Author: admin

  • Pertamina Dukung Rencana Pemerintah Wajibkan BBM Etanol 10%

    Pertamina Dukung Rencana Pemerintah Wajibkan BBM Etanol 10%



    Jakarta

    PT Pertamina (Persero) buka suara soal rencana pemerintah yang mau mengharuskan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia punya kandungan etanol 10 persen atau E10. Mereka mengaku mendukung kebijakan tersebut.

    Kepastian itu disampaikan Simon Aloysius Mantiri selaku Direktur Utama (Dirut) Pertamina. Menurutnya, kebijakan soal BBM campuran etanol sudah diterapkan di negara-negara lain, sehingga bukan perkara baru.


    “Kita akan dukung arahan pemerintah dan kita tahu bahwa di beberapa negara sudah banyak yang mencampur etanol. Bahkan di Brasil, sudah beberapa tempat itu campuran 100% mandatori sudah E100. Tempat lain mungkin hanya E20 (etanol 20%),” ujar Simon, dikutip dari CNBC Indonesia, Senin (20/10)

    “Ini juga bagian dari inisiatif kita juga mendorong transisi energi dan penciptaan emisi yang lebih rendah, utamanya dari produk BBM,” tambahnya.

    Presiden Prabowo memanggil Menkeu Purbaya dan Dirut Pertamina Simon ke Istana Kepresidenan. (Firda Cynthia/detikcom)Pertamina setuju pemerintah wajibkan BBM etanol 10 persen. Foto: Presiden Prabowo memanggil Menkeu Purbaya dan Dirut Pertamina Simon ke Istana Kepresidenan. (Firda Cynthia/detikcom)

    Diketahui, pemerintah berencana menerapkan mandatori pencampuran etanol sebesar 10% alias E10 pada Bahan Bakar Minyak (BBM) bensin. Hal tersebut kabarnya sudah disetujui Presiden Prabowo Subianto.

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pemerintah pun kini tengah mempersiapkan peta jalan (road map) untuk penerapan E10 tersebut.

    Menurut Bahlil, campuran etanol dalam BBM bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada impor. Selain itu, penggunaan etanol dalam BBM juga berguna untuk menciptakan lapangan kerja baru.

    “Tujuannya apa? Kita mengurangi impor. Dan etanol ini didapatkan dari singkong atau dari tebu. Dan ini mampu menciptakan lapangan pekerjaan, pertumbuhan ekonomi daerah, dan sekaligus pemerintahan,” kata Bahlil beberapa waktu lalu.

    Bahlil menyebut, kebijakan ini bukanlah hal baru. Sejumlah negara sudah terlebih dahulu menerapkan pencampuran etanol pada BBM. Beberapa negara tersebut antara lain Brasil, yang sudah mencampur bensinnya dengan etanol hingga 27%. Bahkan, di beberapa kawasan di Negeri Samba, ada yang mengadopsi etanol 100%.

    Itulah mengapa, Bahlil pun menepis anggapan etanol tak layak sebagai campuran BBM. Mengingat, banyak negara di dunia yang sudah lebih dulu memakai senyawa tersebut.

    “Jadi sangatlah tidak benar kalau dibilang etanol itu nggak bagus. Buktinya di negara-negara lain sudah pakai barang ini,” kata dia.

    (sfn/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Bocoran Spesifikasi Mobil Terbaru Toyota yang Meluncur Pekan Ini

    Bocoran Spesifikasi Mobil Terbaru Toyota yang Meluncur Pekan Ini



    Jakarta

    Produsen otomotif asal Jepang, Toyota, akan mengenalkan mobil terbarunya pekan ini. Kendaraan yang hanya dijual untuk pasar domestik tersebut konon merupakan Land Cruiser FJ. Bagaimana bocoran spesifikasinya?

    Dilansir dari Gaadiwaadi, Senin (20/10), Toyota Land Cruiser FJ akan tampil perdana pada Selasa (21/10) waktu setempat. Namun, sejumlah media di Jepang sudah bisa melihat unitnya pada Senin (20/10). Kendaraan tersebut secara resmi akan ditampilkan di pameran Japan Mobility Show atau JMS 2025.


