Author: Import

  • Pelajaran Penting! Jangan Tempel Aksesori Apa pun di Setir dan Dasbor Mobil



    Jakarta

    Seorang wanita yang mengalami kecelakaan ini memberikan pelajaran penting kepada semua pemilik mobil. Dia berpesan, jangan meletakkan aksesori apa pun di atas setir dan dasbor mobil. Ini akibatnya.

    Wanita ini mengalami kecelakaan hingga airbag mobilnya keluar. Sebelum kecelakaan, dia menempelkan sesuatu di atas setirnya yang tampaknya agak tajam. Ketika kecelakaan, airbag mengembang dengan keras dan melemparkan aksesori yang ditempel di atas setir.

    Seperti yang ditunjukkan dalam video di TikTok, pengemudi itu menggambarkan letak aksesori ditempelkan di atas setir, tempat airbag berada. Saat kecelakaan, airbag mendorong bagian aksesori yang ditempel tersebut dengan kekuatan yang kencang. Sampai-sampai, aksesori itu menembus plastik lapisan pintu samping dan melukai kaki pengemudi tersebut.


    Bisa dibilang, keadaan bisa jadi jauh lebih buruk, karena airbag di setir terletak setinggi dada pengemudi. Hal ini dapat menjadi pengingat untuk tidak memasang hiasan pada dashboard kendaraan.

    @bcandy22 Imagine how much worse this cluld have been. I still dont know where the other piece went 🥺 #dangerous#crash #hurt #carcrash #safe#lucky #caraccessories #drivesafe ♬ original sound – Bcandi

    Perlu diketahui, airbag akan keluar dan mengembang secara otomatis dengan cepat saat mobil mengalami benturan yang sangat keras. Airbag ini berfungsi melindungi bagian vital seperti kepala, leher, dada, dan bagian tubuh lainnya agar tidak membentur dasbor atau area keras di kendaraan.

    Airbag mungkin tidak 100 persen menghindarkan kita dari cedera. Namun airbag dapat mengurangi risiko cedera yang lebih serius akibat kecelakaan.

    Airbag yang paling umum diletakkan di bagian dasbor. Namun mobil dengan fitur lengkap akan menempatkan airbag di berbagai titik agar pengemudi maupun penumpang aman saat berada di dalam mobil.

    Airbag mobil bekerja secara otomatis setelah menerima sinyal dari sensor mobil. Sensor mobil dipasang di beberapa titik. Ketika terjadi benturan keras pada mobil, maka sensor mengirim sinyal agar airbag mengembang.

    Dengan cepat, modul kontrol airbag akan mengaktifkan inflator yang berisi bahan kimia. Bahan ini dapat menghasilkan gas nitrogen yang akan mengisi airbag.

    (rgr/din)





    Sumber : oto.detik.com

  • Toyota Fortuner Ngebut Saat Lindas Balita, Begini Etika Berkendara di Perumahan



    Jakarta

    Seorang balita di Sidoarjo, Jawa Timur, terlindas mobil Toyota Fortuner di jalanan kompleks perumahan. Fortuner yang menabrak dan melindas balita itu disebut melaju dengan kecepatan tinggi.

    Toyota Fortuner putih yang dikendarai oleh tetangga korban berinisial AC (33) melaju di jalanan kompleks perumahan. Balita yang berada di lokasi kejadian ditabrak Fortuner itu dan terlindas. Balita berusia 2 tahun itu meninggal dunia.

    Dikutip detikJatim, peristiwa itu terjadi di Perum Quality Riverside Blok B-03/05, Desa Gamping, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Sabtu (25/5). Saksi menyebutkan pada saat kejadian Fortuner melaju cukup kencang. Posisi jalan tempat korban menyeberang merupakan tikungan, sehingga diduga kuat sopir Fortuner itu tak bisa melihat jelas karena blindspot.


    [Gambas:Instagram]

    Ketua RT 29/RW 6 Desa Gamping, Hanif, menyebut petaka itu berlangsung cepat. Dia juga mengatakan bahwa Fortuner itu ngebut di jalan perumahan.

    “Korban dari taman perumahan berlari menyeberang jalan. Tiba-tiba mobil Toyota Fortuner muncul dengan kecepatan tinggi, sehingga korban terlindas,” kata Hanif sembari menunjukkan lokasi korban terlindas.

    Hanif mengatakan, banyak warga yang tahu saat peristiwa tragis itu terjadi. Kala itu warga sedang bermain voli di dekat taman.

    “Bahkan warga sempat berteriak, berhenti… berhenti… Tapi pengemudinya tidak mendengar,” lanjutnya.

    “Anehnya dari pengakuan pengemudi tidak merasakan melindas Balita tersebut, padahal balita itu sempat terlindas roda depan dan belakang,” sambungnya.

    Ternyata, sopir Fortuner itu bukan pertama kali ngebut di perumahan. Bahkan, dia sudah pernah diperingatkan oleh Hanif.

