Author: Import

  • 5 Tempat Back to Nature yang Ramah Anak, Murah, Sekitar Jakarta


    Jakarta

    Liburan back to nature adalah konsep memanfaatkan waktu melalui kegiatan yang lebih dekat dengan alam. Contoh kegiatannya adalah kunjungan ke kebun binatang, mencoba outdoor activity ramah lingkungan, dan kegiatan wisata edukasi lainnya.

    Tempat Wisata Back to Nature Ramah Anak dan Murah

    Berikut rekomendasi tempat wisata yang memungkinkan anak lebih dekat dengan alam.

    1. Taman Margasatwa Ragunan

    Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan (Jaksel) pada hari cuti bersama Waisak 2025, Selasa (13/5/2025).Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan Foto: Rumondang/detikcom

    Jam buka: Selasa-Minggu 07.00-16.00, Senin tutup


    Lokasi: Jl. RM Harsono Dalam Nomor 1, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

    Tiket masuk: tiket hanya bisa diperoleh online atau offline dengan kartu Bank DKI (Jakcard). Satu kartu bisa digunakan untuk satu rombongan asal saldo mencukupi.

    • Anak: Rp 3.000
    • Dewasa: Rp 4.000
    • Sepeda: Rp 1.000
    • Motor: Rp 3.000
    • Mobil: Rp 6.000
    • Bus sedang: Rp 12.500
    • Bus besar: Rp 15.000

    Harga tiket belum termasuk tarif fasilitas dan layanan lain di Taman Margasatwa Ragunan.

    Ragunan jadi pilihan tepat bagi keluarga menghabiskan liburan back to nature, dengan mengenal kehidupan hewan di lingkungan sekitar. Anak dan keluarga bisa melihat hewan dari dekat, ngasih makan, dan foto bareng. Di sini ada Pusat Primata Schmutzer, taman satwa anak, serta beragam atraksi hewan.

    “Di sini cocok buat keluarga yang mau liburan, bisa bawa tikar, dan enjoy the view. Ada banyak hewan, tumbuhan, variasi makanan. Nggak cuma hiburan, tapi juga pendidikan tentang konservasi dan pentingnya menjaga kelestarian alam. Tiketnya juga murah dan sangat luas,” tulis akun google stefan Purwanto dalam reviewnya.

    Dengan melihat dari dekat, anak tak sekadar kenal tapi juga tumbuh rasa cinta pada hewan. Buat yang mau ke sini sebaiknya pilih jam pagi, saat sinar matahari belum terik dan bisa menjelajah lebih jauh. Jangan lupa bawa stroller, teruatama jika membawa anak kecil, agar tidak terlalu capai.

    2. Kampung Konservasi RIMBUN

    Kampung Konservasi RimbunKampung Konservasi RIMBUN Foto: (Syanti/detikcom)

    Jam buka: setiap hari 08.00-21.00

    Lokasi: Jl. H. Jamat Nomor 11, Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten

    Tiket masuk: gratis

    Destinasi ini benar-benar memberikan full wisata edukasi buat keluarga yang berkunjung. Mulai dari pintu masuk hinga arena kafe dan resto, kita bisa melihat kebun sayur, area tanam padi, dan tempat penjualan hasil panen. Kita juga bisa mencoba menumpuk padi menjadi gabah dengan alu dan lesung.

    “Tempatnya bagus, nyaman, sejuk,dan adem sangat cocok buat piknik anak-anak SD atau sekedar jalan-jalan. Di sini juga tempat belajar yang asyik dan menyenangkan tentang tanaman. Tenaga pengajarnya profesional,” tullis akun google Khairun Nafa terkat review Kampung Konservasi RIMBUN.

    Kalau ke sini, jangan lupa naik getek yang tersedia di RIMBUN bersama tenaga profesionalnya. Kita juga bisa mencoba paket fieldtrip, kemah, dan paket wisata lain yang tersedia. Selama piknik di sini, wajib hati-hari karena jalanan mungkin sedikit licin usai hujan.