    Hingga sekarang, belum ada informasi resmi mengenai tampilan, teknologi, mesin maupun harga Land Cruiser FJ. Namun, melalui sumber yang sama, kami telah mengantongi bocoran spesifikasinya.

    Nah, biar kenal lebih dekat, berikut kami rangkum bocoran spesifikasi Toyota Land Cruiser FJ yang mau meluncur di Jepang pekan ini.

    Bocoran Spesifikasi Toyota Land Cruiser FJ

    Kabarnya, Land Cruiser FJ akan menggunakan ladder frame platform seperti yang digunakan Hilux Champ. Dengan demikian, kendaraan itu akan nyaman dipakai untuk off road di medan-medan pemula hingga medium. Kemudian profilnya juga boksi dengan short overhangs dan pelapis dinding yang terbuka.

    Sementara untuk jantung mekanisnya disebut-sebut mengadopsi mesin bensin 2,7 liter naturally aspirated yang sama dengan dengan Toyota Fortuner dan Hilux. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 163 dk dan torsi 245 Nm. Kemudian transmisinya ada yang manual dan otomatis.

    Menurut informasi yang beredar, Land Cruiser FJ juga akan tersedia dalam varian bensin turbo, diesel dan hybrid. Namun, varian-varian tersebut kemungkinan tak akan muncul secara bersamaan.

    Sejauh ini, bocoran yang kami terima masih sangat terbatas, termasuk soal detail spesifikasi dan fitur-fitur kendaraan. Mari kita nantikan jawabannya pekan ini!

    (sfn/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Nggak Bikin Pengguna Pajero Kapok, Ini Ancaman Sanksi Pakai Pelat Polisi Palsu

    Nggak Bikin Pengguna Pajero Kapok, Ini Ancaman Sanksi Pakai Pelat Polisi Palsu



    Jakarta

    Pelanggaran pelat dinas palsu dan strobo-sirene ilegal lagi-lagi terjadi. Baru-baru ini viral pengendara Pajero Sport menggunakan pelat dinas polisi palsu dan strobo-sirene ilegal.

    Video pengendara Pajero Sport berpelat nomor polisi dengan strobo-sirene viral di media sosial. Perekam video menegur pengemudi Pajero Sport yang menyalakan strobo ketika jalanan sedang macet-macetnya. Namun, bukannya meminta maaf atau patuh, pengemudi kendaraan tersebut justru membuka jendela, kemudian melontarkan kalimat dengan nada menantang.

    “Mau diviralin ya? Mau diviralin? Jangan kayak begitu,” demikian ujar pengemudi Pajero Sport berstrobo tersebut kepada si perekam video.


    Peristiwa itu terjadi di Bandung, Jawa Barat. Dikutip detikJabar, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Moch Faruk Rozi mengatakan bahwa sopir itu merupakan warga Tasikmalaya. Pengendara dan pemilik mobil Pajero Sport itu bukan polisi.

    “Sudah kita amankan, ternyata itu bukan anggota Polri, itu masyarakat sipil. Kemudian untuk plat nomornya, strobo dan sirine itu sudah kami perintah untuk dicopot, Alhamdulillah sudah dicopot,” kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moch Faruk Rozi.

    Menurut praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, penggunaan pelat dinas palsu kemungkinan dimanfaatkan agar mendapat prioritas di jalan. Sayangnya, penindakan yang dilakukan tidak bikin efek jera.

    “Menurut saya, penggunaan pelat palsu sudah masuk pasal pelanggaran yang berat. Banyak masyarakat dirugikan. Jadi jangan cuma menjerat dengan undang-undang lalu lintas, tapi pidana supaya ada efek jera,” kata Sony kepada detikOto, Senin (20/10/2025).

