Author: admin

  • Kampung Bamboo, Hidden Gem yang Cocok buat Outbound di Bandung

    Kampung Bamboo, Hidden Gem yang Cocok buat Outbound di Bandung

    Bandung

    Bandung selalu punya cara untuk bikin orang betah berlama-lama. Entah lewat udara sejuk, pemandangan hijau, atau tempat-tempat yang rasanya cocok buat siapa pun yang ingin sejenak lepas dari bising kota.

    Salah satunya ada di kawasan Cimenyan yaitu Kampung Bamboo, tempat wisata yang sering dijadikan lokasi outbound, gathering, hingga kegiatan alam dan edukasi lingkungan.

    Perjalanan menuju Kampung Bamboo dari pusat kota Bandung nggak terlalu jauh, sekitar 30-40 menit. Begitu mobil mulai menanjak ke arah Cimenyan, suasana kota perlahan berganti jadi rindang dan tenang.


    Dari luar, pintu masuk Kampung Bamboo tampak sederhana, tapi begitu melangkah ke dalam, suasananya langsung berubah menjadi sejuk, hijau, dan damai. Di area seluas delapan hektar ini, pengunjung disuguhi pemandangan hijau dari hutan bambu alami.

    Di sela-selanya, ada area terbuka luas buat berbagai kegiatan outbound, mulai dari permainan kelompok, flying fox, sampai panahan. Tak heran, banyak instansi, sekolah, hingga komunitas memilih Kampung Bamboo untuk kegiatan team building atau sekadar acara kumpul tahunan.

    Meski konsepnya sederhana, fasilitas di sini terbilang lengkap. Ada lapangan besar yang sering dipakai untuk permainan kelompok, jembatan gantung, flying fox, arena panahan, hingga mini rafting di aliran sungai kecil di sisi area.

    Di bagian tengah ada masjid, beberapa gazebo, serta ruang pertemuan semi terbuka yang bisa dipakai untuk acara formal seperti pelatihan atau seminar singkat.

    Bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi berada di alam lebih lama, Kampung Bamboo juga menyediakan area perkemahan dan penginapan. Salah satu pengunjung yakni Rizki datang bersama rombongan sekolah untuk kegiatan camp dan LDKS.

    Ia mengaku senang dengan atmosfer tempat ini yang membuat semua orang lebih rileks berada di tengah alam yang terbuka.

    “Udara di sini emang adem banget, terus tempatnya juga luas, jadi nggak sumpek meskipun rame. Permainannya seru, bisa ketawa bareng teman-teman. Rasanya kayak hilang semua rasa penat dan capek yang ada,” ujar Rizki.

    Selain buat outbound, Kampung Bamboo juga sering dipakai untuk kegiatan edukasi lingkungan. Di sini, pengunjung bisa belajar tentang berbagai jenis bambu dan pentingnya menjaga kelestarian alam.

    Ada area khusus yang menampilkan beragam jenis bambu dan cara menanamnya, sangat cocok buat anak sekolah atau komunitas pecinta alam. Akses ke Kampung Bamboo juga termasuk mudah dijangkau.

    Meskipun letaknya di dataran tinggi, aksesnya masih bersahabat untuk mobil pribadi maupun bus besar. Hal ini juga yang membuat tempat ini sering menjadi destinasi favorit warga Bandung dan sekitarnya untuk menikmati alam terbuka.

    Buat kamu yang pengin healing santai, cari tempat buat gathering, atau sekadar ingin menghirup udara segar sambil menikmati suasana alam tanpa jauh-jauh dari pusat kota, Kampung Bamboo bisa jadi destinasi wisata alam pilihan yang pas.



    Sumber : travel.detik.com

  • BGN Respons Usulan Mendikdasmen soal School Kitchen untuk MBG

    BGN Respons Usulan Mendikdasmen soal School Kitchen untuk MBG



    Jakarta

    Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang menyampaikan sikap terbuka terhadap usulan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti terkait skema school kitchen (dapur sekolah) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    “Nggak apa-apa nanti kita matching. Nanti di daerah tertinggal itu kita matching, asal ada sekolahnya mampu, kita enggak ada masalah,” ungkap Nanik dalam gelar wicara “Upaya Meningkatkan Kualitas Gizi Bangsa Melalui Program MBG” di Antara Heritage Center di Jakarta pada Kamis (23/10/2025), dikutip melalui YouTube BGN.

