.

    “Semua statistik ini merujuk pada fase grup (enam matchday) di periode 1992/93-2023/24 (tidak termasuk fase grup kedua musim 1999/2000-2002/03) dan fase liga (delapan matchday) mulai musim 2024/2025.”


    Matchday tersubur Liga Champions

    • 2025/26 Matchday 3 (71 gol, 18 pertandingan)
    • 2025/26 Matchday 1 (67 gol, 18 pertandingan)
    • 2024/25 Matchday 5 (67 gol, 18 pertandingan)
    • 2024/25 Matchday 8 (64 gol, 18 pertandingan)
    • 2000/01 Matchday 1 (63 gol, 16 pertandingan)
    • 2025/26 Matchday 2 (62 gol, 18 pertandingan)
    • 2020/21 Matchday 3 (62 gol, 16 pertandingan)
    • 2024/25 Matchday 7 (59 gol, 18 pertandingan)
    • 2024/25 Matchday 6 (59 gol, 18 pertandingan)
    • 2022/23 Matchday 5 (59 gol, 16 pertandingan)
    • 2021/22 Matchday 3 (59 gol, 16 pertandingan)
    • 2014/15 Matchday 3 (59 gol, 16 pertandingan)
    • 2012/13 Matchday 4 (58 gol, 16 pertandingan)
    • 2024/25 Matchday 2 (58 gol, 18 pertandingan)

    Menelaah lebih jauh 18 pertandingan di Matchday 3 musim ini, ada enam di antaranya yang melahirkan minimal 5 gol. Chelsea dan Liverpool sama-sama bikin 5 gol, PSV Eindhoven dan Barcelona 6 gol, dan juara bertahan Paris Saint-Germain menggelontor Leverkusen dengan 7 gol.

    Hasil Liga Champions

    • Barcelona 6-1 Olympiakos
    • Kairat Almaty 0-0 Pafos
    • Arsenal 4-0 Atlético de Madrid
    • Leverkusen 2-7 Paris Saint-Germain
    • Copenhagen 2-4 Borussia Dortmund
    • Newcastle United 3-0 Benfica
    • PSV Eindhoven 6-2 Napoli
    • Union Saint-Gilloise 0-4 Inter
    • Villarreal 0-2 Manchester City
    • Athletic Club 3-1 Qarabağ
    • Galatasaray 3-1 Bodø/Glimt
    • Monaco 0-0 Tottenham
    • Atalanta 0-0 Slavia Praha
    • Chelsea 5-1 Ajax
    • Frankfurt 1-5 Liverpool
    • Bayern Munich 4-0 Club Brugge
    • Real Madrid 1-0 Juventus
    • Sporting CP 2-1 Marseille

    Simak juga Video: Panasnya Pekan Pertama Liga Champions!

    (krs/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Selesainya Filosofi Sepakbola Jepang di Thailand

    Selesainya Filosofi Sepakbola Jepang di Thailand


    Jakarta

    Thailand memecat tiga pelatih asal Jepang pada tiap kategori kelompok timnasnya. Filosofi apa yang akan dipakai Timnas Thailand selanjutnya?

    Federasi sepakbola Thailand (FAT) memecat Masatada Ishii dari kursi pelatih Timnas Thailand. Dalam tiga bulan terakhir, dua pelatih asal Jepang juga sudah dipecat.

    Itu adalah Takayuki Nishigaya di kursi pelatih Timnas Thailand U-23. Ada juga Futoshi Ikeda dari Timnas Putri Thailand.


    Dari ketiga pelatih asal Negeri Sakura itu, tidak ada yang sukses meraih trofi. Masatada Ishii khususnya, gagal bawa Thailand tembus ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 meski rasio kemenangannya cukup baik secara keseluruhan di berbagai ajang.