    “Sebenarnya tiga bulan yang lalu pengemudi mobil Toyota Fortuner sudah kami berikan peringatan secara lisan maupun tertulis,” kata Hanif.

    Hanif memberikan peringatan terhadap sopir Fortuner tersebut atas dasar laporan warga perumahan. Warga sering melihat bahwa mobil tersebut ketika masuk perumahan dengan kecepatan tinggi.

    “Bahkan pernah cekcok dengan warga perumahan lain pada saat mobil Toyota Fortuner tersebut masuk perumahan mengalami serempetan dengan mobil warga lain,” jelas Hanif.

    Ia melanjutkan, setelah diberikan peringatan baik secara lisan maupun tertulis pengemudi tersebut sempat mendatangi rumahnya. Sopir tersebut juga minta maaf.

    “Namun dia masih saja seperti itu lagi seminggu kemudian, hingga terjadi kecelakaan ini,” tandas Hanif.

    Etika Berkendara di Perumahan

    Menurut praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, berkendara di jalanan perumahan tak bisa sembarangan. Ada etika yang harus dipatuhi pengendara. Terutama soal kecepatan berkendara di jalan perumahan.

    “Kecepatan rendah 5 km/jam, mata bergrak mencari ke spot-spot yang berpotensi bahaya. Berhenti di setiap persimpangan. Klakson setiap ada anak-anak di pinggir jalan. Jika memungkinkan, buka jendela sedikit untuk dapat mendengar suara di luar kabin,” kata Sony kepada detikOto, Senin (27/5/2024).

    Dikutip dari situs resmi Toyota Astra Motor, selain menurunkan kecepatan, pengendara juga wajib waspada kondisi sekitar mobil di perumahan. Sebab, lingkungan perumahan banyak anak kecil bermain, bahkan sambil berlari ke tengah jalan. Oleh karena itu, cek sekeliling mobil untuk memastikan tidak ada anak kecil atau binatang peliharaan untuk mencegah risiko tertabrak. Termasuk pula pedagang keliling dan aktivitas lainnya.

    Jangan sekali-kali main ponsel. Mungkin sebagian pengendara merasa di lingkungan yang aman dan tidak ada kendaraan lain, sehingga mereka bermain ponsel, makan bahkan dandan. Padahal tetap ada potensi masalah seperti anak kecil bermain atau kendaraan lain yang parkir di pinggir jalan.

    Perlu dicatat, di kompleks perumahan juga banyak gangguan yang bisa memicu kecelakaan. Seperti polisi tidur atau persimpangan jalan yang rawan kecelakaan. Atau keluar masuk orang atau kendaraan lain dari rumah yang wajib kamu pantau sepanjang jalan.

    Yang juga tak kalah penting adalah menghormati warga kompleks dengan menurunkan kecepatan. Selain untuk menjaga keselamatan, langkah ini juga untuk mencegah debu berterbangan yang akan mengganggu orang lain.

    (rgr/din)





    Sumber : oto.detik.com

  • 4 Tanda Rem Mobil Bermasalah, Jangan Diabaikan!



    Jakarta

    Keselamatan berkendara adalah prioritas utama yang tidak bisa diabaikan oleh setiap pemilik mobil. Salah satu komponen vital yang sering kali terabaikan adalah pengereman. Berikut empat tanda rem mobil mengalami masalah.

    “Rem mobil yang berfungsi dengan baik bukan hanya memastikan keselamatan pengemudi dan penumpang, tetapi juga semua pengguna jalan. Oleh sebab itu, pengguna mobil jangan mengabaikan pengecekan dan perawatan rutin rem mobil demi keamanan dan kenyamanan berkendara,” kata Ferry, Chief Operating Officer Hyundai Gowa.

    Rem memegang peranan penting dalam menjaga keselamatan di jalan. Sistem pengereman yang efektif adalah kunci utama untuk mengendalikan dan menghentikan kendaraan dengan aman. Fungsi rem tidak hanya sebatas mengurangi kecepatan atau berhenti, tetapi juga menciptakan rasa aman dan percaya diri bagi pengemudi.


    Dalam situasi darurat, kemampuan rem yang optimal bisa menjadi perbedaan antara menghindari kecelakaan dan terlibat dalam insiden serius. Selain itu, rem yang berfungsi dengan baik membantu mencegah keausan berlebihan pada komponen lain seperti cakram dan kampas rem. Dengan melakukan perawatan rutin, pemilik kendaraan tak hanya menjaga keamanan berkendara, tetapi juga memperpanjang umur pakai komponen kendaraan dan meningkatkan kenyamanan.

    Tanda-Tanda Rem Mobil Mengalami Masalah

    1. Suara mendecit. Jika terdengar suara mendecit saat pengereman, kemungkinan kampas rem mulai aus. Suara ini biasanya disebabkan oleh gesekan antara kampas rem dan cakram. Mengabaikan tanda ini bisa mengakibatkan kerusakan lebih lanjut pada sistem pengereman.

