Author: Import

  • Asuransi Tidak Pernah Klaim, Rugi Dong?



    Jakarta

    Asuransi kendaraan terkesan perlu tidak perlu, bahkan banyak yang mengatakan pengendara bakal merugi saat asuransi tidak diklaim. Tapi benar seperti itu tidak ya?

    Rupanya hal itu tidak sepenuhnya benar, seperti yang disampaikan Financial Advisor sekaligus Co-Founder Purwantara, Aidil Akbar Madjid. Menurut dirinya rendahnya literasi keuangan pada masyarakat Indonesia juga berdampak pada minimnya pemahaman terhadap produk asuransi. Akibatnya, banyak yang kemudian menganggap asuransi tidak penting, bahkan ada yang sampai menghitung untung-rugi jika tidak melakukan klaim dari premi yang rutin dibayarkan.

    “Saya sering sampaikan di banyak kesempatan, bahwa punya asuransi itu mirip seperti punya ban serep atau ban cadangan pada mobil. Ketika kita menjual mobil tanpa pernah menggunakan ban serep tersebut, apakah kemudian kita merasa rugi? Tentu tidak,” ujar Aidil.


    Sebaliknya, lanjut Aidil. menurut dirinya pengendara justru beruntung memiliki asuransi karena selama memiliki dan mengendarai mobil tersebut, belum pernah ada kejadian yang mengharuskan kita menggunakan ban serep.

    “Jadi, apa yang sebenarnya didapatkan dengan mempunyai ban serep? Tidak lain adalah peace of mind, atau perasaan aman dan damai bahwa jika ban kita mengalami kerusakan di jalan, maka kita tidak perlu khawatir membawanya ke bengkel karena langsung terlindungi oleh ban serep di saat genting,” Aidil menambahkan.

    Menurut Aidil kembali, apabila ban serep dianalogikan sebagai pemberi rasa aman dan nyaman saat berkendara, lalu siapa yang dapat memberikan hal serupa saat menjalani kehidupan dan dapat melindungi masyarakat dari risiko yang bisa saja terjadi secara mendadak.

    “Di sinilah asuransi berperan memberikan rasa tenang, yakni melalui jumlah premi terkumpul sebagai nominal perlindungan yang disepakati dalam polis, untuk kemudian dibayarkan kepada pemegang polis (asuransi kesehatan) atau keluarganya (asuransi jiwa) saat nasabah mengalami sebuah risiko. Alhasil, kondisi finansial pun akan senantiasa terlindungi meski terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Aidil.

    ilustrasi asuransiilustrasi asuransi Foto: Getty Images/Wipada Wipawin

    Menurut Aidil, dalam konsep dan ilmu perencana keuangan, memiliki asuransi atau proteksi perlu menjadi prioritas sebelum mulai berinvestasi. Pasalnya, investasi bisa dilakukan dalam jangka panjang hingga puluhan tahun, berbeda dengan risiko kehidupan yang bisa datang kapan saja. Misal, ketika seseorang baru saja mencicil dana investasi tapi kemudian harus menghadapi risiko tidak terduga, yang sering terjadi adalah kondisi finansial goyah sehingga cicilan terpaksa dihentikan. Bahkan, tak jarang total dana investasi harus ditarik untuk menutupi biaya dari risiko yang tengah dihadapi.

    “Itulah sebabnya memiliki proteksi sebelum berinvestasi dalam konsep perencana keuangan tidak bisa ditawar, dan kita membutuhkan pihak ketiga untuk membantu melindungi diri dan keluarga secara finansial. Bahasa kerennya, kita memindahkan atau mentransfer risiko kepada pihak lain, dalam hal ini perusahaan asuransi, dengan cara membayar premi sebagai jaminan perlindungan finansial terhadap risiko yang tidak terduga. Pada praktiknya, kontrak asuransi terjalin atas dasar kepercayaan pihak tertanggung [pemegang polis] kepada penanggung [perusahaan asuransi],” tutur Aidil.

    “Jangan lupa bahwa fungsi dari asuransi adalah untuk mengganti kerugian, bukan untuk mencari keuntungan. Maka, pola pikir ‘rugi beli asuransi karena tidak klaim’ jelas salah dan melanggar itikad baik. Jadi, pergunakanlah produk asuransi dengan bijaksana sesuai polis yang disepakati. Banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan oleh sebuah produk asuransi bila kita meyakini dan memahami serta menggunakannya sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko kita,” pungkas Aidil.

