Author: admin

  • 5 Hutan Ngetop di Korea yang Wajib Dikunjungi saat Musim Gugur

    5 Hutan Ngetop di Korea yang Wajib Dikunjungi saat Musim Gugur

    Jakarta

    Musim gugur di Korea jadi momen yang paling jadi favorit wisatawan Indonesia. Beberapa alasan utama wisatawan Indonesia suka dengan musim gugur Korea adalah karena cuaca yang tidak terlalu dingin sehingga masih bisa menikmati suasana luar ruangan di Korea.

    Wisatawan juga bisa menikmati nuansa coklat kuning emas yang berasal dari tumbuhan – tumbuhan di sekitar yang tidak bisa dinikmati di negara dua musim, seperti Indonesia, dan banyaknya tawaran aktivitas dan hiburan di Korea yang spesial hanya tersedia di musim gugur.

    Selain itu, musim gugur tidak hanya spesial bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Korea, tetapi pada musim gugur juga banyak hal spesial untuk orang Korea, seperti banyaknya hari libur nasional Korea, seperti Chuseok, Hari Pendirian Negara Korea, Hari Hangeul dan sebagainya, sehingga makin banyak hal-hal spesial yang bisa dinikmati di Korea.


    Apa saja yang bisa dinikmati oleh wisatawan Indonesia di Korea saat musim gugur? Tentunya banyak. Mulai dari tempat wisata, sampai festival musim gugur yang bisa dikunjungi. Berikut beberapa pilihannya:

    5 Hutan Top di Korea yang bisa dikunjungi untuk menikmati musim gugur secara maksimal:

    1.Seoul Forest, Seoul

    Seoul Forest
    Seoul Forest. Foto: Korea Tourism Organization

    Seoul Forest terletak di Seongsu-dong, salah satu kawasan paling populer di Seoul. Sebelumnya digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk arena pacuan kuda, lapangan golf, dan kemudian instalasi pengolahan air.

    Hutan ini semakin indah menjelang musim gugur, ketika pohon metasequoia dan ginkgo berganti warna menjadi keemasan. Jalan setapaknya tidak beraspal, sehingga nyaman untuk berjalan. Setelah menikmati piknik di Seoul Forest, kunjungi juga kafe, restoran, atau toko di sepanjang jalan Seongsu-dong.

    2. Hwadam Botanic Garden, Gwangju, Gyeonggi-do

    Hwadam Botanic Garden Korea
    Foto: Korea Tourism Organization

    Hwadam Botanic Garden adalah arboretum ekologi yang berjarak sekitar 1,5 jam dari Seoul dengan transportasi umum. Wisatawan dapat berjalan-jalan di antara sekitar 4.300 spesies tanaman dalam suasana yang seperti hutan.

    Wisatawan juga dapat menaiki monorel, yang mengelilingi taman dan menikmati pemandangan musim gugur yang menakjubkan. Wisatawan yang berjalan-jalan di sepanjang dek pejalan kaki bahkan dapat bertemu dengan hewan liar kecil, seperti landak atau tupai.

    3. Haneul Park, Seoul

    Haneul Park terletak di dataran tinggi dengan ketinggian 98 meter di atas permukaan laut dan menawarkan pemandangan taman dan lanskap kota yang luar biasa. Sebagian besar puncaknya ditutupi oleh kumpulan rumput perak yang megah.
    Foto: Korea Tourism Organization

    Haneul Park terletak di dataran tinggi dengan ketinggian 98 meter di atas permukaan laut dan menawarkan pemandangan taman dan lanskap kota yang luar biasa. Sebagian besar puncaknya ditutupi oleh kumpulan rumput perak yang megah.

    Daun-daunnya berwarna perak di bawah matahari siang, tetapi berubah menjadi emas beberapa jam sebelum senja tiba. Haneul Park menjadi tempat penyelenggaraan Festival Rumput Perak Seoul setiap tahun pada Oktober, dengan pertunjukan cahaya, pertunjukan budaya,zona foto, dan masih banyak lagi untuk menikmati pengalaman yang lebih indah di antara rumput perak.

    4. Wondae-ri Birch Forest, Inje, Gangwon

    Wondae-ri Birch Forest adalah salah satu destinasi terbaik untuk menikmati dedaunan musim gugur di Inje.
    Foto: Korea Tourism Organization

    Wondae-ri Birch Forest adalah salah satu destinasi terbaik untuk menikmati dedaunan musim gugur di Inje.

    Hutan ini terkenal dengan pemandangannya yang indah dan terdiri dari sekitar 70.000 pohon birch yang ditanam rapi dan dedaunan musim gugur yang berwarna-warni. Untuk menikmati Wondae-ri Birch Forestsecara maksimal silakan pergi saat matahari terbit dan kabut sedikit menghilang.

    5. Gwanbangjerim Forest, Damyang, Jeollanam-do

    Gwanbangjerim Forest, Damyang, Jeollanam-do
    Foto: Korea Tourism Organization

    Gwanbangjerim adalah tanggul sepanjang 6-kilometer yang dibangun di sepanjang Sungai Gwanbangcheon dan hutan Gwanbangjerim sepanjang 2-kilometer. Pada musim gugur, hutan ini diwarnai dengan warna musim gugur yang cerah.

    Berbagai patung di luar ruangan diterangi cahaya terang saat matahari terbenam, menciptakan suasana romantis untuk pasangan – pasangan muda yang berkunjung. Hutan Gwanbangjerim terkenal dengan perpaduan indah dedaunan musim gugur dan kabut pagi yang menyelimutinya. Jika Anda ingin mengambil foto kenang-kenangan yang fantastis, kunjungi hutan ini di pagi hari.

    Selanjutnya: Festival Musim Gugur di Korea

    Jinju Namgang Yudeng Festival adalah acara untuk melanjutkan tradisi menyampaikan permohonan dengan
mengapungkan lentera warna-warni di Sungai Namgang.
    Foto: Korea Tourism Organization

    Jinju Namgang Yudeng Festival

    Jinju Namgang Yudeng Festival adalah acara untuk melanjutkan tradisi menyampaikan permohonan dengan mengapungkan lentera warna-warni di Sungai Namgang. Tradisi yang telah berlangsung lebih dari 400 tahun ini berawal dari Pengepungan Jinju pada tahun 1592.