    2. Berkurangnya cairan rem. Penurunan level cairan rem bisa menunjukkan adanya kebocoran di sistem. Cairan rem yang rendah mengurangi efisiensi rem dan meningkatkan risiko kecelakaan.

    3. Lampu indikator rem menyala. Lampu indikator rem yang menyala pada dashboard adalah sinyal serius adanya masalah. Segera periksa dan tangani agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut.

    4. Pedal rem keras. Jika pedal rem terasa keras saat diinjak, bisa jadi ada masalah pada sistem hidrolik atau master silinder rem. Pedal rem yang keras menyulitkan pengemudi mengontrol kecepatan kendaraan, terutama dalam situasi darurat.

    Kapan Saatnya Mengganti Kampas Rem?

    Mengganti kampas rem secara berkala sangat penting untuk mencegah keausan berlebihan. Tanda-tanda seperti suara mendecit, pedal rem yang terasa keras, atau ketebalan kampas yang menipis menandakan bahwa kampas rem perlu diganti.

    Penggantian kampas rem sebaiknya dilakukan setiap 40.000 hingga 80.000 kilometer atau sesuai dengan pemakaian. Pemeliharaan rem mobil secara rutin adalah langkah preventif yang penting untuk memastikan keselamatan berkendara. Dengan melakukan pengecekan dan perawatan rem secara berkala, pemilik kendaraan dapat menghindari kerusakan serius dan biaya perbaikan yang lebih besar di masa depan.

    (lua/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • 5 Cara Menghemat BBM Motor Matic



    Jakarta

    Motor matic keluaran terbaru biasanya sudah irit bahan bakar lantaran sudah memakai sistem pengabutan injeksi. Kendati sudah irit dari asalnya, kalau menggunakan motor secara asal atau sembarangan, pasti bahan bakarnya akan terasa boros juga. Yuk pahami cara berkendara motor yang efisien bahan bakar.

    Seperti dijelaskan Yamaha Indonesia dalam keterangan resminya, berikut adalah lima cara berkendara motor supaya hemat bahan bakar:

    1. Hindari berkendara dengan kecepatan di bawah 20 km/jam. Karena pada kecepatan di bawah 20 km/jam, sepeda motor sedang membutuhkan momentum torsi yang besar untuk mendorong motor dan pengendara.


    2. Sebaiknya pengendara motor tidak membuka gas secara spontan. Akan lebih baik jika tuas gas ‘diurut’ atau dibuka-tutup secara perlahan dan bertahap mengikuti putaran rpm.

    3. Hindari buka tutup gas yang tidak perlu atau secara terus menerus (menggeber motor). Kondisi ini akan mengakibatkan konsumsi bensin akan lebih boros.

    4. Hindari terlalu sering menekan rem depan ataupun rem belakang secara mendadak. Sebaiknya jaga jarak saat berkendara untuk menghindari kendaraan lainnya di jalan.

    5. Manfaatkan fitur penghemat bahan bakar pada sepeda motor seperti fitur Stop & Start Engine seperti pada Yamaha Fazzio Hybrid Series. Fitur dengan sistem otomatis yang membuat mesin stop atau mati saat berhenti lebih dari lima detik dan start atau menyala kembali saat tuas gas diputar.

    Saran-saran lain yang bisa diaplikasikan pengendara motor supaya hemat bahan bakar adalah, mengisi tangki bahan bakar dengan jenis bahan bakar sesuai rekomendasi dari pabrikan, kemudian jangan lupa melakukan servis atau perawatan motor secara berkala.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Lampu Mobil Mewah Jadi Buram, Ini Penyebab dan Solusinya



    Jakarta

    Seiring penggunaan kendaraan, pasti membuat beberapa fungsi kendaraan menurun dan membutuhkan perawatan. Sebut saja seperti head lamp atau lampu utama, hal tersebut juga berlaku untuk mobil-mobil mewah. Tapi kira-kira perawatannya bakal sama layaknya mobil penumpang biasa tidak ya?

    Disampaikan Yoong Motor Jakarta, salah satu yang paling sering dikeluhkan pelangganadalah menurunnya daya pancar lampu Daytime Running Light (DRL) terutama terlihat saat kondisi cuaca sedang tak bersahabat.

    CEO dari Tomi Airbrush dan Yoong Motor Jakarta, Tomy Gunawan, mengatakan penyebab lampu DRL BWM atau mobil Eropa lainnya memudar atau tak terang ada banyak faktornya.

    “Penyebab utama lampu DRL BMW yang memudar biasanya disebabkan oleh faktor durasi pemakaian atau berkaitan dengan usia kendaraan,” ujarnya.


    Faktor lain yang menyebabkan lampu DRL BMW tidak terang, dilihat dari banyaknya keluhan yang datang ke bengkel Tomi Airbrush, ada dua hal penyebabnya, pertama adalah mengenai ring atau akrilik dari lampu DRL itu sendiri yang sudah terbakar. Ini bisa disebabkan karena panas yang bersumber dari lampu Light Emitting Diode (LED). Selain itu, redupnya lampu DRL juga bersumber dari modul yang melemah kinerjanya.

