Author: Import

  • Agar Puasa Lancar, 3 Jenis Makanan Ini Sebaiknya Dihindari saat Sahur

    Jakarta

    Dalam menjalankan ibadah puasa, umat muslim harus menahan lapar dan haus sampai waktu adzan Maghrib. Sayangnya, masih banyak orang yang mengkonsumsi makanan secara kalap selepas berbuka sampai sahur.

    Padahal, ada berbagai jenis makanan yang sebaiknya dihindari, terutama ketika santap sahur. Waktu sahur memang digunakan untuk menyantap makanan. Namun, bukan berarti segala lauk pauk ditelan ke dalam perut.

    Sebab, ada sejumlah makanan yang dapat memberikan energi lebih selama berpuasa. Tapi ada juga makanan yang justru menimbulkan efek samping, sehingga bikin lemas dan cepat lapar.


    Lantas, apa saja makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Sahur

    Saat sahur, asupan makanan yang tepat membuat seseorang memiliki sumber energi yang cukup untuk menjalani puasa. Rasulullah SAW telah bersabda “Makanlah sahur, karena dalam sahur ada berkah.” (HR Bukhari 1923; Muslim 1095).

    Mengutip situs Masnad, berikut sejumlah jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur:

    1. Makanan Asin

    Jenis makanan yang pertama adalah makanan asin seperti keripik, keju, atau mie instan yang mengandung banyak garam. Sebab, mengkonsumsi makanan asin kurang baik dikonsumsi ketika sahur karena dapat meningkatkan tekanan darah dan membuat seseorang menjadi haus di siang hari.

    Agar tidak dehidrasi seharian, usahakan hindari makan-makanan asin yang tinggi natrium. Kalau terpaksa untuk mengkonsumsinya, disarankan cek dahulu label nutrisi di kemasan. Pastikan makanan tersebut memiliki kandungan natrium di bawah 100 gram.

    2. Makanan Tinggi Lemak Jenuh

    Sebenarnya, lemak sangat penting dikonsumsi manusia sehari-hari. Akan tetapi, masih banyak orang mengkonsumsi lemak jenuh yang mana justru memiliki risiko terhadap kesehatan.

    Sebagai informasi, lemak jenuh umumnya berasal dari makanan yang digoreng, daging olahan, susu tinggi lemak, kue-kue manis, hingga keripik. Jenis-jenis makanan tersebut sebaiknya dihindari ketika santap sahur.

    Soalnya, makanan yang tinggi lemak jenuh dapat menyebabkan heartburn atau sensasi terbakar/panas di dada yang dapat memperparah refluks asam dan peradangan. Selain itu, jumlah kalori yang besar dapat mempengaruhi berat badan menjadi naik.

    Oleh sebab itu, sebaiknya hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh saat sahur. Selain lebih sehat, hal ini dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mencegah terserang kolesterol.

    Sebagai alternatif, disarankan mengganti jenis lemak jenuh menjadi sumber lemak yang lebih sehat. Beberapa makanan yang bisa dipilih di antaranya minyak zaitun, alpukat, ikan omega 3 dan omega 6, serta kacang-kacangan.

    3. Makanan Manis

    Mengkonsumsi makan-makanan manis dapat membuat mood seseorang menjadi bahagia. Namun, tidak disarankan menyantap makanan manis ketika sahur.

    Sebab, makanan manis mengandung tinggi kalori yang mana membuat seseorang kekurangan energi sepanjang hari. Alhasil, orang yang terlalu banyak makan gula saat sahur hanya akan mendapati tubuhnya lesu, terlebih 1-2 jam setelahnya.

    Hal ini karena makanan yang mengandung gula sederhana dapat melepaskan energi dalam waktu cepat dan singkat. Selain itu, makanan ini juga dapat meningkatkan kadar gula darah, sehingga menyebabkan pelepasan insulin dalam jumlah besar yang membuat tubuh jadi terasa cepat lelah.

    Sejumlah makanan yang mengandung tambahan gula di antaranya sereal olahan serta karbohidrat olahan, seperti tepung putih, roti putih, dan nasi. Jenis-jenis makanan tersebut mengandung gula sederhana dan rendah serat sehingga menyebabkan cepat lapar.

    Apabila memang sulit menghindari nasi ketika sahur, usahakan perhatikan porsinya agar tidak berlebihan atau bisa diganti dengan kentang. Maka dari itu, menyantap nasi dengan porsi ‘segunung’ pun tidak akan membuatmu kenyang seharian.

    Itu dia ketiga jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur. Kalau terpaksa mengkonsumsi beberapa makanan di atas, sebaiknya jangan terlalu banyak porsinya.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Mengenal Nabeez, Minuman Favorit Rasulullah yang Banyak Manfaatnya

    Jakarta

    Semasa hidupnya, Rasulullah SAW memiliki salah satu minuman favorit yang bernama nabeez at-tamr atau air rendaman kurma. Dalam sejumlah hadits, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW menyukai air nabeez.

    Selain memiliki rasa yang manis, ternyata nabeez juga mempunyai sejumlah khasiat bagi kesehatan tubuh, lho. Meski begitu, membuat nabeez harus diperhatikan sebaik mungkin dan tidak boleh sembarangan.

    Lantas, apa itu nabeez dan manfaatnya bagi kesehatan? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Mengenal Nabeez

    Nabeez atau disebut nabidh/nabeedh merupakan salah satu minuman yang digemari Rasulullah SAW. Minuman ini terbuat dari kurma atau kismis yang direndam di dalam sebotol air.

    Diriwayatkan dari Imam Muslim, Aisyah pernah ditanya tentang air nabeez. Ia lalu memanggil seorang pelayan perempuan dari Habaysah:

    “Bertanyalah kepada wanita ini karena beliau pernah membuat nabeez untuk Rasulullah SAW,” kata Aisyah. Kemudian pelayan tersebut menjawab, “Aku pernah membuat nabeez untuk beliau dalam sebuah kantong kulit pada malam hari. Kemudian aku mengikatnya dan menggantungnya. Lalu di pagi hari Rasulullah SAW meminumnya.”

    Dari Aisyah ia berkata, “Kami biasa membuat perasan untuk Rasulullah SAW di dalam air minum yang bertali di atasnya. Kami membuat rendaman di pagi hari dan meminumnya sore hari, atau membuat rendaman di sore hari lalu meminumnya di pagi hari.” (HR Muslim).