    Festival ini dimulai saat matahari terbenam ketika lentera- lentera dengan berbagai bentuk dan ukuran dinyalakan di Sungai Namgang. Lentera – lentera tersebut, kembang api dan pertunjukan cahaya menghiasi malam dengan cahaya warna-warni, bersamaan dengan berbagai pertunjukan budaya. Festival ini juga mengoperasikan truk makanan tempat wisatawan dapat menikmati hidangan lezat dari seluruh dunia.

    Halaman 2 dari 7

    Seoul Forest terletak di Seongsu-dong, salah satu kawasan paling populer di Seoul. Sebelumnya digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk arena pacuan kuda, lapangan golf, dan kemudian instalasi pengolahan air.

    Hutan ini semakin indah menjelang musim gugur, ketika pohon metasequoia dan ginkgo berganti warna menjadi keemasan. Jalan setapaknya tidak beraspal, sehingga nyaman untuk berjalan. Setelah menikmati piknik di Seoul Forest, kunjungi juga kafe, restoran, atau toko di sepanjang jalan Seongsu-dong.

    Hwadam Botanic Garden adalah arboretum ekologi yang berjarak sekitar 1,5 jam dari Seoul dengan transportasi umum. Wisatawan dapat berjalan-jalan di antara sekitar 4.300 spesies tanaman dalam suasana yang seperti hutan.

    Wisatawan juga dapat menaiki monorel, yang mengelilingi taman dan menikmati pemandangan musim gugur yang menakjubkan. Wisatawan yang berjalan-jalan di sepanjang dek pejalan kaki bahkan dapat bertemu dengan hewan liar kecil, seperti landak atau tupai.

    Haneul Park terletak di dataran tinggi dengan ketinggian 98 meter di atas permukaan laut dan menawarkan pemandangan taman dan lanskap kota yang luar biasa. Sebagian besar puncaknya ditutupi oleh kumpulan rumput perak yang megah.

    Daun-daunnya berwarna perak di bawah matahari siang, tetapi berubah menjadi emas beberapa jam sebelum senja tiba. Haneul Park menjadi tempat penyelenggaraan Festival Rumput Perak Seoul setiap tahun pada Oktober, dengan pertunjukan cahaya, pertunjukan budaya,zona foto, dan masih banyak lagi untuk menikmati pengalaman yang lebih indah di antara rumput perak.

    Wondae-ri Birch Forest adalah salah satu destinasi terbaik untuk menikmati dedaunan musim gugur di Inje.

    Hutan ini terkenal dengan pemandangannya yang indah dan terdiri dari sekitar 70.000 pohon birch yang ditanam rapi dan dedaunan musim gugur yang berwarna-warni. Untuk menikmati Wondae-ri Birch Forestsecara maksimal silakan pergi saat matahari terbit dan kabut sedikit menghilang.

    Gwanbangjerim adalah tanggul sepanjang 6-kilometer yang dibangun di sepanjang Sungai Gwanbangcheon dan hutan Gwanbangjerim sepanjang 2-kilometer. Pada musim gugur, hutan ini diwarnai dengan warna musim gugur yang cerah.

    Berbagai patung di luar ruangan diterangi cahaya terang saat matahari terbenam, menciptakan suasana romantis untuk pasangan – pasangan muda yang berkunjung. Hutan Gwanbangjerim terkenal dengan perpaduan indah dedaunan musim gugur dan kabut pagi yang menyelimutinya. Jika Anda ingin mengambil foto kenang-kenangan yang fantastis, kunjungi hutan ini di pagi hari.

    Jinju Namgang Yudeng Festival

    Jinju Namgang Yudeng Festival adalah acara untuk melanjutkan tradisi menyampaikan permohonan dengan mengapungkan lentera warna-warni di Sungai Namgang. Tradisi yang telah berlangsung lebih dari 400 tahun ini berawal dari Pengepungan Jinju pada tahun 1592.

    Festival ini dimulai saat matahari terbenam ketika lentera- lentera dengan berbagai bentuk dan ukuran dinyalakan di Sungai Namgang. Lentera – lentera tersebut, kembang api dan pertunjukan cahaya menghiasi malam dengan cahaya warna-warni, bersamaan dengan berbagai pertunjukan budaya. Festival ini juga mengoperasikan truk makanan tempat wisatawan dapat menikmati hidangan lezat dari seluruh dunia.

    (ddn/ddn)

    Simak Video “Video: Intip Atraksi Naga Api di Perayaan Musim Gugur Hong Kong
    [Gambas:Video 20detik]






    Sumber : travel.detik.com

  • 10 Fungsi Organ Ginjal yang Vital bagi Tubuh dan Cara Menjaganya

    10 Fungsi Organ Ginjal yang Vital bagi Tubuh dan Cara Menjaganya



    Jakarta

    Fungsi organ ginjal sangat vital bagi tubuh manusia. Tanpa peran ginjal, hampir seluruh kinerja organ dalam tubuh otomatis terganggu. Apa saja fungsi tersebut?

    Meski ginjal dikenal sebagai organ kecil seperti bentuk kacang, tapi ginjal bekerja tanpa henti menyaring darah, menjaga cairan tetap seimbang, hingga mendukung kesehatan tulang. Setiap hari, organ ginjal menyaring sekitar 200 liter darah.

    Hasilnya, racun berbahaya dapat dikeluarkan. Sementara zat penting tetap dipertahankan dan diserap tubuh dengan optimal. Fungsi ini membuat ginjal disebut sebagai “filter alami” bagi tubuh.


    Sayangnya, banyak orang baru menyadari pentingnya fungsi organ ginjal ketika sudah muncul penyakit. Untuk memahami fungsi utama ginjal, berikut penjelasan dan cara menjaganya tetap sehat.

    Daftar 10 Fungsi Organ Ginjal

    Dilansir dari situs resmi National Library of Medicine (NIH), ginjal memiliki peran penting sebagai berikut:

    1. Menyaring darah dari zat sisa metabolisme

    Fungsi organ ginjal yang paling dikenal adalah menyaring racun, urea, kreatinin, dan sisa metabolisme lain. Semua limbah itu dibuang melalui urin.

