Author: admin

  • 6 Minuman Penurun Darah Tinggi Alami untuk Cegah Penyakit Jantung

    6 Minuman Penurun Darah Tinggi Alami untuk Cegah Penyakit Jantung


    Jakarta

    Penyakit darah tinggi bisa diatasi dengan konsumsi makanan dan minuman bernutrisi tepat. Bagi yang ingin cara alami, coba rutin konsumsi 6 minuman penurun darah tinggi berikut ini.

    Penyakit darah tinggi atau hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak diderita oleh masyarakat.
    Kondisi ini bisa berbahaya jika tidak diatasi dengan tepat, karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kerusakan ginjal.

    Salah satu cara untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah dengan mengonsumsi minuman alami yang diketahui memiliki efek penurun tekanan darah.


    Selain itu, tentunya tetap berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki masalah hipertensi untuk mendapatkan saran medis yang tepat.

    Berikut adalah 6 minuman yang dapat membantu menurunkan darah tinggi:

    1. Jus jeruk

    konsumsi jus jeruk apakah aman jika setiap harikonsumsi jus jeruk kaya akan vitamin C dan kalium. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Jus jeruk segar kaya akan vitamin C dan kalium, yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Kalium berperan penting dalam mengatur keseimbangan natrium dalam tubuh, yang dapat mengurangi tekanan pada dinding pembuluh darah.

    2. Teh hijau

    Teh hijau terkenal dengan kandungan antioksidannya yang tinggi, seperti katekin, yang memiliki sifat vasodilator. Ini berarti teh hijau dapat membantu melebarkan pembuluh darah, yang pada gilirannya bisa menurunkan tekanan darah.

    3. Jus tomat

    Ilustrasi jus tomatIlustrasi jus tomat Foto: Getty Images/iStockphoto/Model-la

    Jus tomat mengandung likopen, antioksidan yang dikenal dapat mengurangi tekanan darah. Selain itu, tomat juga mengandung kalium dan vitamin C yang baik untuk kesehatan jantung.

    4. Air kelapa

    Air kelapa mengandung kalium tinggi yang dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan menurunkan tekanan darah. Mengonsumsi air kelapa secara rutin dapat mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.

    Minuman penurunan darah tinggi ada di halaman selanjutnya.

    5. Jus bit

    alasan untuk rutin minum jus buah bitBuah bit mengandung nitrat alami. Foto: Getty Images

    Bit mengandung nitrat alami yang dapat membantu memperlebar pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Konsumsi jus bit secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi ringan hingga sedang.

    6. Teh hibiscus

    Teh hibiscus dikenal dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara alami. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hibiscus secara teratur dapat mengurangi tekanan darah pada orang dengan hipertensi ringan.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “6 Minuman Penurun Darah Tinggi, Solusi Alami untuk Kesehatan Jantung”

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Cermati Konsumsinya! 7 Makanan Ultra Proses Ini Berefek Buruk pada Kesehatan

    Cermati Konsumsinya! 7 Makanan Ultra Proses Ini Berefek Buruk pada Kesehatan


    Jakarta

    Konsumsi makanan ultra proses perlu dibatasi karena berisiko serius untuk kesehatan. Pakar menyebut dampak konsumsi 7 makanan ultra proses ini lebih buruk dari yang dibayangkan.

    Ultra-processed foods (UPF) atau makanan ultra proses adalah makanan yang melalui proses produksi panjang di pabrik. Biasanya mengandung bahan tambahan pangan yang jika dikonsumsi berlebihan berkaitan dengan risiko kesehatan dalam jangka panjang.

    Contoh makanan ultra proses adalah keripik kentang, biskuit, permen, minuman soda, aneka minuman kemasan, nugget, sosis, kornet, dan banyak lainnya. Konsumsinya disebut bisa memicu penyakit jantung, obesitas, hingga kanker.


    Pakar kesehatan Neha Sachdev menerangkan, “Makanan yang diproses secara berlebihan diubah dari bentuk alaminya. Ini membuat makanan punya tampilan lain atau bisa awet lebih lama.”

    Hindari 7 makanan ultra proses seperti yang diungkap Eat This, Not That! (12/3/2025) berikut ini karena dampaknya lebih buruk dari yang diperkirakan:

    1. Roti tawar supermarket

    Di supermarket sering kali dijual roti tawar yang cocok dijadikan stok makanan praktis. Namun, waspadai konsumsinya karena roti ini ditambahkan banyak bahan aditif tak sehat, sekalipun yang jenisnya organik atau ‘whole-grain’.

    Ahli gizi Lindsey Wohlford mengungkap, “Jika roti atau produk lain telah ditambahkan bahan pengawet untuk memperpanjang masa simpan, maka kemungkinan besar produk tersebut merupakan makanan ultra proses.”

    2. Susu nabati

    5 Manfaat Konsumsi Susu Almond, Susu Nabati yang Kaya NutrisiFoto: Getty Images/Kritchai Chaibangyang

    Banyak orang kini beralih minum susu nabati (plant-based milk) karena alasan intoleransi laktosa yang ada pada susu sapi atau hanya karena lebih suka rasa susu nabati. Sayangnya produk ini tidak sesehat yang dibayangkan banyak orang.

    Banyak susu nabati kemasan ditambahkan bahan aditif dan pengawet. Ahli gizi Kimberly Spatola bilang sepatutnya waspadai bahan tambahan berupa karagenan dan gula yang menghasilkan profil rasa manis mirip susu sapi.