    Ancaman Sanksi Pakai Pelat Nomor Palsu

    Aksi pengemudi Pajero Sport menggunakan pelat dinas palsu dan strobo ilegal tidak bisa dibenarkan. Penggunaan pelat palsu jelas menyalahi aturan.

    Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 280, pengemudi memakai Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor palsu terancam penjara maksimal dua bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

    Selain itu, pemalsuan pelat nomor juga bisa dikenakan sanksi lebih berat. Pemalsuan pelat nomor dapat dikategorikan perbuatan pidana sebagaimana diatur dalam pasal 263 KUHP. Pasal 263 KUHP Juncto Pasal 56 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) menegaskan, pelaku bisa terancam hukuman enam tahun penjara.

    “Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak, perikatan atau pembebasan hutang, atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu, diancam, jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian, karena pemalsuan surat, dengan pidana penjara paling lama enam tahun,” demikian bunyi aturannya.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Yamaha Disebut-sebut Siapkan Motor Sport Fairing 200 cc

    Yamaha Disebut-sebut Siapkan Motor Sport Fairing 200 cc



    Jakarta

    Yamaha disebut-sebut tengah menyiapkan motor sport baru bernama YZF-R2, model motor sport fairing yang akan mengisi celah di antara YZF-R15, YZF-R25 atau YZF-R3. Motor ini bisa menjadi opsi menarik buat pencinta motor sport yang menginginkan motor fairing dengan mesin mumpuni, namun harganya tetap ramah di kantong.

    Saat ini Yamaha memiliki R15 bermesin satu silinder 155 cc, R25 bermesin dua silinder 250 cc, serta R3 bermesin dua silinder 321 cc. Tapi tak ada model yang menempati posisi tengah antara keduanya. Padahal, di banyak negara, kelas 200 cc dinilai sebagai titik keseimbangan ideal antara tenaga, efisiensi, serta pajak kendaraan.


    Mengutip Greatbiker, spekulasi menguat bahwa YZF-R2 akan menggunakan basis mesin dari R15, tapi dengan kapasitas yang ditingkatkan menjadi sekitar 200 cc. Dengan begitu, performanya akan lebih bertenaga, namun tetap ringan dan ramah bagi pengendara pemula.

    Meski begitu, sejumlah pihak menilai R2 berisiko ‘bentrok’ secara pasar dengan R15 jika karakter mesinnya terlalu mirip. Tapi di sisi lain, model ini juga berpotensi menjadi penerus atau alternatif R15 di pasar seperti Indonesia, India, dan Thailand, yang memiliki batasan dan regulasi khusus untuk kendaraan berdasarkan kapasitas mesin.

    Menariknya, nama Yamaha ‘YZF-R2’ kabarnya telah terdaftar di beberapa negara, meski Yamaha belum memberikan pernyataan resmi. Hal ini memperkuat dugaan bahwa pengembangannya memang sedang berjalan, meski peluncurannya mungkin belum akan dilakukan dalam waktu dekat.

    Jika benar hadir, YZF-R2 bisa menjadi produk strategis bagi Yamaha di segmen sport entry-level, menyasar mereka yang menginginkan performa lebih dari R15, tapi belum siap naik ke kelas motor sport fairing 250 cc atau 300 cc.

    (lua/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Jaecoo J5 Ada Versi Hybrid, Mau Dibawa ke Indonesia

    Jaecoo J5 Ada Versi Hybrid, Mau Dibawa ke Indonesia



    Wuhu

    Jaecoo J5 ternyata ada versi hybridnya. Apakah SUV irit ramah lingkungan itu bakal dibawa ke Indonesia?

    Jaecoo punya banyak amunisi di segmen SUV. Di Indonesia, sudah ada empat model SUV Jaecoo yang dijual yaitu J8 SHS Ardis, J7 SHS, J8 Ardis, dan J7 AWD. Terbaru, Jaecoo juga sudah membuka pemesanan terhadap SUV listrik J5 di Indonesia usai diluncurkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Mobil itu bisa dipesan dengan harga pre-booking mulai Rp 350 juta hingga Rp 450 juta.