    (lth/lth)



    Sumber : oto.detik.com

  • 5 Bagian Motor yang Mudah Terkena Karat



    Jakarta

    Libur lebaran 2024 telah usai. Bagi Anda yang mengisi liburan dengan touring menggunakan sepeda motor, jangan lupa untuk merawat kendaraan kesayangan Anda. Sebab terdapat beberapa bagian motor yang mudah sekali terkena karat.

    “Ada baiknya setelah touring jarak jauh, motor mendapatkan perawatan untuk menjaga agar tampilan lebih prima. Sebaiknya sepeda motor segera dicuci secara mendetail. Alasannya, karena kondisi medan jalan yang telah ditempuh selama perjalanan memungkinkan kotoran debu dan lumpur mengendap di sela-sela bagian bawah motor,” kata Roddy Raymond Halim dari SCT Motodetailing, dalam keterangan resminya.

    Bagaimana jika motor tidak segera dibersihkan? Nah, ada beberapa efek negatif jika kondisi sepeda motor tidak dirawat dengan baik. Contoh dampak negatif jika tidak segera dibersihkan, maka dapat menimbulkan karat yang berbahaya untuk sepeda motor kesayangan Anda.


    Secara umum, ada lima bagian motor yang rawan terserang karat. Yang pertama adalah bagian kaki-kaki, khususnya swingarm. Komponen ini merupakan bagian dari sistem suspensi yang berfungsi menopang bodi motor. Posisinya terletak di bawah motor, sehingga mudah terkena cipratan air, campuran lumpur, dan pasir.

    Selanjutnya adalah sokbreker. Komponen yang juga bernama suspensi ini juga rawan terkena korosi, karena posisinya dekat roda motor sehingga akan sering kena air hujan, lumpur, dan pasir.

    Ketiga adalah bagian knalpot alias exhaust. Bagian yang rawan terkena karat adalah bagian leher knalpot. Selanjutnya rangka atau sasis. Apabila rangka tidak segera dibilas setelah kena kotoran atau air hujan, maka bisa diserang karatan. Rangka yang karatan sangat berbahaya, karena bisa membuat motor patah.

    Terakhir adalah bagian rantai, khususnya buat motor bebek dan sport. Rantai yang jarang dilumasi dan jarang dicuci setelah kena kotoran atau air hujan, juga bisa kena karat.

    Supaya motor Anda benar-benar bersih menyeluruh setelah digunakan untuk perjalanan jauh, maka Anda bisa mencuci motor Anda di jasa detailing. Kisaran ongkosnya, buat cuci motor dengan paket premium wash dibanderol Rp 35 ribu. Sedangkan paket Wash & Polish dikemas mulai Rp 150 ribu, dan Motodetailing dibanderol mulai Rp 350 ribu. Sedang untuk Nano Ceramic Coating, biayanya mulai Rp 750 ribu.

    (lua/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mengenal Jalur Kiprok Grand beserta Warna Kabelnya



    Jakarta

    Ada banyak komponen dari sepeda motor, salah satunya kiprok. Komponen ini berpengaruh terhadap awet atau cepat rusaknya sebuah aki dan biasanya harus diperiksa saat terjadi pada kelistrikan motor dan pengapian.

    Jalur kiprok grand merujuk pada kiprok Honda Astrea Grand. Motor ini dirilis pada tahun 1990-an dan sempat menjadi kendaraan idaman. Bagaimana jalur kiprok grand?

    Definisi Kiprok

    Kiprok merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pengisian sepeda motor. Menurut laman planet Ban, perangkat kecil ini menjadi jembatan antara alternator yang menghasilkan energi dan baterai motor, menyimpan dan mendistribusikan energi tersebut.


    Mengutip laman astra-honda, kondisi kiprok sangat mempengaruhi masa pakai aki sebagai sumber daya listrik. Arus listrik yang melalui kiprok akan distabilkan dan diubah menjadi arus satu arah (dari arus AC menjadi DC) sebelum dialirkan ke aki.

    Kiprok juga menjadi penstabil tegangan listrik yang mengalir ke aki, sebab, apabila arus terlalu besar maka akan mengakibatkan over change. Sementara, jika arus mengalir ke aki terlalu kecil, akan membuat aki tekor. Sehingga, tegangan dan arus yang mengalir ke aki jumlahnya harus dalam kondisi seimbang.

    Jalur Kiprok Grand

    Jalur Kiprok umumnya memiliki beberapa warna kabel yang berbeda-beda. Setiap kabel mempunyai fungsi dan jalurnya masing-masing.

    KiprokSkema sistem pengisian AC (Astra Internasional)

    Mengutip Proyek Akhir berjudul Pembuatan Media Pembelajaran Sistem Kelistrikan Engine Honda Astrea Grand oleh Juri Nur Dianto, jalur kiprok grand menggunakan kode warna. Kode tersebut adalah hitam, putih, kuning, merah, dan hijau seperti terlihat pada gambar.