    “Jadi banyak produk susu nabati mencoba meniru (susu sapi) dengan menambahkan gula. Sebaliknya, saya selalu merekomendasikan susu nabati tanpa pemanis dan tanpa rasa,” ujarnya.

    3. Sereal

    Sereal yang sering dikonsumsi saat sarapan merupakan contoh makanan ultra proses populer. Sekalipun dilabeli “sehat”, produk ini sangat mungkin ditambahkan pewarna, gula, dan bahan tambahan lain.

    “Banyak sereal diproses berlebihan. Makanan ini mengandung maltodekstrin, protein dan serat olahan, serta pewarna. Di sisi lain, gandum hanya mengandung satu bahan: gandum!” kata para pakar kesehatan kepada The Conversation.

    4. Kentang goreng beku

    Close up of Frying french fries in the fryer in hot oil.Foto: Getty Images/Tsvetomir Hristov

    Kentang goreng beku seharusnya hanya terdiri dari irisan kentang, minyak, dan garam. Namun faktanya, kebanyakan produk kentang goreng beku yang dipasarkan di supermarket diberi banyak bahan tambahan tidak sehat.

    Ahli gizi Dana Angelo White bilang, “Kentang goreng beku tetaplah digoreng! Lebih buruk lagi, banyak merek menggunakan lemak trans dan minyak kelapa sawit yang tidak ideal untuk kesehatan jantung. Meskipun kentang goreng perlu sedikit garam, banyak merek kentang goreng kemasan mengandung setidaknya 15% dari rekomendasi harian natrium per porsi.”

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Yogurt aneka rasa

    Yogurt identik sebagai camilan sehat kaya probiotik, tapi yang ada di pasaran sering kali ditambahkan bahan aditif dan perasa buatan yang membuatnya tergolong makanan ultra proses.

    Ahli gizi Julie B. Kramer mengungkap, “Tidak mengherankan sekitar 60% kalori dari pola makan kebanyakan orang Amerika berasal dari makanan ultra proses. Jumlah tertingginya berasal dari minuman dan produk manis lainnya.”

    6. Diet soda

    Efek Minum Soda Diet Bisa Terasa dalam 1 Jam, Ini Penjelasan AhliFoto: Getty Images/iStockphoto/champpixs

    Minuman soda kini dipasarkan dalam versi ‘diet’ dimana kalorinya disebut lebih rendah. Namun bukan berarti produk ini benar-benar lebih sehat. Ahli gizi Jinan Banna bahkan mantap menyebut soda sebagai produk ultra proses yang tidak akan pernah dikonsumsinya.

    “Soda tidak memiliki nilai gizi apa pun selain kalori dalam bentuk gula. Jadi, soda adalah kalori kosong, yang tidak memberi kita nutrisi apa pun yang kita butuhkan,” ujarnya.

    7. Margarin

    Margarin bukanlah alternatif sehat untuk mentega. Margarin merupakan sumber lemak jenuh yang signifikan. Konsumsinya berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kolesterol darah.

    Margarin, yang terbuat dari lemak dan minyak nabati, konon lebih menyehatkan jantung. Namun, tidak semua margarin dibuat sama. Sebagian besar margarin mengandung minyak nabati yang tidak sehat agar teksturnya tetap padat.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Lagi Populer, Ini 5 Khasiat Minum Teh Oolong Panggang

    Lagi Populer, Ini 5 Khasiat Minum Teh Oolong Panggang


    Jakarta

    Teh oolong panggang sedang populer disajikan sebagai racikan milk tea yang menyegarkan. Aroma smokynya menambah komplet kenikmata dari seduhan teh asal China.

    Racikan milk tea atau teh susu sedang populer di jajakan di kafe hingga gerai minuman. Selain kopi, racikan ini juga sering diantre panjang oleh para penggemarnya karena dianggap lebih ringan daripada es kopi susu.

    Salah satu jenis teh yang populer disajikan ialah teh oolong atau oolong panggang. Rasanya yang pekat serta aroma smoky dari proses pengasapan diakui penikmat milk tea memberikan kesan teh yang nendang tetapi menyatu dengan campuran susunya.


    Ternyata menikmati teh oolong sebagai minuman populer tak hanya bisa melegakan dahaga. Tetapi ada juga beberapa khasiat yang diberikan teh oolong jika rutin diminum.

    Berikut ini 5 khasiat teh oolong melansir Healthline:

    Lagi Populer, Ini 5 Khasiat Minum Teh Oolong PanggangSeduhan teh oolong dapat membantu mengendalikan kadar gula darah. Foto: Getty Images/bhofack2

    1. Mencegah diabetes

    Secara umum, teh memiliki kandungan untuk mencegah terjadinya diabetes dan komplikasi yang mungkin terjadi. Cara kerjanya ialah dengan menurunkan risiko resistensi insulin dan meminimalisir inflamasi pada mekanisme tubuh.

    Menurut penelitian 2021 dan 2019 dilaporkan bahwa konsumsi teh dapat meningkatkan kemampuan pengolahan gula darah. Pada poin lainnya ditemukan efektivitas teh oolong dalam menurunkan kadar plasma glukosa pada pasien penderita diabetes tipe 2.

    Teh oolong tak ayalnya teh jenis lain yang tinggi akan antioksidan sehingga memungkinkan untuk menurunkan kadar gula darah dan risiko perkembangan diabetes tipe 2. Tetapi ahli menyebut butuh penelitian dan pengamatan lebih lanjut untuk membuktikan secara spesifik.

