Author: admin

  • 5 Jenis Kurma yang Bagus untuk Kontrol Kadar Gula Darah


    Jakarta

    Kurma banyak dikonsumsi selama Ramadan. Di antara banyak jenisnya, 5 kurma ini lebih disarankan karena konsumsinya bisa bantu kontrol gula darah.

    Buah kurma sering dijadikan camilan saat sahur maupun takjil untuk berbuka puasa. Rasanya yang manis legit dengan kandungan nutrisi beragam membuat kurma menjadi buah populer.

    Secara alami, kurma mengandung kadar gula tinggi, kaya akan serat, antioksidan, dan mineral penting. Konsumsinya menawarkan berbagai manfaat sehat.


    Namun, apakah makan kurma aman untuk mengontrol gula darah?

    Kurma sebenarnya memiliki indeks glikemik (IG) rendah hingga sedang. Artinya, jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, kurma tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba.

    Kandungan serat di dalamnya juga memperlambat pencernaan dan penyerapan glukosa. Polifenol dalam kurma mampu mengurangi peradangan atau inflamasi, serta mendukung fungsi insulin.

    Sedangkan kandungan magnesium dan potassium di dalam kurma dapat mengatur kadar gula darah.

    Beberapa jenis kurma juga memiliki dampak glikemik lebih rendah daripada yang lain. Menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin mengelola kadar gula darahnya.

    Namun, jika sudah makan kurma, lebih baik kurangi asupan karbohidrat dan gula lainnya. Sebab, dalam 100 gram kurma sudah mengandung 60 hingga 70 gram karbohidrat. Satu buahnya juga mengandung sekitar 40 hingga 50 kkal.

    Lantas, jenis kurma mana saja yang baik dalam mengontrol gula darah? Melansir Indianexpress.com (10/03/2025), berikut daftarnya.

    1. Kurma Ajwa

    Kurma AjwaKurma Ajwa direkomendasikan karena kandungan polifenol di dalamnya bisa mengendalikan kadar gula darah. Foto: iStock

    Kurma Ajwa menjadi salah satu yang direkomendasikan. Ukurannya kecil dengan warna cokelat tua hampir kehitaman. Teksturnya memang agak kering, tetapi lembut dan kenyal.

    Rasanya manis, dengan sedikit sentuhan rasa kayu manis, karamel, dan madu. Kurma Ajwa rendah akan lemak, bebas kolesterol, kaya akan protein dan serat.

    Meskipun rasanya manis, kurma ini bisa mengendalikan kadar gula darah berkat senyawa polifenol yang dapat mencegah lonjakan kadar gula darah setelah makan. Dengan mengonsumsi kurma Ajwa, kadar gula darah pun akan tetap stabil.

    Namun, konsumsinya juga tidak boleh berlebihan. Sebab, di dalamnya terkandung gula tinggi dan nilai indkes glikemik sedang. Jika dimakan berlebihan, bisa membuat kadar gula darah naik.

    2. Kurma Kimia

    Kurma Kimia atau kurma Mazafati dari Iran ini juga menawarkan manfaat baik untuk kontrol gula darah.Kurma Kimia atau kurma Mazafati dari Iran ini juga menawarkan manfaat baik untuk kontrol gula darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/PicturePartners

    Berasal dari negara Iran bagian Selatan, kurma yang juga dikenal kurma Mazafati ini memiliki kulit berwarna cokelat tua hingga hitam.

    Rasanya cenderung meleleh saat disantap, terutama ketika sudah matang. Manis seperti karamel dan gula alami.

    Kurma ini seringkali digunakan sebagai bahan utama milkshake atau makanan penutup lainnya.

    Kadar gulanya sedang, tetapi lebih baik dikonsumsi dalam jumlah kecil atau dipadukan dengan kacang-kacangan untuk memperlambat pelepasan glukosa.

    Melansir alphonsomango.in, kurma Kimia merupakan sumber serat baik yang dapat memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah. Berpotensi mengurangi lonjakan glukosa darah.

    Kalium dan mineral di dalamnya juga penting membantu mengatur tekanan darah dan menjaga kesehatan fungsi saraf dan otot.

    Jenis kurma lain yang baik untuk mengontrol gula darah bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Kurma Medjool

    Fresh medjool dates in bowl. Grey background. Copy spaceMeski manis, kurma medjool punya indeks glikemik rendah. Foto: Getty Images/AnnaPustynnikova

    Varietas kurma terpopuler ini dibudidayakan di Taligait, Maroko. Namun, kini juga tumbuh di kawasan Timur tengah dan Afrika Utara.

    Ukurannya jauh lebih besar dari jenis kurma lainnya. Rasanya juga lebih manis, seerti karamel. Teksturnya kenyal dan kaya serat.

    Sebuah penelitian yang disebut situs Alodokter menemukan bahwa kurma ini punya indeks glikemik rendah, sehingga tidak menyebabkan peningkatan kadar gula darah dengan cepat.

    Namun, konsumsinya perlu diperhatikan karena kandungan kalorinya tinggi.

    4. Kurma Khadrawi

    Jenis kurma ini berukuran kecil sampai sedang dengan bentuk oval. Dagingnya tebal mengelilingi satu biji di dalamnya. Teksturnya dikenal lengket, tetapi kenyal.

    Rasanya manis karamel tetapi tidak semanis kurma Medjool. Kurma ini juga memiliki kadar gula yang lebih rendah dari Medjool. Menjadikannya pilihan yang tepat jika mencari camilan manis alami dengan dampak glikemik rendah.

    Kurma Khadrawi juga menjadi sumber serat, asam folat, kalium, zat besi, protein, dan vitamin B yang baik untuk kesehatan tubuh.