    Ketum FAT, Madam Pang menyebut segala pesangon dan hak pelatih dibayarkan sesuai dengan persyaratan yang ada. Thailand pun akan segera mencari pelatih baru demi membuat Tim Gajah perang di berbagai kategori kelompok bisa berjaya lagi di kawasan ASEAN dan Asia.

    “Federasi menghadapi berbagai tantangan, yang telah saya tangani. Seperti yang Anda semua ketahui, dalam berbagai krisis, saya tidak pernah terlibat drama atau menyalahkan siapa pun, tetapi berusaha menyelesaikannya sebaik mungkin di tengah kesulitan yang ada,” jelasnya di sosial media pribadinya.

    Patut dinanti, mau pakai filosofi apalagi sepakbola Thailand nanti?

    (aff/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • Kesan Pelatih Bali United soal Atmosfer Sepakbola Indonesia

    Kesan Pelatih Bali United soal Atmosfer Sepakbola Indonesia


    Jakarta

    Johnny Jansen menjalani musim perdana di Super League bersama Bali United. Meneer Belanda itu mengungkap kesannya soal atmosfer sepakbola Indonesia.

    Mulai Super League 2025/2026, Jansen menjadi juru taktik Bali United. Dia menggantikan Stefano Cugurra Teco yang pergi ke Barito Putera.

    Sebanyak delapan pertandingan sudah dijalani Jansen bersama Bali United. Hasilnya, dia membawa Serdadu Tridatu memetik tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kali menelan kekalahan.


    Bali United menjadi klub pertama Jansen di luar Belanda bahkan Eropa. Dia pun memberi komentar soal atmosfer sepakbola Indonesia yang disebutnya gila.

    “Mereka bermain dengan sangat emosional. Ada banyak perselisihan dan ada banyak keributan di sekitar wasit,” kata Jansen seperti dikabarkan oleh ESPN Belanda.

    “Setelah satu setengah jam, kelelahan sering kali muncul, dan ruang menjadi semakin besar dan lebih besar lagi. Ada di ada di stadion besar dengan banyak suporter membuat suara riuh. Semua itu menciptakan kekacauan yang luar biasa,” kata dia menambahkan.

    Bersama Bali United, Jansen sudah menyambangi beberapa klub dengan basis suporter besar. Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Semen Padang, Persijap Jepara, dan Semen Padang deretan klub itu. Dalam lima laga tandang, Bali United menang dua kali, imbang dua kali, dan kalah sekali.

    (cas/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mikel Arteta Dinilai Sudah Sadar Betul Kalau Musim Ini Harus Dapat Trofi

    Mikel Arteta Dinilai Sudah Sadar Betul Kalau Musim Ini Harus Dapat Trofi


    Jakarta

    Mikel Arteta bertahun-tahun telah mendapatkan dukungan penuh di Arsenal. Manajer asal Spanyol itupun sejatinya tahu kalau butuh trofi bergengsi di musim ini.

    Arteta menjadi pelatih Arsenal sejak Desember 2019. Dia berhasil meraih gelar Piala FA pada 2019/2020 dan itu satu-satunya yang bergengsi dibandingkan dengan gelar Community Shield pada 2020 dan 2023.

    Arsenal sebetulnya mengalami peningkatan bersama Arteta. Meriam London bahkan finis sebagai runner-up Premier League dalam tiga musim terakhir berturut-turut.


    Nah, musim ini Arsenal dalam laju yang meyakinkan dengan duduk di puncak klasemen Premier League. Arsenal meraih 19 poin, unggul tiga angka dari Manchester City.

    Arsenal juga masih sempurna di Liga Champions dalam tiga pertandingan. Klub asal London Utara tersebut bahkan gawangnya masih suci.

    Jeremie Aliadiere selaku mantan pemain Arsenal era 2001 sampai 2007 sangat yakin bahwa Arteta tahu kalau musim ini saat yang tepat meraih gelar. Hal itu dikarenakan Arteta sudah mendapatkan semua keinginannya untuk memperkuat tim.