    Namun, ia juga menyinggung pernah ada konsep school kitchen yang gagal dilakukan di Bogor dan Lampung.


    “Masalahnya sampai saat ini, ada yang pernah dicoba di Bogor, kantin nih ada beberapa yang mengelola. Ternyata gara-gara pemiliknya berantem, malah makanannya juga keracunan. Di Lampung juga pernah dicoba,” jelasnya.

    Meski demikian, Nanik kembali menegaskan pihaknya terbuka. Ia menerangkan dapur MBG juga ada yang berupa mitra mandiri.

    Mitra mandiri membangun dapurnya sendiri. Walau demikian, di wilayah 3T, ada dapur-dapur yang dibangun pemerintah daerah atau desa.

    “Mitra mandiri itu semua yang membangun dapurnya adalah mitra. Tapi nanti di wilayah 3T nanti ada dapur-dapur itu yang dibangun oleh pemerintah daerah atau pemerintah desa. Nanti disewa oleh BGN 4 tahun di depan itu kita bayarkan di depan 4 tahun sewanya,” terangnya.

    “Lalu kalau misalnya ada, ‘Boleh nggak, Bu itu ada sekolah kitchen school?’ Boleh aja. Kalau memang sekolahnya mampu, why not? Nggak masalah. Kita mix nanti,” ujar Nanik.

    Ia mengatakan Mendikdasmen merupakan bagian dari tim koordinasi pihaknya. Nanik memastikan ada pembicaraan antara Kemendikdasmen dan BGN.

    Sebelumnya, Mendikdasmen mengusulkan ada perubahan dalam skema dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menawarkan mengganti dapur MBG dengan school kitchen.

    Usulan Mendikdasmen juga telah disampaikan kepada Kepala BGN, Dadan Hindayana.

    (nah/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Nasib Tragis Turis Prancis Tewas Terseret Ombak Nusa Penida

    Nasib Tragis Turis Prancis Tewas Terseret Ombak Nusa Penida



    Denpasar

    Nasib tragis dialami oleh turis Prancis. Ia tewas terseret ombak ganas di pantai Kelingking, Nusa Penida.

    Seorang turis asal Prancis bernama Alena Andreeva Oparina (32) tewas setelah terseret ombak di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Klungkung, Rabu (15/10).

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 13.40 Wita dari Babinsa Desa Bunga Mekar.


    “Laporan yang kami terima dari Bapak Ketut Suantara selaku Babinsa Desa Bunga Mekar menyebutkan korban yang terseret arus sudah dalam keadaan meninggal dunia dan dibutuhkan bantuan evakuasi membawa naik ke atas tebing,” jelas Sidakarya dalam keterangan tertulisnya.

    Menurut informasi, Alena diketahui berenang sekitar pukul 13.00 Wita. Tak lama kemudian, dia terseret ombak kuat. Sejumlah orang di lokasi sempat berupaya menolongnya, namun gagal.

    “Tim SAR gabungan cukup kelelahan membawa korban naik tangga yang sempit dan curam,” tambah Sidakarya.

    Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Alena dibawa ke Klinik Nusa Medika menggunakan ambulans.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikBali.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Mendikdasmen Ungkap Usul Insentif Guru Honorer Naik Rp 200 Ribu, Tapi Belum Disetujui

    Mendikdasmen Ungkap Usul Insentif Guru Honorer Naik Rp 200 Ribu, Tapi Belum Disetujui



    Jakarta

    Insentif bagi guru honorer naik dari Rp 300 ribu menjadi Rp 400 ribu. Ternyata, ada cerita di balik kenaikan tersebut.

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyebut kenaikan insentif tersebut merespons kesejahteraan guru sebagau hal krusial yang perlu ditangani. Pihaknya menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan guru honorer.

    “Sehingga untuk pertama kali kan tunjangan atau insentif Rp 300 ribu itu baru sekarang diberikan, sebelumnya belum pernah ada,” ujar Mu’ti kepada Eduardo Simorangkir dari detikSore dalam sebuah wawancara, Kamis (23/10/2025), ditulis Jumat (24/10/2025).