    Namun, penderita diabetes yang ingin mengonsumsinya lebih baik konsultasi dulu ke dokter.

    5. Kurma Deglet Nour

    Pile of Deglet Nour dates grown in Tunisia, on a white background. Deglet Nour dates have a characteristic translucent blond colour and soft caramel-like taste which distinguishes them from all other dates.Deglet Nour juga menawarkan nutrisi yang baik untuk kontrol gula darah. Foto: Getty Images/Rosemary Calvert

    Kurma ini asalnya dari Aljazair dan dikenal sebagai salah satu varietas paling umum.

    Ukurannya kecil, warnanya kuning keemasan, dengan daging yang hampir bening. Rasanya manis ringan dan dianggap mirip seperti karamel.

    Kurma ini merupakan sumber asam amino, mineral, zat besi, kalium, dan vitamin melimpah.

    Kandungan kalorinya memang tinggi, tetapi kandungan lemaknya rendah. Kandungan gulanya juga disebut lebih rendah, sekitar 60-65% daripada kurma Medjool yang mengandung gula 66-75%.

    Selain mengontrol gula darah, kurma ini juga baik untuk mengatasi masalah pencernaan. Kandungan kalsium, fosforus, dan vitamin D di dalamnya juga mendukung kesehatan tulang dan menjaga tulang tetap kuat.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 2 Buah yang Tertulis dalam Alquran Ini Berkhasiat Turunkan Kolesterol

    2 Buah yang Tertulis dalam Alquran Ini Berkhasiat Turunkan Kolesterol


    Jakarta

    Selama ramadan, kadar kolesterol mungkin melonjak karena kebiasaan buka puasa pakai gorengan. Untuk mengatasinya, coba konsumsi buah yang tertulis dalam Alquran ini.

    Orang Indonesia doyan makan gorengan saat buka puasa. Dari sisi kesehatan, hal ini kurang dianjurkan karena gorengan mengandung lemak trans yang bisa bikin kadar kolesterol melonjak.

    Kolesterol tinggi yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung.Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke menjadi penyebab utama kematian di Indonesia, merenggut hampir 800.000 nyawa setiap tahunnya.


    Salah satu cara untuk menjaga kolesterol di kadar normal adalah dengan mengonsumsi makanan sehat. Menariknya, ada dua nama buah disebutkan di dalam kitab suci Alquran yang ternyata terbukti ilmiah bisa menurunkan kadar kolesterol.

    Berikut 2 buah dalam Alquran yang punya khasiat menurunkan kolesterol tinggi:

    1. Buah zaitun atau olive

    buah zaitunFoto: shutterstock

    Zaitun disebutkan tujuh kali dalam Alquran. Hal ini menunjukkan betapa penting buah tersebut dalam sejarah perkembangan Islam. Buah zaitun tidak hanya memiliki nilai gizi, obat dan kosmetik, tapi juga memenuhi fungsi agama sebagai tanda kebesaran Allah SWT.

    Dalam Surat Al Mu’minun ayat 20, Alquran memberitahu tentang buah-buahan yang harus dimakan, dan berbicara tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai yang menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan.

    Kolesterol darah tinggi dan tekanan darah keduanya merupakan faktor risiko penyakit jantung.

    Buah zaitun memiliki kandungan asam oleat yang dikaitkan dengan peningkatan kesehatan jantung. Zat ini dapat mengatur kadar kolesterol dan melindungi kolesterol LDL (jahat) dari oksidasi.

    Selain itu, beberapa penelitian mencatat bahwa buah zaitun dan minyaknya dapat menurunkan tekanan darah.

    Zaitun juga kaya akan antioksidan, yang bermanfaat untuk melawan peradangan hingga mengurangi pertumbuhan mikroorganisme.

    2. Buah tin atau buah ara

    Roti Panggang Buah TinFoto: iStock

    Alquran punya Surah At-Tin yang berarti buah tin. Bahkan, Allah bersumpah atas nama buah tin dan juga buah zaitun.

    Referensi buah tin dalam ayat Alquran berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut. Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat padanya.

    Sebelum gula menjadi populer seperti sekarang, buah tin banyak digunakan sebagai pemanis alami.

    Buah tin atau buah ara memiliki kandungan pektin, serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut menghilangkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida.

    Buah ini adalah sumber kalsium dan potasium yang baik. Kalsium dan potasium bermanfaat meningkatkan kepadatan tulang, yang pada gilirannya dapat mencegah kondisi seperti osteoporosis.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Buka Puasa Kolesterol Naik? Turunkan dengan 2 ‘Buah Al Quran’ Ini

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Bersiap, Beasiswa Patriot Kementrans Bakal Buka Pendaftaran ke Universitas Jepang

    Bersiap, Beasiswa Patriot Kementrans Bakal Buka Pendaftaran ke Universitas Jepang



    Jakarta

    Kementerian Transmigrasi akan memperluas kesempatan Beasiswa Transmigrasi Patriot. Tak hanya di dalam negeri, penerima beasiswa berkesempatan melanjutkan studi pascasarjana ke Jepang.

    Peluang ini terjalin usaiEhime University Jepang danIPB University menyepakati rencana pengembangan program beasiswa S2 bagi mahasiswa yang akan tinggal dan belajar langsung di kawasan transmigrasi.


    “Kerja sama ini sangat strategis. Indonesia memiliki bonus demografi, lahan, dan tenaga kerja, sementara Jepang menghadapi tantangan penuaan penduduk namun memiliki kapital dan teknologi. Jika dikolaborasikan, hasilnya akan memberikan manfaat besar bagi kedua negara,” kata Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, dikutip dari laman Kementerian Transmigrasi, Rabu (1/10/2025).