    2. Meningkatkan kesehatan jantung

    Sudah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa konsumen teh menunjukkan tekanan darah dan kolesterol yang lebih rendah. Artinya saluran pembuluh darah yang mengalir dari dan menuju jantung terjaga kesehatan dan kelancarannya.

    Pada sebuah penelitian besar id tahun 2003, ada upaya melihat efek dari kebiasaan partisipan minum 6 cangkir teh setiap hari. Hasilnya mereka memiliki risiko jantung koroner yang signifikan lebih rendah daripada partisipan yang tidak mengonsumsi teh.

    Di Jepang ada penelitian yang melibatkan 76.000 orang dewasa yang gemas konsumsi 240 militer teh oolong setiap hari. Pada tubuhnya ditemukan bahwa adanya risiko penurunan serangan jantung hingga 61%.

    Khasiat teh oolong lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Membantu penurunan berat badan

    Dibandingkan dengan minuman tinggi pemanis, teh tetap layak disebut sebagai minuman yang lebih sehat. Banyak penelitian membuktikan bahwa komponen bioaktif di dalam teh mampu menurunkan berat badan hingga mencegah obesitas.

    Pada penelitian yang dilakukan terhadap binatang, ditemukan bahwa ekstrak teh oolong membantu meningkatkan oksidasi lemak. Artinya cadangan lemak di dalam tubuh akan berkurang seiring teh oolong berfungsi di dalam tubuh.

    Konon khasiatnya datang dari kandungan antioksidan, kafein, dan kemampuan teh yang memperbaiki kualitas nafsu makan. Pada penelitian yang dilakukan di tubuh manusia, konsumsi teh oolong terbukti dapat bekerja dengan meningkatkan produksi energi dari pembakaran lemak.

    4. Meningkatkan fungsi otak

    Lagi Populer, Ini 5 Khasiat Minum Teh Oolong PanggangKonsumsinya secara rutin juga dapat membantu menjaga serta meningkatkan fungsi otak. Foto: Getty Images/bhofack2

    Teh juga memiliki kandungan layaknya kopi, hanya saja kadarnya lebih sedikit. Kafein tersebut akan diterima oleh reseptor otak dan meletakan norepinephrine serta dopamin.

    Kedua hormon tersebut berperan penting dapat mengatur suasana hati, ketajaman perhatian, dan fungsi otak secara menyeluruh. Pada laporan pengamatan tahun 2014 ditemukan bahwa kafein dalam teh dan theanin di dalamnya dapat meningkatkan keawasan sejak 1-2 jam setelah dikonsumsi.

    Penemuan tersebut lantas memperkuat pengamatan terhadap teh oolong di tahun 2008 yang terbukti mampu menurunkan risiko penurunan kognitif. Efeknya bahkan hanya ditemui pada jenis teh tertentu seperti teh oolong dan teh hitam.

    5. Mencegah perkembangan kanker

    Salah satu penyebab kanker yang berkembang di dalam tubuh ialah mutasi sel. Teh memiliki kandungan polifenol dan antioksidan yang dapat mencegah mutasi sel dan menekan perkembangannya di dalam tubuh.

    Selama bertahun-tahun banyak ahli mencoba untuk membuktikan bahwa konsumsi teh memiliki banyak khasiat untuk mencegah kanker. Seperti kanker paru-paru, pernapasan, pankreas, liver, hingga kanker pada usus besar.

    Khasiat teh oolong dinobatkan setara dengan teh hitam yang pekat dan tinggi akan polifenol serta antioksidannya. Tetapi ahli merasa masih butuh penelitian lebih lanjut untuk membuktikan khasiatnya secara spesifik.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Makan Susu dan Pisang Bersamaan Bisa Picu 6 Masalah Kesehatan Ini

    Makan Susu dan Pisang Bersamaan Bisa Picu 6 Masalah Kesehatan Ini


    Jakarta

    Susu dan pisang sering dipadukan untuk sarapan. Namun hati-hati, paduan keduanya dapat memperlambat metabolisme hingga meningkatkan kadar gula darah.

    Susu dan pisang sama-sama menyehatkan. Susu terkenal dengan kandungan proteinnya dan pisang dengan kandungan karbohidratnya. Hal ini membuat keduanya cocok dijadikan menu sarapan.

    Mengonsumsi susu atau pisang sarapan bisa memberikan energi dan membuat perut kenyang dalam waktu lama. Sayangnya, kedua makanan tersebut sebaiknya tidak dimakan bersamaan.


    Perlu diketahui bahwa nutrisi pisang dan susu tidak bisa dicampur karena bisa mengganggu kesehatan, lapor Times Entertainment (21/03/25).

    Berikut 6 masalah kesehatan yang dapat timbul jika mengonsumsi pisang dan susu bersamaan:

    1. Beban pencernaan menjadi berat

    Susu tak boleh dimakan bareng pisangBeban pencernaan menjadi berat Foto: iStock

    Susu dan pisang merupakan makanan yang relatif berat. Jika dikonsumsi bersamaan terlebih ketika di pagi hari maka bisa membebani sistem pencernaan.

    Pisang kaya akan karbohidrat, sementara susu mengandung banyak lemak dan protein. Kombinasi keduanya dapat menyebabkan perut terasa kembung dan tidak nyaman, terutama yang memiliki kondisi perut sensitif.