    Mendikdasmen Usul Kenaikan Rp 200 Ribu, Tapi Belum Disetujui

    Untuk tahun anggaran 2026, Menteri Mu’ti menyebut telah mengusulkan penambahan insentif guru honorer sebesar Rp 200 ribu. Namun, usulan ini belum disetujui.

    “Nah kami sempat mengusulkan supaya dinaikkan Rp 200 ribu sehingga menjadi Rp 500 ribu per bulan per guru. Tapi belum disetujui,” cerita Mu’ti.

    Ia menjelaskan, usulan kenaikan tersebut tetap direspons DPR dan Kementerian Keuangan. Hanya saja, jumlah yang disetujui baru setengahnya, yakni Rp 100 ribu.

    Karena itu, guru honorer akan menerima insentif sebesar Rp 400 ribu per bulan per guru pada 2026. Insentif ini akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing.
    Ketika ditanya apakah kenaikan ini akan berlangsung setiap tahun, Menteri Mu’ti tak bisa memastikan. Ia berharap Menteri Keuangan bisa berbaik hati menambah kenaikan setiap tahunnya.

    “Nah nanti kita lihat keuangannya. Mudah-mudahan Pak Menteri Keuangan berbaik hati bisa setiap tahun. Paling tidak kalau misalnya tahun depan Rp 100 ribu, 2027 bisa Rp 100 ribu lagi, (jadi) Rp 500 ribu kan, mudah-mudahan,” harapnya.

    Pendapatan Guru Tidak Single Salary

    Lebih lanjut, Mu’ti menjelaskan pendapatan guru pada dasarnya tidak single salary atau pendapatan dari satu komponen tunggal. Untuk guru honorer sendiri, ada beberapa tunjangan lain dari pemerintah daerah.

    Ia berharap, besaran total pendapatan guru dari gaji dan tunjangan tersebut bisa mencapai Upah Minimum Regional (UMR).

    “Kalau nanti dikumulatifkan dari pemerintah pusat berapa, pemerintah daerah berapa, kemudian dari yayasan atau sekolahnya di mana guru honorer ini bekerja berapa, dikumulatif ya, mudah-mudahan lah bisa mencapai jumlah UMR setempat, mudah-mudahan,” ucapnya.

    Mu’ti mengaku gaji guru seharusnya memang di atas UMR. Kendati demikian, ia mengatakan keadaan keuangan Indonesia dinilai belum bisa memenuhinya.

    “Idealnya memang di atas UMR ya, tapi kan keuangan negara memang belum memudahkan untuk itu semuanya bisa dipenuhi,” sambungnya.

    Sebagai catatan, pemberian insentif ini hanya ditujukan untuk guru honorer saja. Mu’ti menilai, kesejahteraan guru ASN sudah baik dengan kebijakan yang juga jelas.

    Ia menjabarkan, guru ASN mendapatkan gaji berdasarkan aturan pemerintah sesuai golongannya. Para guru yang sudah bersertifikasi pendidik juga mendapat tunjangan sebesar 1 kali gaji per bulan, ditransfer langsung ke rekening masing-masing.

    Sementara itu, peningkatan gaji guru ASN ditegaskan Mu’ti berada di luar kewenangan kementeriannya.

    “Tergantung nanti apakah Kementerian Keuangan bersama Pak Presiden akan meningkatkan lagi gajinya atau tunjangannya. Itu kan nanti kebijakannya di luar kami,” kata Mu’ti.

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Ragam Batik dan Wastra Nusantara Dipamerkan di Cikini 82

    Ragam Batik dan Wastra Nusantara Dipamerkan di Cikini 82



    Jakarta

    Cikini 82, rumah Menteri Luar Negeri RI pertama, Ahmad Soebarjo kini bertransformasi jadi ruang pameran. Mari lihat pameran batik dan wastra Nusantara di sini:

    Ketika detikTravel berkunjung ke Cikini 82, Rabu (15/10/2025), rumah Ahmad Soebardjo itu sedang digunakan sebagai lokasi untuk pameran batik karya Quoriena Ginting.

    Terdapat sekitar 30 karya batik dan songket yang dipamerkan, sebagian besar berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.