    Bila ingin mengembalikan performa lampu DRL seperti sedia kala, ada dua alternatif, pertama mengganti satu set komponen lampu OEM-nya. Cara ini tentu memerlukan biaya tak sedikit bahkan mencapai kisaran Rp. 20 juta.

    Reparasi lampu BMWReparasi lampu BMW Foto: dok. Yoong Motor

    “Tetapi kini di bengkel Tomi Airbrush dan Yoong Motor Jakarta yang sudah berdiri sejak 29 tahun silam, bisa melayani perbaikan DRL BMW dengan harga yang lebih terjangkau dan proses perbaikan yang memakan waktu sekira 2 hari,” Tomy mengatakan.

    Tomy menambahkan treatment yang dilakukan ialah memperbaiki atau merestorasi ring lampu DRL-nya, sekaligus memeriksa kinerja dari model DRL tersebut. Jika memang modul bermasalah, biasanya dilakukan penggantian agar performa kembali seperti semula. Mengenai biayanya, untuk restorasi atau perbaikan DRL ini dimulai dari Rp 2,5 juta mencakup perbaikan lampu / ring DRL, jika diperlukan penggantian komponen maka akan diinformasikan kepada pemilik mobil.

    “Kami siap melayani berbagai pertanyaan bahkan diskusi mengenai kerusakan lampu-lampu DRL mobil-mobil mewah yang bermasalah, hingga solusi yang tepat menurut kami serta proses perbaikannya pun kami akan jelaskan terperinci,” tutup Tomy.

    (lth/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Imbas Mobil LCGC Pakai Pertalite



    Jakarta

    Daihatsu Kumpul Sahabat Bandung menyajikan informasi teknis tips dan trik seputar mobil. Salah satunya terkait penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Khususnya untuk mobil jenis Low Cost Green Car (LCGC).

    Lewat agenda d’Otospeak, salah satu peserta mempertanyakan imbas mobil LCGC memakai bensin di bawah RON 92 seperti Pertalite. Tak jarang masih ditemui mobil jenis LCGC mengkonsumsi BBM dengan RON di bawah rekomendasi. Mobil LCGC sejatinya direkomendasikan menggunakan RON 92.

    “Memang mobil kita hari ini didesain minimal menggunakan RON 92, saat berbicara RON 92 itu berbicara kadar oktan bahan bakar, semakin tinggi, pembakarannya semakin bersih. Ketika memakai (BBM) di bawah standar itu, akan banyak tersisa pembakaran di ruang bakar, banyak karbon yang menempel segala macam. Akhirnya dalam waktu jangka dekat kita harus bersihkan ruang bakarnya, memang idealnya kita menggunakan RON 92,” kata Marketing Planning & Sales Operation Support Department Head PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation Aries Nugroho di Bandung, Jawa Barat, Minggu (2/6/2024).


    Spesifikasi mesin LCGC umumnya punya rentang rasio kompresi 10 sampai 11. Dengan spek tersebut harusnya menggunakan BBM dengan RON minimal 92, sekelas Pertamax. Sementara Pertalite hanya untuk kendaraan dengan kompresi 9:1 hingga 10:1

    Anjuran LCGC untuk mengkonsumsi BBM dengan oktan minimal 92 itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) nomor 36 tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor Roda Empat Emisi Karbon Rendah. Dalam pasal 4 butir 6 disebutkan bahwa mobil LCGC menggunakan penandaan informasi penggunaan bahan bakar dengan tingkat paling rendah octane number 92 untuk bensin atau cetane number 51 untuk diesel yang dicantumkan pada penutup tangki bahan bakar bagian dalam dan pojok bawah kaca belakang.

    Imbauan untuk mobil LCGC menggunakan BBM oktan minimal 92 juga tercantum dalam Peraturan Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Nomor 29/IUBIT/PER/9/2014. Tercantum dalam BAB III A Perihal Penandaan, butir 4 aturan bahan bakar LCGC disebutkan bahwa:

    Informasi penggunaan bahan bakar sebagaimana dimaksud pada angka 2 huruf a sebagai berikut:

    – Untuk kendaraan bermotor dengan motor bakar cetus api menggunakan bahan bakar minimal Octane Number 92, dan

    – Untuk kendaraan bermotor dengan motor bakar nyala kompresi gunakan bahan bakar minimal Cetane Number (CN) 51.

    Dari awal kelahirannya, LCGC dibuat untuk mendukung lingkungan yang lebih bersih. Jika menggunakan BBM yang tidak sesuai rekomendasi, maka tujuan utama untuk mendukung lingkungan lebih bersih tidak akan tercapai.

    (riar/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Segini Estimasi Biaya Ketok Magic dan Waktu Pengerjaannya


    Jakarta

    Ketok magic menjadi solusi alternatif bagi sejumlah masyarakat ketika body mobil mengalami penyok. Sebab, biaya perbaikan di bengkel ketok magic disebut lebih terjangkau.