    Sebagai informasi, Ehime University merupakan universitas yang unggul dalam bidang sains, pertanian, dan teknik. Kerja sama ini mencakup program double degree dan S2. Mahasiswa Indonesia dan Jepang akan diterjunkan langsung ke lapangan untuk memberikan solusi dan inovasi pembangunan transmigrasi.

    Pelatihan Transmigran

    Selain beasiswa, kerja sama ini juga mencakup pelatihan transmigran di sektor perikanan, pertanian, dan perkebunan dengan standar industri Jepang.

    Skema mencakup pelatihan dasar di Indonesia,pemagangan di Jepang, dan penempatan kembali ke kawasan transmigrasi dengan dukungan investasi dari Jepang.

    Tentang Beasiswa Patriot Kementerian Transmigrasi

    Beasiswa Patriot adalah beasiswa dari Kementerian Transmigrasi yang diberikan kepada mahasiswa terpilih untuk jenjang pendidikan sarjana, sarjana terapan, dan pascasarjana di perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.

    Berdasarkan laman resminya, para penerima beasiswa akan mendapatkan:

    Beasiswa Pendidikan
    Pendidikan di universitas terbaik dengan kurikulum khusus.

    Komponen Cadangan
    Pengembangan karakter dan ketahanan sebagai Tentara Komponen Cadangan.

    Penempatan Strategis
    Setelah lulus, penerima beasiswa akan ditempatkan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi dalam rangka pembangunan.

    Penerima Beasiswa Patriot akan mengikuti ikatan dinas selama periode tertentu untuk mencapai misi swasembada nasional, mendorong pembangunan ekonomi, dan menjaga persatuan Indonesia.

    Pendaftaran Beasiswa Patriot terbuka untuk sarjana terbaik dari berbagai disiplin ilmu. Prioritas untuk jurusan teknik, pertanian, dan kesehatan. Proses seleksi meliputi tes akademik, psikologi, kesehatan, dan wawancara untuk mendapatkan kandidat terbaik.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Makanan yang Disebut dalam Alquran dan Hadits Berikut Khasiatnya

    7 Makanan yang Disebut dalam Alquran dan Hadits Berikut Khasiatnya


    Jakarta

    Alquran menjadi pedoman hidup umat muslim. Di dalamnya tercantum banyak informasi, termasuk bahan makanan yang berkhasiat sehat. Mulai dari zaitun, buah tin, hingga pisang. Berikut informasinya.

    Alquran punya banyak nama, salah satunya Asy-Syifa yang berarti penyembuh. Karena itu, sejumlah ayat dalam kitab suci memberikan pengetahuan soal sejumlah obat alami yang bisa dikonsumsi umat Islam.

    Mengutip laman Nahdlatul Ulama, Ibnul Qayyim dalam kitabnya, Zad al-Ma’ad, menjelaskan, Alquran adalah penyembuh yang sempurna dari seluruh penyakit hati dan jasmani, demikian pula penyakit dunia dan akhirat.


    Selain Alquran, umat Muslim juga memiliki pedoman lain yang disebut hadits. Hadits adalah perkataan, perbuatan, dan persetujuan Nabi Muhammad SAW yang dijadikan sumber hukum Islam kedua setelah Alquran.

    Berikut adalah sejumlah 7 obat alami yang disebut dalam Alquran dan hadits:

    1. Zaitun

    Buah ZaitunBuah Zaitun disebutkan sebanyak 7 kali dalam Al-quran. Foto: shutterstock

    Zaitun disebutkan tujuh kali dalam Alquran. Hal ini menunjukkan betapa penting buah tersebut dalam sejarah perkembangan Islam.

    Buah zaitun tidak hanya memiliki nilai gizi, obat dan kosmetik; tapi juga memenuhi fungsi agama sebagai tanda kebesaran Allah SWT.

    Dalam Surat Al Mu’minun ayat 20, memberitahu tentang buah-buahan yang harus dimakan, dan berbicara tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai yang menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan.

    Banyak orang memilih minyak dari buah zaitun sebagai pilihan minyak yang lebih sehat dibanding minyak kelapa sawit.

    Minyak zaitun mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi sekitar 75%. Saat menggantikan lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal dari zaitun membantu menurunkan kolesterol jahat.

    Manfaat kesehatan dari minyak zaitun dikaitkan dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasinya.

    2. Madu

    Ilustrasi maduMadu yang berkhasiat ini juga disebutkan dalam Al-Qur’an. Foto: Getty Images/Almaje

    Madu sejak ribuan tahun lalu telah digunakan untuk mengobati beragam penyakit.

    Bahkan, keistimewaan madu untuk kesehatan juga dijelaskan dalam Alquran Surat An Nahl (Lebah) ayat 69.

    “Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”

    Manfaat madu juga telah diteliti oleh sejumlah ahli medis. Mengutip Mayo Clinic, sejumlah studi menunjukkan bahwa madu memiliki manfaat antidepresan, antikonvulsan, dan anti-kecemasan.

    Antioksidan dalam madu dapat bermanfaat untuk penurunan risiko penyakit jantung. Dalam beberapa penelitian, madu juga terbukti membantu mencegah gangguan ingatan hingga perawatan Luka. Penggunaan topikal madu tingkat medis telah terbukti meningkatkan penyembuhan luka, terutama luka bakar.

    3. Kurma

    kurmaKhasiat kurma tidak perlu diragukan lagi. Buah ini juga sudah disebutkan dalam al-qur’an. Foto: Getty Images/AnnaPustynnikova

    Kurma merupakan tumbuhan yang paling banyak disebutkan di dalam Alquran. Dalam kitab Mu’jam Al-Mufahras li Al-Fazhil Qur’an, ‘Abd al-Baqi menjelaskan bahwa dalam Alquran kurma dimuat sebanyak 20 kali dalam 16 surat.

