Author: Import

  • Bukan Asal Pilih, Ini 5 Tips Beli Helm Sesuai Kebutuhan


    Jakarta

    Saat ini, ada banyak jenis dan merek helm yang dijual dengan harga bervariasi. Hal itu membuat sebagian orang merasa bingung ketika harus membeli helm baru karena terlalu banyak pilihan.

    Beberapa orang memilih helm murah karena tak punya banyak dana, tapi ada juga yang sengaja membeli helm yang harganya mahal. Sebab, semakin mahal harga suatu helm tentu memiliki tingkat kenyamanan dan keamanan yang lebih baik.

    Namun, haruskah detikers membeli helm mahal yang harganya mencapai jutaan rupiah? Sebenarnya, kriteria paling mendasar saat membeli sebuah helm adalah sudah memenuhi SNI atau Standar Nasional Indonesia. Dengan begitu, helm tersebut sudah dijamin keamanannya.


    Selain itu, perhatikan juga beberapa hal lain sebelum membeli helm baru yang sesuai kebutuhan. Simak sejumlah tipsnya dalam artikel ini.

    Tips Membeli Helm Sesuai Kebutuhan

    Sedang mencari helm baru tapi masih bingung? Agar tidak salah beli, simak beberapa tips membeli helm sesuai kebutuhan di bawah ini:

    1. Sesuaikan Jenis Helm

    Tips yang pertama adalah menyesuaikan jenis helm sesuai kebutuhan. Ada dua jenis helm yang umum di jual saat ini, yaitu helm full face dan half face.

    Mengutip laman Suzuki Indonesia, jika detikers hanya berkendara sepeda motor di dalam kota dengan kecepatan standar, maka helm half face bisa jadi pilihan terbaik.

    Namun, jika kamu sering melakukan perjalanan jauh ke luar kota atau sepeda motor kamu tipe sport dengan cc besar sehingga dapat melaju dalam kecepatan tinggi, maka helm full face menjadi pilihan paling tepat.

    2. Pilih Ukuran yang Pas

    Memilih helm tidak hanya soal desain, tapi juga harus mencari ukuran yang pas di kepala. Pada umumnya, helm yang dijual memiliki ukuran mulai dari S, M, L, hingga XL. Lantas, bagaimana cara menentukan ukuran helm yang tepat?

    Dilansir situs National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), helm dengan ukuran yang pas akan terasa sedikit ketat dengan tekanan yang merata di sekitar kepala. Namun, rasa tekanan itu tidak sampai menimbulkan rasa pusing.

    Selain itu, saat menggelengkan kepala maka helm seharusnya tidak akan bergerak. Pemilihan ukuran helm yang tepat dapat memberikan rasa aman saat berkendara dan mengurangi risiko cedera kepala saat terjadi kecelakaan.

    3. Cek Lagi Standarisasi Helm yang Dipilih

    Memang, saat ini seluruh helm yang dijual di Indonesia sudah berstandar SNI. Meski begitu, ada beberapa jenis helm yang mengantongi satu atau lebih standar internasional.

    Adapun sejumlah standar helm internasional yang diakui di dunia, mulai dari Snell, Sharp, ECE. dan DOT. Namun perlu diingat, dengan adanya standar internasional maka harga sebuah helm bisa lebih mahal karena sudah terjamin keamanannya.

    4. Pilih Visor yang Tepat

    Visor atau kaca pelindung pada helm memiliki peran penting dalam melindungi pengendara dari terpaan debu dan angin, sehingga tidak mengganggu kenyamanan berkendara. Secara umum visor terdiri dari dua jenis, yakni warna gelap dan transparan (bening).

    Dikutip situs Astra Honda Motor, jenis visor pada helm juga mempengaruhi jarak pandang saat berkendara di siang maupun malam hari. Visor gelap memang dapat melindungi pengendara dari cahaya matahari, tapi akan berbahaya jika digunakan saat malam hari karena pandangan jadi lebih gelap.

    Untuk itu, cobalah cari helm yang mengusung visor ganda, sehingga tersedia visor gelap dan transparan. So, kamu tetap aman dan nyaman saat berkendara di siang ataupun malam hari.

    5. Pilih Helm Sesuai Budget

    Tips yang terakhir adalah pilih helm sesuai budget. Seperti yang dijelaskan di atas, helm bagus tidak harus mahal karena yang terpenting sudah berstandar SNI.

    Dari pantauan detikOto di berbagai marketplace, ada banyak toko yang menjual helm half face dengan banderol mulai dari Rp 200 ribuan. Jika punya dana lebih, sebaiknya ambil helm dengan harga Rp 500 ribu ke atas agar mendapatkan kenyamanan dan keamanan ekstra.

    Untuk helm full face memang harganya sedikit lebih mahal daripada jenis half face, yakni mulai dari Rp 400 ribuan. Beberapa merek helm terkenal seperti SHOEI, KYT, atau AGV harganya bahkan bisa mencapai jutaan rupiah.