    Manfaat Nabeez untuk Kesehatan

    Mengkonsumsi nabeez secara rutin diyakini dapat memberikan sejumlah manfaat bagi tubuh. Dikutip dari berbagai sumber, berikut manfaat nabeez untuk kesehatan.

    1. Melancarkan Pencernaan

    Manfaat nabeez yang pertama adalah dapat melancarkan pencernaan. Mengutip laman The Cognate, hal ini karena nabeez terbuat dari kurma yang mana buah tersebut mengandung serat tinggi.

    2. Menjaga Metabolisme Tubuh

    Mengkonsumsi nabeez secara rutin dipercaya dapat membantu mengeluarkan kotoran yang tertinggal dari proses metabolisme di dalam tubuh.

    Selain itu, nabeez juga disebut sebagai racikan air alkali alami, sehingga dapat membantu menyeimbangkan pH tubuh.

    3. Menghidrasi Tubuh

    Bagi yang sedang berpuasa, mengkonsumsi nabeez sangat dianjurkan ketika berbuka. Sebab, nabeez diyakini dapat membantu menghidrasi tubuh setelah berpuasa seharian penuh.

    4. Memberikan Energi Tambahan

    Nabeez juga dapat memberikan energi tambahan bagi tubuh, sehingga tubuh jadi tak mudah lemas ketika beraktivitas selama menjalankan puasa. Sebaiknya konsumsi nabeez saat sahur dan berbuka agar terasa manfaatnya.

    5. Mengontrol Gula Darah

    Mengutip e-jurnal berjudul Studi Khasiat Kurma untuk Menghilangkan Racun oleh Siti Julaeha, mengkonsumsi nabeez juga dipercaya mampu mengontrol gula darah dan menurunkan risiko terkena diabetes.

    Hal ini karena kurma mengandung banyak vitamin, enzim, dan berbagai mineral yang dapat memberikan manfaat bagi tubuh.

    Cara Membuat Nabeez

    Ingin mencoba nabeez namun bingung bagaimana cara membuatnya? Jangan khawatir, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Siapkan 3-4 buah kurma dan 1 gelas kurma
    2. Masukkan air dan kurma ke dalam wadah tertutup, lalu rendam selama semalam
    3. Keesokan harinya, buka wadah tersebut dan tuangkan rendaman air kurma atau nabeez ke dalam gelas
    4. Kini, nabeez sudah bisa dinikmati selagi segar

    Tidak Bisa Dibuat Sembarangan

    Meski cara membuat nabeez terbilang mudah, namun tetap hati-hati dalam proses pembuatannya. Sebab, jika merendam air kurma lebih dari tiga hari, air tersebut akan berfermentasi dan menghasilkan produk sampingan berupa alkohol.

    Hal tersebut dipastikan dengan berbagai riset yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam Fatwa MUI Nomor 10 Tahun 2018 tentang Produk Makanan dan Minuman yang Mengandung Alkohol/Etanol, disebutkan bahwa hanya etanol yang berasal dari khamr yang tidak bisa digunakan untuk produk halal karena bersifat haram dan najis.

    Apabila tidak berasal dari industri khamr, etanol jenis lain boleh digunakan dengan batasan yang sudah diatur pada fatwa tersebut. Misalnya, etanol sintetik ataupun hasil industri fermentasi non-khamr. Selain itu, disebutkan juga bahwa kadar etanol pada produk akhir minuman ditoleransi kurang dari 0,5% asalkan secara medis tidak membahayakan

    Hal ini juga didukung dari hadits riwayat Bukhari Muslim No. 3739 yang menyebutkan, “Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Mu’adz Al-Anbari telah menceritakan kepada kepada kami, ayahku telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Yahya bin Ubaid Abu Umar Al Bahranidia berkata, saya mendengar Ibnu Abbas berkata,

    ‘Rasulullah SAW dibuatkan perasan nabeez di awal malam, kemudian beliau meminumnya di pagi harinya, kemudian malam harinya, kemudian lusa dan malam harinya serta keesokan harinya lagi sampai menjelang ashar. Jika perasannya tersebut masih, beliau memerintahkan pelayannya untuk menumpahkannya, atau menyuruhnya untuk ditumpahkan.” (HR Muslim)

    Jadi, bisa disimpulkan bahwa nabeez dapat berubah menjadi minuman beralkohol apabila lewat dari tiga hari setelah dibuat. Untuk itu, dianjurkan segera menghabiskan nabeez dalam waktu 1-2 hari agar bisa menikmati kesegaran dan manfaatnya bagi tubuh.

    Itu dia penjelasan mengenai nabeez dan manfaatnya bagi kesehatan. Jadi, tertarik untuk membuat nabeez sendiri di rumah?

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Pakai Kurma untuk Pemanis Alami Kopi dan Dapatkan Manfaat Sehatnya


    Jakarta

    Alih-alih gula pasir, seduhan kopi akan lebih menyehatkan jika ditambah dengan buah kurma sebagai pemanis alami. Begini cara meraciknya!

    Kopi memiliki karakteristik rasa asli yang asam dan sedikit pahit. Namun, tak sedikit orang kurang suka dengan rasa tersebut sehingga menambahkan pemanis.

    Supaya lebih menyehatkan kamu bisa menggunakan pemanis alami. Salah satunya adalah buah kurma yang dihaluskan lalu dicampur ke dalam seduhan kopi.


    Kopi yang dicampur buah kurma juga sangat bermanfaat untuk kesehatan. Selain itu, ada banyak cara untuk memadukan kopi dan kurma.

    Dikutip dari kitchenofyouth Berikut faktanya!

    1. Cara meracik kopi dengan kurma

    Kopi biji kurmaKopi kurma Foto: iStock

    Kopi campur kurma ini mudah dibuat. Kamu cukup menggunakan dua cangkir kopi yang sudah diseduh, dua sendok teh minyak kelapa organik, dua sendok teh mentega, dan dua buah kurma.

    Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan semua bahan tersebut hingga teksturnya lembut. Kemudian, kamu bisa langsung meminumnya dan sebaiknya diminum di pagi hari.

    2. Manfaat sehatnya

    Bahan-bahan yang digunakan tersebut mengandung nutrisi penting. Seperti kandungan kafein pada kopi yang berperan sebagai stimulan dan antioksidan.

    Minyak kelapa juga merupakan sumber antioksidan yang baik. Manfaatnya dapat menguatkan tubuh, membunuh virus dan bakteri, hingga bisa membakar lemak perut.

    Begitu juga dengan kurma yang kaya akan potasium, serat, dan tanin. Serat berperan untuk menyehatkan usus, tanin membantu melawan peradangan dan infeksi.