    “Wajar jika Mikel Arteta perlu memenangkan trofi musim ini dan saya pikir dia sendiri tahu itu,” kata Jeremie Aliadiere yang dikutip dari Mirror.

    “Dia telah mendapat dukungan dari semua orang di klub selama bertahun-tahun dan mereka telah memberinya semua alat dan pemain yang dibutuhkannya,” sambungnya.

    Aliadiere merasa bahwa Arteta sudah melakukan beberapa keputusan oke di musim ini. Juru taktik berusia 43 tahun itu dinilai jitu dalam melakukan rotasi.

    “Dia sudah beberapa tahun hampir menang dan finis di posisi kedua, sekarang dia tahu apa yang harus dilakukan untuk menang,” Aliadiere menjelaskan.

    “Dari apa yang saya lihat musim ini, dia mulai melakukan hal yang berbeda dalam merotasi skuad dan melakukan pergantian pemain untuk mengubah pertandingan.”

    “Saya tidak melihat adanya hal negatif saat ini dan saya pikir musim ini akhirnya akan menjadi musim di mana Arsenal memenangkan Premier League,” Aliadiere menegaskan.

    (ran/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Media Korsel Bandingkan Alasan Pemecatan Ishii dan Shin Tae-yong

    Media Korsel Bandingkan Alasan Pemecatan Ishii dan Shin Tae-yong


    Jakarta

    Timnas Thailand sudah berpisah jalan dengan Masatada Ishii. Media Korea Selatan membandingkan alasan pemecatannya dengan alasan Indonesia memecat Shin Tae-yong.

    Ishii dipecat oleh federasi sepakbola Thailand, Selasa (21/10/2025). Keputusan FAT itu mengejutkan karena Ishii baru saja memetik kemenangan beruntun.

    Thailand memetik kemenangan beruntun atas Taiwan dengan skor 2-0 dan 6-1. Thailand ada di posisi kedua klasemen Kualifikasi Piala Asia 2027 Grup D dengan sembilan poin, sama dengan Turkmenistan.


    Media Thailand, Thairath, menyebut bahwa alasan pemecatan Ishii salah satunya adalah persentase kemenangan. Yang lainnya adalah Ishii tak bisa mengendalikan ruang ganti.

    Bersama Thailand, Ishii sudah membukukan 30 pertandingan dengan rincian 16 kali menang. Artinya, win rate Thailand bersama Ishii ada di angka 53 persen.

    “Saya tak mengerti mengapa mereka melakukan ini. Ini benar-benar tidak tulus,” kata Ishii mengenai pemecatannya seperti dikabarkan Thairath.

    Media Korea Selatan, Xports News, menyebut pemecatan Ishii bahkan lebih konyol dibandingkan dengan pemecatan Shin Tae-yong oleh PSSI.

    Saat itu, PSSI menilai ada dinamika tim yang membuat pelatih asal Korea Selatan itu harus dipecat. Padahal, Shin Tae-yong masih ada di jalur untuk meloloskan Indonesia ke Piala Dunia 2026 saat kualifikasi babak ketiga. Indonesia ada di posisi ketiga Grup C, masih bisa lolos langsung.

    Yang disebut konyol soal pemecatan Ishii adalah win rate, bahkan angkanya 53 persen. Angka itu lebih besar dari win rate Shin Tae-yong bersama Indonesia yang ada di angka 42,86 persen.

    (cas/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Isak Masih Sulit Bikin Gol, eh Kena Cedera

    Isak Masih Sulit Bikin Gol, eh Kena Cedera


    Jakarta

    Apes betul Alexander Isak. Masih kesulitan cetak gol buat Liverpool, eh kini sang striker baru itu alami cedera!

    Alexander Isak bermain sebabak di laga Frankfurt vs Liverpool pada matchday ketiga Liga Champions, Kamis (23/10) dini hari WIB. Isak digantikan Chiesa.