    Itu dia lima tips membeli helm baru sesuai kebutuhan. Semoga membantu detikers yang sedang mencari helm.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mengetahui Cara Kerja Mesin 4 Tak dan Sejumlah Keunggulannya


    Jakarta

    Sepeda motor keluaran terbaru umumnya sudah mengusung teknologi mesin 4 tak. Mesin ini diklaim lebih efisien dan ramah lingkungan jika dibandingkan dengan mesin 2 tak.

    Cara kerja mesin empat tak cukup kompleks, mulai dari masuknya campuran udara dan bahan bakar hingga proses pembuangan gas hasil pembakaran. Setiap langkah-langkahnya memiliki peran penting dalam kinerja mesin 4 tak.

    Lantas, seperti apa cara kerja mesin 4 tak yang dapat dipahami dengan mudah? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Kerja Mesin 4 Tak

    Dikutip laman Suzuki Indonesia, mesin empat tak mengikuti siklus kerja yang terdiri dari empat tahap utama, yakni intake, kompresi, pembakaran, dan exhaust. Simak penjelasannya di bawah ini:

    1. Intake

    Langkah yang pertama adalah intake. Semua berawal ketika piston bergerak ke bawah saat klep masuk terbuka, sehingga memungkinkan campuran udara dan bahan bakar masuk ke dalam silinder.

    Lalu, udara yang telah masuk kemudian dicampur dengan bahan bakar melalui karburator atau injektor bahan bakar. Dengan intake yang efisien, mesin dapat menghasilkan tenaga yang lebih besar dengan menggunakan jumlah bahan bakar yang lebih sedikit.

    2. Kompresi

    Setelah melalui tahap intake, piston bergerak ke atas dan memampatkan campuran udara dan bahan bakar di dalam silinder. Proses kompresi ini dapat meningkatkan tekanan dan suhu campuran yang sangat penting untuk pembakaran yang efisien.

    Semakin tinggi kompresi maka semakin besar tenaga yang dihasilkan oleh mesin. Lalu, kompresi yang baik juga dapat menghemat bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang.

    3. Pembakaran

    Tahap selanjutnya adalah pembakaran. Langkah ini dimulai saat busi menyala dan menyebabkan campuran udara serta bahan bakar terbakar secara cepat dan terkontrol.

    Energi yang dihasilkan dari pembakaran ini dapat mendorong piston ke bawah, lalu menghasilkan tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakkan kendaraan. Pembakaran yang efisien sangat penting untuk mengoptimalkan tenaga yang dihasilkan oleh mesin.

    4. Exhaust

    Setelah proses pembakaran selesai piston kembali bergerak ke atas dan mengeluarkan gas buang melalui katup buang yang terbuka. Proses ini memungkinkan pembuangan gas hasil pembakaran dari dalam silinder dan mempersiapkan mesin untuk siklus berikutnya.

    Penjelasan cara kerja di atas dikenal sebagai satu ‘putaran’ atau satu ‘siklus’ mesin 4 tak. Jadi, prosesnya akan terus berulang selama mesin beroperasi, menghasilkan daya dorong yang diperlukan untuk menggerakkan kendaraan dengan efisien dan cepat.

    Keunggulan Mesin 4 Tak

    Ada sejumlah keunggulan dari mesin 4 tak, sehingga mesin ini menjadi pilihan utama pada sepeda motor modern. Dikutip dari laman Astra Oto Shop, berikut beberapa keunggulannya:

    1. Ramah Lingkungan dan Irit Bahan Bakar

    Keunggulan yang pertama adalah ramah lingkungan dan irit bahan bakar. Sebab, mesin 4 tak dirancang untuk menghasilkan gas emisi yang lebih bersih sehingga lebih ramah lingkungan. Lalu, mesin ini juga cenderung lebih irit dalam penggunaan bahan bakar.

    2. Kinerjanya Lebih Halus

    Mesin 4 tak dinilai memiliki putaran yang lebih rendah, sehingga bekerja lebih halus dan stabil. Dengan begitu, pengendara juga lebih nyaman saat berkendara.

    3. Tenaga Lebih Stabil

    Keunggulan lainnya adalah mesin 4 tak menghasilkan tenaga yang lebih stabil. Sebab, mesin ini menggunakan siklus empat langkah sehingga menghasilkan proses pembakaran menjadi lebih efisien.

    Demikian pembahasan tentang cara kerja mesin 4 tak serta beberapa keunggulannya. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Pelajaran dari Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Batu Jatim



    Jakarta

    Lagi dan lagi, kecelakaan maut yang melibatkan bus pariwisata kembali terjadi. Bus pariwisata Sakhindra Trans dengan nopol DK 7942 GB diduga mengalami rem blong menabrak 10 sepeda motor dan 6 mobil di Kota Batu, Jawa Timur. Kecelakaan ini menewaskan empat orang.

    Dikutip detikJatim, kecelakaan yang melibatkan belasan kendaraan ini terjadi pada Rabu (8/1/2025) sekitar pukul 19.15 WIB. Peristiwa itu bermula saat bus pariwisata melaju dari arah Jalan Sultan Agung menuju arah Jalan Imam Bonjol.