    Salah satu ayat dalam kitab suci yang menyebut kurma adalah Surat Maryam ayat 23-25. Dua ayat tersebut berkisah tentang derita dan rasa sakit yang mendera Maryam ketika hendak melahirkan. Ia bersandar ke pangkal pohon kurma. Kemudian Allah melalui malaikat Jibril memerintahkan Maryam untuk menggoyang pangkal kurma itu ke arahnya, kemudian gugurlah buah kurma yang masak, untuk dimakan dan sebagai obat rasa sakit ketika melahirkan.

    Kurma mengandung serat dan antioksidan yang tinggi. Manfaat nutrisinya dapat mendukung kesehatan otak dan mencegah penyakit.

    Salah satu antioksidan yang terdapat dalam kurma adalah phenolic acid. Zat ini dapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

    Studi laboratorium menemukan kurma bermanfaat untuk menurunkan penanda inflamasi, seperti interleukin 6 (IL-6), di otak. Tingkat IL-6 yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegeneratif yang lebih tinggi seperti Alzheimer.

    4. Jahe

    5 Khasiat Minum Air Jahe Setelah Makan, Banyak Manfaatnya!Dalam ayat al-qur’an, jaeh disebutkan/ Foto: Times of India

    Sejak ribuan tahun lalu, jahe sudah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Bahkan, jahe disebut sebagai rempah paling menyehatkan di bumi

    Tumbuhan herbal ini juga ternyata disebut dalam Alquran.

    “Dan di sana mereka diberi segelas minuman bercampur jahe.” – QS Al Insan ayat 17.

    Ayat tersebut bercerita mengenai gambaran surga. Allah menyebut bahwa penghuni surga akan diberi minuman dengan campuran jahe.

    Selama bertahun-tahun, sejumlah penelitian modern menemukan manfaat luar biasa dari jahe, mulai dari membunuh bakteri, meredakan mual, mengobati batuk, menurunkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, hingga mengurangi risiko penyakit jantung.

    5. Buah tin

    Alquran punya satu bab bernama Surah At-Tin yang berarti buah tin. Bahkan, Allah bersumpah atas nama buah tin dan juga buah zaitun.

    Referensi buah tin dalam ayat Alquran berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut. Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat padanya.

    Buah tin atau buah ara memiliki kandungan pektin, serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut menghilangkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida. Selain itu, buah ara kering mengandung asam lemak Omega 3 dan Omega 6, fitosterol yang bersifat kardioprotektif dan membantu meningkatkan kesehatan otak.

    6. Habbatus sauda

    Habbatus sauda atau biji jintan hitam berasal dari tanaman subtropis asal Timur Tengah yang telah digunakan sebagai obat sejak ribuan tahun lalu.

    Keistimewaan jintan hitam ini juga tertulis dalam salah satu hadits. Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya di dalam Habatussauda (jintan hitam) terdapat obat untuk segala macam penyakit, kecuali kematian.” (Bukhori dan Muslim)

    Manfaat jinten hitam terutama karena senyawa aktif utamanya yang disebut thymoquinone, yang telah menunjukkan sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan sifat terapeutik lainnya yang melindungi tubuh dari kerusakan sel dan penyakit kronis.

    7. Pisang

    Makan buah pisang tidak boleh dicampur dengan beberapa makanan lainBuah pisang juga telah disebutkan dalam surah Al-Waqiah. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Di dalam surah Al-Waqiah ayat 29, Allah menyebutkan buah pisang sebagai buah yang bersusun-susun.

    “Dan orang-orang yang benar, betapa diberkatinya mereka! Mereka akan berada di tengah-tengah pohon bidara yang tidak berduri, rumpun-rumpun pisang, naungan yang luas, air yang mengalir, buah-buahan yang melimpah, tidak pernah pada musimnya, dan tidak terlarang” (QS Al Waqiah 27-33)

    Alquran menyebutkan secara umum tentang buah-buahan yang dimakan oleh orang-orang di surga, dan secara khusus disebutkan tentang pisang yang memberi tahu kita bahwa pisang termasuk buah yang diberkahi. Pisang adalah tambahan yang bagus untuk sarapan atau camilan pagi karena dikemas dengan potasium, serat, vitamin C, magnesium, dan folat.

    Pisang juga mengandung beberapa jenis antioksidan kuat, termasuk flavonoid dan amina. Antioksidan ini punya banyak manfaat kesehatan, seperti penurunan risiko penyakit jantung dan penyakit degeneratif.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 7 Obat Alami yang Disebut dalam Al Quran & Hadits Serta Khasiatnya

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Manfaat Sehat Makan Timun Suri, Turunkan BB dan Lancarkan Pencernaan

    8 Manfaat Sehat Makan Timun Suri, Turunkan BB dan Lancarkan Pencernaan


    Jakarta

    Timun suri muncul musiman saat Ramadan. Buah yang biasa disajikan untuk kreasi takjil ini mengandung beragam manfaat. Menyehatkan jantung dan turunakn berat badan.

    Timun suri menjadi salah satu buah yang umum dikonsumsi selama Ramadan tiba. Buah berwanra kuning keemasan ini dapat menyegarkan dahaga ketika buka puasa.

    Biasanya timun suri diolah menjadi kreasi es yang menyegarkan. Racikannya cukup sederhana, hanya ditambahkan sirup dan es batu. Bisa juga dijadikan campuran es buah.


    Selain menyegarkan, timun suri juga mengandung nutrisi penting untuk tubuh. Nutrisi ini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, seperti menjaga imunitas hingga mengontrol hipertensi.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut 8 manfaat rutin mengonsumsi timun suri:

    1. Kandungan Nutrisi Timun Suri

    Rizki (33) pedagang musiman timun suri melayani pembeli di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (24/3/2023).ilustrasi Timun Suri Foto: Grandyos Zafna

    Timun suri memiliki tekstur yang berbeda dengan jenis timun biasa. Daging buahnya lembut dan berserat, seperti campuran antara melon dan apel.