    2. Memperlambat metabolisme

    Mengonsumsi susu dan pisang dapat memperlambat sistem metabolisme tubuh. Ini karena pisang mengandung gula dan susu mengandung lemak jenuh yang membuat lama untuk dicerna tubuh.

    Begitu juga dengan buah pisang yang punya indeks glikemik tinggi yang bisa memberikan lonjakan gula dengan cepat. Jika dipadukan bisa mengakibatkan penurunan energi karena tubuh bekerja lebih keras untuk memproses gula dan lemak.

    Alasan makan pisang tak boleh dibarengi susu ada di halaman selanjutnya.

    3. Penyerapan nutrisi yang buruk

    Susu tak boleh dimakan bareng pisangPenyerapan nutrisi yang buruk Foto: iStock

    Nutrisi tertentu dalam susu dan pisang mungkin tidak diserap secara efisien oleh tubuh jika dikonsumsi secara bersamaan.

    Kandungan kalsium pada susu akan ‘bersaing’ dengan penyerapan zat besi dari pisang. Sementara itu, zat besi sangat penting untuk transportasi oksigen dalam darah.

    4. Menyebabkan penumpukan lendir

    Kekhawatiran umum yang terkait dengan konsumsi susu adalah dapat meningkatkan produksi lendir dalam tubuh. Kondisi ini menyebabkan orang sering mengalami hidup tersumbat usai minum susu.

    Meskipun kombinasi ini terjadi pada sebagian orang, tetapi jika kemudian dikombinasikan dengan susu maka bisa memperburuk masalah. Bagi orang yang sensitif dengan susu dapat menyebabkan tubuh terasa berat dan lemas.

    5. Meningkatkan kadar gula darah

    Susu tak boleh dimakan bareng pisangPenyerapan nutrisi yang buruk Foto: iStock

    Pisang mengandung gula alami, seperti glukosa dan fruktosa. Keduanya bisa dengan mudah diserap oleh tubuh.

    Jika mengonsumsi pisang kemudian dipadukan dengan susu yang mengandung laktosa, maka bisa menyebabkan lonjakan gula darah dengan cepat.

    Bagi yang memiliki resistensi insulin atau yang berisiko terkena diabetes tipe 2, mengonsumsi pisang dan susu bisa mengalami fluktuasi energi sepanjang energi.

    6. Menyebabkan refluks asam

    Kombinasi buah-buahan yang punya kadar asam seperti pisang dengan produk susu dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan. Khususnya bagi orang yang rentan terhadap refluks asam.

    Sebenarnya pisang tidak begitu asam, tetapi jika dipadukan dengan susu, maka bisa menggumpal di perut. Hal itu dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti kembung, mulas, dan sakit perut.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Tetap Sehat di Usia 74 Tahun, PM India Punya Kebiasaan Makan Sehat Ini

    Tetap Sehat di Usia 74 Tahun, PM India Punya Kebiasaan Makan Sehat Ini


    Jakarta

    Perdana Menteri India, Narendra Modi masih tetap bugar di usianya yang sudah 74 tahun. Rupanya ada kebiasaan makan sehat yang dilakukan olehnya.

    Banyak hal yang harus diperhatikan ketika usia seseorang sudah lanjut usia, terutama dalam hal kesehatan.

    Tubuh semakin rentan dan tidak bisa bugar seperti dulu lagi, sehingga mudah terserang penyakit.


    Oleh karenanya, gaya hidup dan pola makan sehat perlu diterapkan. Kebiasaan baik ini tidak hanya bikin panjang umur, tetapi juga membantu tubuh agar selalu bugar. Seperti kebiasaan sehat yang diterapkan oleh Perdana Menteri India ini.

    Narendra Modi selalu vokal tentang kebiasaan makan sehatnya. Pria 74 tahun itu menekankan pentingnya berpuasa. Menurutnya, puasa merupakan sebuah pengabdian dan juga bagian dari mendisiplinkan diri, lapor Times of India (24/03/2025).

    Dalam sebuah obrolan podcast di Lex Fridman, pria tersebut juga menyebutkan tentang tradisi Chaturmas dan bagaimana musim tersebut menentukan kebiasaan makan dan rutinitas kebugarannya.

    ilustrasi gelas belimbing.Perdana Menteri itu biasanya hanya akan minum air putih hangat. Foto: Getty Images/iStockphoto/Thai Liang Lim

    Chaturmas merupakan periode suci empat bulan dalam agama Hindu yang dimulai pada Shayani Ekadashi (Juni-Juli) dan berakhir pada Prabodhini Ekadashu (Oktober-November). Bulan ini banyak orang Hindu melakukan puasa, doa, dan kegiatan keagamaan lainnya.

    Begitu juga dengan Modi yang pada periode bulan tersebut ia hanya makan satu kali dalam 24 jam antara pertengahan Juni dan November.

    Tetap Sehat di Usia 74 Tahun, PM India Punya Kebiasaan Makan Sehat IniDalam waktu lain Narendra juga hanya akan makan satu jenis buah. Foto: Times of India / Site news

    Selama Shardiya Navratri, ia pantang terhadap makan dan hanya minum air panas. Lalu selama Chaitra Navratri, ia hanya makan satu buah tertentu, dan makannya sekali sehari.

    “Jadi selama sembilan hari tersebut, misalnya saya memilih pepaya, maka selama sembilan hari tersebut, saya tidak akan menyentuh apa pun lagi,” jelasnya.