    Quoriena Ginting adalah seorang kolektor wastra Nusantara. Ini adalah pameran koleksi kainnya yang ke-10 dengan tema Rangkaian Bunga dan Budaya pada Wastra Nusantara.

    Pameran bertajuk Nusawastra Silang Budaya ini menampilkan kekayaan wastra dari berbagai daerah di Indonesia. Quoriena Ginting pun menceritakan perjalanannya menjadi kolektor wastra yang dimulai sejak sekitar 20 tahun lalu. Semua berawal dari ketertarikannya pada sehelai kain company tua.

    “Saya memulai koleksi saya sekitar 20 tahun yang lalu. Awalnya saya tidak terlalu tertarik soal kain, tapi suatu ketika ada tukang antik menawarkan kain company yang kondisinya robek-robek. Dari situ saya mulai belajar, kenapa kain seperti ini dikoleksi,” ujar Quoriena, dikutip Kamis (16/10/2025).

    Pameran Wastra di Cikini 82Pameran Wastra di Cikini 82 Foto: (dok. Istimewa)

    Pameran ini pun bisa jadi seperti museum berjalan agar masyarakat dapat melihat langsung dan mengapresiasi keindahan wastra Nusantara.

    “Ini adalah salah satu cara saya supaya orang juga bisa melihat betapa luar biasanya Indonesia dan saya juga bisa sharing passion saya. Saya ingin supaya kesenangan saya, kecintaan saya, pengetahuan saya itu tidak berhenti di saya, tapi saya bisa sharing-kan ke banyak orang,” jelas dia.

    Pameran Wastra di Cikini 82Pameran Wastra di Cikini 82 Foto: (dok. Istimewa)

    Tema pameran kali ini, Rangkaian Bunga dan Budaya pada Wastra Nusantara terinspirasi dari keindahan motif buketan atau rangkaian bunga yang banyak terdapat pada koleksi kainnya, termasuk batik lawas karya Eliza van Zuylen yang diperkirakan dibuat sejak tahun 1800-an.

    Kecintaannya terhadap wastra Nusantara juga mendorong dia untuk membuat buku Nusawastra Silang Budaya yang terbit dalam dua bahasa, yaitu Indonesia dan Inggris. Proses pembuatan buku ini memakan waktu tiga tahun.

    Selama 3 tahun, Quoriena aktif berkeliling Indonesia untuk bertemu dengan para seniman wastra di daerah-daerah seperti Padang, Pekalongan, dan Bangkalan.

    “Suami saya [Danil Ginting] bilang, ‘Bagusnya kamu buat buku, supaya yang bisa menikmati kain kamu bukan hanya teman-teman kita. Kalau kita buat buku kan semua orang bisa lihat’,” kenang Quoriena.

    Buku yang terbit tahun 2016 ini memuat 245 kain pilihan dan sengaja dibuat dengan narasi yang mudah dibaca agar lebih menarik bagi pembaca Indonesia.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Waspada Hujan Lebat hingga Januari 2026, Pengaruh La Nina?

    Waspada Hujan Lebat hingga Januari 2026, Pengaruh La Nina?



    Jakarta

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan 2025/2026 terjadi lebih awal dari biasanya di sebagian besar wilayah Indonesia. Wilayah ini mencakup 294 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 42,1% ZOM.

    Berdasarkan laporan Prediksi Musim Hujan 2025/2026 di Indonesia dari BMKG, durasi musim hujan 2025/2026 juga diperkirakan lebih panjang dari biasanya. Namun, perlu digarisbawahi, awal musim hujan berbeda-beda di berbagai daerah.

    Sementara itu, puncak musim hujan 2025/2026 diperkirakan banyak terjadi pada bulan November-Desember 2025 di Indonesia bagian barat. Puncak musim hujan diperkirakan berlanjut pada bulan Januari hingga Februari 2026 di Indonesia bagian selatan dan timur.


    Dijelaskan BMKG, musim hujan RI salah satunya dipengaruhi La Nina. Potensinya sekitar 50-70% pada periode Oktober 2025-Januari 2026.