    Selain itu, kurma juga kaya akan vitamin C dan zat besi. Menariknya, rasanya yang manis membuat kurma dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti gula.

    Fakta tentang kopi kurma ada di halaman selanjutnya.

    3. Cara lain menikmati kopi kurma

    Minum kopi ditemani makan kurmaMinum kopi ditemani makan kurma Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selain dicampur jadi satu, ada cara lain untuk menikmati perpaduan antara kopi dan kurma. Caranya adalah dengan menjadikan kurma sebagai camilan teman minum kopi.

    Disarankan untuk mengonsumsi kopi hitam polos, tanpa campuran gula dan susu. Atau bisa juga dicampur dengan rempah-rempahan, seperti cengkeh, kayu manis, dan kapulaga.

    Kemudian, seruput kopi sembari menikmati buah kurma utuh. Ini cocok dikonsumsi di pagi hari. Kurma dapat meningkatkan energi dan membantu menurunkan berat badan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 9 Buah Tinggi Kalsium yang Menyegarkan, Jeruk hingga Stroberi


    Jakarta

    Kalsium tak hanya terkandung pada produk susu dan sayuran, tapi juga buah-buahan segar. Berikut 9 buah yang mengandung kalsium dan bagus dikonsumsi rutin.

    Kalsium adalah jenis mineral yang berperan penting untuk banyak fungsi tubuh, terutama tulang. Kalsium juga bermanfaat memelihara kesehatan gigi, meningkatkan fungsi saraf, otot, serta metabolisme tubuh.

    Beberapa jenis buah ternyata tinggi kandungan kalsium, meski jumlahnya tak dapat disejajarkan dengan susu, ikan, atau kacang-kacangan. Namun tak ada salahnya juga memperbanyak asupan kalsium secara alami dengan konsumsi buah-buahan tertentu.


    Berikut 9 buah tinggi kalsium yang menyegarkan:

    1. Jeruk

    Salah satu buah terbaik yang kaya akan kalsium adalah jeruk. Mengutip MedicineNet, jeruk mengandung 45 hingga 50 mg kalsium per 100 gram dan berbagai vitamin.

    Selain itu, jeruk menyediakan serat dan kaya akan antioksidan yang punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

    2. Aprikot

    anggur dan aprikotFoto: iStock

    Buah aprikot kering memiliki rasa yang enak dan menyehatkan. Dalam 100 gram buah aprikot umumnya mengandung sekitar 15 miligram kalsium.

    Sertakan lebih banyak aprikot dalam makanan Anda dengan menambahkannya ke salad dan sereal sarapan atau nikmati saja secara langsung.

    3. Kiwi

    Mengutip NDTV Food, buah kiwi tidak hanya kaya akan vitamin C, namun kandungan kalsiumnya yang bermanfaat bagi tubuh. Buah tropis ini dikatakan memiliki sekitar 60 miligram kalsium.

    Anda bisa makan langsung buah kiwi, dijadikan jus, atau campuran oatmeal sebagai menu sarapan sehat yang mengenyangkan.

    4. Buah beri

    cara simpan stroberiFoto: iStock/TikTok @thekitchn

    Blackberry, stroberi, dan raspberry adalah beberapa buah yang merupakan sumber kalsium yang baik. Masukkan ke dalam salad Anda atau makan secara langsung. Masing-masing buah diketahui mengandung lebih dari 20 miligram kalsium.

    5. Pisang

    Pisang sangat populer sebagai buah yang tinggi kalsium. Buah ini kaya akan kandungan kalium dan salah satu buah yang mengandung karbohidrat.

    Di antara banyaknya kandungan nutrisi yang dikandungnya, terselip kandungan kalsium sebanyak 12 miligram dalam setiap 150 gram sajian pisang.

    6. Pepaya

    Membekukan PepayaFoto: iStock

    Dalam 100 gram pepaya mengandung 20 miligram kalsium. Pepaya dipercaya dapat melindungi dari risiko kanker usus besar dan meningkatkan kesehatan jantung.

    Selain itu, pepaya mengandung enzim yang disebut papain yang membantu meredakan nyeri. Anda bisa menikmati pepaya secara utuh atau dijus.

    7. Apel

    Meski hanya sedikit, apel juga mengandung kalsium. Dalam satu buah apel berukuran sedang atau sekitar 120 gram, terdapat kandungan kalsium sebanyak 6 miligram.

    8. Jambu biji

    Ilustrasi jambu bijiFoto: Getty Images/iStockphoto

    Jambu biji mengandung 18 mg kalsium per 100 gram porsi. Selain itu, kaya akan vitamin C, likopen, dan antioksidan. Buah-buahan ini membantu meningkatkan kekebalan tubuh serta kaya asam folat yang bermanfaat bagi ibu hamil.

    9. Prune

    Prune dikenal sebagai buah yang memiliki kemampuan melawan sejumlah penyakit.

    Satu gelas jus plum mengandung 55 miligram kalsium. Prune dapat dimasukkan dalam makanan rutin Anda dalam bentuk buah utuh dan jus.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul 9 Buah yang Mengandung Kalsium, Sehat dan Menyegarkan

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Tips Puasa Sehat Anti Melar, Ini Pola Makan yang Tepat


    Jakarta

    Memasuki ramadan, penting menyiapkan tubuh agar tidak lemas dan tidak bertambah berat badan usai sebulan berpuasa. Ternyata begini pola makan yang tepat.

    Memasuki bulan ramadan, muslim sudah menjalani ibadah puasa. Sejak subuh hingga magrib, mereka harus menahan hawa nafsu, tidak makan, maupun minum.

    Di awal-awal masa ini, tubuh pastinya butuh penyesuaian. Agar tidak lemas dan tidak berujung mengasup terlalu banyak kalori, ada beberapa tips puasa sehat yang bisa dilakukan.


    Dokter spesialis gizi dari Himpunan Studi Obesitas Indonesia, Gaga Irawan Nugraha mengatakan memiliki berat badan ideal setelah puasa sebenarnya bukan hal yang sulit. Asalkan selama puasa bisa menjalani gaya hidup sehat dan makan makanan bergizi kaya nutrisi.

    “Tidak sulit, asalkan niatnya ada. Puasa itu bukan berarti saat berbuka bebas makan apa saja, yang penting kendalikan pola pikir soal makannya ini,” kata Gaga dalam acara menyambut Hari Obesitas Sedunia 2024 yang digelar Novo Nordisk di Jakarta, Jumat (1/3).