    “Rombongan ini baru keluar dari Museum Angkut. Rupanya kendaraan ada kesalahan teknis, di Jalan Sultan Agung pengemudi mencoba membuang ke trotoar berharap ada fungsi pengereman tapi tidak berhasil. Kemudian terjadi laka di Jalan Imam Bonjol sampai Jalan Pattimura (bus berhenti menabrak pohon),” Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata.


    Bus pariwisata tersebut mengangkut rombongan sebanyak 46 orang. Dengan rincian 39 pelajar, tiga guru pendamping, satu sopir utama, satu sopir cadangan dan dua kernet.

    “Untuk rombongan sehat semua dan memang beberapa masih ada yang syok. Rombongan ini sudah kita pindahkan ke shelter,” ujar Andi.

    Erreza Hardian, Road Safety Commission Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga sebagai Wakil Bidang Pendidikan & Pelatihan Perkumpulan Keamanan dan Keselamatan Indonesia (KAMSELINDO), mengatakan ada beberapa pelajaran yang bisa diambil dari kejadian ini.

    “Bahaya di jalan memang tidak akan pernah bisa dihilangkan. Semua program keselamatan faktanya memang akhirnya untuk menurunkan risiko ketika berada di jalan. Karena kondisi lingkungan jalan begitu dinamis dan muncul banyak persoalan baru ke permukaan seperti fenomena gunung es,” kata Reza kepada detikOto, Kamis (9/1/2025).

    Diketahui, izin bus dengan nomor polisi DK 7942 GB itu sudah kedaluwarsa. Saat detikOto mengecek di aplikasi Mitra Darat dari Kementerian Perhubungan, izin bus tersebut sudah lama mati. Berdasarkan aplikasi Mitra Darat, pelat nomor DK 7942 GB terdaftar atas nama PT Purnayasa Transwisata.

    Izin angkutan bus tersebut habis di tanggal 26 April 2020. Uji berkala pun sudah kedaluwarsa. Bus ini tercatat melakukan pengujian terakhir di Pulogadung, Jakarta, dan status uji berkalanya kedaluwarsa di tanggal 15 Desember 2023.

    “Kenapa masih ada temuan (pelanggaran) uji berkala? Mungkin karena biayanya sangat mahal. Kalau punya armada sedikit aman, tapi kalau sudah banyak tanpa sistem maka bisa saja terlupa atau kelewat. Beli sistem juga mahal lho. Mungkin lebih baik untuk perawatan dulu atau gaji karyawan misalnya daripada nggak makan. Saya yakin banyak pertimbangan,” ujar Reza.

    Pengguna jalan yang berada di sekitar bus juga harus lebih waspada. Apalagi faktanya, korban di kecelakaan maut di Batu itu justru bukan penumpang, melainkan pengguna jalan lain.

    “Masyarakat misalnya apa ketika melihat bus memberikan prioritas? Semakin banyak memotong jalan bus, maka pengemudi akan melakukan service brake, makin sering brake makin berat kerja kompresor angin dan sistem pengereman. Juga penyewa apakah sudah memberikan fasilitas cukup kepada awak bus dan makan yang bergizi selama sewa. Tentunya ini harusnya di luar budget sewa. Distraksi pengemudi termasuk mind wondering akan sangat mempengaruhi kinerja pengemudi bekerja,” ujar Reza.

    Untuk korban tewas pun, kata Reza, perlu didalami lagi apakah kematian karena kecelakaan atau kesalahan dalam penanganan.

    “Jadi nanti para pemangku kepentingan bisa membuat prosedur penanganan yang lebih baik misalnya. Kemudian juga untuk korban luka apakah penanganan juga baik. Ini cara praktis menurunkan risiko seperti saya sampaikan di atas,” ujarnya.

    “Memutuskan berada di jalan sangat berbahaya, kendalikan risiko dengan mengenali bahaya. Kalau mau wisata mungkin minimalkan transportasi darat banyak moda transportasi bisa kita gunakan. Panitia juga harus mulai mengerti apa itu keselamatan dan rencana perjalanan. Ilmu keselamatan itu gratis dan universal kok,” pungkasnya.

    (rgr/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mengetahui Fungsi Relay pada Sepeda Motor dan Cara Kerjanya


    Jakarta

    Terdapat berbagai komponen penting di dalam sepeda motor, salah satunya adalah relay. Mungkin sebagian detikers ada yang baru mendengar nama komponen ini.

    Meski ukurannya kecil, tetapi relay memiliki peran penting terhadap kelistrikan sepeda motor. Relay juga memiliki sejumlah fungsi pada sepeda motor agar sistem kelistrikan tetap berjalan normal.

    Lantas, apa itu relay? Lalu apa saja fungsi relay pada sepeda motor? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Fungsi Relay pada Sepeda Motor

    Relay adalah sakelar elektromagnetik yang dapat memberikan daya ketika pemicu internal menerima arus listrik. Komponen ini sering menjadi perhatian utama bagi pengendara yang melakukan modifikasi kelistrikan.