    Maka dari itu, ketok magic masih menjadi pilihan alternatif untuk memperbaiki body mobil yang penyok. Lantas, berapa biaya perbaikan mobil yang penyok di bengkel ketok magic? Simak dalam artikel ini.

    Estimasi Biaya Ketok Magic

    Sebenarnya, pemilik kendaraan bisa memperbaiki mobilnya yang penyok ke bengkel resmi. Walau punya keunggulan dari segi alat dan pengerjaannya, tapi biaya yang dikeluarkan lebih mahal ketimbang dibawa ke bengkel ketok magic.


    Namun sebagai pengingat, biaya perbaikan mobil yang penyok atau lecet di ketok magic bisa berbeda-beda, tergantung dari kondisi kerusakannya. Selain itu, sejumlah bengkel juga mematok harga yang berbeda untuk memperbaiki kerusakan pada body mobil.

    Oleh sebab itu, tak ada salahnya untuk mencari bengkel ketok magic yang punya harga miring. Tetapi, perhatikan juga reputasi bengkel tersebut apakah baik atau buruk dalam memperbaiki kerusakan mobil.

    Sebagai gambaran, berikut estimasi biaya perbaikan mobil di bengkel ketok magic, bengkel umum, dan bengkel resmi yang dilansir situs Wuling:

    1. Penyok Ringan

    Estimasi biaya perbaikan mobil penyok ringan (hanya satu panel) yakni sebagai berikut:

    • Bengkel resmi: sekitar Rp 700 ribu – Rp 1 jutaan
    • Bengkel umum: sekitar Rp 350 ribu – Rp 400 ribu
    • Bengkel ketok magic: sekitar Rp 300 ribu – Rp 400 ribu.

    2. Penyok Sedang

    Berikut estimasi biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki penyok sedang (dua atau tiga panel):

    • Bengkel resmi: sekitar Rp 1,4 juta – Rp 3 jutaan
    • Bengkel umum: sekitar Rp 750 ribu – Rp 1,2 jutaan
    • Bengkel ketok magic: sekitar Rp 600 ribu – Rp 1,2 jutaan.

    3. Penyok Parah

    Sedangkan untuk kondisi mobil yang penyok parah (lebih dari tiga panel), butuh biaya yang lebih mahal lagi. Berikut estimasi biayanya:

    • Bengkel resmi: lebih dari Rp 3 juta
    • Bengkel umum: lebih dari Rp 1,2 ke atas
    • Bengkel ketok magic: lebih dari Rp 1,2 juta ke atas.

    Estimasi Waktu Pengerjaan di Bengkel Ketok Magic

    Selain lebih murah, banyak masyarakat yang memilih bengkel ketok magic karena waktu pengerjaannya cukup cepat. Akan tetapi, waktu pengerjaannya juga dipengaruhi oleh tingkat kerusakan mobil, semakin parah kondisinya maka butuh waktu yang lebih lama lagi.

    Dilansir laman Lifepal, apabila mobil hanya mengalami kerusakan ringan seperti penyok di satu panel atau lecet, estimasi waktu pengerjaannya sekitar 1 hari. Bahkan, mobil bisa diperbaiki dalam waktu hitungan jam saja.

    Sementara untuk kerusakan sedang seperti penyok sampai merusak cat mobil, estimasi waktu pengerjaannya sekitar 1-2 hari. Sedangkan untuk kerusakan parah seperti ringsek, estimasi waktu perbaikannya bisa lebih lama, yakni sekitar 1-2 minggu.

    Perlu diingat juga, tak semua bengkel ketok magic dapat langsung mengerjakan mobilmu yang rusak. Mungkin ada beberapa mobil milik orang lain yang masih dalam tahap perbaikan, jadi harus sabar menunggu dan bisa memakan waktu lebih lama lagi.

    Itu dia estimasi biaya perbaikan mobil di bengkel ketok magic dan waktu pengerjaannya. Semoga artikel ini dapat membantu detikers yang ingin menggunakan jasa ketok magic.

    (ilf/inf)



    Sumber : oto.detik.com

  • 7 Perbedaan BPKB Asli dan Palsu, Ciri Fisik-Kesesuaian Data Online


    Jakarta

    Perbedaan BPKB asli dan palsu dapat dicek dari ciri fisik dan kesesuaian data. Bukti kepemilikan kendaraan bermotor ini sangat berharga karena dapat dijadikan jaminan selama pinjam meminjam.

    Kondisi ini yang menyebabkan BPKB sering dipalsukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kekhawatiran banyak muncul khususnya bagi pembeli kendaraan bekas.

    Namun tidak perlu cemas, pasalnya BPKB asli telah didesain dengan kualitas tinggi dan kode rahasia tertentu. Sehingga saat dicermati, terdapat perbedaan BPKB asli dan palsu yang dijamin membantu terhindar dari penipuan.