    Gaga membagikan tips puasa tetap sehat sekaligus berat badan bisa turun selama puasa. Berikut beberapa tipsnya:

    1. Makan buah berair

    Ilustrasi buah semangkaIlustrasi buah semangka Foto: Getty Images/skodonnell

    Air adalah kebutuhan paling esensial saat berbuka puasa. Alih-alih minum minuman manis tinggi gula, lebih baik pilih buah-buahan yang mengandung air.

    Misalnya, semangka, melon, hingga buah pir. Tentunya sebelum makan buah-buahan ini Anda juga disarankan minum air putih terlebih dahulu.

    2. Makan berat yang lengkap

    Nasi dan lauk pauk yang lengkap sangat diperlukan selama berpuasa. Pilih nasi dengan sayur dan protein lengkap setiap makan berbuka dan sahur.

    “Dalam piring itu harus ada nasi, ada protein, ada sayur juga. Protein tidak selalu harus daging, tempe, tahu, telur juga bisa,” katanya.

    3. Makan buah saat sahur

    Sunnah SahurKetika sahur Anda juga disarankan mengonsumsi buah-buahan. Foto: iStock

    Selain saat berbuka, ketika sahur Anda juga disarankan mengonsumsi buah-buahan. Anda bisa makan buah sekitar 2-3 ons buah setiap kali sahur.

    “Kalau buah apel, boleh makan apel yang ukuran sedang satu buah, jeruk juga boleh. Pokoknya setiap sahur tetap makan buah,” kata dia.

    4. Pastikan cukup minum

    Setelah seharian berpuasa, tubuh tentu akan kehilangan banyak cairan. Oleh karena itu, minum air putih saat berbuka puasa, hingga di waktu sahur sangat penting untuk dilakukan.

    “Jangan kurang minum air putih. Daripada pilih minuman manis, sebaiknya pilih air putih setiap kali berbuka, di jeda malam, dan saat sahur,” kata dia.

    5. Tetap olahraga dan bergerak

    Closeup of woman tying shoe laces. Asian female sport fitness runner getting ready for jogging outdoors in public parkJangan jadikan alasan berpuasa untuk tidak berolahraga. Foto: Getty Images/iStockphoto/marchmeena29

    Jangan jadikan alasan berpuasa untuk tidak berolahraga. Saat berpuasa, olahraga justru harus tetap dilakukan.

    Lakukan beberapa olahraga ringan, seperti jalan kaki di sore hari atau pagi setelah santap sahur.

    “Mesti tetap bergerak, misalnya jalan kaki. Jangan hanya diam atau tidur saja saat puasa, tetap produktif agar badan tidak melar,” katanya.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 15 Manfaat Kapulaga, Menurunkan Tekanan Darah hingga Risiko Kanker

    Jakarta

    Kapulaga biasa digunakan sebagai obat batuk, penurun panas, mengatasi perut kembung, hingga menjadi bumbu masakan. Manfaat ini diperoleh dari berbagai nutrisi yang ada di dalamnya.

    Rempah dengan nama ilmiah Elettaria cardamomum ini mengandung protein, karbohidrat, mangan, serat, magnesium, fosfor, dan kalium. Kapulaga punya rasa yang gurih sedikit manis.

    Manfaat Kapulaga Bagi Kesehatan Tubuh

    Berikut beberapa manfaat kapulaga yang dilansir dari South China Morning Post.


    1. Meningkatkan Fungsi Paru-paru

    Berdasarkan Journal of Health and Allied Science, kapulaga dapat meningkatkan fungsi paru-paru. Hasilnya, saluran udara pada paru-paru menjadi lebih rileks.

    2. Meningkatkan Kesehatan Mulut

    Rempah ini sudah dikenal menjadi penyegar napas sejak zaman Mesir Kuno. Penelitian menyebutkan, kapulaga memiliki kandungan cineole yang menjadi antiseptik kuat untuk mengatasi gigi berlubang, bau mulut, dan penyakit gusi.

    3. Menjaga Kesehatan Pencernaan

    Tertulis dalam jurnal Phytotherapy Research, kapulaga memberikan perlindungan terhadap infeksi bakteri Helicobacter pylori pada tukak lambung. Kapulaga juga bermanfaat untuk membantu mengobati kembung, sakit perut, mual, muntah, hingga gejala maag.

    Kandungan antioksidan kapulaga ternyata ampuh melawan peradangan dan mengatur tekanan darah. Riset menunjukkan, kapulaga dapat membantu menurunkan tekanan darah menjadi normal setelah 12 minggu. Penelitian melibatkan 20 orang dewasa dengan hipertensi yang diberi 3 gram bubuk kapulaga per hari.

    Kapulaga mampu menjadi alternatif diet detikers, karena kandungan melatonin yang mampu meningkatkan metabolisme. Zat tersebut akan membantu mempercepat pembakaran lemak dan penurunan berat badan setelah mengonsumsinya.

    6. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Setelah diuji coba pada hewan, antioksidan pada kapulaga ternyata mampu menurunkan kolesterol dan trigliserida. Temuan ini menjadi harapan baru untuk inovasi kesehatan jantung manusia, melalui penelitian lebih lanjut sebelum dipasarkan.

    7. Menetralisir Racun dan Bakteri Pada Tubuh

    Dilansir dari jurnal Molecules, minyak dari biji kapulaga efektif membunuh bakteri dan jamur dengan kemampuannya merusak membran sel bakteri. Studi lain dalam Journal of Pharmaceutical Science and Research menyebutkan, kapulaga mampu mengurangi penyumbatan hati dan membersihkan racun di dalamnya.

    Jangan salah, bubuk rempah ini ternyata memiliki kemampuan untuk menurunkan demam. Hariana dalam buku Tumbuhan Obat dan Khasiatnya menambahkan, kapulaga juga dapat membantu menghilangkan dahak dan batuk selama demam.

    9. Menyembuhkan Batuk dan Pilek

    Dikutip dari situs Royal Deep Cardamom, ahli gizi Anju Sood menyebutkan kapulaga hitam dapat membantu menyembuhkan batuk dan pilek. Rempah ini juga menjadi alternatif alami untuk membantu pengobatan flu serta penyakit pernapasan tertentu.

    10. Media Relaksasi

    Berdasarkan studi ilmiah di tahun 2011, minyak kapulaga dapat menjadi aromaterapi yang membantu tubuh lebih rileks. Dengan kemampuan ini kapulaga dapat mengatasi kecemasan, gelisah, hingga insomnia.