    Mengutip laman Suzuki Indonesia, relay bertugas untuk menjaga kestabilan daya listrik yang digunakan oleh komponen kelistrikan, seperti lampu atau klakson. Maka dari itu, saat detikers mengganti klakson atau lampu LED, maka wajib melakukan pemasangan relay.

    Selain itu, relay juga memiliki sejumlah fungsi lainnya pada sepeda motor, yakni:

    1. Mengurangi Beban pada Sakelar Utama

    Relay berfungsi mengurangi beban arus listrik pada sakelar utama. Misalnya, saat menghidupkan lampu utama atau starter motor dibutuhkan arus listrik yang cukup besar.

    Nah, relay memungkinkan arus besar tersebut untuk dikendalikan oleh sakelar dengan arus kecil. Dengan begitu, masa penggunaan sakelar dapat bertahan lebih lama serta meningkatkan keamanannya.

    2. Memastikan Kinerja Kelistrikan

    Fungsi relay berikutnya adalah membantu memastikan perangkat kelistrikan pada sepeda motor menerima arus yang cukup agar berfungsi normal. Dengan mengurangi resistensi dan memastikan arus yang stabil, relay dapat meningkatkan kinerja komponen kelistrikan, seperti lampu dan klakson.

    3. Mengontrol Banyak Perangkat Secara Efisien

    Mengutip situs Planet Ban, relay dapat mengontrol sejumlah perangkat sekaligus melalui satu sakelar. Cara ini sangat berguna untuk sistem yang kompleks seperti pengapian, sistem injeksi bahan bakar, dan sistem keselamatan lainnya.

    4. Melindungi Sistem Kelistrikan

    Relay juga berfungsi sebagai perangkat perlindungan dengan memutus sirkuit apabila terjadi arus berlebih atau korsleting. Komponen ini dapat membantu mencegah kerusakan pada komponen kelistrikan dan menjaga keamanan sepeda motor.

    Cara Kerja Relay pada Sepeda Motor

    Cara kerja relay cukup sederhana, yakni sebagai pemutus dan menghubungkan arus. Sama seperti sakelar, hanya saja semua tugas relay dilakukan dengan sangat cepat dan otomatis.

    Di dalam relay terdapat dua komponen utama, yakni kumparan atau elektromagnet dan sakelar. Jadi, kumparan bertugas untuk memutus arus listrik dan menghubungkan arus listrik ke sakelar.

    Pada umumnya, relay yang digunakan merupakan relay dengan arus yang kecil, bentuknya lebih kompak dan model bodinya transparan. Desain tersebut dapat memudahkan pemasangan serta pengecekan jika terjadi kerusakan pada relay.

    Memasang relay pada sepeda motor juga mudah dan tidak perlu mengeluarkan biaya mahal. Namun, pastikan detikers memilih relay berkualitas tinggi.

    Untuk sepeda motor, ukuran standar relay yang biasa dipasang adalah 12V dan 30-40A. Ukuran tersebut dinilai sudah cukup ideal untuk menjaga kinerja komponen tetap maksimal dan mencegah aki tidak mudah tekor.

    Itu dia pembahasan mengenai fungsi relay pada sepeda motor dan cara kerjanya. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • 6 Komponen Motor yang Perlu Dicek Setelah Touring Jarak Jauh



    Jakarta

    Buat para bikers, jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan terhadap motor kesayangan. Apalagi setelah motor digunakan untuk menempuh perjalanan jauh, seperti ketika digunakan touring libur Nataru (natal dan tahun baru) kemarin.

    “Saat berpergian jarak jauh menggunakan motor, para riders seringkali akan berhadapan dengan berbagai medan dan kondisi perjalanan yang berat, seperti, jalanan yang berlubang, jalan bergelombang, jalanan licin karena hujan, dan berbagai kondisi yang tidak terduga lainnya. Maka dari itu, perawatan sepeda motor perlu dilakukan secara berkala dan menyeluruh, terutama pada bagian CVT, oli mesin, kampas rem, ban dan bagian lainnya, menjadi hal yang penting bagi setiap riders setelah melakukan riding jarak jauh. Dengan perawatan tepat dan teratur, hal ini tentu membuat kondisi motor tetap prima sehingga motor kesayangan Anda kembali siap digunakan untuk penuhi berbagai kegiatan.” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

    Lantas apa saja bagian penting pada sepeda motor yang perlu dirawat secara teratur oleh para riders setelah melakukan perjalanan jarak jauh, simak penjelasannya di bawah ini:


    Oli Mesin

    Setelah menempuh jarak jauh, tentu oli mesin akan mengalami penurunan kualitas karena lazimnya oli mesin perlu diganti jika motor telah menempuh jarak dengan maksimal 3000 km agar mesin tetap dapat terlumasi dengan baik saat bekerja dan mampu menghasilkan performa yang optimal. Khususnya untuk beberapa tipe motor Yamaha, para riders bisa mendapatkan rekomendasi penggantian oli melalui indikator yang ada pada layar speedometer dan untuk connected model, para riders bisa mengetahuinya lewat smartphone pada aplikasi Y-Connect.