    Sama seperti jenis timun lainnya, timun suri juga mengandung air yang tinggi. Sekitar 96 persen dari buah timun suri adalah air, seperti mengutip Hello Sehat.

    Kandungan nutrisi lain dari 100 gram timun suri menurut Fat Secret di antaranya mengandung kalori 16 kcal, lemak 0,12 gram, karbohidrat 3,65 gram, dan protein 0,65 gram. Buah ini juga tinggi serat, magnesium, dan kalium.

    2. Mengandung Zat Antioksidan Tinggi

    Timun suri juga memiliki istilah lain di beberapa negara. Buah ini populer disebut sebagai ‘queen cucumber’ dan mentimun malabar. Diketahui juga kalau timun suri mengandung zat antioksidan yang melimpah.

    Kandungan antioksidan pada timun suri ini dapat menjaga imunitas tubuh selama berpuasa. Jika rutin mengonsumsinya dapat mencegah kerusakan sel yang disebabkan radikal bebas. Bahkan, biji timun suri juga mengandung antioksidan yang dapat mengontrol kadar kolesterol.

    3. Tingkatkan Kesehatan Jantung

    Timun suri ini diketahui mengandung sejumlah mineral, seperti magnesium, kalsium, kalium, dan silika yang cukup tinggi. Kandungan mineral tersebut tentunya baik bagi kesehatan tubuh.

    Telah terbukti dalam memberikan dampak positif pada tekanan darah. Fakta ini juga merujuk manfaatnya yang baik bagi kesehatan kardiovaskular berhubungan dengan jantung.

    4. Melancarkan Pencernaan

    Lebih lanjut, timun suri juga dapat memberikan manfaat pada kesehatan kulit dan mata. Buah yang tinggi serat ini berperan baik dalam meningkatkan kesehatan pencernaan.

    Sehingga, penikmat timun suri akan terhindar dari sembelit selama berpuasa. Cocok dikonsumsi saat buka puasa. Jika ingin lebih terasa manfaatnya bisa dikonsumsi tanpa tambahan pemanis.

    5. Menyehatkan Kulit

    Timun suri jadi buah favorit saat bulan Ramadhan karena kerap dijadikan menu buka puasa. Pedagang timun suri pun mulai bermunculan jelang Ramadhan di Bogor.Timun suri Foto: M. Solehudin

    Timun suri juga diketahui mengandung vitamin C yang tinggi. Jumlah kandungan vitamin C ini sekitar 20 mg per 100 gram, mengutip Jurnal Ilmiah Mahasiswa.

    Kandungan vitamin C ini dapat berperan dalam meningkatkan kesehatan kulit dan menjaga imunitas. Daging buah ini juga mengandung asam kafeat yang dapat meredakan peradangan.

    6. Aman untuk Penderita Diabetes

    Penderita diabetes diketahui harus memilah makanan dan minuman yang dikonsumsi selama puasa, termasuk buah-buahan. Karena, ada beberapa jenis buah mengandung gula tinggi yang dapat membuat gula darah melonjak.

    Timun suri salah satu buah yang aman dikonsumsi, karena mengandung karbohidrat kompleks. Kandungan tersebut diketahui berfungsi menaikkan gula darah secara perlahan, sehingga lonjakan bisa dihindari.

    7. Turunkan Berat Badan

    Kandungan serat pada timun suri juga dapat berguna dalam menurunkan berat badan. Kandungan tersebut membantu metabolisme tubuh dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

    Ketika dikonsumsi saat buka puasa, timun suri ini dapat dijadikan sebagai penekan nafsu makan. Sehingga, asupan kalori setelah berbuka puasa bisa lebih sedikit.

    8. Detoksifikasi Tubuh

    Menurut berbagai sumber, timun suri juga bermanfaat untuk detoksifikasi tubuh. Ini karena timun suri memiliki efek diuretik alami yang membantu tubuh dalam membuang racun melalui urine.

    Timun suri juga diketahui mengandung air dan mineral tinggi. Kandungan tersebut dapat menjaga keseimbangan cairan tubuh dan meningkatkan fungsi pada ginjal.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Waspada! 5 Makanan Ini Perlu Dihindari Saat Puasa oleh Penderita Diabetes

    Waspada! 5 Makanan Ini Perlu Dihindari Saat Puasa oleh Penderita Diabetes


    Jakarta

    Penderita diabetes perlu menghindari sejumlah makanan saat sahur dan berbuka. Pasalnya, konsumsi makanan tertentu bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang membahayakan.

    Diabetes merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat organ pankreas tidak bisa memproduksi hormon insulin dalam jumlah cukup atau tubuh tidak bisa menggunakan hormon insulin secara optimal.

    Kondisi ini akan menyebabkan kadar gula darah atau glukosa melonjak drastis. Efeknya negatif untuk kesehatan secara menyeluruh.


    Karenanya, memilih asupan makanan dan minuman yang tepat merupakan hal penting bagi penderita diabetes, termasuk ketika sahur dan berbuka. Sebab, penderita diabetes perlu menjaga kadar gulanya agar tetap terkontrol.

    Terdapat sejumlah makanan yang perlu dihindari penderita diabetes saat sahur dan berbuka. Merangkum indiantimes.com, berikut daftar makanannya!

    1. Makanan yang digoreng

    Makanan yang DigorengMakanan yang digoreng bisa memperburuk kondisi gula darah. Foto: iStock

    Orang Indonesia sering berbuka puasa dengan gorengan, seperti tempe goreng, tahu goreng, bakwan, dan lain sebagainya.