    Itulah puasa atau pola makan yang ia jalani sepanjang tahun dan telah menjadi tradisi yang mengakar dalam hidupnya.

    Pria ini juga telah mengikuti praktik tersebut selama 50 hingga 55 tahun.

    Tetap Sehat di Usia 74 Tahun, PM India Punya Kebiasaan Makan Sehat IniPerdana Menteri ini punya kebiasaan makan yang unik. Foto: Times of India / Site news

    Kebiasaan minum air hangat memang menawarkan manfaat baik bagi kesehatan, mulai dari meningkatkan pencernaan dengan merangsang saluran pencernaan dan memecah makanan lebih efisien.

    Air hangat juga membantu detoksifikasi, membuang racun, dan meningkatkan fungsi ginjal, serta meningkatkan metabolisme.

    Sedangkan pola makan berbasis buah juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh, membantu penurunan berat badan, dan meningkatkan pencernaan.

    Pola makan yang dilakukan Narendra memang bisa membuat tubuhnya tetap bugar, tetapi hal ini belum tentu cocok di orang lain.

    Oleh karenanya, seseorang harus selalu berkonsultasi dengan ahli gizi atau praktisi medis sebelum melakukan perubahan apa pun.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Makan Pelan-pelan, Cara Murah dan Mudah Cegah Obesitas

    Makan Pelan-pelan, Cara Murah dan Mudah Cegah Obesitas


    Jakarta

    Obesitas bisa dicegah dengan cara murah, mudah, dan efektif. Peneliti di Jepang menyebut makan perlahan bisa menjadi solusi hal tersebut. Begini penjelasannya.

    Strategi pencegahan obesitas biasanya hanya berfokus pada pilihan makanan yang disantap seseorang, tapi lupa mempertimbangkan faktor lain yang tak kalah penting. Salah satunya kebiasaan atau cara makan.

    Mengutip Science Daily (25/3/2025), peneliti di Fujita Health University, Jepang, menginvestigasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kondisi obesitas. Selin cara makan, mereka juga melihat durasi makan, perbedaan jenis kelamin, dan isyarat ritmis.


    Penelitian ini penting karena obesitas merupakan masalah kesehatan serius. Obesitas dikaitkan dengan berbagai komplikasi kesehatan, seperti diabetes, penyakit jantung, dan lemak hati.

    Tim peneliti dipimpin oleh Profesor Katsumi Iizuka dari Departemen Gizi Klinis. Kemudian dibantu oleh Dr. Megumi Aoshima dan Dr. Kanako Deguchi.

    Hasil temuan mereka dipublikasikan dalam jurnal Nutrients Edisi 6, Volume 17 pada 10 Maret 2025. Iizuka mengungkap, “Meskipun ilmu gizi sering kali fokus dengan metabolisme, penyerapan, serta gizi makanan, tapi hanya ada sedikit bukti di Jepang tentang perilaku makan yang menghubungkan keduanya. Hal ini membuat saya tertarik untuk mempelajari perilaku makan, yang melibatkan perbedaan jenis kelamin.”

    Penelitian ini melibatkan 33 partisipan sehat berusia 20 hingga 65 tahun. Mereka diminta makan selembar pizza dalam kondisi berbeda.

    mindful eatingMakan perlahan bisa mencegah obesitas seperti yang diungkap peneliti Jepang. Foto: iStock

    Peneliti lalu mengukur durasi makan, jumlah kunyahan, jumlah gigitan, dan tempo mengunyah (kecepatan mengunyah). Peneliti juga memperhatikan bagaimana variabel-variabel ini berubah ketika partisipan dihadapkan pada ritme metronom yang berbeda menggunakan headphone.

    Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pria dan wanita dalam perilaku makan. Wanita biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk makan, rata-rata 87 detik dibandingkan dengan 63 detik untuk pria.

    Wanita juga mengunyah lebih banyak (rata-rata 107 vs. 80) dan menggigit lebih banyak (4,5 vs. 2,1). Namun, tempo mengunyah yang sebenarnya serupa di antara kedua jenis kelamin.

    Ketika disesuaikan dengan perbedaan jenis kelamin, durasi makan dikaitkan secara positif dengan jumlah kunyahan dan gigitan, tetapi tidak dengan indeks massa tubuh atau tempo makan rata-rata.

    Mungkin yang paling menarik, ketika partisipan dihadapkan pada ritme metronom yang lambat sekitar 40 ketukan per menit, durasi makan mereka meningkat secara signifikan dibandingkan dengan makan tanpa stimulasi ritmis.

    Peneliti menyimpulkan, strategi mudah dan murah untuk mencegah obesitas adalah dengan memperpanjang durasi makan.

    Caranya dengan menambah jumlah kunyahan per gigitan, mengambil gigitan yang lebih kecil (yang secara alami meningkatkan jumlah total gigitan per waktu makan), dan memilih tempat makan yang bikin mereka tenang.

    Hasil penelitian ini juga menekankan bahwa pencegahan obesitas tak hanya soal mengatur kandungan gizi makanan, tapi juga panduan perilaku dan faktor lingkungan yang membuat seseorang makan lebih pelan.

    7 Tips Makan Enak Tanpa Naik BB yang Mudah Dicontek, Intip Yuk!Makan perlahan dianggap sebagai cara murah dan mudah dalam mencegah obesitas. Foto: Getty Images/Hispanolistic

    “Menggabungkan perilaku makan yang diusulkan ke dalam program makan siang sekolah dan program lain dapat mengarah pada pencegahan penyakit di masa mendatang yang terkait dengan obesitas,” kata Iizuka.