    3. Kampung Main Cipulir (KMC)

    Tempat berlibur yang banyak wahana tak hanya di area terbuka saja. Cipulir mempunyai tempat berlibur yang luas di antara komplek dan perkampungan warga, lho.Kampung Main Cipulir (KMC) Foto: Muhammad Lugas Pribady

    Jam buka: setiap hari 08.00-16.00

    Lokasi: Jl. Masjid Jami’ Nurul Yaqin Gang H. Ali Sairi Nomor 1A, Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

    Tiket masuk: Senin-Jumat Rp 7 ribu dan Sabtu, Minggu, hari libur Rp 8 ribu belum termasuk wahana dan fasilitas lain

    KMC adalah tempat outbond plus kolam renang yang menyediakan wisata edukasi back to nature. Kita bisa nanem pohon bersama tenaga profesional KMC, bersama rombongan dan pengunjung lain. KMC yang berada di lahan luas dan teduh ini sangat cocok buat kamu yang suka aktivitas di luar ruang (ourdoor).

    “Tempatnya bersiha dan aman untuk anak anak. Di sini ada arena dalam ruang, wahana bermain, musholla, dan kantin. Tempatnya sejuk kaya di Bogor dan cocok banget buat wisata keluarga. Di sini juga bersih, tapi kalau pas rame harus diperhatikan lagi,” tulis akun google review Moh Safa.

    Selain outbond dan wisata edukasi, di sini juga ada kolam renang dengan banyak permainan. Anak-anak bisa renang di sini bareng keluarga. Setelah lelah main-main, kita bisa makan dan istirahat di area kuliner atau duduk santai menikmati view serta area wisata yang terasa teduh.

    4. Taman Wisata Lebah (TWL)

    Taman Wisata Lebah di Cibubur tawarkan edukasi seru tentang lebah dan madu. Pengunjung bisa belajar budidaya lebah dan manfaat madu untuk kesehatan.Beternak lebah di Taman Wisata Lebah, Cibubur Foto: Hilalia Kani Juliana

    Jam buka: setiap hari 08.00-16.00

    Lokasi: Jl. Buperta Nomor 1, RT 8/RW 5, Cibubur, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur

    Tiket masuk: Senin-Jumat Rp 40 ribu, Sabtu-Minggu Rp 50 ribu

    Masuk TWL, kita disambut patung lebah yang sangat ikonik khas tempat wisata berikut kotak-kotak kayu berisi salah satu hewan paling produktif di dunia. Wisata edukasi di TWL sangat komprehensif mulai dari pengenalan jenis lebah, budidaya, pengambilan madu, hingga pengolahan produk turunan.

    “Untuk edukasi tentang lebah madu pastinya cukup puas. Ada pemandunya yang sangat informatif ke anak-amal. Habis wisata edukasi bisa langsung beli madu Pramuka di storenya. TWL ini cocok bagi semua umur untuk edukasi atau jalan-jalan di tempat teduh dan sejuk,” tulis review dari akun google Umar Wirahadi.

    Selain menyimak penjelasan, nonton video, praktik proses budidaya dan mengambil madu, kita bisa foto-foto di goa lebah. Setelah keliling TWL, kita bisa istirahat di kafe dan fasilitas lain yang tersedia. Buat tambahan, kita bisa lihat banyak kupu-kupu di TWL yang berperan dalam polinasi tumbuhan.

    5. Scientia Square Park (SQP)

    Mengisi libur akhir pekan yang bermanfaat tentunya jadi waktu yang sangt berharga. Nggak usah jauh-jauh, maen ditengah kota juga bisa asyik kok sambil ajak keluarga.Scientia Square Park Foto: Rachman Haryanto

    Jam buka: Senin-Jumat 07.00-20.00, Sabtu 06.00-22.00, Minggu 06.00-21.00

    Lokasi: Jl. Scientia Boulevard, Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten

    Tiket masuk: Senin-Jumat Rp 50 ribu, Sabtu-Minggu Rp 110 ribu tersedia piket bundling dengan wahana dan permainan.