    11. Membantu Mengatasi Disfungsi Ereksi

    Riset medis mengemukakan, kapulaga dapat berperan sebagai afrodisiak untuk meningkatan gairah seksual. Manfaat ini diperoleh karena kemampuan kapulaga dalam mengatur sirkulasi darah dalam tubuh. Hasilnya, sirkulasi darah meningkat dan membantu mengatasi disfungsi ereksi pada pria.

    12. Membantu Menyembuhkan Asma

    Aromaterapi kapulaga mampu meningkatkan kemampuan tubuh dalam menggunakan dan menghirup oksigen. Dijelaskan dalam jurnal Nutrients, kapulaga hijau mampu menyembuhkan penyakit asma, paru-paru, hingga bronkitis.

    Kandungan fitokimia pada kapulaga mampu menurunkan risiko terkena kanker. Studi pada hewan menemukan, suplemen kapulaga dapat mengurangi ukuran tumor kulit dalam 15 hari. Namun temuan ini membutuhkan riset lebih banyak dan detail.

    14. Melindungi Tubuh dari Penyakit Kronis

    Kapulaga memiliki efek antiinflamasi yang mampu mencegah terjadinya penyakit kronis seperti kanker, obesitas, diabetes melitus, hipertensi, penumpukan lemak di pembuluh darah (aterosklerosis), hingga hipertensi.

    15. Resep Umur Panjang

    Kapulaga identik dengan rahasia umur panjang dan sehat. Menurut Dr Ashutosh Gautam dari Indian Cardamom Research Institute, teh kapulaga mampu membantu membuang racun dalam tubuh dan membersihkan metabolisme.

    Manfaat kapulaga memang sudah tidak diragukan lagi. Namun bagi detikers yang mengonsumsi obat, sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu kepada dokter terkait agar memperoleh manfaat kapulaga maksimal.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 9 Menu Buka Puasa Lezat untuk Diet, Nggak Bikin Naik BB!

    Jakarta

    Puasa bisa dijadikan metode untuk diet sehat. Akan tetapi, tak sedikit orang yang berat badannya malah naik setelah menjalani puasa sepanjang hari. Kok bisa, ya?

    Konsumsi makanan yang tidak sehat secara berlebih saat berbuka puasa bisa jadi penyebabnya. Makanan ini mencakup gorengan, makanan olahan, hingga makanan yang terlalu manis dan asin.

    “Makanan berlebihan atau terlalu memanjakan diri (saat buka puasa) dapat menyebabkan kembung, pencernaan tidak nyaman, dan dampak bagi metabolisme,” kata ahli diet Lavleen Kaur, dilansir laman Indian Express.


    Menurut Kaur, makanan yang perlu dihindari saat berpuasa, terlebih selama puasa Ramadhan, antara lain makanan yang sangat asin, manis, berminyak, makanan kemasan dan olahan, serta minuman berkafein.

    Lebih lanjut, Kaur mengatakan penting untuk memakan makanan yang seimbang ketika buka puasa. Ini agar simpanan energi dapat terisi kembali sehingga puasa keesokan harinya bisa berjalan lancar.

    Lantas, makanan apa saja yang cocok sebagai menu buka puasa untuk diet sehat?

    Berikut sejumlah makanan yang bisa jadi menu buka puasa untuk diet sehat.

    1. Kurma

    Selain dianjurkan dalam Islam, berbuka puasa dengan kurma berjumlah ganjil juga cocok untuk orang yang sedang diet. Kurma bisa meningkatkan kadar gula alami dan energi setelah puasa seharian.

    Dikutip dari Healthline, kurma mengandung fruktosa yakni sejenis gula alami yang terdapat pada buah. Karena itu, kurma jadi pilihan baik untuk buka puasa daripada makanan yang pemanisnya terbuat dari gula tak sehat.

    Kurma juga mengandung sejumlah nutrisi, serat, dan antioksidan. Namun perlu diingat, kalori dalam kurma cukup tinggi maka dari itu buah ini dapat dikonsumsi dalam jumlah sedang.

    2. Susu Rendah Lemak

    Susu rendah lemak atau low-fat milk juga bisa jadi opsi menu buka puasa yang sehat. Jenis susu ini memiliki lemak jenuh yang lebih rendah sehingga kalori di dalamnya juga lebih sedikit. Dalam segelas susu (per 246 gram) mengandung sekitar 106 kalori.

    Di sisi lain, susu low-fat juga kaya akan nutrisi penting mencakup protein, lemak, karbohidrat, kalsium, hingga berbagai vitamin.

    3. Sayur Sop

    Untuk menghindari makanan yang berminyak dan digoreng, semangkuk sop bisa jadi opsi menu buka puasa yang baik. Menukil laman Mediclinic Middle East, menu sop dapat mengisi kembali cairan tubuh dan bantu mempersiapkan perut untuk mengkonsumsi makanan berat.

    Di samping itu, sop biasanya berisi berbagai jenis sayuran menyehatkan, meliputi wortel, buncis, kembang kol, kentang, dan daun bawang. Sumber protein hewani seperti daging ayam maupun daging sapi juga bisa ditambahkan.

    4. Jus

    Selain air putih dan susu rendah lemak, jus cocok menjadi menu buka puasa yang sehat. Jus mengandung banyak nutrisi bergizi tergantung jenis buah dan sayuran yang digunakan.

    Kalori dalam jus juga rendah sehingga cocok untuk diet menurunkan berat badan. Tapi perlu diperhatikan, jus bisa menjadi tinggi kalori jika mengandung tambahan gula, dikutip dari Verywell Fit.

    5. Salad

    Makanan rendah kalori selanjutnya yang dapat dikonsumsi saat jam buka puasa yakni salad. Bisa salad buah ataupun salad sayuran.

    Salad dapat mengandung sejumlah serat, vitamin, serta mineral penting bagi tubuh. Namun, itu tergantung isian salad yang digunakan. Karena itu, pilihlah buah maupun sayuran yang menyehatkan.

    Di sisi lain, salad bisa menjadi tidak sehat dan justru meningkatkan berat badan jika menambahkan dressing yang tinggi lemak dan gula secara berlebihan, dilansir MedlinePlus.

    6. Smoothie

    Smoothie termasuk makanan yang biasa jadi opsi untuk diet. Karena itu, smoothie juga cocok sebagai menu buka puasa bagi orang yang sedang menurunkan berat badan atau mempertahankan berat badan seimbangnya.