    Para peneliti mengakui bahwa studi mendatang harus menguji temuan ini dengan berbagai makanan selain pizza untuk memastikan penerapannya dalam berbagai skenario makan.

    Meskipun demikian, penelitian ini memberikan bukti berharga untuk program pencegahan dan pengobatan obesitas, tanpa biaya atau kerumitan yang signifikan.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Makan Pisang Setiap Hari Bagus untuk Kesehatan?

    Apakah Makan Pisang Setiap Hari Bagus untuk Kesehatan?


    Jakarta

    Pisang dikenal sebagai buah bernutrisi dan bermanfaat bagi kesehatan. Namun, apakah mengonsumsinya setiap hari bagus untuk kesehatan? Ini penjelasan ahli.

    Buah pisang direkomendasikan untuk dimakan sehari-hari karena kandungan nutrisi di dalamnya. Pisang kaya akan nutrisi penting, seperti serat, kalium, vitamin B6, dan vitamin C yang bermanfaat untuk pencernaan, jantung, tekanan darah, dan daya tahan tubuh.

    Selain dimakan utuh, pisang juga digemari karena cocok dijadikan bahan utama dalam smoothie atau dijadikan topping oatmeal.


    Lantas, apakah mengonsumsinya setiap hari baik untuk kesehatan tubuh? Melansir delish.com (26/03/2023), berikut penjelasan ahli.

    1. Manfaat pisang bagi kesehatan

    pisangKandungan nutrisi dalam pisang banyak memberikan manfaat bagi kssehatan tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu pisang berukuran sedang mengandung sekitar 105 kalori, 27 karbohidrat, 14 gram gula, 5 gram serat, dan 422 mg kalium.

    Pisang juga mengandung vitamin C, vitamin B6, dan elektrolit, seperti magnesium, natrium, dan kalium.

    Ahli gizi Lauren Manaker mengungkap bahwa mengonsumsi pisang setiap hari merupakan kebiasaan baik untuk mendapatkan asupan buah.

    2. Dampak buruk pisang

    pisangNamun, pisang juga tidak boleh terlalu banyak dikonsumsi. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Pisang memang bernutrisi, tetapi bukan pilihan ideal semua orang, terutama bagi mereka yang sedang diet rendah kalium atau mereka yang kadar gula darahnya mudah meningkat usai makan.

    Pasalnya, pisang mengandung karbohidrat dan gula, yang bisa jadi buruk bagi penderita diabetes.

    Namun, menurut Harvard TH Chan School of Public Health, pisang mengandung pati resisten, mirip dengan serat, dan melepaskan lebih sedikit glukosa ke dalam aliran darah dibandingkan pati non-resisten, seperti roti putih.

    Selain kandungan karbohidrat, pisang juga dikenal dengan kandungan kalium yaitu elektrolit penting untuk fungsi sel dan otot, serta kesehatan jantung.

    Kalium dan natrium bekerja sama dan kadarnya harus seimbang. Namun, ada orang dengan kondisi Hiperkalemia atau kondisi saat kadar kalium dalam darah terlalu tinggi saat mengonsumsi pisang

    Untungnya, menurut Manaker, orang yang sehat secara umum kecil kemungkinan mengalami hiperkalemia dengan mengonsumsi satu pisang sehari. Terutama jika makanan lain dikonsumsi tidak mengandung banyak kalium.

    Untuk mengetahui apakah boleh makan pisang setiap hari atau tidak, bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Apakah pisang aman dikonsumsi setiap hari?

    Mengonsumsi satu pisang sehari kemungkinan besar aman untuk kesehatan. Namun, hal ini juga tergantung pada kesehatan dan pola makan setiap orang.

    Secara keseluruhan, Manaker menyarankan untuk mengonsumsi berbagai macam buah dan sayuran.

    Meskipun mengonsumsi pisang setiap hari tidak buruk, tetapi lebih bermanfaat ketika buah-buahan yang dikonsumsi berbeda-beda, sehingga pisang hanya jadi selingan.

    Jumlah pisang yang dimakan setiap hari juga tergantung pada makanan lain yang dikonsumsi sehari-hari.

    Mereka yang memiliki masalah perut atau pencernaan diperbolehkan mengonsumsi pisang lebih dari satu.

    Namun, tetap harus dibatasi, jangan terlalu berlebihan. Setidaknya sampai 3 buah pisang saja.

    Jika terlalu banyak, konsumsi makanan tinggi kalium bisa menyebabkan kelebihan kalium dalam tubuh atau Hiperkalemia yang dapat merusak saraf dan otot.

    Kandungan gula dalam pisang juga bisa memicu lonjakan gula darah. Asam tanat di dalamnya juga bisa menyebabkan sembelit.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Waspada! Gegara Kebiasaan Ini Tubuh Jadi Alergi Daging

    Waspada! Gegara Kebiasaan Ini Tubuh Jadi Alergi Daging


    Jakarta

    Pola makan sangat berpengaruh pada kebiasaan tubuh menentukan proses pencernaannya. Bahkan ada satu kondisi yang disebut dapat membuat tubuh alergi daging.

    Ada banyak jenis alergi makanan di dunia yang diidap setiap individu dengan kondisi tubuh khusus. Pengaruh sindrom hingga imunitas yang berbeda-beda membuat seseorang tak bisa menerima asupan makanan tertentu secara spesifik.