    SQP bisa jadi pilihan tempat wisata berkonsep back to nature bagi warga Jabodetabek. Selain punya banyak pilihan wahana, kita bisa mencoba berbagai fasilitas kegiatan outdoor. Pilihan lain adalah foto dan kenalan dengan satwa di Teepee Barn, ngasih makan ikan koi dan hewan lain dalam kolam di Koi Feeding, atau main bersama kelinci di Bunnyville.

    Pilihan lainnya adalah interaksi dengan kerbau di David’s Family, lebih dekat dengan hewan di Petopia, dan mencoba nanem padi dalam program Paddy’s Field. SQP juga menyediakan program untuk orang dewasa dalam Kebun Kumara meliputi berbagai tahap berkebun. Mulai dari bikin kompos, menyiapkan lahan, memilih tanaman, mulai tanam, hingga perawatannya.

    Sebelum mengunjungi salah satu rekomendasi liburan back to nature, jangan lupa update info lewat medsos atau nomor kontak tempat wisata terkait. Pastikan layanan masih tersedia sebelum beli tiket dan menyusun itinerary selama di tempat wisata.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 20 Rekomendasi Wisata di Bekasi, Cocok untuk Keluarga



    Jakarta

    Bekasi memang identik sebagai kota industri, namun ternyata kota itu memiliki banyak destinasi wisata yang cocok untuk liburan bersama keluarga. Mulai dari wisata alam, taman edukasi, hingga wahana permainan, semuanya bisa ditemukan di sini.

    Meski Bekasi tak sepopuler Jakarta, Bogor atau Bandung terkait destinasi wisatanya. Tapi sebetulnya Bekasi juga punya beberapa destinasi yang menarik untuk dicoba oleh traveler dan keluarga.

    Berikut 20 rekomendasi destinasi wisata yang ada di Bekasi:

    1. Pantai Mekar

    Di sini traveler bakal disuguhkan dengan pesona laut dan juga keindahan hutan mangrove atau yang biasa dikenal sebagai bakau. Di wilayah Pantai Mekar juga terdapat jembatan bambu yang mana, traveler bisa mengabadikan momen kala berkunjung ke sana.


    Lokasinya di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi dan untuk jam buka mulai dari 08.00 hingga 22.00 WIB. Sementara untuk tiket masuknya traveler dibanderol harga Rp 5.000 per orang.

    2. Pantai Muara Beting

    Selain ada Pantai Mekar, Bekasi juga masih punya pantai lainnya yakni Pantai Muara Beting yang punya ciri khas pasir pantainya yang hitam. Walaupun punya lokasi di ujung utara Kabupaten Bekasi, tapi traveler perlu coba sesekali untuk menikmati keindahan alamnya.

    Melihat sunset, bermain pasir, dan menaiki perahu untuk menyusuri sungai yang terhubung ke laut jadi andalan aktivitas di sana. Berada di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, untuk masuk ke pantai ini traveler dikenakan biaya Rp 20 ribu per orang dan jam operasionalnya mulai dari 08.00-21.00 WIB.

    3. Curug Parigi

    Warga kerap menyebut Curug Parigi di Kota Bekasi sebagai miniatur Niagara. Sejumlah warga kerap mengunjungi ini lokasi ini sambil bersepeda.Curug Parigi di Kota Bekasi (Andi Saputra)

    Di Bekasi juga punya air terjun kecil yang bisa jadi tempat wisata buat traveler saat berada di wilayah tersebut. Curug Parigi juga dijuluki Air Terjun Niagara-nya kebanggan warga Bekasi versi lebih kecil.

    Masuk ke Curug Parigi ini traveler tidak dikenai biaya alias gratis. Alamatnya berada di wilayah Cikiwul, Bantar Gebang dan buka sejak jam 08.00 sampai 17.00 WIB.

    4. Taman Kota Bekasi

    Destinasi tanpa biaya lainnya di Bekasi, traveler bisa datang ke Taman Kota Bekasi yang adanya di kawasan Alun-alun M. Hasibuan. Selain cocok buat nyantai dan juga olahraga, Taman Kota Bekasi ini juga jadi tempat yang pas buat nyore.