    Smoothie terbuat dari campuran bahan-bahan yang bergizi, mencakup buah, sayuran, kacang-kacangan, yoghurt, hingga susu. Akan tetapi, makanan ini bisa menjadi tidak sehat ketika terlalu banyak menambahkan gula.

    Untuk membuat smoothie yang menyehatkan, buah utuh dapat ditambahkan untuk rasa manis alami. Hindari penggunaan gula atau pemanis lain.

    7. Tumis Sayuran

    Sayuran yang ditumis bisa jadi menu buka puasa sehat untuk diet. Selain karena sayuran mengandung kalori rendah dan banyak nutrisi penting, menumis adalah cara yang baik untuk memasak.

    Menumis adalah cara memasak dengan memberi sedikit minyak. Terlebih jika minyak yang digunakan yaitu minyak zaitun, itu akan memaksimalkan rasa makanannya. Di samping itu, menumis sayuran dengan minyak zaitun dikaitkan dengan peningkatan antioksidan menurut studi pada 2015, dikutip dari CNN.

    Sayuran yang dapat dijadikan tumisan seperti brokoli, wortel, kacang kapri, sawi, hingga jagung putren. Menu yang bisa dibuat dengan sayuran tersebut, yakni capcay.

    8. Oatmeal

    Oatmeal juga cocok sebagai menu diet yang disantap saat berbuka puasa. Susu, yoghurt, potongan buah-buahan, dan bahan sehat lainnya dapat ditambahkan untuk membuat oatmeal.

    Saat dikonsumsi, oatmeal bisa sangat mengenyangkan. Ini karena beta-glucan di dalamnya dapat meningkatkan rasa kenyang. Serat ini mendorong pelepasan hormon kenyang PYY sehingga asupan kalori dapat berkurang.

    9. Pecel

    Pecel bisa dibilang salad sayuran versi orang Indonesia. Makanan ini terdiri sejumlah sayuran yang direbus dan disajikan dengan siraman sambal kacang.

    Pecel termasuk makanan yang rendah kalori karena isian sayurannya, meliputi bayam, kol, tauge, kacang panjang, kangkung, hingga labu siam. Sambal kacang untuk pecel biasanya memiliki rasa manis. Untuk orang yang diet, tambahan gula dapat dikurangi.

    Selain jenis makanan apa yang dikonsumsi saat berbuka puasa, cara memasak makanannya juga penting diperhatikan. Sebagai informasi, cara masak dengan merebus, mengukus, dan memanggang lebih disarankan untuk menyiapkan makanan diet daripada metode menggoreng.

    (azn/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Buah dan Sayur yang Dapat Mengatasi Hipertensi, Ada Bayam-Pisang

    Jakarta

    Mengkonsumsi buah dan sayur secara rutin dapat menjaga kesehatan tubuh. Selain itu, ada sejumlah buah dan sayuran yang disebut mampu mengatasi hipertensi.

    Sedikit informasi, hipertensi adalah suatu kondisi di mana tekanan darah terhadap dinding arteri cukup tinggi. Maka dari itu, hipertensi disebut juga dengan tekanan darah tinggi.

    Dilansir Mayo Clinic, apabila tekanan darah tidak terkontrol, hal ini dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan yang lebih serius, seperti penyakit jantung dan stroke.


    Tapi jangan khawatir, sebab hipertensi dapat diatasi dengan mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan tertentu. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Buah dan Sayur yang Dapat Mengatasi Hipertensi

    Mengutip dari berbagai sumber, berikut buah-buahan dan sayuran yang dapat mengatasi hipertensi:

    1. Bayam

    Sayuran hijau ini diyakini dapat membantu mengatasi hipertensi. Sebab, bayam mengandung nitrat yang berfungsi untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

    Selain itu, bayam juga mengandung senyawa lainnya seperti kalsium, magnesium, potassium, hingga antioksidan yang membuat tekanan darah tetap normal.

    Untuk memperoleh manfaat yang lebih banyak, usahakan mengolah bayam dengan cara direbus. Agar tidak terasa hambar, kamu bisa menambahkan sedikit garam.

    2. Seledri

    Dalam buku Healing Foods oleh DK Publishing House, seledri adalah sumber kumarin yang baik untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, seledri turut membantu menjaga keseimbangan air dalam tubuh.

    Meski sayuran ini umumnya dipakai sebagai garnish makanan, ternyata seledri mengandung antikoagulan yang berfungsi mengurangi risiko pembekuan darah dan stroke hingga menurunkan kadar hormon stress.

    Seledri bisa diolah menjadi jus lalu dituang ke dalam campuran salad. Cara lain untuk menikmati seledri adalah dengan dijus dan diminum langsung.

    3. Brokoli

    Bagi pengidap hipertensi, cobalah rutin mengkonsumsi brokoli secara rutin. Sebab, brokoli mengandung mineral seperti kalium, magnesium, dan kalsium.

    Nah, ketiga kandungan tersebut dapat mengontrol tekanan darah. Selain itu, mineral pada brokoli dapat mengatasi kerusakan pembuluh darah di arteri.

    Umumnya brokoli diolah dengan dua cara, yaitu ditumis atau direbus. Namun, cara yang lebih sehat adalah dengan merebus brokoli selama 2-3 menit agar kandungan gizinya tidak hilang.

    4. Wortel

    Selain baik untuk kesehatan mata, ternyata wortel juga dapat mengatasi hipertensi. Soalnya, wortel mengandung senyawa fenolik, seperti asam klorogenat dan asam kaffeat yang membantu mengurangi inflamasi serta menurunkan tekanan darah tinggi.

    Dilansir Healthline, cara terbaik untuk mengkonsumsi wortel adalah dengan cara direbus. Selain itu, kamu bisa membuat jus wortel dan diminum selagi segar.

    5. Pisang

    Buah berwarna kuning ini terbukti mengandung kalium. Fungsi kalium pada pisang dapat mengontrol jumlah garam dalam tubuh agar tetap seimbang, yang mana secara langsung turut mencegah tekanan darah meningkat.

    Pisang dapat diolah dengan berbagai cara, yakni dijus, dibuat smoothies, atau hidangan pendamping oatmeal. Namun, lebih praktis lagi jika dimakan langsung.

    6. Tomat

    Mengutip Jurnal Stikes William Booth, tomat diyakini dapat menurunkan darah tinggi berkat kandungan kalium yang berfungsi meningkatkan ekskresi natrium dan air. Hal tersebut yang kemudian memicu penurunan volume plasma, curah jantung, tekanan perifer, dan tekanan darah.