    Beda BPKB Asli dan Palsu Berdasarkan Elemen Penyusun

    Dikutip dari laman Astra Daihatsu, BPKB (Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor) adalah dokumen dengan daya guna tinggi yang harus disimpan dengan baik. Berikut perbedaan BPKB asli dan palsu berdasarkan ciri-cirinya agar terhindar dari penipuan.

    1. Pemilihan Bahan Sampul

    a. BPKB asli:

    • Terbuat dari material berkilau dan tebal
    • Memiliki lubang berbentuk trapesium di pinggirnya (khusus BPKB baru).

    b. BPKB palsu:

    • Terbuat dari bahan tipis dan mudah robek.

    2. Hologram

    a. BPKB asli:

    • Terletak di sampul, halaman pertama, dan bagian belakang BPKB
    • Berwarna abu-abu saat diterawang
    • Hologram dilengkapi benang di halaman pertama (BPKB terbitan 2022)
    • Terdapat benang di setiap ujung halaman
    • Terdapat kode QR di sudut kanan atas pada halaman kedua untuk menampilkan nomor dan tahun registrasi sesuai data BPKB.

    b. BPKB palsu:

    • Hologram berwarna terang atau kekuningan tanpa ciri-ciri lain di atas.

    3. Nomor Seri

    a. BPKB asli:

    • Nomor rangka sesuai dengan nomor mesin kendaraan
    • Nomor berada di halaman pertama dan dekat hologram (sudut kanan atas)
    • Nomor seri bersifat rahasia dan tidak bisa diungkapkan pada masyarakat luas.

    b. BPKB palsu:

    • Nomor rangka dan mesin kendaraan tidak sesuai
    • Lokasi nomor seri di BPKB tidak ada di sudut kanan (tidak sesuai ketentuan).

    4. Informasi Data Pemilik

    a. BPKB asli:

    • Data pemilik sesuai dengan pernyataan pedagang kendaraan bekas.

    b. BPKB palsu:

    • Data kendaraan dan pemilik diganti sehingga identitasnya tidak sesuai.

    5. Lambang Korp Lalu Lintas (Korlantas)

    a. BPKB asli:

    • Lambang Korlantas ada di halaman ke-14 BPKB
    • Terdapat tanda khusus yang muncul ketika diterawang dengan sinar UV
    • Timbul dan bertekstur ketika diraba.

    b. BPKB palsu:

    • Letak lambang Korlantas tidak berada di halaman 14 (acak)
    • Logo tidak bertekstur dan tampak meskipun terkena sinar UV.

    6. Pemilihan Bahan Kertas

    a. BPKB asli:

    • Menggunakan kertas bertekstur kasar dan tebal
    • Seluruh huruf dan logo dicetak sedikit timbul
    • Elemen angka, huruf, dan logo akan berwarna unik ketika terkena sinar UV
    • Cetakan terlihat rapi dan mudah terbaca.

    b. BPKB palsu:

    • Menggunakan kertas biasa (halus) dan tipis
    • Elemen angka, huruf, dan logo tidak timbul atau bercahaya jika disinari UV
    • Huruf atau angka biasanya sulit terbaca karena cetakan yang buruk.

    7. Tinta dan Cap BPKB

    a. BPKB asli:

    • Hasil cap dan tinta tercetak dengan jelas dan tajam.

    b. BPKB palsu:

    • Cetakan tidak rapi dan cenderung samar sehingga sulit terbaca.

    Cara Cek Keaslian BPKB Secara Online

    Detikers dapat mengecek keaslian BPKB secara online melalui website. Caranya cukup mudah yaitu dengan memasukkan nomor plat, warna kendaraan, dan identitas lain yang diminta pada website berikut:

    • DKI Jakarta: https://samsat-pkb2.jakarta.go.id.
    • Jawa Timur: https://info.dipendajatim.go.id:
    • Jawa Tengah: https://dppad.jatengprov.go.id/info-pajak-kendaraan/
    • Jawa Barat: https://bapenda.jabarprov.go.id/infopkb:

    Cara cek keaslian BPKB asli dan palsu secara online juga bisa dilakukan melalui aplikasi e-Samsat yang tersedia di PlayStore dan AppStore. Informasi tentang tarif SWDKLLJ, PKB, dan pajak kendaraan juga bisa dicek di aplikasi ini.

    (row/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Berapa Tegangan Aki Normal? Ini Cara Parawatan Aki Motor


    Jakarta

    Aki merupakan bagian penting untuk menyuplai kebutuhan listrik pada kendaraan, termasuk motor. Terlebih lagi untuk motor keluaran terbaru yang menggunakan sistem kelistrikan DC.

    Aki memiliki peran penting untuk menghidupkan motor melalui starter. Oleh karena itu penting untuk menjaga kesehatan aki melalui cara perawatannya yang benar.

    Selain itu penting untuk mengetahui tegangan normal pada aki untuk memastikan kondisi aki masih sehat atau tidak. Berikut informasi mengenai tegangan aki normal serta cara perawatannya supaya aki dapat berfungsi dengan baik dan lebih awet.