    Filter Udara

    Filter udara pada motor juga menjadi bagian yang penting karena merupakan sarana sirkulasi udara untuk mesin sehingga dapat mempengaruhi kinerjanya, sedangkan riding jarak jauh dapat membuat filter udara menjadi kotor terutama ketika melewati jalanan berdebu. Maka dari itu, filter udara yang sudah kotor perlu diganti agar motor kembali pada kondisi prima dan optimal.

    Continuous Variable Transmission (CVT)

    Bagian penting lainnya yang tidak bisa luput untuk dilakukan setelah riding jarak jauh adalah CVT karena bagian ini merupakan sistem transmisi pada motor matic. Para riders perlu memastikan CVT dalam kondisi bersih dan tidak terdengar suara abnormal ketika sedang berkendara.

    Ban

    Bagian penting lainnya yang perlu diperhatikan setelah riding jarak jauh, apalagi melalui kondisi jalan yang kurang mumpuni adalah ban motor. Para riders perlu memastikan permukaan ban tidak ada yang sobek, retak-retak ataupun sudah menipis ketebalan alurnya. Jika kondisi ban pada sepeda motor para riders memiliki kondisi tersebut, direkomendasikan untuk bisa menggantinya demi menghindari hal-hal yang dapat merugikan selama melakukan perjalanan.

    Sistem Pengereman

    Tidak hanya sebelum berangkat riding, sistem pengereman juga perlu diperiksa kembali setelah riding jauh. Salah satu cara untuk memastikan kondisi sistem pengereman adalah dengan memastikan kampas rem dalam kondisi tebal dan pastikan tidak ada suara abnormal ketika roda diputar secara manual. Selain itu, volume minyak rem juga perlu dipastikan berada pada batas normal dan jernih agar dapat menunjang kinerja sistem pengereman yang maksimal.

    Suspensi

    Selepas menghadapi perjalanan jarak jauh yang memiliki berbagai kondisi medan, besar kemungkinan dapat membuat kinerja suspensi pada motor menjadi kurang optimal. Salah satu cara mudah untuk pengecekannya adalah dengan cara memastikan kondisi seal atau karet suspensi masih bagus sehingga tidak ada oli yang bocor. Jika terdapat kebocoran oli pada bagian suspensi, para riders dapat datang ke bengkel terpercaya Yamaha terdekat agar dapat dibantu oleh teknisi yang berpengalaman.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Kenapa Mobil Listrik Masih Pakai Aki Meski Sudah Punya Baterai?



    Jakarta

    Mobil listrik sudah dibekali baterai super besar untuk menyuplai tenaga ke motor penggeraknya. Meski begitu, mobil listrik ternyata tetap membutuhkan aki seperti di mobil konvensional. Lantas seperti apakah peran aki di mobil listrik?

    Praktisi otomotif sekaligus pemilik ACCU S.O.S, Edwin Wijaya, mengatakan, mobil listrik tetap membutuhkan aki 12 volt. Listrik arus lemah dari aki tetap dibutuhkan untuk mengoperasikan sistem pencahayaan, pengontrol elektronik, termasuk untuk menjalankan perangkat multimedia.

    “Industri otomotif terus berubah, tetapi kebutuhan akan aki tetap ada. Bahkan, mobil listrik tetap membutuhkan aki untuk perangkat pendukungnya,” ungkap Edwin dalam keterangan resminya.


    Mengapa aki begitu penting? Aki adalah sumber energi utama yang mendukung komponen listrik kendaraan berfungsi optimal. Tanpa aki yang andal, perangkat vital seperti starter, lampu, dan sistem keamanan tidak dapat bekerja dengan baik. Selain itu, aki modern kini dirancang dengan teknologi lebih efisien, mendukung upaya global dalam menciptakan transportasi yang ramah lingkungan.

    Edwin juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait perawatan aki. Banyak pengguna kendaraan kurang memahami cara merawat aki supaya tetap awet.

    “Perawatan sederhana perlu dilakukan, seperti memeriksa kebersihan terminal aki atau memastikan tegangan listrik stabil, sehingga dapat memperpanjang usia pakai aki dan menjaga performa kendaraan,” tambahnya.

    “Dengan pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia, edukasi mengenai peran aki menjadi semakin relevan. Aki bukan hanya pendukung, tetapi bagian penting dari ekosistem kendaraan yang mendukung mobilitas ramah lingkungan. Inovasi dan edukasi terus menjadi kunci utama untuk memastikan keberlanjutan industri ini,” tukas dia.

    (lua/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • 6 Perbedaan Aki Kering dan Basah Mobil, Mana yang Lebih Baik?


    Jakarta

    Aki berfungsi untuk menyuplai energi listrik pada berbagai bagian kendaraan. Oleh sebab itu, aki termasuk komponen penting dalam sistem kelistrikan mobil.