    Tomat biasanya dikonsumsi secara langsung. Tapi kalau tidak suka, tomat bisa diolah dengan cara dijus.

    7. Alpukat

    Mengkonsumsi alpukat secara rutin juga dapat mengatasi hipertensi, lho. Sebab, kandungan mineral pada alpukat mampu mencegah sekaligus mengontrol tekanan darah tinggi. Lalu, kandungan kalium dalam alpukat berfungsi mengatur detak jantung agar tetap normal.

    Alpukat bisa diolah dengan berbagai macam, misalnya dibuat smoothie atau dijus. Karena rasanya yang agak sedikit pahit, usahakan jangan terlalu banyak menambahkan gula.

    8. Buah Beri

    Ada berbagai macam jenis buah beri yang baik untuk mengatasi hipertensi, mulai dari stroberi, blueberry, hingga raspberry. Sebab, buah-buahan tersebut mengandung senyawa flavonoid yang membantu mencegah tekanan darah tinggi.

    Buah beri biasa diolah dengan cara dijus. Namun untuk sensasi yang menyegarkan dan lebih sehat, buah beri bisa dimakan langsung.

    Demikian delapan buah dan sayuran yang dapat mengatasi hipertensi. Mulai sekarang, yuk jaga pola makan dan rutin olahraga!

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Menu Sahur yang Ampuh Bikin Kenyang Lebih Lama Saat Berpuasa

    Jakarta

    Sahur biasanya dilakukan sebelum menjalani puasa sepanjang hari. Ketika sahur, orang-orang akan menyantap makanan untuk mengisi energi sehingga lapar dan haus dapat tertahankan di siang harinya.

    Dengan waktu puasa yang tak sebentar, makanan sahur tentunya mesti diperhatikan agar rasa kenyang yang ditimbulkan bertahan lama.

    Lavleen Kaur, ahli diet berbasis di India, menjelaskan bahwa menu makanan seimbang yang terdiri dari protein dan serat dapat dikonsumsi untuk rasa kenyang yang lebih lama.


    “Untuk sahur, konsumsilah makanan yang seimbang yang terdiri dari sejumlah protein dan serat yang baik. Karbohidrat akan datang secara alami. Ini akan memastikan rasa kenyang lebih lama,” kata Kaur, dilansir laman Indian Express.

    Porsi sahur yang dikonsumsi juga tidak perlu terlalu banyak, cukup 30-40 persen dari kebutuhan energi harian saja, menurut dr Tirta Prawita Sari, MSc, SpGK, spesialis gizi dari RS Pondok Indah, dikutip dari catatan detikcom.

    Lantas, apa saja menu sahur yang dapat dikonsumsi agar kenyang lebih lama?

    Mengutip laman Healthline, berikut beberapa menu sahur yang bisa disantap agar dapat menahan lapar selama berpuasa.

    1. Telur

    3 Menu Roti dan Telur, Sarapan Padat Nutrisi dan MengenyangkanFoto: iStock

    Sejumlah menu yang terbuat dari telur dapat dikonsumsi saat sahur. Karena telur padat akan nutrisi, terutama protein.

    Telur berukuran besar mengandung sekitar 6 gram protein, termasuk sembilan asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh manusia. Dengan tingginya kandungan protein, telur dapat memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

    Telur dapat diolah menjadi berbagai menu, antara lain semur telur, telur balado, telur ceplok, telur kecap, telur dadar, serta telur orak-arik.

    2. Oatmeal

    Oatmeal dapat jadi menu yang cocok untuk sahur. Makanan ini dapat membuat kenyang lebih lama dengan kandungan seratnya yang tinggi dan kemampuannya menyerap air.

    Serat beta-glucan di dalam oat dapat meningkatkan rasa kenyang dengan mendorong pelepasan hormon kenyang PYY dan menunda pengosongan perut.

    Menu oatmeal dapat dikreasikan dengan memberi tambahan susu, yoghurt, potongan buah-buahan, kacang-kacangan, hingga telur.

    3. Kentang Rebus

    manfaat kentang rebus untuk dietFoto: Getty Images/GMVozd

    Kentang terutama yang direbus dan dipanggang lebih mengenyangkan daripada makanan tinggi karbohidrat lainnya. Kandungan protein yang disebut proteinase inhibitor 2 (PI2) di dalamnya inilah yang bantu membuat kenyang dan menekan nafsu makan.

    Kentang rebus dapat ditaburi sedikit garam dan merica untuk menambah cita rasa. Menu ini juga bisa disantap bersama telur dan sayuran seperti buncis.

    4. Ikan

    Olahan ikan juga dapat menjadi menu sahur yang mengenyangkan. Protein dan asam lemak omega-3 yang tinggi di dalamnya berperan dalam meningkatkan rasa kenyang lebih lama.

    Dibandingkan dengan makanan hewani lainnya, protein ikan disebut mampu memberi efek lebih kuat terhadap rasa kenyang.

    Ikan dapat diolah menjadi berbagai menu, mulai dari digoreng, dikukus, dipanggang, maupun dijadikan sayur.

    5. Sayuran

    Konsumsi sayuran ketika sahur dapat memberi rasa kenyang lebih lama. Kandungan air dan serat di dalam sayuran inilah yang bisa mengenyangkan.

    Selain itu, sayuran yang lebih keras dan membutuhkan waktu lebih banyak untuk dikunyah seperti brokoli dan wortel dapat mengurangi rasa lapar dan asupan makanan, menurut beberapa penelitian.

    Terdapat banyak sekali menu sayur yang dapat disantap saat sahur, antara lain sayur sop, sayur bayam, tumis sawi, capcay, dan sayur oyong. Selain dijadikan sup, sayuran juga bisa direbus atau dikukus untuk cara memasak yang lebih simpel.

    6. Daging

    Olahan daging sapi maupun ayam tanpa lemak disebutkan dapat memberi efek kuat terhadap rasa kenyang. Karena itu, menu ini cocok disantap saat sahur agar tahan lapar seharian.

    Protein dalam daging yang tinggi berdampak lebih besar terhadap hormon yang berkaitan dengan rasa lapar dan nafsu makan daripada makanan tinggi karbohidrat.

    Daging sapi dan daging ayam dapat diolah menjadi berbagai menu sesuai selera. Mulai dari dijadikan sup, ditumis, digoreng, hingga dipanggang.

    7. Nasi Merah

    Ilustrasi Nasi MerahFoto: Getty Images/iStockphoto/NNK

    Orang Indonesia umumnya mengkonsumsi nasi putih. Akan tetapi, tak sedikit pula yang memakan nasi merah. Padahal, nasi merah dapat membuat kenyang lebih lama lho.