    Kode warna tersebut digunakan sesuai soket pada kiprok. Jalur warna menandai arah aliran listrik dan peruntukannya pada rangkaian mesin motor Honda Astrea Grand.

    KiprokSkema Rectifier Foto: Skema Kiprok (Beni Setya Nugraha (2015))

    Regulator akan bekerja mengatur arus dan juga pengisian yang masuk ke baterai, serta tegangan yang masuk ke lampu agar mendekati tegangan yang konstan. Hal ini bertujuan agar lampu tidak cenderung berkedip.

    Pengaturan tegangan dan arus itu berdasarkan peran utama SCR (thyristor) dan juga ZD zener diode. Apabila tegangan dalam sistem mencapai tegangan tembus (breakdown voltage), maka tegangan yang berlebih dialirkan ke massa. Umumnya, ZD yang dipasang memiliki tegangan tembus sebesar 14V.

    Gejala Kerusakan pada Kiprok

    Kiprok motor yang rusak bisa mengakibatkan beberapa masalah seperti baterai yang tidak terisi penuh, lampu yang redup, hingga komponen elektronik lainnya yang tidak berfungsi dengan baik. Menurut laman Suzuki, adapun gejala kerusakan pada kiprok yaitu:

    1. Lampu Beberapa Kali Mati

    Ciri pertama kerusakan pada kiprok yaitu lampu yang mati beberapa kali meski sudah diganti dengan yang baru. Hal ini bisa dilihat ketika lampu motor tiba-tiba mati saat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.

    Jika kondisi tegangannya berlebih, lampu motor seketika putus. Apabila hal ini terjadi, sebaiknya periksa tegangan lampu, bandingkan dengan lampu tegangan normal, yaitu berkisar 12-14 Volt.

    2. Komponen Aki Tekor

    Rusaknya kiprok motor juga bisa ditandai dengan komponen aki yang tekor. Cirinya bisa dilihat saat sebelum motor dijalankan.

    Ketika komponen kelistrikan ini rusak, maka input listrik tak bisa menutup kelistrikan motor secara sempurna. Dampaknya mengakibatkan listrik dalam baterai terkuras dan aki menjadi drop.

    Sehingga, tak perlu tergesa mengganti aki motor. Pastikan dulu baterai kiprok tidak mengalami drop.

    3. Tampilan Lampu Redup

    Ciri selanjutnya adalah lampu yang redup. Apabila kamu menyalakan komponen yang berhubungan dengan kelistrikan, maka kondisi ini akan mempengaruhi cahaya lampu. Sementara, saat motor dikendarai dengan RPM yang tinggi, lampu kembali menyala terang.

    4. Sepeda motor yang Tiba-tiba Mati

    Saat komponen kiprok mati, seluruh komponen kelistrikan tidak bisa berfungsi. Sebab, komponen tersebut tidak mendapat pasokan listrik. Ini mengakibatkan tegangan aki motor menjadi drop, lalu sepeda motor mogok, mati total atau mesin tidak bisa dihidupkan sama sekali.

    Itulah informasi mengenai jalur kiprok grand serta gejala kerusakan pada kiprok. Semoga penjelasan ini membantumu ya.

    (elk/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Tips Merawat Motor Setelah Digunakan Touring, Periksa 6 Komponen Ini



    Jakarta

    Musim liburan telah berakhir, sebelum pengendara kembali menggunakan sepeda motor untuk rutinitas sehari-hari, maka perlu melakukan perawatan rutin. Apalagi selama liburan, seringkali diwarnai dengan kemacetan lalu lintas dan menempuh jarak jauh bahkan hingga ratusan kilometer yang membuat kendaraan bekerja dengan lebih ekstra.

    “Bagi pengendara yang melakukan perjalanan jauh saat liburan, sangat penting buat memperhatikan kondisi sepeda motor sebelum kembali ke aktivitas sehari-hari. Dengan melakukan perawatan rutin yang tepat, motor dapat tetap berada pada performa terbaiknya, serta memberikan kenyamanan maksimal selama digunakan,” ungkap Frengky Rusli selaku Asst. General Manager CS Division, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

    Untuk memastikan kinerja sepeda motor selalu optimal, berikut 6 komponen yang perlu diperiksa setelah perjalanan jauh:


    Oli Mesin dan Oli Transmisi

    Biasanya oli mesin diganti setiap 3.000km/3 bulan sesuai dengan buku petunjuk pemilik. Namun, frekuensi penggantian ini perlu disesuaikan dengan intensitas penggunaan kendaraan. Pemilik motor dapat memeriksa kondisi oli mesin dengan dipstick. Jika volumenya berkurang atau terlihat kotor, segera lakukan penggantian.