    Misalnya makanan laut seperti udang, kerang, olahan susu layaknya keju, yogurt, dan masih banyak lagi dapat menimbulkan reaksi alergi yang berbeda-beda juga. Tetapi BBC (11/3) mengatakan bahwa ada kondisi di mana tubuh akan tiba-tiba alergi dengan makanan yang sebelumnya terasa aman untuk dikonsumsi.


    Menurut data dari pemerintah Inggris, konsumsi daging sapi, babi, hingga domba menurun sebanyak 62% jika dibandingkan dengan tahun 1980 dan 2022. Ada beberapa hal yang disebut menjadi dasar fenomena ini, salah satunya adalah kenaikan harga yang signifikan.

    Waspada! Gegara Kebiasaan Ini Tubuh Jadi Alergi DagingTubuh manusia ternyata bisa saja mengalami alergi terhadap daging hewan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Milanchikov

    Namun untuk mengetahui faktornya lebih lanjut, ternyata ada eksperimen yang dilakukan. Yakni dengan memantau kebiasaan makan atau pola diet dari partisipan yang dianggap mewakili subjek penelitian yang ingin dituju.

    Ditemukan bahwa orang yang pernah menjadi vegetarian atau vegan akan mengalami perubahan pada saluran pencernaannya. Mereka yang sudah lama tidak mengonsumsi daging dilaporkan mengalami gejala aneh saat mengonsumsi daging kembali.

    Seperti perut yang kembung, mual, kram perut, hingga beberapa gejala yang menunjukkan terjadinya alergi. Seorang profesor asal Amerika Serikat menyebut adanya penyesuaian proses pencernaan menjadi dasarnya, tetapi tetap butuh pengamatan khusus.

    “Bukti yang kurang tidak bisa menyatakan bahwa penelitian ini sudah benar-benar terbukti. Kami tidak selalu langsung puasa, hanya butuh beberapa hal yang harus dilakukan untuk melihat efeknya jauh lebih dalam,” ujar Sander Kersten, profesor nutrisi di Cornell University, Amerika Serikat.

    Waspada! Gegara Kebiasaan Ini Tubuh Jadi Alergi DagingSalah satunya sindrom Alpha-gal yang memuci terjadinya alergi pada protein hewani. Foto: Getty Images/iStockphoto/Milanchikov

    Sejauh ini kondisi tubuh yang tiba-tiba alergi terhadap daging hanya dapat dijelaskan melalui sindrom Alpha-gal. Artinya sistem imun akan menerima protein hewan yang masuk sebagai sebuah serangan yang dapat memicu anaphylaxis hingga kematian.

    Kersten menjelaskan lebih lanjut, dari hasil penemuannya, kondisi yang paling terasa menyakitkan akan dialami orang yang menghindari protein hewani sama sekali. Ketika ia kembali mengonsumsinya bahkan untuk kadar yang sedikit saja dapat memicu gejala sakit secara fisik maupun ketidakstabilan emosi.

    Tetapi disebutkan pula bahwa peluang tubuh lupa untuk mencerna daging sangat kecil. Daging dianggap sebagai makanan lain seperti buah-buahan, sayuran, maupun kacang-kacangan yang sama-sama memiliki kandungan serat.

    Ada mikroba dan enzim dalam saluran pencernaan yang akan tetap mengenali daging sebagai bahan makanan yang harus dicerna. Kondisi alergi protein hewan yang paling besar terjadi bukan dari daging, melainkan kondisi sensitif terhadap laktosa yang akan kesulitan menerima protein hewan melalui susu dan produk turunannya.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pilih Warna Piring Makan yang Tepat Ternyata Bisa Bantu Diet

    Pilih Warna Piring Makan yang Tepat Ternyata Bisa Bantu Diet


    Jakarta

    Warna piring makan yang dipakai sehari-hari rupanya bisa memengaruhi seberapa banyak makanan masuk. Jika sedang diet, sebaiknya pilih warna piring makan yang seperti ini.

    Piring merupakan salah satu alat utama untuk menikmati makanan. Menjadi tatakan atau wadah supaya makanan lebih mudah disantap.

    Umumnya piring yang dipakai dipilih secara acak saja, tanpa tujuan khusus. Faktanya, warna piring yang dipilih bisa memengaruhi seberapa banyak asupan makanan ke dalam tubuh.


    Menurut penelitian yang disebut Times of India (06/08/2020), warna piring berperan dimana orang cenderung makan lebih sedikit jika ada kontras warna yang lebih tinggi antara piring dan makanan.

    Jika makan makanan yang warnanya lebih gelap, tetapi disajikan dalam piring berwarna cerah bisa membuatmu makan lebih sedikit.

    Alasannya porsi makanannya menjadi terlihat lebih besar karena menonjol di piring yang lebih terang.

    piringWarna piring dapat memengaruhi sseseorang untuk makan lebih banyak atau lebih sedikit. Foto: Getty Images/iStockphoto/DeborahWolfe

    Warna-warna cerah, seperti kuning, oranye, dan merah, dikenal paling merangsang nafsu makan.

    Warna-warna, khususnya merah mampu meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Membuat tubuh merasa lebih lapar.

    Meskipun begitu, seorang professor di Oxford University, Charles Spence justru mengatakan sebaliknya.

    Menurutnya, sebuah penelitian menemukan bahwa menikmati makanan tidak sehat, seperti camilan gurih atau biskuit yang disajikan di mangkuk atau piring berwarna merah, bisa membuat seseorang menjadi makan lebih sedikit.