    Pengaruh La Nina pada Musim Hujan 2025/2026

    Prediksi El Niño-Southern Oscillation (ENSO) menunjukkan kecenderungan ENSO Netral sepanjang tahun 2025. Namun, ada sebagian kecil model iklim global yang memprediksi La Nina lemah akan muncul pada akhir tahun 2025.

    Keberadaan La Nina lemah dapat berkontribusi pada peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah di Indonesia.

    Dosen Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada Dr Emilya Nurjani, SSi MSi menjelaskan La Nina merupakan fenomena yang terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara, sehingga menyebabkan peningkatan tekanan di Samudra Pasifik.

    Saat La Nina terjadi, tekanan udara di Indonesia lebih rendah dibandingkan dengan Samudera Pasifik sisi timur, di Amerika Selatan. Kondisi ini memicu peningkatan potensi hujan di Indonesia.

    “Sebetulnya La Nina ini termasuk dalam gangguan dan itu tidak bisa dicegah karena itu sistem tekanan udara yang regional bahkan bisa menjadi global,” ucapnya, dikutip dari laman UGM, Jumat (24/10/2025).

    Beda Daerah, Beda Dampak

    Emilya menggarisbawahi, tidak semua wilayah RI akan mendapat dampak La Nina yang sama.

    “Belum tentu bahwa La Nina berpengaruh di Jogja juga mempunyai pengaruh yang sama seperti di Kalimantan atau Jakarta,” ucapnya.

    Sementara itu, secara umum, wilayah yang paling sering terkena dampak La Nina dimulai dari Indonesia bagian timur menuju bagian barat. Namun, topografi wilayah RI yang beragam membuat pengaruh La Nina sangat lokal.

    Musim Hujan 2025/2026, Potensi Banjir?

    Ia menjelaskan, La Nina tidak serta-merta berujung pada hujan terus-menerus yang mengakibatkan banjir. Sebab, keterjadiannya bergantung pada kondisi wilayah masing-masing.

    “Jadi dampaknya tidak bisa diuniversalkan seluruh Indonesia, tidak bisa disamaratakan, kalau kita bicara cuaca dan iklim,” kata Emilya.

    Sebaliknya, ia juga mengingatkan bahwa musim kemarau bukan lantas berarti tidak hujan. Ia berharap BMKG bisa menjelaskan peringatan dini cuaca, terutama cuaca ekstrem, dengan bahasa yang lebih mudah dipahami warga sehingga tidak salah paham.

    “Sebenarnya tidak seperti itu, musim hujan dan kemarau itu dilihat dari curah hujannya,” ucapnya.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Pangeran Mohammed bin Salman Perluas Masjidil Haram, Bangun King Salman Gates

    Pangeran Mohammed bin Salman Perluas Masjidil Haram, Bangun King Salman Gates



    Makkah

    Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS) memperluas kawasan Masjidil Haram. Ia membangun King Salman Gates.

    Pangeran MbS sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi resmi meluncurkan proyek pengembangan kawasan Masjidil Haram dengan nama King Salman Gates yang akan terdiri dari bangunan multiguna di dekat Masjidil Haram, dilengkapi dengan hunian, perhotelan, kawasan komersil, dan kebudayaan.

    Kawasan itu juga akan dilengkapi dengan sekitar 900.000 ruang salat di dalam dan luar ruangan. Penamaan proyek ini juga sama dengan nama raja Saudi saat ini, yakni Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.


    Media pemerintah Saudi Press Agency menyebut transformasi itu akan menjadi tonggak penting pengembangan Makkah, sebagai tolok ukur perencanaan kota modern.

    “Pengembangan perkotaan dan transformasi infrastruktur King Salman Gates (Gerbang Raja Salman) akan berkontribusi pada peningkatan akses ke Masjidil Haram, meningkatkan kualitas layanan, dan memperkaya pengalaman perjalanan setiap pengunjung, sejalan dengan tujuan Program Pengalaman Ziarah,” demikian laporan kantor berita resmi Saudi Press Agency.

    Dengan akses yang mudah ke jaringan transportasi umum, kehadiran kawasan “Gerbang Raja Salman” akan memastikan pengunjung merasa lebih nyaman.

    King Salman Gates juga sebagai bentuk penghormatan kepada identitas Makkah, dengan memadukan warisan arsitektur modern kelas dunia dan menciptakan pengalaman unik.