    Tidak hanya itu, para pengendara sepeda motor matic juga perlu memeriksa kondisi oli transmisi. Penggantian oli transmisi sebaiknya dilakukan setiap 12.000 km atau 12 bulan, atau sesuai intensitas penggunaan motor. Oli transmisi berperan penting dalam melumasi gear transmisi agar tidak cepat aus dan lebih awet.

    Kampas Rem

    Setelah perjalanan jauh yang mungkin melalui kondisi jalanan macet atau tanjakan dan turunan, penting bagi pengendara untuk memeriksa ketebalan kampas rem depan dan belakang. Jika sudah aus, segera lakukan penggantian untuk memastikan sistem pengereman yang optimal. Adapun tanda-tanda bahwa kampas rem sudah aus biasanya dapat dirasakan oleh pengendara, seperti munculnya bunyi decitan ketika melakukan pengereman dan tarikan tuas rem terasa lebih dalam.

    CVT

    Pengendara sepeda motor matic perlu memperhatikan CVT (Continuously Variable Transmission). Pastikan komponen CVT bersih dari kotoran dan tidak mengalami keausan. Adapun indikasi komponen CVT yang kotor atau mengalami keausan adalah kesulitan mencapai kecepatan maksimal saat berkendara. Jika terjadi hal seperti ini, periksa komponen CVT termasuk roller, clutch carrier assy (kampas ganda), dan v-belt (ganti v-belt setiap 25.000km).

    Rantai

    Bagi pengendara sepeda motor bebek atau sport perlu memperhatikan kondisi rantai setelah perjalanan jauh, yang mencakup pemeriksaan, penyetelan, dan pembersihan rantai. Pemilik motor dapat melakukan penyetelan rantai sesuai dengan buku petunjuk pemilik serta membersihkan rantai dengan menggunakan pelumas khusus. Perlu diperhatikan untuk tidak menggunakan oli bekas pada rantai karena dapat menyebabkan kerusakan.

    Ban

    Ban memiliki peran yang krusial karena berfungsi untuk menopang beban kendaraan dan menjaga traksi dengan permukaan jalan. Ban yang sudah aus dapat mengurangi traksi, stabilitas, dan bahkan efektivitas pengereman. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa kondisi ban setelah perjalanan jauh, yang mencakup pemeriksaan tekanan udara serta memeriksa tampilan luar ban, termasuk periksa ketebalan alur dan tidak adanya lubang atau sobekan.

    Untuk memeriksa ketebalan alur ban, pengendara juga dapat memeriksanya melalui TWI (Tread Wear Indicator) yang biasanya berbentuk tanda panah di pinggiran ban. Jika permukaan ban telah menyentuh tanda panah, maka menandakan ban sudah aus atau terkikis.

    Saringan Udara

    Saringan udara yang kotor dapat menghambat aliran udara ke ruang bakar sehingga menyebabkan proses pembakaran menjadi tidak sempurna dan mengurangi performa motor secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa kondisi saringan udara terlebih setelah perjalanan jauh. Tanda-tanda kotornya saringan udara adalah tarikan gas yang lebih berat serta keluarnya asap hitam dari knalpot. Jika mengalami gejala tersebut, segera periksa kondisi saringan udara. Umumnya, penggantian saringan udara direkomendasikan setiap 12.000 km sesuai dengan buku servis. Namun, frekuensi penggantian ini perlu disesuaikan dengan kondisi jalur yang sering dilewati pengendara.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Sudah Tahu Belum? Begini Cara Parkir Mobil di Jalan Miring Biar Nggak Gelinding



    Jakarta

    Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memarkir mobil di jalan miring supaya nggak menggelinding sendiri. Berikut tips parkir mobil di jalan miring.

    Memarkir kendaraan di jalan miring tak bisa sembarangan. Salah-salah, mobil bisa menggelinding sendiri dan justru membahayakan. Sejatinya untuk memarkir kendaraan, pengemudi harus menarik penuh rem parkir.


    Dikutip dalam buku panduan manual Mitsubishi Xpander, setelah menarik rem tangan, pengemudi bisa memindahkan tuas transmisi ke posisi 1 atau R (Reverse) untuk mobil manual.

    Sementara itu bila mobil yang dikemudikan bertransmisi otomatis, maka pindahkan tuas transmisi ke posisi P (Park). Namun bila di parkir di jalan miring, berikut ini caranya untuk mencegah kendaraan menggelinding ke jalanan.