    Gorengan memang nikmat dimakan setelah perut kosong selama beberapa jam. Namun, penderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsinya.

    Makanan yang digoreng mengandung lemak tidak sehat, kalori, dan kolesterol tinggi sehingga bisa memperburuk kondisi gula darah pada penderita diabetes.

    Konsumsi gorengan dalam jumlah berlebihan juga memicu timbulnya peradangan dalam tubuh yang bisa memperparah kondisi diabetes.

    2. Makanan tinggi lemak

    Tutorial Makan Ayam Goreng Ini, Bikin Penggemar Kulit Ayam EmosiMakanan tinggi lemak seperti kulit goreng juga bisa memperparah kondisi penderita diabetes. Foto: Twitter

    Selain gorengan, makanan berlemak tinggi juga perlu dihindari. Misalnya, daging yang digoreng, kulit ayam, atau ikan goreng.

    Alasannya karena di dalam makanan yang disebutkan diatas terkandung lemak jenuh dan kalori tinggi yang tidak baik untuk kesehatan penderita diabetes.

    Sebagai gantinya bisa beralih ke protein lebih sehat, seperti daging dada ayam tanpa kulit, daging rebus, tahu kukus, ikan panggang, telur, dan kacang-kacangan.

    Daftar makanan yang perlu dihindari penderita diabetes lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Makanan manis

    kue manisPenderita diabetes juga sebaiknya tidak makan kue manis. Foto: Instagram

    Momen sahur dan buka puasa biasanya dikelilingi makanan manis.

    Namun, penderita diabetes perlu menghindari makanan ini karena kandungan gula tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang tajam.

    Mengonsumsi makanan tinggi gula juga bisa mengganggu pengendalian berat badan yang penting bagi manajemen diabetes.

    Selain itu, makanan tinggi gula juga tidak mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan secara keseluruhan. Oleh karena itu, lebih baik dihindari.

    4. Makanan tinggi karbohidrat

    Makan nasi putihNasi putih dan roti tawar putih juga lebih baik tidak dikonsumsi. Foto: iStock

    Orang dengan kondisi kesehatan normal memang memerlukan karbohidrat sebagai sumber tenaga. Namun, bagi penderita diabetes tidak semua karbohidrat bisa dikonsumsi. Mereka perlu menghindari makanan berkarbohidrat tinggi.

    Mengonsumsi makanan, seperti nasi putih atau roti tawar putih saat sahur dan buka bisa menyebabkan kenaikan gula darah cepat karena kandungan gula dan tepung yang ditambah ke dalamnya.

    Penting bagi penderita diabetes untuk memilih jenis karbohidrat tepat. Misalnya beralih ke beras merah, roti gandum, ubi jalar, atau biji-bijian utuh.

    5. Makanan gurih

    Selain menghindari makanan tinggi gula, penderita diabetes juga perlu menghindari makanan tinggi garam.

    Asupan garam harus diperhatikan karena penderita diabetes lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi. Gula darah tinggi akan menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah.

    Dalam jangka panjang, penumpukan lemak itu dapat meningkatkan risiko pembuluh darah menyempit dan akhirnya mengeras. Lalu berujung bisa menyebabkan hipertensi.

    Makanan gurih atau asin yang dimaksud seperti keripik, kentang goreng, dan makanan siap saji lain yang biasanya memiliki kandungan natrium tinggi.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Efeknya Makan Kolak Setiap Hari Buat Buka Puasa

    Ini Efeknya Makan Kolak Setiap Hari Buat Buka Puasa


    Jakarta

    Kolak jadi menu buka puasa populer di Indonesia. Tak jarang seseorang berakhir makan kolak setiap hari. Apakah hal ini aman untuk kesehatan?

    Setelah seharian berpuasa penuh, banyak orang mendambakan makan kolak yang manis legit. Kolak pun tak ubahnya ‘comfort food’ untuk orang Indonesia di berbagai daerah.

    Konsumsi kolak yang terbuat dari bahan-bahan alami bermanfaat saat buka puasa. Sebab kandungan nutrisi bahan kolak dapat mengembalikan energi tubuh secara cepat usai berpuasa.


    “Kolak untuk berbuka puasa boleh saja. Karena kan seratnya oke, terus dari gulanya dan santannya merupakan sumber kalori jadi pasti mampu untuk meningkatkan kadar gula darah yang sudah drop [setelah puasa],” ungkap dokter gizi Inge Permadhi kepada CNNIndonesia.com.

    Meski demikian, ini bukanlah sebuah alasan untuk makan kolak setiap hari selama bulan Ramadhan. Hal ini lantaran kolak termasuk makanan tinggi kalori.

    Namun, kabar bahagianya, kolak tetap bisa dikonsumsi setiap hari dengan catatan tidak terlalu banyak. “Jadi kalau makan kolak setiap hari tapi sedikit aja itu ga masalah,” ungkap Inge.

    Mengontrol makanan yang masuk ke dalam tubuh memang penting sebagai bentuk pencegahan dari berbagai penyakit. “Terpenting jangan terlalu banyak, karena kalau terlalu banyak akan membuat makanan utama yang terdiri dari protein menjadi tidak seimbang,” lanjut Inge.

    5 Jenis Pisang yang Paling Enak dan Legit Untuk Dibuat KolakKonsumsi kolak setiap hari bisa memicu kegemukan. Foto: Site Culinary/Visual

    Jika kolak dimakan setiap hari atau berlebihan, besar kemungkinan memicu kegemukan. Berat badan akan naik, terlebih jika diiringi makan berat.