    Jaecoo J5 dibangun di atas platform yang sama dengan Omoda E5. Jaecoo J5 EV ini dibekali baterai berkapasitas 60,9 kWh yang bisa membuat mobil melaju hingga jarak 461 km dalam satu kali pengecasan. Tenaganya 155 kW atau 208 daya kuda dan torsi 288 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam waktu 7,3 detik.


    Jaecco J5 rupanya tak hanya tersedia dalam versi listrik. J5 juga punya varian hybrid yang mengusung teknologi Super Hybrid System khas Jaecoo. Akankah Jaecoo J5 Hybrid itu ikut dijual di Indonesia bersama dengan versi listriknya? Head of Product Jaecoo Indonesia Ryan Ferdiean Tito mengungkap peluang untuk mendatangkan mobil ramah lingkungan nan irit itu sangat terbuka. Sayang dia belum blak-blakan membeberkan rencana ke depan perusahaan soal model barunya.

    “Kalau rencana ada, tapi untuk waktunya ditunggu saja,” kata Ryan ditemui di Wuhu, Anhui, China, Minggu (19/10/2025).

    Jaecoo J5 HybridJaecoo J5 Hybrid Foto: Dina Rayanti/detikcom

    Adapun dari sisi dimensi, Jaecoo J5 hybrid itu punya panjang 4.380 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.650 mm. Sama seperti Jaecoo J5 EV, kapasitas tempat duduknya juga lima orang.

    Namun urusan dapur pacu sepenuhnya berbeda. Mobil ini menggabungkan mesin 1.5 turbo bertenaga 105 kW pada 5.200 rpm dan torsi 215 Nm pada 2.500 rpm dan motor listrik 150 kW serta torsi 310 Nm. Secara gabungan, sistem bisa menyemburkan tenaga 165 kW dan torsi 295 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam ditempuh dengan waktu 7,9 detik. Konsumsi bahan bakarnya 5,3 l/100 km. Kalau dikonversi, konsumsi bahan bakarnya itu 18,86 km/liter.

    (dry/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cara Merawat Aki Mobil Hybrid

    Cara Merawat Aki Mobil Hybrid



    Jakarta

    Kendaraan elektrifikasi kini semakin populer di Indonesia. Baik mobil listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) maupun mobil hybrid (Hybrid Electric Vehicle/HEV), keduanya tetap menggunakan aki atau auxiliary battery sebagai sumber daya kelistrikan tegangan rendah. Bagaimana cara merawat aki mobil hybrid?

    Aki pada mobil hybrid memiliki fungsi yang sama seperti pada mobil konvensional, yaitu menyuplai daya ke lampu, sistem audio, klakson, sampai Electronic Control Unit (ECU). Bedanya, pada BEV, aki mendapatkan daya dari baterai utama bertegangan tinggi, sementara pada HEV, pasokannya berasal dari motor generator.


    “Meskipun kendaraan elektrifikasi memiliki baterai utama bertegangan tinggi, aki tegangan rendah 12 volt tetap penting karena fungsi utamanya adalah sebagai sumber daya untuk sistem elektronik mobil. AutoFamily tetap harus memperhatikan kondisi aki mobil supaya sistem kelistrikan mobil dapat berfungsi dengan baik dan optimal,” jelas Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000, dalam keterangannya.

    Perawatan aki mobil hybrid sebenarnya sederhana, sama seperti mobil-mobil pada umumnya. Pertama, cek level air aki secara berkala, terutama buat tipe aki basah. Pastikan air aki tidak melebihi batas agar tidak meluap. Kedua, periksa pengikat dudukan aki agar tidak longgar dan menghindari risiko tumpahan atau hubungan arus pendek.

    Langkah berikutnya, bersihkan terminal aki dari debu atau karat agar daya hantar listrik tetap optimal. Waspadai juga kebocoran aki, dan segera ganti kalau ditemukan retak atau cairan keluar.