    Parkir di Turunan

    Putar roda ke depan arah trotoar/tepi jalan dan gerakkan kendaraan maju sampai bagian roda menyentuh trotoar. Untuk mobil dengan transmisi manual, gunakan rem parkir dan pindahkan ruas transmisi ke posisi R (Reverse).

    Untuk mobil bertransmisi otomatis, gunakan rem parkir dan posisikan tuas transmisi pada posisi P (Park). Bila diperlukan dan untuk mencegah hal tak diinginkan, berikan ganjalan pada roda.

    Parkir di Tanjakan

    Memarkir mobil di tanjakan caranya putar roda depan menjauh dari trotar dan gerakkan kendaraan mundur sampai bagian roda menyentuh trotoar. Pada mobil manual, gunakan rem parkir dan tempatkan gigi di posisi 1. Pada mobil bertransmisi otomatis, gunakan rem parkir dan posisikan tuas transmisi pada posisi P (Park). Jika diperlukan, berikan juga ganjalan pada roda.

    Perlu diingat, pada mobil otomatis pastikan menggunakan rem parkir sebelum memindahkan tuas transmisi ke posisi ‘P’. Jika Anda memindahkan tuas transmisi ke posisi P sebelum menggunakan rem parkir, kemungkinan akan sulit memindahkan tuas selektor dari posisi ‘P’. Ketika Anda pada nantinya akan mengemudikan kendaraan kembali, membutuhkan tenaga yang besar untuk menggerakan tuas selektor dari posisi P.

    Nah itu tadi tips memarkir di jalan miring. Perhatikan juga lokasi memarkir, sebaiknya tidak di area dekat bahan mudah terbakar seperti rumput kering atau daun yang terlalu dekat dengan saluran pembuangan yang menimbulkan panas. Hal tersebut dapat memicu kebakaran.

    (dry/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Apa Sih Beda Astra Otoservice dan Shop and Drive? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Kalian mungkin sering melihat bengkel milik PT Astra Otoparts dengan nama Astra Otoservice dan Astra Shop & Drive. Meski sama-sama bengkel Astra, keduanya memiliki beberapa fungsi yang berbeda.

    Lantas apa sih beda Astra Otoservice dan Shop and Drive? Simak sejumlah perbedaannya di sini, mulai dari pendirian hingga pelayanan dan produknya.

    Beda Astra Otoservice dan Shop and Drive

    Berikut ini 4 perbedaan Astra Otoservice dan Shop and Drive yang dikutip dari situs resmi keduanya:


    1. Pendirian

    Baik Astra Otoservice maupun Shop & Drive sama-sama merupakan bengkel di bawah PT Astra Otoparts Tbk. Namun Shop & Drive berusia lebih tua dibandingkan Astra Otoservice.

    Astra Otoservice baru didirikan pada 2020. Sementara itu, Shop & Drive berawal dari 1998 dengan nama Super A yang fokus menjual suku cadang kendaraan roda empat. Baru pada 2000, Super A diganti namanya menjadi Shop & Drive.

    2. Jenis Kendaraan

    Astra Otoservice dan Shop & Drive sama-sama berfokus melayani jenis kendaraan roda empat atau mobil dengan berbagai merek.

    Namun kini Shop & Drive juga memiliki outlet Shop & Bike yang melayani penjualan dan penggantian suku cadang sepeda motor.

    3. Jenis Pelayanan

    Astra Otoservice lebih berfokus pada layanan servis berkala, tune up, dan perawatan berbagai merek mobil. Bengkel ini juga melayani penggantian suku cadang mobil seperti, oli, aki, shock absorber, ban, rem, wiper, filter, dan berbagai aksesoris.

    Astra Otoservice juga melayani pemeriksaan kendaraan, termasuk sistem suspensi dan sistem kelistrikan, pemeriksaan area kaki-kaki, termasuk spooring balancing, serta penggantian atau penambahan nitrogen untuk ban.

    Sementara itu, Shop & Drive adalah outlet ritel yang lebih berfokus pada penjualan dan penggantian suku cadang kendaraan dengan konsep cepat dan nyaman. Shop & Drive tidak melayani servis berkala dan perawatan mobil.

    Shop & Drive memiliki tiga tipe outlet, yaitu Shop & Drive, Super Shop & Drive, dan Shop & Bike. Shop & Drive dan Super Shop & Drive sama-sama melayani mobil, sedangkan Shop & Bike melayani pelanggan sepeda motor.