    2. Menjaga keseimbangan cairan tubuh

    Ginjal akan menahan air saat tubuh kekurangan cairan, dan membuang kelebihan cairan saat tubuh berlebih. Fungsi organ ginjal ini penting untuk menjaga kestabilan cairan dalam tubuh.

    3. Mengatur kadar elektrolit

    Natrium, kalium, kalsium, hingga magnesium tetap seimbang berkat kerja ginjal. Gangguan fungsi ini bisa memicu masalah saraf dan otot.

    4. Mengatur keseimbangan asam-basa darah

    Ginjal menjaga pH darah tetap normal (7,35-7,45) dengan membuang ion hidrogen (H⁺) saat darah terlalu asam dan menyerap bikarbonat.

    5. Menghasilkan hormon eritropoietin (EPO)

    Fungsi organ ginjal juga meliputi produksi hormon yang merangsang pembentukan sel darah merah. Jika terganggu, tubuh dapat mengalami anemia.

    6. Menghasilkan renin untuk tekanan darah

    Renin dari ginjal memicu sistem RAAS yang berfungsi mengatur tekanan darah dan volume cairan tubuh.

    7. Mengaktifkan vitamin D

    Ginjal mengubah vitamin D menjadi bentuk aktif (calcitriol) untuk membantu penyerapan kalsium dan menjaga kesehatan tulang.

    8. Membuang zat asing dari tubuh

    Obat-obatan, racun, dan metabolit berbahaya bisa dikeluarkan berkat fungsi organ ginjal ini.

    9. Mendukung fungsi saraf dan otot

    Dengan menjaga elektrolit tetap seimbang, ginjal memastikan kontraksi otot dan impuls saraf berjalan normal.

    10. Mengatur volume darah dan tekanan osmotik

    Fungsi organ ginjal juga terkait langsung dengan stabilitas tekanan darah melalui pengaturan air dan natrium.

    Cara Menjaga Ginjal Tetap Sehat

    Dikutip dari National Kidney Foundation, ada tujuh aturan penting dalam menjaga fungsi organ ginjal, yaitu:

    1. Rutin periksa kesehatan dengan tes urine (ACR) dan tes darah (GFR).
    2. Kendalikan tekanan darah dengan diet rendah garam, olahraga, dan obat bila diperlukan.
    3. Kelola gula darah terutama bagi penderita diabetes untuk mencegah kerusakan ginjal.
    4. Terapkan pola makan sehat seperti diet Mediterania atau DASH.
    5. Rajin olahraga agar berat badan ideal, tekanan darah, dan kolesterol tetap stabil.
    6. Berhenti merokok karena rokok mempercepat kerusakan fungsi ginjal.
    7. Batasi penggunaan obat pereda nyeri golongan NSAID yang bisa membahayakan ginjal.

    Itulah penjelasan mengenai fungsi ginjal dan cara menjaganya agar tetap sehat. Semoga bermanfaat detikers!

    *Penulis adalah peserta magang Program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama

    (faz/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Makan Pedas Bisa Bikin Kurus? Begini Kata Ahli

    Makan Pedas Bisa Bikin Kurus? Begini Kata Ahli


    Jakarta

    Konsumsi makanan pedas kerap dianggap membantu menurunkan berat badan. Benarkah? Ternyata begini penjelasan ahli gizi.

    Konsumsi beberapa makanan dipercaya dapat menyehatkan berkat beragam kandungan nutrisinya. Salah satunya makanan sehat yang terkenal dengan manfaat membantu menurunkan berat badan.

    Hal ini pun menggelitik para pakar. Melansir Independent (17/6), Dr. Paige Cunningham dari Pennsylvania State University menyarankan konsumsi makanan pedas untuk menekan nafsu makan.


    “Sesederhana menambahkan makanan cabai ke dalam makanan tidak hanya membantu menambah rasanya menjadi lebih pedas tetapi juga dapat mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi,” jelas Cunningham.

    Slurpp! 20 Bakso Aci yang Pedas Kenyal Ada di SiniMakanan pedas kerap dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan. Foto: Instagram

    Pernyataan tersebut dilontarkan setelah ia melakukan penelitian yang dipublikasi pada jurnal Food Quality and Preference. Dalam pengamatannya ditemukan bahwa laju makan akan melambat dan asupan makanan bakal berkurang saat rasa pedas meningkat.

    Selain itu, pengaruh kandungan capsaicin dalam cabai juga mampu meningkatkan suhu tubuh. Komponen ini dipercaya memicu produksi panas tubuh dan organisme untuk meningkatkan metabolisme.

    Ahli gizi Haley Robinson dari Piedmont Atlanta Hospital membenarkan hal tersebut. Ia menambahkan capsaicin juga dapat membantu meningkatkan suhu dan metabolisme sambil membakar kalori dalam tubuh.

    “Penelitian menunjukkan bahwa itu (capsaicin) meningkatkan metabolisme sampai 5%,” kata Robinson.

    Tragis! Kisah Influencer Tewas karena Terlalu Sering Makan PedasTernyata kandungan capsaicin dalam cabai menjadi sumber khasiatnya. Foto: Site News

    Patricia Bridget Lane, ahli gizi dari Cleveland Clinic, juga mengemukakan hasil penelitian lainnya. Ia menyebut capsaicin memiliki pengaruh yang secara spesifik merujuk pada otak.

    “Ada beberapa riset yang menunjukkan kinerja capsaicin pada hypothalamus, yaitu bagian pada otak yang mengendalikan lapar dan kenyang,” ungkap Lane.

    Para peneliti dari Harvard juga mengemukakan bahwa orang yang konsumsi cabai memiliki risiko lebih rendah terhadap kematian akibat sakit jantung. Setidaknya konsumsi makanan pedas satu kali seminggu dapat menurunkan risikonya hingga 14%.

    Namun, ada beberapa hal yang juga perlu diingat. Pertama, belum ada penelitian yang membuktikan semakin pedas cabai yang digunakan maka semakin efektif hasilnya. Kedua, hindari konsumsi lemak, garam, serta porsi makan yang berlebihan saat menikmati makanan pedas.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Pembangunan Bandara Bali Utara Perlu Berdamai dengan Lingkungan

    Pembangunan Bandara Bali Utara Perlu Berdamai dengan Lingkungan



    Jakarta

    Pembangunan bandara Bali utara hingga deretan rencana pembangunan untuk wilayah Bali disorot lagi setelah tarik ulur lokasi. Ahli tanah mengatakan pembangunan sah-sah saja selagi prasyaratannya terpenuhi.