    “Jadi kalau kita mengonsumsi tiap hari mungkin aja berat badan kita naik,” ujar dokter gizi Johanes Casay Chandrawinata, seorang yang dihubungi langsung oleh pihak CNNIndonesia.com.

    Kolak akan berpengaruh untuk menaikkan berat badan jika dimakan berlebih karena kandungan utamanya adalah karbohidrat.

    Perlu diingat, konsumsi terlalu banyak karbohidrat bisa meningkatkan trigliserida dan asam urat.

    Trigliserida merupakan energi cadangan dalam tubuh, namun tetap memiliki ambang batas normal.

    “Kandungan utamanya itu [kolak] beragam dan karbohidrat yang terlalu banyak dikonsumsi bisa meningkatkan trigliserida dan asam urat, meningkatkan berat badan dari kalori yang masuk,” ujar Johannes.

    Jadi bolehkah makan kolak tiap hari?

    kolakAneka kolak boleh dimakan setiap hari asalkan memerhatikan porsi dan keseimbangan gizi harian secara keseluruhan. Foto: Getty Images/Ika Rahma

    Inge Permadhi menyebut bahwa sebenarnya yang diperlukan adalah mengatur porsi makannya.

    “Sebenarnya pada prinsipnya makan berlebihan dan serta sumber energi kurang pasti akan ditumpuk dalam bentuk lemak dalam tubuh jadi gemuk. Jadi kalau makan kolak setiap hari tapi sedikit-sedikit saja itu nggak masalah,” kata Inge.

    Ia melanjutkan, “Yang buat masalah itu pada orang diabetes yang makan kolak terus. Karena kolak kan manis jadi berisiko kadar gula darahnya menjadi berantakan. Tapi selama dia makannya sedikit, hanya icip atau hanya untuk meningkatkan kadar gula darah itu tidak masalah. Untuk orang sehat, makan kolak setiap hari, tapi makannya bagus, olahraganya juga bagus ya nggak jadi masalah.”

    Pilihlah makanan yang bernutrisi untuk menu buka puasa agar stamina tubuh tetap stabil dan jangan makan berlebihan.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Bolehkah Makan Kolak Setiap Hari?

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Dampaknya Minum Teh Manis saat Buka Puasa, Bisa Bikin BB Naik!

    Ini Dampaknya Minum Teh Manis saat Buka Puasa, Bisa Bikin BB Naik!

    Jakarta

    Teh manis jadi minuman andalan banyak orang untuk berbuka puasa, baik versi es ataupun hangatnya. Minuman satu ini bisa melepas dahaga, terlebih rasa manis dari gula yang terkandungnya bantu mengembalikan energi pada tubuh setelah seharian berpuasa.

    Cukup dengan menyeduh teh dalam air panas lalu ditambah gula, minuman ini sangat mudah dibuat. Dicampurkan es batu akan semakin menyegarkan. Meski begitu, teh manis punya efek samping apabila dikonsumsi terus-menerus untuk buka puasa. Apa itu?

    Efek Minum Teh Manis saat Buka Puasa

    Mulai dari risiko mengalami kenaikan berat badan hingga mengganggu penyerapan zat besi adalah dampak yang akan dirasakan jika minum teh manis saat waktu buka puasa. Menurut uraian ahli sebagaimana termuat dalam pemberitaan detikcom, berikut penjelasannya:


    1. Kenaikan Berat Badan

    Alih-alih berat badan turun selama Ramadan, justru akan meningkat jika terus-menerus minum teh manis saat berbuka puasa. Apalagi jika dilanjutkan makan hidangan manis lainnya dengan jumlah yang tidak terkontrol.

    Hal ini karena kandungan gula mengandung tinggi kalori sehingga berisiko menambahkan berat badan saat dikonsumsi berkelanjutan dalam jumlah berlebihan, meski setelah berpuasa sepanjang hari.

    Boleh saja minum teh manis untuk berbuka puasa, tapi dalam jumlah wajar. Banyak konsumsi makanan dan minuman manis juga sering dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan kerusakan gigi.

    2. Radang Tenggorokan

    Es teh manis yang diminum sebagai pembuka puasa rentan membuat radang tenggorokan. Tenggorokan yang kering setelah seharian berpuasa mudah sekali mengalami radang dan menimbulkan batuk saat minuman dingin itu diteguk pertama kali untuk berbuka.

    Lebih disarankan teh manis hangat sebagai menu awal buka puasa agar tubuh tidak kaget. Sebab tubuh dan tenggorokan perlu beradaptasi terlebih dahulu usai berpuasa seharian.

    Minum es teh untuk berbuka boleh saja tapi ada baiknya memberikan jeda untuk mencegah risiko radang tersebut. Bisa dimulai dengan minum segelas air atau teh hangat lalu beri jarak sekitar 10-30 menit untuk konsumsi minuman dingin.

    3. Asam Lambung Naik

    Teh mengandung kafein sehingga tidak cocok diminum untuk oleh pengidap maag atau GERD. Kafeinnya dapat menaikkan kadar asam lambung.

    Disarankan berbuka puasa dengan air putih atau jus bagi mereka yang sensitif terhadap kafein. Hindari juga minuman dengan kadar asam tinggi yang diberi perasan lemon atau jeruk nipis sebagai menu awal buka puasa karena bisa memperburuk gejalanya.

    4. Ganggu Penyerapan Zat Besi

    Minum teh saat berbuka puasa juga bisa mengganggu penyerapan zat besi oleh tubuh. Sebab tanin dalam teh dapat mengikat zat besi pada makanan yang disantap bersamaan. Senyawa ini juga bisa mengganggu penyerapan mineral lain seperti seng dan kalsium.

    Makanan yang seharusnya memberi nutrisi cukup setelah tubuh berpuasa seharian, justru kandungan mineralnya tidak akan terserap karena dikonsumsi bersama teh manis.