    4. Produk

    Dari segi produk, bengkel Astra Otoservice dan Shop & Drive menyediakan produk suku cadang yang hampir sama.

    Hanya saja bengkel Astra Otoservice juga memiliki produk jasa perawatan seperti servis berkala kelipatan 10 ribu kilometer maupun 20 ribu kilometer untuk berbagai merek mobil.

    Sementara produk suku cadang pada Shop & Drive berbeda-beda tergantung tipe outletnya. Secara umum, Shop & Drive melayani penggantian oli, aki, hingga shock absorber.

    Khusus outlet Super Shop & Drive juga melayani penggantian ban & spooring balancing. Sedangkan Shop & Bike fokus menyediakan suku cadang untuk sepeda motor, seperti oli, aki, filter, hingga shock absorber.

    Nah, sekarang detikers sudah tahu kan beda Astra Otoservice dan Shop and Drive? Kamu bisa melakukan penggantian suku cadang di kedua bengkel tersebut. Tetapi jika kamu ingin mendapatkan servis berkala dan perawatan lainnya, datanglah ke Astra Otoservice.

    (bai/inf)



    Sumber : oto.detik.com

  • Bensin Campur Minyak Kayu Putih Memang Bisa Naikkan Oktan, tapi…



    Jakarta

    Viral di media sosial pengguna motor memasukkan cairan minyak kayu putih ke tangki bensin. Dalam narasi video yang beredar, pengunggah video tersebut berkata minyak kayu putih bisa meningkatkan kadar oktan bensin. Pendapat itu pun dibenarkan oleh pakar dari ITB. Tapi hal itu bakal memberi banyak dampak negatif ke motor.

    “Minyak kayu putih atau minyak atsiri memang bisa menaikkan oktan. Tapi terbatas, misalnya dari 90 menjadi 92, tak bisa lebih. Jadi memang bisa menaikkan oktan, tetapi tidak disarankan untuk dilakukan, karena dampak buruknya banyak,” bilangbAhli Konversi Energi dari Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB) Tri Yuswidjajanto Zaenuri kepada detikOto, Rabu (24/4/2024).

    Lanjut Tri menambahkan, minyak kayu putih bersifat kesat, sehingga kemampuan pelumasan oleh bahan bakar menurun. Ujungnya, komponen yang dilumasi bahan bakar ini malah akan lebih cepat aus.


    “Selain itu, minyak kayu putih akan menimbulkan banyak deposit di ruang bakar, sehingga deposit yang mengalir keluar bersama gas buang dapat menyebabkan; katup tidak bisa menutup rapat, sehingga kompresi hilang dan mesin mati setelah penggunaan jangka panjang; penyumpatan pada catalytic converter, sehingga tekanan balik ke ruang bakat meningkat sehingga daya berkurang,” tambah Tri lagi.

    Dan tidak hanya berdampak pada performa mesin lho, menyampurkan minyak kayu putih dengan bensin juga bisa bikin mesin jebol. “Dampak buruknya banyak ya, termasuk connecting rod itu bisa bengkok jika deposit di ruang bakar banyak, sehingga piston menabrak cylinder head,” terang Tri.

    Diberitakan sebelumnya, video viral diunggah oleh akun TikTok @prabzgarage. Dalam video tersebut tampak tangki bensin motor matic dimasukkan cairan minyak kayu putih. Dalam caption di unggahan tersebut dikatakan bahwa minyak kayu putih bisa meningkatkan nilai oktan bensin.

    @prabzgarage rutinan ges, minyak kayu putih cmpr bensin. biar naik oktannya #prabzgarage #minyakkayuputih #matic ♬ Baby Face – Official Sound Studio

    (lua/din)





    Sumber : oto.detik.com

  • Membuka Kap Mesin Setelah Perjalanan Jauh agar Mesin Dingin, Mitos atau Fakta?


    Jakarta

    Kita biasa melihat orang membuka kap mesin pada mobilnya setelah melakukan perjalanan jauh. Tak jarang kita juga melihat di tempat pemberhentian atau rest area saat musim mudik.

    Tindakan tersebut ditujukan untuk mendinginkan mesin setelah lama bekerja. Padahal sebenarnya membuka kap mesin tidak efektif menurunkan suhu mesin.

    Bahkan beberapa sumber mengatakan itu tidak bagus untuk kesehatan mesin dan bisa berbahaya bagi kita. Berikut adalah beberapa penjelasannya.


    Sebelum membahas lebih jauh apa efek samping pada mesin jika kita membuka kap mesin setelah perjalanan jauh, Hyundai dalam laman resminya menepis lebih dulu mitos tersebut dengan mengatakan tidak ada perbedaan suhu yang berarti antara mesin yang beroperasi selama 4 jam dan yang berjalan selama 1 jam.