    Agar umur aki lebih panjang, hindari menambah beban kelistrikan seperti memasang aksesori tambahan tanpa perhitungan daya. Selain itu, nyalakan mobil dengan posisi ‘Ready’ setiap 1-2 minggu sekali untuk menjaga kelistrikan aki tetap terisi.

    Terakhir, lakukan servis berkala di bengkel resmi setiap enam bulan sekali. Dengan perawatan rutin, aki mobil hybrid bisa bertahan lama dan sistem kelistrikan mobil tetap prima.

    (lua/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Gapapa Jatuh daripada Finis Terakhir

    Gapapa Jatuh daripada Finis Terakhir



    Jakarta

    Francesco Bagnaia mengambil risiko lebih besar saat balapan utama MotoGP Australia. Bagnaia ingin memperbaiki hasil dari sprint race MotoGP Australia, namun ambisinya justru berujung petaka.

    Bagnaia punya tekad untuk tidak mengulangi hasil buruk saat balapan sprint MotoGP Australia. Dia finis posisi dua paling belakang.


    Dalam balapan utama, Bagnaia menggeber motornya hingga melewati batas kemampuan motor dan grip ban. Upayanya itu justru berujung petaka, dia terjatuh saat berada di posisi ke-12 dalam balapan utama MotoGP Australia 2025.

    Bagnaia menegaskan lebih memilih terjatuh saat berjuang, daripada hanya mengikuti balapan tanpa perlawanan di posisi buncit.

    “Saya jauh lebih memilih jatuh saat bertarung–bukan demi hasil bagus, tapi demi beberapa poin–daripada jatuh dari posisi terakhir,” tegas Bagnaia dikutip dari Crash.

    Motor Desmosedici GP miliknya mengalami getaran hebat pada sesi pemanasan. Setelan agresif yang dicoba tim justru memperparah osilasi dan membuat motor nyaris tak bisa dikendalikan.

    Menyadari risiko besar tersebut, Ducati kemudian mengubah arah setelan secara drastis. Hasilnya, Bagnaia akhirnya mendapatkan motor yang lebih stabil untuk balapan jarak penuh.

    “Sejujurnya, motornya lebih baik dibanding kemarin. Untungnya, pagi ini kami mencoba sesuatu yang ternyata sama sekali tidak bekerja, jadi kami berbalik arah dan motornya jadi jauh lebih stabil,” ujar Bagnaia.

    Meski stabil, konsekuensi dari perubahan tersebut adalah motor menjadi lebih kaku dan berat.

    “Lebih sulit dikendarai karena terasa lebih berat, tapi setidaknya sedikit lebih baik. Saya bisa memaksanya lebih jauh, saya bisa menjaga ritme yang bahkan lebih cepat dari para pembalap di depan, jadi saya mulai mengejar,” lanjutnya.

    Namun Bagnaia juga menegaskan bahwa ia membutuhkan waktu adaptasi di awal balapan.

    “Saya butuh waktu dua atau tiga lap pertama untuk memahaminya… Ya, jauh lebih sulit dikendarai, tapi memang sedikit lebih baik,” tutupnya.

    Meski sempat terseok di awal, Bagnaia perlahan menunjukkan progress. Ia merangkak naik hingga posisi ke-12. Bagnaia sempat mencatatkan waktu hanya terpaut 0,4 detik dari catatan terbaik. Namun ambisinya berakhir tragis dengan empat lap tersisa, ketika ia terjatuh dan gagal menyentuh garis finis.

    “Saya menerima jatuh itu, karena saya berkata pada diri sendiri, saya tidak akan finis terakhir lagi,” ungkap Bagnaia tanpa penyesalan.

    “Hari ini saya benar-benar memaksa. Saya sadar bisa saja jatuh, dan ya… saya jatuh,” kata Bagnaia.

    Bagnaia yakin finis 10 besar sangat mungkin diraih andai ia tak kehilangan keseimbangan akibat selip ban belakang.

    “Top 10 itu mungkin. Sayangnya, saya terjatuh karena saya terlalu memaksa, dan begitu ban belakang kembali dari slide, saya kehilangannya,” jelas dia.