    Tegangan Aki Normal

    Untuk mengukur tegangan aki, diperlukan alat bernama voltmeter. Mengutip dari Honda Community (6/6/2024), cara mengukur tegangan aki:

    1. Dimulai dari membuka penutup aki pada motor agar dapat dilakukan pengukuran tegangan.
    2. Kemudian nyalakan voltmeter.
    3. Lalu, sambungkan kabel positif voltmeter ke terminal positif aki dan kabel negatif voltmeter ke terminal negatif aki.

    Perhatikan angkanya, jika berada di antara 12,3-12,6 volt berarti aki motor sehat. Adapun informasi jika dalam keadaan mesin hidup, tegangan aki motor yang normal adalah 13,7-14,2 volt.


    Apabila aki berada dibawah 12,3 volt saat motor mati, kemungkinan daya aki akan habis atau sering disebut aki tekor. Sementara jika angkanya berada diatas 14,7 volt saat motor menyala, artinya aki dalam kondisi overcharged. Ini ditandai dengan aki yang menggelembung dan timbul percikan api ketika digunakan. Keduanya sama-sama kondisi yang tidak bagus untuk aki.

    Mengutip dari Batterystuff, berikut adalah tabel penjelasan daya aki motor 12 volt:

    Tabel daya aki motor 12 volt.Tabel daya aki motor 12 volt. Foto: Najhan Zulfahmi/detikcom

    Cara Merawat Aki Motor agar Tetap Sehat

    Setelah mengetahui tegangan yang normal, berikut adalah beberapa cara merawat aki agar tahan lama:

    1. Perhatikan Aksesoris Pada Motor

    Penggunaan aksesoris motor seperti lampu, audio, dan lainnya secara berlebihan bisa saja mempengaruhi daya listrik pada aki dan membuat aki cepat soak atau berumur pendek.

    2. Nyalakan Motor dengan Starter Manual jika Starter Elektrik Tidak Bisa

    Starter manual (engkol) memang dirancang untuk keadaan darurat jika motor tidak bisa dinyalakan dengan starter elektrik.

    3. Panaskan Motor Minimal 15 Menit Setiap Harinya

    Seiring waktu, sel-sel di dalam aki dapat mati (kering). Untuk mencegah hal ini, nyalakan dan panaskan motor setidaknya selama 15 menit setiap hari.

    Ingatlah untuk selalu menggunakan starter manual saat menyalakan motor dan hindari memaksa penggunaan starter elektrik jika motor sulit dinyalakan.

    4. Matikan Lampu saat Akan Mematikan Motor

    Pastikan lampu seperti headlamp atau lampu sign dalam kondisi mati jika akan mematikan motor. Hal ini bertujuan agar pada saat motor akan dinyalakan kembali, konsumsi aki yang dibutuhkan (beban aki) tidak terlalu besar.

    5. Periksa Ketinggian Air dalam Aki

    Pastikan cairan dalam aki tidak melebihi batas atas dan bawah yang ditandai. Jika cairan mendekati batas bawah, segera tambahkan air suling (H2O) ke dalam aki hingga hampir mencapai batas atas.

    Walaupun cairan dalam aki adalah asam sulfat (H2SO4), selalu gunakan air suling (H2O) untuk mengisi ulang aki guna menjaga tingkat keasaman (pH) cairan dalam aki.

    6. Periksa Kondisi Kedua Terminal Aki

    Kencangkan baut pada sambungan terminal aki dan pastikan tidak ada kebocoran. Kebocoran aki sangat berbahaya karena asam sulfat (H2SO4) dapat menyebabkan korosi dan mudah terbakar.

    Kelonggaran pada sambungan aki juga bisa menyebabkan kerak putih yang menghambat aliran listrik. Jika terdapat kerak putih, bersihkan dengan air panas dan sikat kawat.

    7. Pastikan Kiprok Berfungsi Normal

    Kiprok berfungsi sebagai regulator untuk menyuplai listrik ke dalam aki terutama pada tahap pengisian. Jika ada indikasi seperti lampu motor yang redup atau menyala tidak stabil, kemungkinan penyebabnya adalah kiprok yang mulai rusak dan perlu segera diganti.

    Itu dia ulasan mengenai tegangan aki yang normal serta cara merawatnya sehingga aki dapat berfungsi normal dan lebih awet.

    (khq/khq)



    Sumber : oto.detik.com

  • Pelajaran dari Mobil Lewat Bahu Jalan Tabrak Avanza sampai Melintir



    Jakarta

    Di media sosial viral video detik-detik Avanza putih melintir hingga masuk parit tol setelah ditabrak mobil yang melewati bahu jalan. Mobil itu ngebut di bahu jalan yang menyempit dan menginjak marka chevron. Ini pelajaran pentingnya!

    Mobil yang lewat bahu jalan itu melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak Avanza putih yang berjalan di lajur kiri. Salah satu akun TikTok yang menggunggah momen itu adalah @motostat.tv. Tabrak lari itu terekam dashcam mobil pengguna Tol Sidoarjo. Sesuai dengan waktu yang tertera di video, tabrak lari itu terjadi pada Jumat (7/6), pukul 17.27 WIB.