    Usut punya usut, ternyata Alexander Isak alami cedera. Hal itu dikonfirmasi oleh manajer Liverpool, Arne Slot.

    “Isak harus ditarik keluar saat jeda karena sedikit merasakan sakit pada pangkal pahanya. Sayang sekali,” jelasnya kepada TNT Sports.

    “Saya sudah berkali-kali mengatakan bahwa sulit menemukan keseimbangan pada pemain yang absen selma tiga bulan. Kami sudah memainkannya dua kali dalam tiga laga terakhir. Mari berharap yang terbaik,” sambungnya.

    Alexander Isak total sudah mengemas delapan penampilan di seluruh kompetisi. Baru satu gol dicetaknya di ajang Carabao Cup.

    Isak tampak masih butuh waktu lebih banyak untuk beradaptasi di bawah gaya permainan Arne Slot. Sebabnya di musim lalu bersama Newcastle, Isak tajam betul dengan mencetak 23 gol dari 34 laga.

    Isak baru dibeli Liverpool dari Newcastle pada musim panas 2025 dengan harga 125 juta Pounds atau setara Rp 2,7 triliun. Harganya yang selangit diyakini menambah ‘bebannya’ saat bermain.

    (aff/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Saves Courtois Amankan Tiga Angka El Real

    Saves Courtois Amankan Tiga Angka El Real


    Madrid

    Kegemilangan Thibaut Courtois punya andil besar bawa Real Madrid menang 1-0 atas Juventus. Salah satu penyelamatan pentingnya adalah menggagalkan tembakan Dusan Vlahovic dengan kakinya.

    Real Madrid meraih kemenangan 1-0 atas Juventus di Stadion Santiago Bernabeu pada laga lanjutan Liga Champions, Kamis (23/10/2025). Gol tunggal kemenangan El Real dibuat oleh Jude Bellingham.

    Kemenangan ini tak datang dengan mudah kepada Los Blancos. Si Nyonya Tua memberikan perlawanan yang sengit.


    Tim tamu beberapa kali mampu mengancam gawang Madrid. Bianconeri mampu meladeni permainan menyerang tuan rumah.

    Madrid total melepas sembilan tembakan ke arah gawang. Sementara, Juventus melancarkan enam shot on target.

    Kegemilangan Thibaut Courtois di bawah mistar jadi kunci Madrid tak kebobolan meski Juventus berulang kali mengancam. Enam tembakan ke arah gawang Bianconeri dengan apik dibendung Courtois.

    Salah satu penyelamatan gemilangnya adalah saat menggagalkan peluang Dusan Vlahovic. Dalam sebuah serangan balik cepat, Vlahovic memenangi adu lari dengan Eder Militao.

    Ia lalu melepas tembakan mendatar. Courtois dengan apik menetup tembakan Vlahovic dengan merentangkan kaki kirinya.

    Tanpa kegemilangan Courtois, Madrid takkan meraih tiga angka di laga ini. Semakin berkesan untuk kiper asal Belgia ini karena dirinya tampil apik di laga ke-300 bersama Madrid.

    Courtois jelas sangat puas usai tampil menawan di laga ke-300 bersama Madrid. Ia menyebut penyelamatannya terhadap peluang Vlahovic salah satu saves terbaiknya di laga ini.

    “Saya senang dengan kemenangan ini. Saya sangat senang, senang rasanya menandai penampilan ke-300 saya bersama Real Madrid dengan kemenangan 1-0. Penampilan yang bagus dengan beberapa penyelamatan gemilang,” ujar Courtois dikutip dari Madrid Universal.

    “Saya rasa penyelamatan terbaik saya hari ini adalah saat berhadapan satu lawan satu dengan Vlahović. Dari segi teknis, penyelamatan itu sangat bagus,” tambahnya.

    (pur/krs)



    Sumber : sport.detik.com