    Rencana pembangunan bandara Bali utara itu dicantumkan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

    “Kalau mau bikin bandara itu pasti nanti infrastruktur lainnya, seperti jalan, kemudian pemukiman, perkantoran pasti akan mengikuti, kan? Nah, itu yang harus diatur. Pastikan persyaratan-persyaratan lingkungannya terpenuhi dulu,” kata peneliti BRIN, Destika Cahyana, saat dihubungi detikcom, Rabu (8/10/2025).


    Selain soal lokasi, poin penting lain yang perlu diperhatikan oleh pemerintah dan kontraktor dalam pembangunan Bandara Bali Utara adalah desain yang ramah lingkungan. Destika mencontohkan pengalaman di Kalimantan, bahwa sebagian besar wilayahnya merupakan rawa. Jika jalan dibangun langsung di atas tanah tanpa perencanaan khusus, akan muncul warung, rumah, bahkan pemukiman baru di sepanjang jalan tersebut. Akibatnya, lahan yang awalnya alami dan sensitif bisa rusak karena pembangunan yang tidak terkendali.

    Untuk menghindari hal itu, pembangunan jalan di Kalimantan digunakan desain jalan layang yang ditopang dengan tiang-tiang penyangga. Jalan itu melintas di atas rawa tanpa harus menimbun atau merusak tanah di bawahnya. Karena jalannya berada di ketinggian, aktivitas seperti membangun warung atau rumah di pinggir jalan otomatis tidak bisa dilakukan. Dengan begitu, lingkungan tetap terjaga, dan pembangunan tidak memicu kerusakan lanjutan.

    “Contohnya di Kalimantan, kan di sana rawa ya landscape-nya. Kalau pembuatan jalan itu di atas permukaan tanah, bisa saja pembangunan itu memancing aktivitas manusia di sekitarnya, di pinggir-pinggir jalan tumbuh warung-warung, kemudian tumbuh kota dan lainnya. Dan lahan jadinya rusak,” kata Destika.

    “Tetapi akhirnya konsep jalan itu dibuat tidak di-ground. Jalan itu bisa melewati rawa dan lingkungan terjaga dengan jalan dibangun menggunakan tiang-tiang penyangga. Jadinya, seperti jalan layang. Nah, tak mungkin di sepanjang jalan tumbuh pemukiman, kan?” ujar dia lagi.

    “Kendati belum tahu lokasi pembangunan bandara Bali utara, tapi konsep yang menyesuaikan dengan landscape tanpa merusak dan merubah lahan ini harus dipertimbangkan,” dia menegaskan.

    Lebih lanjut, Destika juga menyarankan ke pemerintah Bali untuk menerapkan ‘one island one management‘ supaya satu kebijakan diterapkan untuk seluruh kawasan Bali.

    “Bali itu pulau kecil dan terbagi beberapa kabupaten-kabupaten. Nah, sementara di pulau kecil itu DAS (daerah aliran sungai) dan sub-dasnya itu melewati batas-batas administrasi? Jadi satu das satu das tapi misalnya dua kabupaten atau tiga kabupaten. Nah, jadi kadang-kadang antara bupati yang satu dengan bupati yang lain ini kan beda kebijakannya,” kata dia.

    “Nah, kalau ‘one island one management‘, jadi bisa utuh pengelolaannya dan pengembangan Bali mau dibawa ke mananya itu lebih utuh,” ujar dia.

    Ya, desain bandara Bali Utara telah dikenalkan ke publik, namun hingga saat ini belum jelas lokasi pasti yang akan menjadi titik pembangunan. Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Perhubungan Bali, Nusakti Yasa Weda, menekankan bahwa Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tidak secara eksplisit menyebutkan lokasi pembangunan bandara tersebut.

    “Lampiran IV Perpres tentang Arah Pembangunan Kewilayahan untuk Provinsi Bali, memang tercantum sejumlah rencana intervensi strategis, termasuk pembangunan Bandara Internasional Bali Baru/Bali Utara, namun, dokumen tersebut tidak memuat penetapan lokasi maupun nama resmi bandara,” kata dia.

    Nusakti menjelaskan bahwa penetapan lokasi bandara Bali utara tidak mungkin dilakukan tanpa adanya studi yang solid, master plan yang telah disepakati pemerintah, serta ketersediaan lahan yang sudah dikuasai oleh pemrakarsa.

    Oleh sebab itu, Pemprov Bali mengajak masyarakat tak terpengaruh dan ikut memahami bahwa saat ini statusnya masih arahan pembangunan tanpa ada keputusan lokasi.

    (sym/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pakar UGM Ungkap Beda Alergi dan Keracunan Serta Cara Menanganinya

    Pakar UGM Ungkap Beda Alergi dan Keracunan Serta Cara Menanganinya


    Jakarta

    Pakar sekaligus Guru Besar Mikrobiologi Klinik Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Tri Wibawa soroti banyaknya kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Terlebih korban dari kasus ini berasal dari kalangan siswa yang menjadi sasaran MBG.

    Tri menjelaskan selain menyoroti kasusnya, masyarakat dan tenaga pendidik perlu memahami tentang perbedaan alergi dan keracunan makanan. Pemahaman ini diperlukan agar masyarakat bisa mengambil langkah pertolongan pertama yang tepat bila hal itu terjadi.

    Lalu apa perbedaan diantara keduanya? Dikutip dari laman resmi UGM, Kamis (9/10/2025) berikut informasinya.


    Perbedaan Alergi dan Keracunan Makanan

    Alergi dijelaskan Tri sebagai reaksi yang diberikan sistem kekebalan tubuh setelah mengonsumsi makanan tertentu. Reaksi ini bisa timbul bahkan ketika seseorang memakan makanan pemicu alergi sekecil apapun.

    “Makanan pemicu alergi dapat menyebabkan gejala seperti biduran, pembengkakan saluran pernapasan yang memicu asma, hingga gangguan pencernaan,” tuturnya.