    Saat Bagnaia berjuang keras dan berakhir di kerikil, tim VR46 justru meraih sorotan. Fabio Di Giannantonio yang juga membawa Desmosedici GP25 ke posisi kedua, finis di belakang Raul Fernandez (Aprilia).

    (riar/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mengenal Mobil Pertama Chery, Sedan Fulwin

    Mengenal Mobil Pertama Chery, Sedan Fulwin



    Wuhu

    Chery memulai langkah pertamanya di dunia otomotif pada akhir ’90-an. Mobil mereka yang pertama ternyata merupakan sebuah sedan dan langsung mengguncang pasar Tiongkok saat itu.

    Mobil itu dipamerkan di Chery International User Summit yang tengah dihelat di Chery International Park, Wuhu, Anhui, China.

    Seperti dilihat detikcom, wujud mobil ini sangat khas bentuk mobil sedan di era ’90-an, dengan bentuk bola lampu persegi baik di depan dan belakang dengan grille yang mengingatkan kita pada sedan-sedan Eropa.


    Modelnya sangat kontras dengan mobil-mobil canggih keluaran Chery International yang juga dipamerkan di tempat yang sama.

    “Mobil ini mobil yang pertama diproduksi Chery, namanya Chery Fulwin keluaran pabrik 18 Desember 1999, saya saja malah belum lahir,” ujar seorang petugas penjaga mobil yang berumur masih muda saat ditemui di Chery International Park.

    Chery FulwinChery Fulwin Foto: Dadan Kuswaraharja/detikcom

    Ada tulisan 18 Desember 1999 di bagian pintu depan sebelah kanan menandakan tanggal produksi kendaraan, dan tanggal bersejarah buat Chery.

    Dia mengatakan mobil berwarna putih itu dipenuhi oleh tanda tangan orang-orang terkenal di China. Mereka membubuhkan tanda tangan atau menuliskan pesan semangat di bodi mobil.

    Chery FulwinChery Fulwin Foto: Dadan Kuswaraharja/detikcom

    Bagian dalam mobil terlihat klimis dengan setir yang berada di sebelah kiri. Menurut sejarah singkatnya mobil ini aslinya merupakan blueprint pinjaman dari SEAT Toledo.

    Kini 20 tahun setelah kelahiran Fulwin, Chery sudah berubah menjadi salah satu raksasa produsen mobil di dunia yang menjual kendaraan di berbagai negara termasuk Indonesia. Chery juga masuk dalam daftar 500 perusahaan top global dan juga tercatat di bursa saham Hong Kong.

    (ddn/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mobil Listrik Penantang BYD Atto 1 Meluncur, Harganya Rp 130 Jutaan!

    Mobil Listrik Penantang BYD Atto 1 Meluncur, Harganya Rp 130 Jutaan!



    Jakarta

    Produsen roda empat asal China, Dongfeng, resmi meluncurkan mobil listrik untuk konsumen domestik, yakni Dongfeng Nammi 01 EV. Kendaraan untuk konsumen entry level tersebut akan bersaing dengan nama-nama tenar, seperti BYD Seagull alias Atto 1.

    Disitat dari Carnewschina, Senin (20/10), Dongfeng Nammi 01 EV tampil selayaknya mobil listrik perkotaan. Kendaraan tersebut punya dimensi kompak dengan panjang 4.020 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm dan jarak sumbu roda 2.663 mm.


    Secara ukuran, Nammi 01 EV memang sejajar dengan para pesaing di kategori hatchback kompak. Mobil listrik tersebut memang dirancang pas untuk penggunaan di kawasan ramai atau padat kendaraan.

    Dongfeng Nammi 01 EV.Dongfeng Nammi 01 EV. Foto: Doc. Dongfeng

    Mobil tersebut dilengkapi lampu depan terpisah, lampu daytime running LED tipe tembus pandang, dan gril bawah bergaya jaring hitam. Varian yang lebih tinggi mendapat lampu depan LED dengan lampu jauh/dekat otomatis, pintu tanpa bingkai, gagang pintu tersembunyi, dan velg alloy dual-tone 17 inci.