    Kandungan protein dan serat dalam nasi merah lebih tinggi dibandingkan nasi putih. Dua nutrisi tersebut berperan untuk mengenyangkan dan menekan nafsu makan. Di sisi lain, nasi jenis ini juga kaya akan antioksidan flavonoid yang bantu melawan radikal bebas.

    Nasi merah dapat dikonsumsi sebagai pengganti nasi putih. Nasi ini juga bisa disantap bersama berbagai menu lain yang sesuai selera sebagai lauk pauknya.

    Nah, itu tadi sederet menu sahur yang bisa membuat kenyang lebih lama.

    (azn/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Pria Wajib Batasi 5 Makanan Enak yang Bisa Picu Disfungsi Ereksi Ini


    Jakarta

    Disfungsi ereksi ternyata dapat dipicu karena asupan makanan yang salah. Bapak-bapak, sebaiknya hindari lima jenis makanan ini agar tak mudah loyo di ranjang.

    Keinginan setiap pasangan suami istri atau pasutri adalah memuaskan satu sama lain. Baik dalam kebutuhan sehari-hari maupun seksual. Memuaskan pasangan saat berhubungan intim juga disebut sebagai kunci langgeng dalam menjalin rumah tangga.

    Tetapi ada beberapa kondisi kesehatan yang dapat berdampak buruk pada kepuasan seksual. Salah satunya disfungsi ereksi yang dialami para pria dewasa sehingga gagal memberikan kepuasan baik bagi dirinya sendiri maupun kepada pasangannya.


    Disfungsi ereksi juga dapat dipicu dan semakin parah apabila tubuh mendapatkan asupan yang salah. Agar terhindar dari risiko tersebut sebaiknya bapak-bapak menghindari beberapa makanan yang dilarang oleh ahli.

    Berikut ini 5 makanan pemicu disfungsi ereksi menurut Cheap Medicine:

    Waspada! 5 Makanan Pemicu Disfungsi Ereksi Ini Bikin Bapak-bapak LoyoGorengan yang tinggi lemak wajib dihindari agar tak mengalami disfungsi ereksi. Foto: Getty Images/iStockphoto/zeljkosantrac

    1. Makanan tinggi lemak

    Efek samping mengonsumsi makanan tinggi lemak tak hanya dapat menimbulkan obesitas. Menurut penelitian pada jurnal yang diterbitkan oleh U.S National Library of Medicine endapan lemak jenuh juga dapat menyebabkan atherosclerosis.

    Kondisi ini merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut penyumbatan arteri atau pembuluh darah. Dampaknya aliran darah baik menuju jantung maupun seluruh tubuh akan tersumbat.

    Dampak jangka panjangnya aliran darah menuju alat vital juga akan terganggu. Jika dibiarkan, bagi pria dewasa, kondisi ini dapat memicu dan memperparah disfungsi ereksi.

    2. Alkohol

    Adalah hal yang awam bagi ahli kesehatan dan peneliti untuk melarang mengonsumsi alkohol. Manfaat dan efek sampingnya memang masih menjadi perdebatan, tetapi banyak ahli yang lebih setuju bahwa alkohol memberikan dampak buruk yang lebih banyak untuk tubuh.

    Konsumsi alkohol yang berlebihan dan terlalu sering dapat berdampak pada kepuasan seksual. Hal ini lantaran alkohol dapat memperparah kondisi disfungsi ereksi maupun kesehatan secara umum.

    Menurut beberapa penelitian sebanyak 72% pria dewasa yang mengonsumsi alkohol mengalami disfungsi ereksi yang parah. Untuk saat ini para peneliti masih mencari alasan yang lebih jelas terkait efek konsumsi alkohol dengan disfungsi ereksi.

    Makanan pemicu disfungsi ereksi lainnya ada di halaman selanjutnya.

    3. Gula

    Gula yang manis memiliki efek yang tidak pernah semanis rasanya. Konsumsi gula yang terlalu banyak menjadi alasan utama meningkatkan kasus obesitas baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

    Ternyata tak hanya berdampak pada berat badan, konsumsi gula yang tinggi juga dapat berdampak pada kesehatan seksual. Ketika tubuh mengalami obesitas pada pengendalian kadar hormon testosteron akan terganggu.

    Selain itu aliran darah pada arteri juga terganggu dan berdampak pada disfungsi ereksi. Hal ini membuat pria dewasa dianjurkan untuk menghindari berbagai asupan yang dapat memicu diabetes maupun obesitas.

    4. Kedelai

    Waspada! 5 Makanan Pemicu Disfungsi Ereksi Ini Bikin Bapak-bapak LoyoDibalik kedelai yang dianggap sehat, ternyata ada ancaman efek samping dari konsumsinya. Foto: Getty Images/iStockphoto/zeljkosantrac

    Sekelas asupan seperti kacang kedelai seringkali dianggap sebagai salah satu asupan makanan yang sehat. Faktanya kacang kedelai tetap memiliki efek buruk terhadap kesehatan tubuh.

    Konsumsi kacang kedelai yang berlebihan diungkapkan oleh ahli dapat memicu kondisi disfungsi ereksi pada pria dewasa. Hal ini telah dibuktikan pada penelitian Cancer Epidemiology Biomarkers & Prevention yang kemudian dipublikasi melalui jurnalnya.

    Alasannya karena asupan kacang kedelai ternyata dapat memengaruhi kadar protein di dalam tubuh. Kedelai yang mendominasi di dalam tubuh dapat menurunkan kadar protein yang efeknya mengganggu kadar testosteron dan memicu terjadinya disfungsi ereksi.

    5. Asupan tinggi garam

    Frasa ‘bagai sayur tanpa garam’ yang digunakan untuk menanyakan sesuatu yang kurang enak nampaknya tak bisa dibenarkan kali ini. Pada beberapa kondisi, menambahkan garam terlalu banyak pada makanan justru dapat menimbulkan efek negatif.

    Konsumsi garam yang berlebihan dapat memicu penumpukan sodium di dalam darah. Efeknya tubuh akan mengalami hipertensi dan mengganggu kesehatan kardiovaskuler.

    Seperti pada efek beberapa makanan lain, ketika aliran darah menuju jantung tersumbat juga dapat mengganggu arteri menuju organ vital. Hasilnya ketika seharusnya berereksi terjadi kegagalan akibat aliran darah yang tak baik.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com