    Alergi makanan yang menimpa seseorang tidak bisa dipandang sebelah mata. Hal ini bisa terjadi karena dalam beberapa kasus reaksi alergi dapat berujung pada kondisi yang mengancam jiwa atau dikenal sebagai anafilaksis.

    Berbeda dengan alergi, keracunan makanan tidak berhubungan dengan reaksi sistem imun manusia. Keracunan makanan bisa terjadi karena masuknya kuman atau zat berbahaya dari makanan/minuman yang dikonsumsi.

    Ketika seseorang mengalami keracunan makanan, biasanya ada gejala yang ditimbulkan. Gejala yang dimaksud seperti sakit perut, muntah, dan diare yang muncul beberapa jam hingga hari setelah mengonsumsi makanan.

    Sebagian besar kasus keracunan makanan bersifat ringan, sehingga bisa sembuh tanpa pengobatan khusus. Tetapi, dalam kondisi tertentu kasus ini bisa berakibat serius jika tidak ditangani, terlebih bila pemicunya adalah bakteri seperti Salmonella sp dan Escherichia coli (E. coli).

    Bakteri Salmonella sp bisa bertahan dalam tubuh, terhindar dari asam lambung, dan bisa menyerang mukosa usus. Dengan begitu, bila keracunan karena bakteri ini, biasanya seseorang akan merasa sakit perut karena terjadi peradangan serta luka pada dinding usus.

    Sedangkan, bakteri E coli mampu menghasilkan toksin Shiga (Shiga toxin-producing E. coli / STEC). Toksin ini dapat menyebabkan penyakit tular makanan yang parah.

    Tri menegaskan setiap kasus keracunan memiliki penanganan yang berbeda-beda. Penangan yang dimaksud sesuai dengan jenis bakteri yang menyerang tubuh.

    “Meskipun gejalanya mirip, mekanisme penyebabnya berbeda-beda tergantung jenis bakterinya,” ungkapnya.

    Tips Beri Pertolongan Pertama Saat Keracunan Makanan

    Dalam konteks MBG, Tri memberikan tips beri pertolongan pertama saat keracunan makanan, yakni:

    1. Cegah Dehidrasi

    Jika gejala keracunan yang timbul adalah muntah dan diare, korban bisa kehilangan cairan dan elektrolit. Untuk itu langkah paling penting yang harus dilakukan adalah mengganti cairan dan elektrolit yang hilang agar mencegah korban dehidrasi.

    Ia menyarankan agar penderita banyak minum air putih. Jika dirasa kurang, orang tersebut juga bisa diberikan suplemen elektrolit.

    “Jika muntah masih terjadi, minumlah sedikit demi sedikit. Dan jika kondisi memburuk, segera cari pertolongan dari petugas kesehatan,” tambahnya.

    2. Jangan Panik Kalau Demam

    Selain muntah dan diare, demam bisa menjadi salah satu gejala yang mungkin muncul saat keracunan. Ketika hal ini terjadi, detikers diharapkan tidak panik.

    Demam disebutkan Tri menjadi mekanisme alami tubuh dalam melawan infeksi. Peningkatan suhu tubuh dapat membantu memperlambat pertumbuhan bakteri serta mengoptimalkan kerja sistem imun.

    “Demam membantu mengendalikan infeksi dengan memberi tekanan panas pada patogen dan meningkatkan efektivitas sistem kekebalan tubuh,” paparnya.

    Meski ada langkah pertolongan pertama ketika keracunan makanan datang, Tri mengingatkan mencegah adalah langkah paling baik. Diperlukan pengawasan yang ketat terhadap seluruh rantai produksi makanan MBG.

    Menurutnya, setiap tahap proses baik dari pemilihan bahan, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi dapat menjadi titik masuk bagi bakteri, virus, jamur, atau parasit penyebab keracunan. Oleh karena itu, standar kebersihan harus diterapkan secara optimal.

    Tri berpesan agar masyarakat juga harus paham perbedaan antara alergi dan keracunan, serta upaya preventif terjadinya keracunan makanan. Keduanya merupakan kunci untuk mecegah risiko fatal dari keracunan makanan.

    “Kata kuncinya adalah menjaga mutu bahan dan proses, menaati standar kebersihan, dan segera bertindak tepat ketika gejala muncul,” tandasnya.

    (det/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Konsumsi Gula yang Tepat, Ada Batas dan Alternatifnya!

    5 Cara Konsumsi Gula yang Tepat, Ada Batas dan Alternatifnya!


    Jakarta

    Kebutuhan gula tidak bisa sepenuhnya dihilangkan, tetapi butuh disesuaikan. Perhatikan cara yang tepat untuk meminimalisir efek negatifnya.

    Banyak dipercaya bahwa konsumsi gula dapat menimbulkan efek berbahaya untuk tubuh. Padahal gula tidak bisa dipangkas habis konsumsinya maupun dihilangkan sepenuhnya dalam makanan.

    Berbagai penyakit metabolik yang disebabkan oleh konsumsi gula berlebihan menjadi momok yang menakutkan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merekomendasikan batas konsumsi gula harian tidak lebih dari 50 gram atau 4 sendok makan.


    Laman National Health Service United Kingdom, selaku lembaga yang memerhatikan kesehatan nasional di Inggris punya tips mengonsumsi gula yang tepat.

    Baca juga: Beli Hotpot Gratis Handphone! Wanita Hampir Celaka Gegara Makanannya

    Berikut ini 5 tips mengonsumsi gula untuk meminimalisir efek sampingnya:

    5 Tips Kurangi Konsumsi Gula Agar Berat Badan Secara Turun EfektifKenali berbagai jenis gula agar mudah mengenalinya pada daftar bahan kemasan makanan. Foto: Getty Images/iStockphoto/BrianAJackson

    1. Pahami Jenis Gula

    Gula tidak hanya dalam bentuk gula pasir atau gula merah yang sering ditemukan di dapur rumah. Namun ada banyak jenis gula yang dapat ditemukan di dunia.

    Melansir Harvard Health (20/10/23) ada beberapa jenis gula yang secara alami terbentuk pada sayur dan buah. Adalah fruktosa, glukosa, dan sukrosa yang tidak bisa dihilangkan pada buah dan sayur.

    Pada produk susu sekalipun mengandung gula alaminya yang berjenis laktosa. Sementara pada kecambah dan biji-bijian terkandung gula dalam jenis maltosa.