    Aki mobil memiliki dua jenis utama, yakni aki kering dan basah. Meskipun keduanya punya fungsinya sama, tapi ada perbedaan dalam cara kerja hingga perawatannya.

    Aki Kering

    Dilansir laman Brava Batteries, aki kering disebut juga baterai yang bebas perawatan. Jadi, aki ini hanya cukup dipasang saja tak perlu perawatan.


    Kelebihan Aki Kering

    • Perawatannya yang sangat mudah.
    • Tak perlu ditambahkan air atau memeriksa levelnya.
    • Tidak ada risiko kebocoran atau kerusakan karena asam baterai.

    Kekurangan Aki Kering

    • Tidak bisa memberi daya pada mobil dalam waktu lama, karena umumnya punya kapasitas yang lebih rendah.
    • Harganya cenderung lebih mahal.

    Aki Basah

    Aki basah merupakan jenis yang paling umum digunakan di mobil. Baterai ini tutupnya bisa dilepas, sehingga kita bisa menambahkan air atau memeriksa levelnya.

    Kelebihan Aki Basah

    • Punya kapasitas lebih tinggi, sehingga baterainya bisa bertahan lebih lama.
    • Baterai sel basah umumnya lebih murah.

    Kekurangan Aki Basah

    • Rentan terhadap kebocoran dan kerusakan akibat asam baterai.
    • Memerlukan perawatan rutin.
    • Bisa mengeluarkan gas dari elektrolit yang bisa berbahaya apabila terhirup.

    Perbedaan antara Aki Kering dan Basah Pada Mobil

    Perbedaan utama antara baterai aki kering dan aki basah bisa dilihat dari konstruksi, harga, sisi perawatan, hingga tegangan.

    Mengutip laman Trans Track dan catatan detikOto, berikut adalah beberapa poin perbedaan aki kering dan aki basah mobil:

    1. Perawatan

    Supaya bisa berfungsi secara efisien, aki basah cenderung memerlukan perawatan rutin. Sementara, aki kering tidak perlu melakukan perawatan

    2. Harga

    Aki basah umumnya lebih ekonomis dibandingkan aki kering.

    3. Konstruksi

    Aki kering adalah unit yang disegel, sedangkan aki basah punya tutup yang bisa dilepas sehingga bisa menambahkan air atau memeriksa levelnya.

    4. Tegangan

    Aki kering mengusung teknologi yang lebih modern, sehingga tegangannya lebih stabil daripada aki basah.

    5. Perbaikan

    Apabila ada kerusakan, aki basah bisa diperbaiki dengan mudah karena boleh dibongkar.

    6. Isi Cairan

    Aki basah diisi dengan cairan belerang atau sulfuric acid. Sementara, aki kering isinya dikenal Maintenance Free Battery sebenarnya juga memiliki cairan elektroda (jadi bukan berarti benar-benar kering).

    (khq/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Kenapa Motor Tidak Bisa Digas? Ini 9 Penyebab dan Penanganannya


    Jakarta

    Sepeda motor normalnya akan melaju ketika digas. Namun motor dengan masalah tertentu, terkadang akan ngempos atau loyo saat digas. Bahkan terkadang mesin akan mati saat digas.

    Simak artikel ini untuk mengetahui kenapa motor tidak bisa digas secara optimal, dan justru ngempos atau mesinnya mati saat digas.

    Alasan Motor Tidak Bisa Digas

    Ada beberapa kemungkinan motor loyo atau mati saat digas. Berikut ini beberapa alasan kenapa motor tidak bisa digas dan cara penanganannya, dikutip dari situs Astra Otoshop:


    1. Busi Kotor atau Rusak

    Busi berfungsi untuk menghasilkan percikan api dalam proses pembakaran di mesin. Jika busi sudah kotor atau rusak, maka proses pembakaran akan terganggu.

    Jika busi tidak diganti, maka motor tidak akan berjalan baik saat digas. Bahkan mesin bisa mati saat digas secara mendadak. Untuk itu, pemeriksaan busi harus dilakukan berkala.

    2. Aki Sudah Lemah atau Rusak

    Aki digunakan sebagai sumber tenaga listrik pada motor, misalnya digunakan untuk sistem starter dan sistem injeksi. Jika arus listrik motor lemah atau tidak stabil, maka motor mungkin tidak mau melaju dengan baik saat digas.

    Lakukan pemeriksaan berkala pada aki motor, dan pastikan sistem pengisiannya bekerja dengan baik. Ini sangat penting dilakukan agar mencegah motor mati mendadak. Jika aki sudah habis atau rusak, maka harus segera diganti baru.

    3. Filter Udara Kotor

    Pembakaran di mesin terjadi akibat bahan bakar, api, dan udara. Udara yang masuk ke mesin akan melalui filter atau saringan terlebih dahulu. Tetapi jika filternya kotor, maka akan menghambat aliran udara yang masuk ke mesin.