    Proyek tersebut juga akan memulihkan dan mengembangkan sekitar 19.000 meter persegi situs warisan, melestarikan warisan budaya dan sejarah Makkah untuk memperkaya perjalanan setiap pengunjung.

    Tak cuma itu, proyek tersebut berkontribusi terhadap transformasi ekonomi Saudi Vision 2030 dengan menciptakan lebih dari 300.000 lapangan kerja pada 2036.

    Gerbang Raja Salman tengah dikembangkan Perusahaan Dana Investasi Publik RUA Al Haram AlMakki Company. Mereka ingin memajukan pembangunan perkotaan di sekitar Masjidil Haram sehingga Makkah sebagai tolok ukur global untuk pengembangan real estat.

    Proyek ini akan mencakup luas lantai hingga 12 juta meter persegi. Pihak perusahaan pun berkomitmen untuk pengelolaan sumber daya berkelanjutan melalui solusi inovatif yang menciptakan dampak positif pada penduduk, peziarah dan pengunjung sambil melestarikan jalinan budaya Makkah.

    ——-

    Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kemendikdasmen Akan Buka Sekolah Satu Atap, Khususnya di Daerah 3T

    Kemendikdasmen Akan Buka Sekolah Satu Atap, Khususnya di Daerah 3T



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan membuka atau menghidupkan kembali Sekolah Satu Atap. Apa itu?

    Sekolah Satu Atap adalah sekolah yang terdiri dari beberapa jenjang pendidikan, tetapi berada di lokasi yang sama. Pengaturannya mengikuti keluasan waktu masing-masing daerah penyelenggara Sekolah Satu Atap.

    Hal tersebut dijelaskan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Abdul Mu’ti pada wawancara dengan Eduardo Simorangkir dari detikSore, Kamis (23/10/2025), ditulis Jumat (24/10/2025).


    “Jadi misalnya SD, SMP: misalnya SD-nya masuk pagi, SMP-nya masuk siang. Atau SMP dan SMA, yang pengaturannya diatur sesuai dengan keluasan waktu yang ada di masing-masing daerah,” kata Mu’ti.

    Ia menyebut Sekoalh Satu Atap salah satunya merespons kondisi geografis RI, yang merupakan salah satu tantangan bagi pendidikan Indonesia.

    Dijelaskan Mu’ti, ada daerah-daerah tertentu yang secara geografis sangat sulit dijangkau. Ketika didirikan sekolah baru, sekolah pada wilayah yang sulit dijangkau berisiko tidak bisa berkembang lantaran jumlah penduduknya yang sedikit.

    Di samping itu, ia mengatakan, upaya menghadirkan satu sekolah baru juga harus dilengkapi dengan infrastruktur hingga sumber daya manusia (SDM).

    “Sehingga kemudian, udahlah, daripada bikin sekolah baru, kita bikin saja Sekolah Satu Atap atau pembelajaran jarak jauh,” sambungnya.

    Pelaksanaan Sekolah Satu Atap Bertahap

    Saat ini, Mu’ti menyebut penghadiran Sekolah Satu Atap mulai dilakukan secara bertahap. Ia berharap jumlahnya terus meningkat, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

    “Apalagi kan memang DPR, khususnya Komisi X, itu memberikan perhatian khusus untuk pendidikan di daerah 3T,” kata Mu’ti.

    Tantangan pendidikan di daerah 3T menurut Mu’ti tidak bisa diselesaikan dengan cara-cara yang biasa. Perlu perhatian khusus yang melibatkan banyak pihak, seperti Sekolah Satu Atap tersebut.

    3 Model Pemerataan Kesempatan Belajar

    Tidak hanya Sekolah Satu Atap, Menteri Mu’ti menyatakan pihaknya juga berupaya meratakan kesempatan belajar lewat pendidikan nonformal. Ia menjelaskan, pembelajaran dalam hal ini menggunakan paradigma learning, bukan schooling.

    “Artinya, pembelajaran itu tidak hanya di sekolah formal, tapi juga di lembaga-lembaga pendidikan nonformal,” urai Mu’ti.