    2. Batasi Takarannya

    Laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (30/1/24) mencatat takaran aman yang perlu diperhatikan ketika konsumsi gula. Takarannya menjadi satu padu pada batas konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL).

    Setiap satu orang dewasa dianjurkan untuk hanya mengonsumsi 50 gram atau setara dengan 4 sendok makan gula. Jika lebih dari itu dikhawatirkan akan memicu risiko gangguan kesehatan jantung hingga diabetes yang tinggi.

    Merujuk pada Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dan 2018 terjadi peningkatan obesitas penduduk usia 18 tahun ke atas. Begitupula dengan prevalensi obesitas pada anak-anak yang meningkat hingga 6,1%.

    Tips mengonsumsi gula dengan tepat berlanjut di halaman berikutnya.

    3. Aturan Konsumsi Gula

    Laman The Nutrition Source sendiri menyebut ada cara terbaik untuk megonsumsi gula dengan bijak. Ialah dengan selalu memperhatikan label makanan.

    Terutama pada label makanan kemasan, ada peraturan di mana produsen harus menuliskan kandungan gula di dalamnya. Maka penting bagi konsumen untuk mengenali istilah-istilah gula tersembunyi.

    Konsumsi gula juga perlu disesuaikan dengan berat badan. Ketika tubuhmu sudah memiliki berat badan yang berlebih upayakan untuk meminimalisir asupan makanan mengandung gula.

    Diperkenalkan Belanda, Ini Sejarah Konsumsi Gula di IndonesiaKonsumsi gula tetap aman dilakukan asalkan harus diseimbangi dengan nutrisi pelengkap lainnya. Foto: Getty Images/hoozone

    4. Kombinasikan dengan Nutrisi Lain

    Konsumsi gula alami sekalipun tetap perlu mempertimbangkan kombinasi makanan pendampingnya. Misalnya seperti buah yang tinggi gula harus diseimbangkan dengan bahan makanan lain, seperti yang dikutip dari laman Lingo.

    Memadukannya dengan protein dapat menjadi cara termudah untuk dilakukan. Seperti membuat smoothie dengan campuran yoghurt tinggi protein dan lemak sehat.

    Nasi yang secara alami mengandung gula di dalamnya juga bisa tetap disajikan sebagai makanan sehat. Caranya dengan memadukannya bersama tumisan sayur dan sumber protein.

    5. Cari Alternatifnya

    Dibandingkan menambahkan gula pasir, gula merah, atau pemanis buatan seperti sirup, pilihlah gula yang lebih alami, saran dari laman John Hopkins Medicine.

    Penggunaan gula pasir dapat diganti dengan stevia. Rasanya yang tak berbeda namun stevia memiliki kalori yang lebih rendah dan lebih aman untuk gula darah.

    Beberapa makanan juga dapat diandalkan sebagai sumber asupan pengganti gula. Misalnya buah, sayur, susu, protein rendah lemak, hingga kcang dan biji-bijian.

    Namun ada satu hal yang tetap harus diingat. Memangkas habis asupan gula untuk tubuh sangat tidak disarankan oleh ahli gizi.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Semua Pesawat Tak Layak Terbang, Izin Operasional pun Dicabut

    Semua Pesawat Tak Layak Terbang, Izin Operasional pun Dicabut



    Jakarta

    Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan (PCAA) secara resmi mencabut izin operasional maskapai Serene Air. Maskapai itu tidak memiliki pesawat yang layak untuk terbang.

    “Serene Air tidak memiliki pesawat yang layak beroperasi untuk penerbangan, sehingga tidak mampu memenuhi kapasitas operasional yang diperlukan dalam menjalankan penerbangan yang aman sesuai dengan aturan dan regulasi PCAA yang berlaku,” bunyi keterangan surat resmi PCAA, seperti dilansir Stuff, Kamis (9/10/2025).

    “Oleh karena itu, Air Operator Certificate (AOC) yang diterbitkan untuk Serene Air resmi ditangguhkan segera,” keterangan ditambahkan.


    Serene Air merupakan maskapai swasta yang mulai beroperasi pada 2017. Maskapai itu awalnya hanya melayani rute domestik kemudian memperluas layanannya ke penerbangan internasional menuju China, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

    Saat ini Serene Air memiliki tujuh pesawat, yang terdiri dari tiga Airbus A330-200 dan empat Boeing 737-800.

    Laporan situs aviasi One Mile At A Time mengungkapkan bahwa dari tiga Airbus A330 milik Serene Air, satu pesawat tidak beroperasi selama lebih dari setahun, satu lainnya terakhir terbang ke Karachi (KHI) pada 26 September, dan satu lagi ke Jeddah (JED) pada 29 September.

    Sementara itu, untuk pesawat-pesawat Boeing 737, tiga di antaranya juga tidak aktif selama lebih dari setahun dan satu pesawat terakhir terbang ke Tianjin (TSN) pada 27 September lalu.

    Salah satu pesawat dilaporkan tidak dapat beroperasi setelah mengalami insiden bird strike di Arab Saudi.

    Maskapai itu berjanji untuk memulangkan penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket Serene Air.

    “Kami memahami tantangan yang ditimbulkan oleh gangguan operasional baru-baru ini dan sangat menghargai kesabaran serta dukungan Anda,” pernyataan Serene Air dalam media sosialnya.

    “Tim kami bekerja tanpa henti untuk memastikan semua penumpang yang terdampak dapat kembali dengan selamat, dengan pengaturan akomodasi, makanan, dan pemulangan yang sedang berlangsung. Kami tetap berkomitmen untuk segera memulihkan operasional dan menyambut Anda kembali dalam waktu dekat,” pernyataan ditambahkan.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 3 Ilmuwan Peraih Hadiah Nobel Kimia 2025, Ada Eks Pengungsi Palestina

    3 Ilmuwan Peraih Hadiah Nobel Kimia 2025, Ada Eks Pengungsi Palestina


    Jakarta

    The Royal Swedish Academy of Sciences atau Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia resmi mengumumkan peraih Hadiah Nobel Kimia 2025. Para penerima penghargaan tertinggi di bidang pengetahuan ini adalah Susumu Kitagawa, Richard Robson, Omar M Yaghi.