    Hal tersebut akan membuat proses pembakaran tidak optimal. Udara yang kotor atau jumlahnya yang tidak cukup dapat menyebabkan motor brebet dan mati saat digas. Pastikan untuk membersihkan atau mengganti saringan udara secara berkala.

    4. Tangki BBM Kotor

    Tangki BBM juga sebaiknya selalu dicek dan dibersihkan untuk menjaga performa motor. Jika tangki bahan bakar kotor, maka bisa memunculkan endapan yang kemudian akan menghambat aliran bahan bakar ke mesin. Ketika alirannya terhambat, maka motor bisa brebet atau mati saat digas.

    5. Oktan BBM Tidak Sesuai

    Pemilihan jenis BBM juga harus disesuaikan dengan motor kamu. Belum tentu BBM beroktan tinggi lebih optimal dipakai di motormu. Begitu pula BBM oktan rendah jangan dipakai pada jenis kendaraan seperti motor sport. Sesuaikan dengan pabrikan untuk menjaga kinerja mesin.

    6. Masalah Katup Mesin

    Katup mesin bisa saja bermasalah. Hal ini bisa menyebabkan proses pembakaran tidak sempurna. Selanjutnya, mesin juga bisa mati saat digas. Lakukan servis katup mesin secara berkala untuk mengetahui masalah dan mengatasinya.

    7. Sensor Injeksi Bermasalah

    Pada motor injeksi, sensor injeksi digunakan untuk mengontrol jumlah bahan bakar yang disemprotkan ke mesin. Ketika sensor injeksi bermasalah, maka aliran bahan bakar ke mesin tidak lancar.

    Hal tersebut membuat motor tidak bisa digas dengan baik, bahkan bisa mati mendadak. Sensor yang sering bermasalah antara lain Sensor Throttle Position (TPS) dan Sensor Oksigen (O2 Sensor).

    8. Injektor Tersumbat

    Dalam sistem injeksi, injektor berfungsi untuk menyemprotkan bahan bakar ke mesin. Jika injektor tersumbat kotoran, maka aliran bahan bakar menjadi terhambat, dan menyebabkan motor terasa berat saat digas. Bagian ini harus dibersihkan secara berkala.

    9. Jarang Diservis

    Kemungkinan terakhir motor tidak bisa digas adalah karena jarang diservis. Pentingnya servis berkala adalah untuk memastikan seluruh komponen berfungsi dengan baik. Mekanik biasanya juga akan membersihkan komponen penting agar proses pembakaran berjalan baik.

    Dengan mengetahui 9 alasan kenapa motor tidak bisa digas secara optimal tersebut, detikers bisa mencegahnya mulai sekarang. Untuk perawatan lebih mudah, kalian bisa langsung datang ke bengkel terpercaya agar dilakukan pengecekan dan pembersihan menyeluruh.

    (bai/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • 4 Cara Cek SIM Asli atau Palsu, Bisa Pakai HP


    Jakarta

    Surat Izin Mengemudi (SIM) tidak sembarangan diterbitkan kepolisian karena berkaitan dengan keselamatan di jalan. Pemohon SIM pun harus melewati serangkaian tes untuk mendapatkan SIM.

    Namun sebagian orang ingin mencari cara cepat melalui jalur tidak resmi. Di sinilah orang bisa menjadi korban penipuan SIM palsu. Padahal korbannya mungkin sudah membayar biaya yang tak murah.


    Nah, terutama buat detikers yang pernah membuat SIM lewat calo, media sosial, atau jalur tak resmi lainnya, coba cek dulu SIM kalian. Simak cara cek SIM asli atau palsu dengan mengenali perbedaannya berikut ini.

    Perbedaan SIM Asli dan Palsu

    Berikut ini sejumlah perbedaan SIM asli dan palsu yang perlu detikers perhatikan.

    1. Periksa Cetakan

    Dikutip dari Auto2000, ada kemungkinan perbedaan pada cetakan SIM palsu. Coba pinjam SIM temanmu dan bandingkan. Perbedaan ini meliputi:

    • Logo Polri: Pada SIM asli, logonya tampak keemasan, cerah, dan memantulkan cahaya. Pada SIM palsu, logonya redup.
    • Bentuk dan letak tulisan: Bandingkan bentuk atau font tulisan dengan SIM lainnya. Selain itu, tata letak kolom pada SIM baru sudah berbeda dengan yang lama.
    • Warna: Warna SIM baru ialah putih pada sebagian besar kartunya, dan ada sedikit bagian merah di atas. Selain itu terdapat latar belakang peta Indonesia pada kolom tulisan.
    • Nomor SIM: Nomor SIM yang terbaru adalah sama dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP. Jika baru-baru ini kamu mencetak SIM tapi mendapatkan nomor SIM lama, maka perlu dicurigai.

    2. Barcode

    SIM juga menggunakan barcode yang terletak sisi kanan bawah, di atas tanggal masa berlaku. Namun barcode ini hanya bisa dicek oleh petugas kepolisian. Jika terjaring razia, polisi mungkin akan memindai barcode tersebut untuk memastikan keasliannya.