    Minum teh manis memang mampu mengatasi haus dan mengembalikan energi setelah berpuasa seharian. Namun patut diingat, teh manis harus dikonsumsi secukupnya dan diiringi makanan lain yang kaya nutrisi. Termasuk kecukupan minum air putih untuk mencegah dehidrasi.

    (azn/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Sering Makan Gorengan? Ini 4 Penyakit yang Mengancam

    Sering Makan Gorengan? Ini 4 Penyakit yang Mengancam


    Jakarta

    Banyak orang sering makan gorengan untuk membatalkan puasa. Tak heran, bakwan, pisang goreng, tahu isi, risol, hingga tempe selalu laris di tukang gorengan.

    Sebenarnya, mengonsumsi gorengan untuk berbuka puasa atau sahur tak ada salahnya. Namun, porsi dan kebiasaan makan gorengan saat bulan puasa harus dikendalikan. Sebab, mengonsumsi terlalu banyak gorengan bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

    Berikut risiko kesehatan yang mengintai bila terlalu banyak dan sering makan gorengan untuk berbuka puasa.


    1. Obesitas

    Pola makan mencegah obesitasGorengan yang mengandung kalori dan lemak tinggi bisa sebabkan obesitas. Foto: iStock

    Makanan yang melalui proses penggorengan cenderung mengandung kalori dan lemak yang tinggi. Sebab, makanan yang digoreng akan kehilangan kadar air yang terkandung di dalamnya dan menyerap lemak berlebih. Akibatnya, makanan tersebut akan memiliki kadar lemak yang tinggi.

    “Sebagai contoh, 100 gram kentang yang dipanggang akan mengandung 93 kalori dan 0.13 gram lemak, sedangkan pada 100 gram kentang yang digoreng akan mengandung 312 kalori dan 15 gram lemak,” papar dokter spesialis gizi klinik dari Eka Hospital Cibubur, dr. Imelda Goretti melalui keterangannya.

    Imelda mengatakan, makanan yang memiliki kalori serta lemak yang tinggi dapat meningkatkan risiko obesitas. Obesitas adalah kondisi ketika lemak yang menumpuk di dalam tubuh sangat banyak. Bila tidak segera ditangani, obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, hipertensi, hingga diabetes.

    2. Kanker

    Bakwan sayur, or bala-bala, or ote-ote, or vegetable fritter, is an Indonesian snack made from flour, cabbage, carrots, and bean sprouts, served with chili pepper, peanut sauce, or sambalKonsumsi gorengan ini juga bisa menimbulkan risiko kanker. Foto: Getty Images/ary pranggawan

    Imelda mengatakan, makanan yang digoreng berpotensi tinggi menghasilkan zat akrilamida. Akrilamida adalah senyawa berbahaya yang timbul jika makanan digoreng terlalu lama dalam minyak.

    “Diketahui, [zat akrilamida] merupakan zat beracun penyebab kanker yang terbentuk dalam makanan selama proses memasak suhu tinggi, seperti menggoreng,” jelas dr. Imelda.

    Ia menjelaskan, zat akrilamida adalah reaksi kimia dari gula dan asam amino yang disebut asparagine. Zat ini terbentuk di dalam beberapa makanan, seperti kentang, daging merah, dan makanan bertepung yang diproses dengan suhu tinggi, salah satunya dengan digoreng.

    3. Penyakit Jantung

    penyakit jantungGorengan juga berpengaruh pada riisko tekanan darah dan penyakit jantung. Foto: iStockphoto

    Gorengan berpengaruh besar pada risiko meningkatnya tekanan darah, obesitas, dan penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Hal ini karena gorengan memiliki kadar lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi sehingga bisa berdampak buruk bagi kesehatan jantung.

    Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke menjadi penyebab utama kematian di Indonesia, merenggut hampir 800.000 nyawa setiap tahunnya.

    4. Diabetes Tipe 2

    Menurut studi oleh Shenzhen University Health Science Center, mengonsumsi gorengan secara terus-menerus berkaitan erat dengan risiko pengembangan diabetes tipe 2.

    Berdasarkan penelitian tersebut, risiko diabetes tipe 2 seseorang yang makan gorengan empat hingga enam kali per minggu dapat meningkat hingga 39 persen. Sementara itu, jika gorengan dimakan lebih dari tujuh kali dalam seminggu, peningkatannya menjadi 55%.

    “Penelitian menemukan orang yang sering mengkonsumsi makanan cepat saji memiliki risiko mengalami resistensi insulin dan menyebabkan diabetes tipe 2,” kata dr. Imelda.

    Sebagai alternatif, dr. Imelda menyarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti kurma, jus buah, dan air mineral sebagai menu berbuka puasa. Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk mulai mengubah pola hidup dengan menggunakan metode masak selain goreng, yakni rebus, kukus, atau panggang.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pro dan Kontra SPMB Perdana

    Pro dan Kontra SPMB Perdana

    Jakarta – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) digelar perdana pada 2025. Sederet kritik publik menyorot kurangnya daya tampung, pemenuhan hak anak atas pendidikan, dan potensi menguntungkan anak dari keluarga sejahtera saja.

    Kritik tersebut tercatat dalam laporan Persepsi Publik terhadap Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dari Katadata Insight Center (KIC), dipublikasi Selasa (30/9/2025).

    Laporan ini terbagi atas riset kualitatif dan kuantitatif. Kritik-kritik terkait SPMB dihimpun dari in-depth interview bersama 6 stakeholder yang terdiri dari orang tua murid SMP, murid SMP, guru SMP (panitia SPMB), kepala sekolah SMA, dinas pendidikan, dan pengamat pendidikan.
    (nah/nah)



    Sumber : www.detik.com