    Hadiah Nobel Kimia 2025 didapatkan ketiganya melalui penelitian tentang pengembangan kerangka logam-organik. Mereka menciptakan sebuah konstruksi molekuler dengan ruang yang luas, sehingga memungkinkan gas dan zat kimia lainnya bisa mengalir.

    Konstruksi ini kemudian disebut dengan “kerangka logam-organik” yang bisa digunakan untuk berbagai manfaat, seperti memanen air dari udara guru, menangkap karbon dioksida, menyimpan gas beracun, hingga mengkatalisis reaksi kimia.


    Profil Peraih Nobel Kimia 2025

    Adapun profil peraih Nobel Kimia 2025, yakni:

    1. Susumu Kitagawa

    Susumu Kitagawa lahir tahun 1951 di Kyoto, Jepang. Ia meraih gelar PhD tahun 1979 dari Universitas Kyoto, Jepang dan kini menjadi seorang profesor di Universitas Kyoto, Jepang.

    2. Richard Robson

    Robson diketahui lahir tahun 1937 di Glusburn, Inggris. Gelar PhD berhasil diraihnya pada tahun 1962 dari Universitas Oxford, Inggris.

    Kini, ia beranjak dari tanah kelahirannya dan menjadi profesor di Universitas Melbourne, Australia.

    3. Omar M. Yaghi

    Lahir tahun 1965 di Amman, Yordania, Omar M Yaghi meraih gelar PhD tahun 1990 dari University of Illinois Urbana-Champaign, AS. Kini, ia berstatus sebagai profesor di University of California, Berkeley, AS.

    Yaghi lahir di Amman, Yordania pada tahun 1965. Keluarganya dulu adalah pengungsi Palestina yang pindah ke Amman usai perang Arab-Israel 1948. Hidupnya di masa kecil jauh dari kata mudah. Ia harus berbagi kamar sempit bersama sembilan saudaranya dan hewan ternak di rumah tanpa listrik.

    “Aku tumbuh dalam keluarga pengungsi. Aku berjalan sejauh tiga mil setiap hari ke sekolah, pergi dan pulang. Aku mengalami masa-masa sulit,” kata Yaghi dikutip dari aa.com.

    Para pemenang Hadiah Nobel mendapat dana sebesar 11 juta Krona Swedia dibagi rata atau sekitar Rp 19,4 miliar (kurs 1 Krona Swedia=Rp 1.763,84).

    Penelitian Pemenang Nobel Kimia 2025

    Kitagawa, Robson, dan Omar Yaghi dianugerahi Hadiah Nobel Kimia 2025 melalui pengembangan bentuk baru arsitektur/konstruksi molekuler. Dalam alat yang mereka ciptakan itu, ion logam berfungsi sebagai landasan yang dihubungkan dengan molekul organik panjang berbasis karbon.

    Bersama-sama keduanya bisa terorganisir untuk membentuk kristal yang mengandung rongga-rongga besar. Material berpori/berongga-rongga besar ini disebut dengan metal-organic frameworks (MOF) atau kerangka logam-organik.

    Dengan memvariasikan blok penyusun yang digunakan dalam MOF, ahli kimia dapat menangkap dan menyimpan zat-zat tertentu. MOF juga dapat berguna untuk menghadirkan reaksi kimia atau menghantarkan listrik.

    Studi ini berawal pada 1989 kala Robson menguji pemanfaatan sifat-sifat inheren atom dengan cara baru. Cara yang ia lakukan kala itu adalah menggabungkan ion tembaga bermuatan positif dengan molekul berlengan empat (molekul dengan gugus kimia yang tertarik pada ion tembaga di ujung setiap lengannya).

    Ketika digabungkan, Robson menemukan mereka terikat membentuk kristal yang teratur dan lapang. Hal ini digambarkannya sebagai berlian yang dipenuhi rongga-rongga tak terhitung jumlahnya.

    Robsen segera menyadari potensi konstruksi molekulernya, tetapi saat itu ciptaannya tidak stabil dan mudah rubuh. Di kesempatan berbeda, Susumu Kitagawa dan Omar Yaghi memberikan fondasi yang kokoh bagi metode konstruksi ini (antara tahun 1992-2003).

    Ketiganya secara terpisah menghasilkan serangkaian penemuan yang revolusioner. Dalam studi Kitagawa ditemukan bila gas dapat mengalir masuk dan keluar dari konstruksi dan memprediksi bahwa MOF dapat dibuat secara fleksibel.

    Sedangkan Yaghi menciptakan MOF yang sangat stabil dan menunjukkan bahwa inovasi tersebut dapat dimodifikasi dengan desain rasional. Dengan begitu konstruksi bisa menghasilkan sifat-sifat baru yang diinginkan.

    Setelah penemuan ketiganya, para ahli kimia telah membangun puluhan ribu MOF yang berbeda dan dapat memecahkan beberapa tantangan terbesar umat manusia. Seperti menguraikan jejak obat-obatan di lingkungan, menangkap karbon dioksida, atau memanen air dari udara guru.

    Terkait hal ini, Ketua Komite Nobel untuk Kimia Heiner Linke memberikan apresiasi. Penemuan ini memiliki potensi yang sangat besar untuk memberikan manfaat kepada manusia.

    “Kerangka logam-organik memiliki potensi yang sangat besar, menghadirkan peluang yang sebelumnya tak terduga untuk material yang dibuat khusus dengan fungsi baru,” tandasnya.

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Apakah Aluminium Foil Aman Dipakai Lebih dari Sekali?

    Apakah Aluminium Foil Aman Dipakai Lebih dari Sekali?


    Jakarta

    Aluminium foil serbaguna karena bisa dipakai untuk membungkus makanan atau mencegah makanan terkontaminasi. Namun, apakah aluminium boleh dipakai berulang?

    Aluminium foil merupakan lembaran tipis logam aluminium yang sering digunakan dalam memasak. Fungsinya mulai dari membungkus makanan, menjaga kelembaban dan panas, serta membantu proses pematangan lebih cepat.

    Aluminium foil juga dapat digunakan untuk melapisi loyang, mencegah makanan menempel, dan menjaga makanan tetap hangat atau dingin.


    Meskipun memiliki banyak manfaat, tetapi ada hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan aluminium foil untuk memasak. Termasuk apakah aluminium foil itu bisa dipakai ulang atau tidak.