    Di bagian dalam, pabrikan tetap mempertahankan tata letak minimalis dengan panel instrumen digital lima inch dan layar tengah 12,8 inch dengan resolusi HD. Canggihnya, sistem infotainment-nya mencakup memori 8 GB, mendukung kontrol suara berbasis AI, fitur bangun otomatis dan pet mode seperti di Tesla.

    Varian yang lebih tinggi mendapat jatah jok kulit, pengisian daya ponsel nirkabel 50W, kursi depan dengan ventilasi dan pemanas, serta kursi pengemudi elektrik 6 arah dengan fitur memori. Kursi belakang dapat dilipat rata sepenuhnya, menambah kapasitas bagasi dari 326 liter menjadi 945 liter.

    Nammi 01 EV mendukung output daya eksternal (V2L) dan dilengkapi sistem kamera panorama 540°. Fitur bantuan pengemudi meliputi adaptive cruise control (ACC), lanekeeping assist (LKA), integrated cruise assist (ICA), dan pengereman darurat otomatis (AEB).

    Kendaraan tersebut menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 95 dk dan torsi 160 Nm. Sementara baterainya ada dua opsi, yakni 31,45 kwh dengan jangkauan 330 km dan 42,3 kwh dengan jarak tempuh 430 km.

    Di China, Nammi 01 EV dibanderol mulai dari 59.800 yuan atau Rp 139 jutaan. Namun, khusus untuk pembelian pertama, kendaraan itu hanya ditawarkan mulai dari 58.800 yuan atau Rp 136 jutaan.

    Saksikan Live DetikPagi :

    (sfn/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • 28 Tahun Chery, dari Lahan Kosong Jadi Raksasa Otomotif

    28 Tahun Chery, dari Lahan Kosong Jadi Raksasa Otomotif



    Wuhu

    Dalam waktu yang tidak terlalu lama, 28 tahun, Chery bertransformasi menjadi sebuah pabrikan mobil raksasa. Chery memulai kiprah mereka di Wuhu, Provinsi Anhui, China yang berada di pinggiran sungai Yangtze.

    “Tahun 1997, Chery memulai perjalanan dari lahan kosong di Wuhu menjadi merek mobil Tiongkok,” ujar Chairman of Chery Automobile Co., Ltd Yin Tongyu di, Wuhu, China, seperti dilaporkan wartawan detikcom, Dadan Kuswaraharja, Senin (20/10/2025).

    Kiprah Chery di industri otomotif makin diakui dunia setelah merek mobil ini terdaftar di bursa saham dunia dan masuk ke daftar Fortune Global 500 dan menjadi merek mobil China pertama yang sanggup mengekspor 5 juta kendaraan ke seluruh dunia.


    “Chery sedang menulis sejarah,” ujar Yin Tongyue.

    Chery Innovation  DayChairman of Chery Automobile Co., Ltd Yin Tongyu. Foto: Dadan Kuswaraharja/detikcom

    Gubernur Provinsi Anhui, Wang Qingxian mengatakan Chery memulai kiprahnya dari yang sangat sederhana menjadi sebuah produsen global di lebih dari 120 negara. Chery terus unggul dalam budaya, inovasi dan manajemen.

    “Keberhasilan Chery berdasar pada keyakinan bahwa inovasi dapat mengubah dunia untuk terintegrasi dalam rantai industri otomotif internasional sebuah pelajaran berharga untuk perusahaan ini. Perjalanan Chery mencerminkan kemajuan industri China, dalam 10 tahun industri otomotif China telah bertransformasi dari pengikut jadi pemimpin,” ujarnya.

    Chery juga memegang kue pasar yang cukup signifikan di dunia. “58 persen paten berasal dari China dan menjadikannya pemimpin dalam industri hijau,” ujar Wang.

    (ddn/rgr)



    Sumber : oto.detik.com