    Itu artinya, membuka langsung kap mesin pasca perjalanan jauh mungkin tidak diperlukan. Hyundai menambahkan, ketika kamu membuka kap mesin sebenarnya hanya membantu mengeluarkan panas permukaan mesin, sementara internal dari mesin tidak terlalu terpengaruh.

    Hal ini dikarenakan mesin pada mobil sebenarnya sudah didesain dengan komponen pendingin mesin seperti radiator, kipas pendingin, dan sistem pendingin lainnya sehingga asal sistem tersebut tidak mengalami disfungsi, maka suhu mesin mobil akan tetap ideal.

    Bahaya Membuka Kap Mobil Secara Langsung Pasca Perjalanan Jauh

    Di samping tidak bermanfaat dalam menurunkan suhu mesin, ternyata tindakan ini justru bisa menimbulkan bahaya bagi kita dan juga bagi kesehatan mesin.

    Bahaya yang pertama yaitu mesin yang sangat panas bisa menimbulkan luka bakar jika kita atau orang lain tidak sengaja menyentuhnya. Oleh karena itu, jika kita hendak membukanya, matikan mobil agak lama supaya lebih dingin dan pastikan dilakukan di tempat yang aman.

    Kemudian, dilansir dari Toyota Astra, tindakan ini juga akan berpengaruh kepada mesin karena akan mengganggu proses pendinginan alami mesin.

    Selain itu membuka kap mesin juga dapat mengotori mesin karena mungkin debu, kotoran, atau serpihan yang terbawa udara bisa masuk ke mesin. Jika tidak dibersihkan secara teratur, ini bisa menyebabkan penumpukan kotoran bahkan merusak komponen pada mesin.

    Tips Aman Mendinginkan Mesin Mobil

    Nah, ulasan di atas sepertinya cukup menjelaskan bahwa membuka kap mesin tidak efektif dalam mendinginkan mesin.

    Alih-alih melakukan tindakan seperti itu, melakukan perawatan rutin dan memeriksa sistem pendinginan sebelum melakukan perjalanan jauh, sebenarnya lebih penting untuk menghindarkan overheat pada mesin.

    Kamu juga perlu memastikan indikator suhu mobil sehingga kondisi mesin tetap aman dan siap untuk berkendara jarak jauh.

    Selain itu, untuk membantu pendinginan mesin secara alami, kamu juga bisa melakukan kebiasaan seperti membiarkan mesin pada kondisi netral serta beri waktu beberapa menit setelah sampai tujuan sebelum mematikan mesin.

    Itu dia jawaban dari mitos dan fakta membuka kap mesin untuk mendinginkan mesin setelah perjalanan jauh.

    (inf/inf)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mobil Matic Berhenti di Lampu Merah, Pindah Gigi ke N atau Tetap di D?



    Jakarta

    Saat menunggu lampu merah, mobil dalam posisi diam. Dalam posisi diam itu, dengan mobil matic haruskah gigi dipindah ke N atau tetap di D?

    Mobil matic memang lebih mudah dikendarai. Untuk menjalankan mobil, hanya perlu menginjak pedal gas saat tuas transmisi di posisi D. Sementara untuk berhenti, tinggal menginjak pedal rem. Namun belakangan yang sering menjadi pertanyaan ketika mobil matic dalam posisi diam menunggu lampu merah.

    Ada yang menyebut saat posisi diam menunggu lampu merah itu tuas transmisi tidak perlu dipindahkan ke ‘D’ karena hanya sebentar. Tapi ada juga yang bilang harus dipindah ke N. Lalu mana yang tepat?


    “Ini sering jg ditanyakan ketika kita berada di kondisi macet atau berada di lampu merah, lampu merah kan kita berhenti nah itu posisi tuas transmisi ada dimana apa berada di D, P, atau N. Dari informasi yg pernah saya dapatkan ketika transmisi matic macet dan lampu merah sebaiknya tidak di posisi D,” jelas Technical Team Aftersales Support Dept.Auto2000 Gesang Pranoto belum lama ini.

    Gesang menambahkan bila tuas transmisi tetap di D, maka akan ada beban yang diberikan terhadap transmisi. Padahal posisinya sedang diam atau tidak bekerja.

    “Di D, transmisi ini berusaha menggerakkan kendaraan. Nah di lampu merah kan kita menginjak rem, kendaraan ditahan rem nah beban transmisi ditahan komponen rem, maka dari itu sebaiknya itu posisi di N atau P agar posisinya bebas tidak terbebani,” sambung Gesang.