    Untuk piring yang punya warna gelap, seperti abu-abu, hitam, cokelat, ungu justru dianggap mampu menekan nafsu makan.

    Dengan demikian, makan di piring berwarna gelap kemungkinan membuat nafsu makan berkurang.

    alasan chef tak pakai piring biruPiring warna biru gelap paling direkomendasikan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Namun, di antara banyaknya warna piring, paling direkomendasikan adalah piring warna biru gelap.

    Penelitian yang disebut situs Times of India menunjukkan bahwa makan di piring biru tua dapat membantu Anda mengontrol ukuran porsi dengan cara yang lebih baik.

    Selain warna, bentuk juga penting diperhatikan.

    Jika memiliki tujuan menurunkan berat badan, gunakanlah gelas atau mangkuk yang tinggi dan sempit daripada yang lebar.

    Jumlah kapasitasnya mungkin sama, tetapi penelitian menunjukkan bahwa orang-orang merasa seperti porsinya jadi lebih banyak ketika menggunakan versi yang tinggi dan sempit.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Hati-Hati! Cara Seduh Kopi Ini Bisa Tingkatkan Kolesterol

    Hati-Hati! Cara Seduh Kopi Ini Bisa Tingkatkan Kolesterol


    Jakarta

    Kopi memang punya banyak manfaat sehat. Namun, metode penyeduhan tertentu justru bisa memberikan efek buruk pada kadar kolesterol yang meningkat.

    Kopi banyak digemari karena kandungannya banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

    Minuman berkafein ini merupakan sumber antioksidan. Dalam jumlah tepat, konsumsi kopi mampu meningkatkan kadar energi, menurunkan risiko diabetes tipe-2, meningkatkan performa atletik, serta mendukung kesehatan jantung dan hari.


    Namun, faktor-faktor tertentu bisa menyebabkan efek buruk usai minum kopi. Salah satunya cara menyeduh kopi.

    Proses penyeduhan kopi mungkin terdengar tidak penting, tetapi faktanya beberapa cara justru membahayakan kesehatan.

    Melansir ndtv.com (26/03/2025), penelitian terkini mengungkap bahwa kopi yang diseduh menggunakan mesin kopi kantor atau mesin kopi modern berpotensi meningkatkan kadar kolesterol.

    Kopi yang diseduh menggunakan mesin atau yang disaring menggunakan penyaring berbahan metal diyakini mengandung senyawa kafestol dan kahweol yang tidak tersaring.

    Kafestol dan Kahwepol merupakan senyawa diterpen yang secara alami dapat ditemukan di kopi.

    Kedua senyaawa ini pun dikenal bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat atau LDL yang berkaitan dengan masalah penyakit kardiovaskular.

    Menurut hasll penelitian yang disebut myfox8.com, kopi yang diseduh dengan mesin kopi mengandung kafestol sebesar 176 mg/L yang mana jumlahnya jauh lebih besar dari kafestol dari proses penyeduhan kopi filter yang jumlahnya hanya 12 mg/L.

    Kopi yaang diseduh menggunakan mesin french press juga termasuk yang buruk untuk kolesterol. Pasalnya penyaringan metal tidak cukup rapat menampung kafestol dan kahweol.

    Jadi, kandungan kedua senyawa itu pun menjadi cukup tinggi dan berisiko meningkatkan kadar kolesterol.

    Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Nutrition, Metabolism & Cardiovascular Diseases menyebutkan bahwa rebusan kopi memang mengandung kadar senyawa peningkat kolesterol yang lebih tinggi.

    minum kopiBeberapa metode penyeduhan kopi bisa meningkatkan kadar kolesterol. Foto: Getty Images/iStockphoto/grandriver

    Studi tersebut juga mengungkap bahwa beralih ke kopi yang diseduh dengan filter atau penyaring kertas bisa mengurangi potensi tersebut.

    Kopi yang diseduh dengan penyaring kertas ini memang prosesnya lebih lama karena kopi dibiarkan menetes secara alami, tetapi justru lebih baik untuk menjaga kolesterol.

    Pasalnya, penyaring kertas dapat menyaring seluruh zat peningkat kolesterol.

    Kopi yang diseduh biasanya mengandung kafestol, suatu senyawa diterpena yang bisa meningkatkan kolesterol dalam darah.

    Menyeduh kopi menggunakan penyaring kertas dapat membantu mengurangi kadarnya secara signifikan.

    Penyaring kertas juga memungkinkan kafein dan antioksidan melewatinya.

    Benarkah Warna Kertas Filter Pengaruhi Rasa Kopi? Ini PenjelasannyaNamun kopi yang diseduh dengan metode filter diyakini bisa mengontrol kolesterol. Foto: Getty Images/ArtRachen01

    Proses penyeduhan ini juga dapat membantu menurunkan keasaman kopi. Cara ini menjadi pilihan yang baik bagi mereka dengan kondisi perut sensitif.

    Selain menyeduhnya pakai penyaring kertas, tips lain juga bisa membantu racikan kopi lebih sehat.

    Mulai dari memilih biji kopi yang berkualitas tinggi, hindari gula, krim, atau sirup perasa berlebihan.

    Penting juga untuk membatasi asupan kopi. Sebaiknya hanya 3-4 cangkir sehari.

    Waktu minum kopi juga harus diperhatikan. Hindari meminumnya menjelang tidur supaya tidur tidak terganggu.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com