    Ke depan, ia mengatakan lembaga pendidikan nonformal akan dikembangkan melalui tiga model, yakni:

    1. Penguatan penyetaraan

    2. Homeschooling

    3. Sekolah terbuka.

    Layaknya Universitas Terbuka (UT), model Sekolah Terbuka memungkinkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Salah satu implementasi PJJ sudah diluncurkan beberapa waktu lalu kepada anak-anak pekerja migran Indonesia di Kinabalu, Malaysia.

    “Mereka anak-anak pekerja migran itu mengikuti pembelajaran jarak jauh dengan sekolah yang ada di Jawa Barat. Pakainya tadi, teknologi digital,” jelas lebih lanjut.

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Palma yang Indah di Spanyol Itu Makin Perketat Aturan buat Turis Asing



    Palma

    Destinasi wisata populer di Spanyol, Palma memutuskan untuk memperketat aturannya menjelang liburan pergantian tahun. Ini sebagai langkah mereka memerangi over tourism yang tak berkesudahan.

    Dilansir dari Daily Mail, Kamis (16/10/2025) Palma, ibu kota Mallorca, telah memberlakukan larangan penyewaan yacht dan penyewaan akomodasi. Wali Kota Jaime Martinez mengumumkan aturan tersebut pada 14 Oktober.

    Teruntuk larangan tambahan ini akan segera berlaku efektif. Larangan ini akan berlaku selama tiga bulan sehingga tidak ada ruang baru yang disetujui. Sebelumnya kota ini hanya melarang penyewaan rumah keluarga saja yang diiklankan di Airbnb.


    Namun kini penyewaan rumah tunggal juga masuk ke dalam larangan. Pemerintah juga melarang pembukaan hostel baru dan mendorong hostel yang ada untuk berubah menjadi hotel atau perumahan.

    Sementara itu, sebanyak 639 penyewaan legal di Palma akan tetap ada dan diizinkan beroperasi. Namun jika mereka memutuskan tutup, pemerintah tak akan memberikan ganti rugi.

    Terkait penyewaan yacht, pemerintah sedang bekerjasama dengan otorita pelabuhan, menyusun bagaimana aturan yang efektif diberlakukan.

    Kebijakan ini diambil setelah banyak keluhan warga menyuarakan kekhawatiran mereka tentang wisatawan yang tertarik dengan perahu-perahu di musim panas. Martinez mengatakan langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen dewan kota terhadap kualitas destinasi dan mengekang pariwisata ilegal.

    Tak hanya Palma yang menolak turis. Warga di seluruh daratan Spanyol, Kepulauan Balearic, dan Kepulauan Canary telah melakukan demo anti turis saking mereka merasa sesak.

    Puluhan ribu orang berbaris di Palma pada bulan Juli lalu, memegang spanduk bertuliskan ‘Kemewahan Anda, kesengsaraan kami’ dan menuntut pembatasan jumlah wisatawan, kapal pesiar, dan penyewaan jangka pendek. Bisnis lokal menjadi sasaran stiker, sementara demonstran memblokir jalan dan mengganggu rencana wisatawan.

    Tahun lalu, Spanyol mencatat rekor jumlah wisatawan, dengan lebih dari 15 juta pengunjung berbondong-bondong ke Pulau Majorca saja. Menanggapi hal ini, para pengunjuk rasa turun ke jalan di seluruh negeri, membuat banyak pengunjung geram setelah membayar ratusan poundsterling untuk menikmati liburan mereka di luar negeri.

    Bahkan dalam satu kejadian, terhitung 50.000 penduduk lokal turun ke jalan di Palma. Sementara itu di Barcelona, sekitar 2.800 orang berbaris di sepanjang distrik tepi laut Barcelona untuk menuntut model ekonomi baru yang akan mengurangi jutaan wisatawan yang berkunjung setiap tahun.

    Para pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan ‘Barcelona tidak untuk dijual,’ dan, ‘Turis pulanglah,’ sebelum beberapa orang menggunakan pistol air untuk menyerang wisatawan yang sedang makan di luar ruangan di restoran-restoran di tempat-tempat wisata populer.

    Seruan ‘turis keluar dari lingkungan kami’ terdengar saat beberapa orang berhenti di depan pintu masuk hotel.

    (sym/wsw)



    Sumber : travel.detik.com