    Informasi soal posisi tuas transmisi saat berhenti ini juga bisa diketahui dari buku panduan manual kendaraan. Misalnya di buku panduan manual Avanza tertulis saat berhenti untuk waktu yang lama dan mesin menyala sebaiknya dipindah ke N atau P.

    Dari sisi keselamatan, berhenti di lampu merah juga disarankan untuk memindahkan gigi ke N. Terpenting saat gigi dipindah ke posisi N, pedal rem harus diinjak.

    “Kenapa harus service brake (rem kaki)? Supaya pengemudi di belakang tahu kalau mobil kita sedang berhenti ditandai dengan lampu rem yang menyala. Kalau parking brake kan lampu rem nggak menyala. Jadi kalau misalnya ada pengemudi dari jauh, dia kecepatannya masih tinggi dia akan reflek injak rem karena lihat lampu rem kita nyala karena pengemudi biasanya sudah reflek kalau lihat lampu rem nyala kita ngerem,” tutur Instruktur Safety Driving SDCI Jacki Aryanto Rumokoi

    (dry/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Kapan Ban Mobil Harus Diganti?



    Jakarta

    Ban merupakan komponen vital pada mobil karena langsung bersentuhan dengan permukaan jalan. Ban harus diganti saat sudah digunakan dalam jangka beberapa tahun atau setelah melewati interval kilometer tertentu. Lalu kapan sebaiknya mengganti ban mobil?

    PT Sumi Rubber Indonesia, produsen ban Dunlop di Indonesia, dalam keterangan resminya mengatakan, ban perlu diganti saat kembangan ban sudah menyentuh indikator TWI atau Tread Wear Indicator. Selain itu, ban bisa diganti ketika permukaannya sudah memiliki retak, bergelombang, ada benjolan atau ban sudah sering bocor dan ditambal.

    Idealnya, ban harus diganti setiap tiga tahun sekali atau ketika ban mobil sudah menyentuh interval jarak tempuh 40 ribu km. Jadi, kendati pemakaian ban belum mencapai tiga tahun, tapi intervalnya sudah melebihi 40 ribu km, maka sebaiknya segera diganti.


    Saat mengganti ban, Hal pertama yang harus diperhatikan yaitu tipe dan ukuran ban, dikaitkan dengan medan yang akan kita lalui. Pastikan ban yang digunakan sesuai dengan rekomendasi dari produsen kendaraan dan hanya menggunakan yang sesuai dengan spesifikasi itu untuk menjamin kinerja yang baik pada ban.

    Perjalanan darat dengan kondisi jalan yang baik bisa dipilih ban dengan tapak yang lebih rata, sehingga bisa mengurangi kebisingan dan mengoptimalkan efisiensi bahan bakar. Periksa juga label kinerja pada ban seperti label traksi basah, daya cengkeram, kebisingan, dan efisiensi bahan bakar.

    “Ban merupakan bagian yang akan menjadi dasar dari bobot dan pergerakan kendaraan, makanya jangan kompromi pada bagian ini, serta selalu pastikan menggunakan produk yang tepat. Selain menggunakan produk yang tepat, lakukan pengecekan rutin untuk menjamin durabilitasnya,” bilang Tomohiro Senna selaku Sales & Marketing Director PT Sumi Rubber Indonesia.

    Dunlop Indonesia menyelenggarakan safety campaign yang pada tahun ini diselenggarakan di 10 kota-kota besar Indonesia. Safety campaign diharapkan bisa menyebarluaskan informasi terkait pentingnya perawatan ban yang tepat untuk keamanan dan kenyamanan berkendara.

    “Kami terus mendorong awareness kepada masyarakat khususnya pengguna kendaraan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan kendaraan melalui perawatan ban yang tepat. Dengan pemahaman ini diharapkan setiap perjalanan yang dilakukan bisa mencapai tagline yang diusung yaitu More Safety For Your More Fun Journey,” kata Tomohiro.

    Tahun 2024 Dunlop telah mencanangkan event safety campaign sejak sebelum libur lebaran. Tim profesional memeriksa kondisi ban dan memberikan penjelasan komprehensif terkait ban yang tepat, secara gratis. Booth juga dirancang menarik, sehingga tidak monoton terlebih disediakan aneka panganan, games yang menarik, hingga merchandise eksklusif.

    Setiap konsumen yang datang berkesempatan mendapat souvenir menarik dari Dunlop dengan wheel of fortune, ada voucher diskon spooring, dan bundling program beli ban berkesempatan dapat mobil di periode tertentu.

    (lua/riar)



    Sumber : oto.detik.com