    Melansir realsimple.com (27/02/2025), berikut penjelasan apakah aluminium foil boleh dipakai ulang atau tidak.

    1. Apakah boleh menggunakan kembali aluminium foil?

    Aluminium foilAluminium foil bisa digunakan kembali asalkan kondisinya masih bersih dan tidak rusak. Foto: Getty Images/iStockphoto/IngaNielsen

    Menurut ahli gizi Sue A. James, aluminium foil bisa digunakan kembali untuk keperluan masak asalkan masih dalam kondisi bagus.

    Meskipun mungkin ada keraguan tentang penggunaan kembali peralatan dapur ini, tetapi jika aluminium foil bebas dari sisa makanan, benda ini bisa digunakan kembali.

    Bahkan, aluminium foil aman digunakan kembali meski beberapa titik sudah lebih gelap atau berubah warna. Perubahan warna ini dianggap tidak berbahaya dan tidak berdampak negatif.

    2. Cara membersihkan aluminium foil

    aluminium foilAluminium foil yang sudah dipakai bisa dibersihkan dengan cara dicuci lalu dikeringkan. Foto: Getty Images

    Jika ingin menggunakan aluminium foil yang sudah dipakai, kamu bisa membersihkannya dulu sebelum digunakan kembali.

    “Cara terbaik untuk membersihkan aluminium foil adalah dengan mencucinya dengan sabun dan air,” jelas James.

    Namun, jika hanya ada noda sedikit, menurut ahli ini aluminium foil tidak perlu dicuci. Jika sudah dicuci, aluminium foil sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu. Gunakan kembali aluminium foil untuk membungkus makanan kering atau makanan yang tidak asam.

    Cara menggunakan kembali aluminium foil bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Cara menggunakan kembali aluminium foil

    Aluminium foilAluminium yang sudah dipakai bisa dimanfaatkan kembali untuk keperluan masak lainnya. Foto: Getty Images/iStockphoto/IngaNielsen

    Aluminium foil dapat digunakan kembali untuk berbagai keperluan dapur dan rumah.

    Lembaran ini dapat digunakan untuk menutupi sisa makanan, memanaskan kembali makanan dalam oven, atau melapisi wajan untuk mencegah hal tidak terduga.

    Aluminium yang sudah dipakai bisa digunakan kembali dengan cara digulung dan dipelintir sampai menjadi cincin. Lalu dijadikan baki kukusan atau digunakan sebagai pembungkus untuk membantu melindungi makanan hangat dalam kotak makan siang.

    Aluminium foil juga bisa diremas dan digunakan untuk mengikis sisa makanan dari wajan besi dan peralatan makan kaca.

    4. Kapan harus membuang aluminium foil?

    Meskipun bisa digunakan kembali, tetapi aluminium foil tidak bisa digunakan selamanya. Jika sudah sobek atau sangat kotor, lebih baik aluminium foil dibuang. Aluminium foil yang bentuknya berubah juga sebaiknya dibuang.

    Hindari menggunakan aluminium foil untuk membungkus atau menyimpan makanan bersifat asam, seperti lemon atau cuka. Sebab, bisa merusak lapisan aluminium dan menyebabkan kontaminasi makanan. Jika sudah terlanjur, sebaiknya aluminium foil tersebut tidak digunakan kembali.

    Sebenarnya alat masak ini bisa didaur ulang jika bersih dan dibentuk bola padat. Beberapa daerah memiliki fasilitas daur ulang untuk aluminium foil.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Lorong Rahasia Kaisar di Colosseum, Italia Kini Dibuka untuk Umum

    Lorong Rahasia Kaisar di Colosseum, Italia Kini Dibuka untuk Umum



    Jakarta

    Sebuah lorong tersembunyi yang dulunya hanya bisa diakses oleh kaisar Romawi kini dibuka buat umum untuk pertama kalinya. Indah nan menakjubkan.

    Lorong tersebut dikenal dengan nama Commodus Passage. Penamaan itu merujuk pada Kaisar Commodus, tokoh kontroversial yang juga digambarkan dalam film Hollywood populer Gladiator. Lorong eksklusif itu dulu memungkinkan sang kaisar memasuki arena Colosseum tanpa harus berbaur dengan penonton.

    Commodus Passage dipahat di fondasi Colosseum antara akhir abad ke-1 dan awal abad ke-2 Masehi, sebagai tambahan dari struktur asli amfiteater yang diresmikan pada tahun 80 M.


    “Jalan ini sekarang terbuka untuk umum, ini pertama kalinya. Jadi, pengunjung bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang kaisar,” ujar arkeolog Barbara Nazzaro dikutip dari Reuters, Kamis (9/10/2025).

    Jejak Sejarah Kaisar Commodus

    Lorong itu diyakini berkaitan dengan Kaisar Commodus berdasarkan catatan sejarah yang menyebutkan ia pernah selamat dari percobaan pembunuhan di jalur bawah tanah tersebut. Commodus Passage pertama kali ditemukan pada abad ke-19, dan sejak saat itu dikaitkan dengan sang kaisar.

    “Sangat mudah untuk membuat koneksi,” kata Nazzaro yang memimpin proyek restorasi sebelum lorong ini dibuka untuk publik.

    Menurut keterangan dari Taman Arkeologi Colosseum, dinding lorong itu awalnya dilapisi marmer, namun kemudian diganti dengan plester yang dihiasi pemandangan alam. Beberapa bagian masih mempertahankan ukiran semen yang menggambarkan adegan mitologi di bagian kubah, serta tontonan khas arena seperti pertarungan beruang dan aksi akrobat yang diukir pada ceruk di pintu masuk.

    Meskipun kondisi lorong yang lembap menyulitkan upaya konservasi, sebagian dekorasi masih bisa dilihat hingga kini. Untuk membantu pengunjung membayangkan seperti apa suasananya di masa lalu, pihak pengelola menampilkan rekonstruksi virtual melalui sebuah tayangan video di area tersebut.

    Langkah itu menjadi bagian dari upaya pelestarian sekaligus edukasi sejarah agar pengunjung dapat merasakan langsung atmosfer kejayaan Kekaisaran Romawi di balik tembok Colosseum yang megah.

    (upd/fem)



    Sumber : travel.detik.com