    3. Hologram

    Selain barcode, ada juga hologram yang dipasang pada bagian belakang SIM. Menurut Kepala Seksi (Kasi) SIM Satpas Daan Mogot Kompol Rezha Rahandi, hologram dan stiker pelapis SIM ini tidak bisa dipalsukan. Hologram ini berbentuk oval yang menunjukkan logo Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

    “Hologram itu kalau dari Korlantas itu, pengadaannya sudah jelas bahwa hologram ini sampai kapan pun tidak akan bisa dipalsukan. Nah itu yang paling menentukan bahwa itu SIM-nya asli atau palsu,” kata Rezha dikutip dari detikNews.

    4. Cek di Aplikasi Korlantas

    Terakhir, detikers bisa mengecek sendiri lewat aplikasi Digital Korlantas yang bisa diunduh di HP. Aplikasi ini biasa dipakai untuk mengajukan pembuatan SIM baru atau perpanjangan SIM online.

    Cara cek keaslian SIM adalah sebagai berikut:

    • Buka aplikasi Digital Korlantas. Jika belum terdaftar, lakukan pendaftaran terlebih dahulu dan isi data seperti NIK, nama, dll.
    • Login dengan nomor HP dan PIN yang sudah dibuat.
    • Klik logo Korlantas di bagian tengah bawah.
    • Pilih golongan SIM kamu, apakah SIM A atau SIM C.
    • Isi Nomor SIM, lalu pilih Simpan Data.
    • Jika SIM kamu asli, maka penyimpanan data akan sukses, dan SIM digital akan muncul pada halaman depan.

    Cara lainnya adalah dengan mengklik opsi Tempel Kartu. Kamu cukup menempelkan SIM pada HP yang sudah dilengkapi NFC. SIM asli memiliki chip yang akan terdeteksi oleh aplikasi. Data terkait keaslian SIM secara otomatis akan muncul.

    Itulah tadi 4 cara cek SIM asli atau palsu yang bisa kamu lakukan. Sebaiknya detikers mengajukan SIM lewat cara resmi, karena sekarang prosesnya lebih mudah. Tes praktik pun kini dipermudah dibandingkan sebelumnya.

    (bai/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ini Cara Bedakan Oli Yamalube Asli dan Palsu


    Jakarta

    Hati-hati peredaran oli palsu di kalangan pengguna kendaraan bermotor. Pabrikan punya cara preventif untuk bisa memastikan keaslian oli yang bisa dilakukan oleh para konsumen.

    Marketing Planning & Promotion Part of Division Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Novianto Kurniawan, mengatakan salah satu langkah untuk mengetahui keaslian pelumas atau oli merek Yamalube terdapat sebuah kode barang (barcode) yang bisa dipindai (di-scan). Apabila dipindai, kode barang tersebut akan terhubung ke laman resmi Yamalube.

    “Ya, sebenarnya kita sama-sama tahu banyak juga. Kita dari Yamaha sudah ada teknologi yang di dalam botol itu sendiri untuk bisa mengidentifikasikan itu oli asli,” kata Novianto belum lama ini di Sentul, Bogor, Jawa Barat.


    Botol Yamalube dirancang dengan label yang sulit untuk dipalsukan. QR Code unik itu berada di balik label dengan cara membuka labelnya. Dari situ, konsumen bisa langsung mengecek keaslian oli tersebut.

    “Kita ada campaign itu sobek label, dan scan QR Code,” kata dia.

    “Botol Yamalube label depannya bisa disobek, dan di belakangnya ada QR Code unik yang bisa di-scan.” jelasnya lagi.

    Teknologi ini sudah diterapkan pada seluruh jajaran produk oli Yamalube mulai dari Super Matic, Power Matic, Matic Motor, RS4GP, Super Sport, Sport Motor, 2T Motor, XP-50, Gold Motor dan Silver Motor.

    Kerugian Pakai Oli Palsu

    Pemalsuan oli berdampak kerugian terhadap pemilik merek resmi dan konsumen yang menggunakan merek oli palsu. Tentunya pemakaian oli palsu dalam waktu jangka panjang juga akan merugikan konsumen terutama kerusakan pada mesin kendaraan.

    Berikut ini beberapa dampak penggunaan oli palsu:

    – Pelumasan tidak optimal: akibat dari kualitas oli yang buruk, proses pelumasan menjadi tidak optimal, sehingga gesekan akan lebih mudah terjadi.
    – Risiko mesin rusak: oli palsu yang digunakan dalam jangka panjang dapat menyebabkan mesin macet dan rusak.
    – Mesin cepat panas: akibat pelumasan tidak optimal, mesin juga akan mudah panas jika menggunakan oli palsu.
    – Komponen cepat aus: karena gesekan yang semakin berat dan terjadi panas, maka komponen bisa cepat aus.
    – Biaya perbaikan tinggi: jangan sampai karena tergiur harga oli palsu yang murah, kendaraan justru rusak dan memakan biaya perbaikan yang jauh lebih tinggi.

    (riar/dry)



    Sumber : oto.detik.com