    Dikutip detikJatim, Kanit PJR Jatim II AKP Puguh Winarno menyebut kecelakaan itu terjadi di Tol Sidoarjo-Waru KM 748.400. Puguh membenarkan telah terjadi aksi tabrak lari.


    “Telah terjadi kecelakaan tabrak lari di jalan tol Sidoarjo arah Waru. Sebuah mobil Avanza ditabrak mobil dari belakang yang tidak diketahui jenis dan nopolnya,” kata Puguh.

    Puguh menjelaskan, peristiwa itu berawal saat Avanza dengan kecepatan sedang dari arah Sidoarjo ke Waru. Namun tiba-tiba ada sebuah mobil yang tidak diketahui jenis dan nopolnya menyalip dari bahu jalan dengan kecepatan tinggi.

    “Mobil yang tidak diketahui jenis dan nopolnya menabrak dari belakang mobil Avanza. Akibat tabrakan itu mobil Avanza hingga putar balik dan masuk ke parit,” jelas Pugguh.

    Jika dilihat lebih jelas, mobil yang menabrak Avanza itu melaju di bahu jalan yang menyempit. Bahu jalan menyempit ditandai dengan marka chevron yang seharusnya tidak dilintasi kendaraan.

    @motosat.tv Overspeed, Bahu Jalan dan Tabrak Lari Belajarlah Untuk Taat Batas Maximal Kecepatan #nyetirditol #belajarnyetirditol #belajarnyetirmobil #tutorialmengemuditanjakan #tutorialmengemudipemula #tutorialmengemudimobil #tutorialmengemudimanual #tutorialmengemudi #nyetirmobil #belajarmobilpemula #belajarnyetirmobilmanual #belajarmengemudiuntukpemula #belajarnyetir #kecelakaantol ♬ suara asli – Motosat_tv

    “Marka chevron fungsinya sebagai area transisi dan pengarah jalan. Ketika pengemudi melihat marka chevron yang harus dilakukan mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan, karena rata-rata marka itu berada di persimpangan. Marka ini licin saat dilewati dalam kondisi hujan. Kemudian acap kali membuat kemacetan jika tidak tertib dengan melanggarnya. Yang paling sering terjadi adalah tabrakan,” kata praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, kepada detikOto, Minggu (9/6/2024).

    Sony mengatakan ini merupakan efek bola salju dari pelanggaran bahu jalan. Menurutnya, banyak masyarakat yang mendahului dari bahu jalan karena contoh buruk dari sebagian oknum.

    “Ayolah kita belajar dari hal-hal yang benar dan skip yang salah-salah. Jangan jadi pemicu dan penyebab kecelakaan. Contoh, janganlah lewat bahu apalagi mau nyalip, itu berisiko tinggi kecelakaan, selain sempit, licin, beda leveling dan rata-rata kendaraan yang ada di lajur itu slow speed atau berhenti,” ujar Sony.

    “Mau buru-buru silakan tetapi ada etika, aturan dan kaedah-kaedah keselamatan yang harus ditaati. Jadi jika ada korban akibat kesalahan pelaku sebaiknya berhenti untuk bertanggung jawab,” kata Sony.

    Bahu jalan yang cenderung sempit seharusnya digunakan hanya untuk keadaan darurat. Sony menegaskan, siapa pun yang memanfaatkan bahu jalan untuk melaju apalagi ngebut, tinggal tunggu waktu untuk mengalami kecelakaan.

    “Bukan karena mereka nggak trampil, tapi memang tidak punya pengetahuan tentang bahu jalan yang sempit, licin karena berdebu, berbeda layer bahkan mengagetkan pengemudi yang ada di lajur kiri,” kata Sony.

    Menurut Sony, masih banyak pengendara yang memanfaatkan bahu jalan untuk menghindari kemacetan. Mereka mengabaikan keselamatan hanya pikiran sesaat karena lebih cepat dan tidak kena macet. Padahal, semakin kencang kendaraan melaju di bahu jalan, maka semakin besar ruang toleransi yang dibutuhkan. Di sisi lain, ruang di bahu jalan sangat sempit.

    “Risikonya bisa menyerempet kendaraan di sampingnya,” ucap Sony.

    Selain itu, lanjut Sony, melaju di bahu jalan juga mudah hilang keseimbangan. Sebab, rata-rata bahu jalan licin dan memiliki layer yang berbeda-beda.

    “Risikonya selip dan menabrak kendaraan di sekitarnya atau bahkan melintir,” ucapnya.

    Sony menyebut, kendaraan yang lewat bahu jalan dengan badan jalan memiliki perbedaan kecepatan yang signifikan. Dengan kondisi itu, kata Sony, tidak semua pengemudi siap menghadapinya. “Risikonya kaget dan menimbulkan emosi,” sebutnya.

    (rgr/mhg)





    Sumber : oto.detik.com