    Berada di Jalan Veteran No. 46, Marga Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Dibuka setiap hari mulai pukul 06.00 sampai 22.00 WIB.

    5. Situ Rawa Gede

    Acara di Situ Rawa Gede Kota BekasiSitu Rawa Gede Kota Bekasi (bekasikota.go.id)

    Situ Rawa Gede ini adalah danau alami yang punya luas sekitar 7,3 hektar yang fungsi utamanya untuk resapan air sebagai penahan banjir. Fungsi lainnya juga jadi tempat wisata favorit, untuk menikmati tenangnya kawasan di sana.

    Buka setiap hari mulai dari 07.00-18.30 WIB saat weekday dan 07.00-20.00 WIB untuk weekend, tiket masuk ke Situ Rawa Gede ini di harga Rp 10 ribu per orang. Situ Rawa Gede beralamat di Jalan Rawa Gede, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

    6. Taman Buaya Indonesia Jaya

    Taman Buaya di BekasiTaman Buaya di Bekasi (Inaya Maimun Kanathania/detikcom)

    Agak sedikit berbeda dengan destinasi lainnya, Taman Buaya Indonesia Jaya ini adalah sebagai pusat edukasi bagi masyarakat yang ingin mengetahui tentang hewan buaya. Taman Buaya Indonesia Jaya juga digadang-gadang menjadi penangkaran buaya terbesar di Asia lho.

    Beralamat di Jalan Raya Serang-Cibarusah KM 3, Sukaragam, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, yang jam bukanya mulai dari 09.00-17.00 WIB. Dan harga tiket masuknya Rp 20 ribu untuk dewasa dan Rp 15 ribu untuk anak-anak.

    7. Gedung Juang 45 Bekasi

    Gedung Juang 45 Tambun usai direvitalisasi.Gedung Juang 45 Tambun (Agung Pambudhy)

    Bagi traveler yang senang menggali cerita sejarah, di Bekasi juga punya tempatnya yakni di Gedung Juang 45 yang jadi simbol perjuangan rakyat. Gedung Juang 45 kini diubah menjadi museum dengan koleksi berbagai macam artefak bersejarah.

    Gedung Juang 45 Bekasi juga yang memungut biaya bagi pengunjung yang masuk. Untuk traveler yang ingin ke sini, Gedung Juang 45 terletak di Jalan Sultan Hasanudin No. 39 Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan dan buka dari jam 09.00-16.00 WIB.

    8. Hok Lay Kiong Temple

    A woman lights a candle during the lunar New Year celebrations at the Hok Lay Kiong temple in Bekasi, Indonesia, Tuesday, Feb. 1, 2022. The celebration marks the Year of the Tiger in the Chinese Zodiac calendar. (AP Photo/Dita Alangkara)Hok Lay Kiong Temple (AP/Dita Alangkara)

    Destinasi bersejarah lainnya di Bekasi ada Hok Lay Kiong Temple, yang merupakan kelenteng paling tua di Bekasi umurnya kini kurang lebih 300 tahun. Hok Lay Kiong sendiri punya istana yang membawa rezeki juga harapannya orang yang berdoa di sana bisa mendapatkan rezeki.

    Lokasinya di Jalan Kenari I No. 1, Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Di buka mulai pukul 08.00 sampai 21.00 WIB dan tak ada biaya masuk.

    9. Camping Ground Kalam Kopen

    Camping Ground Kalam Kopen Bekasi.Camping Ground Kalam Kopen Bekasi. (Pesona Indonesia via direktoripariwisata.id)

    Buat traveler yang mencari tempat camping di wilayah Bekasi, nih ada di Camping Ground Kalam Kopen. Di sana juga punya aktivitas outbond lainnya seperti flying fox hingga spider wings.

    Letak Camping Ground Kalam Kopen berada di Jalan Waru Doyong No.87, Tambun Selatan, Bekasi. Buka selama 24 jam full dan untuk tiket masuk dikenai Rp 15.000 per orang.

    10. Restoran Saung Wulan Tambun Bekasi

    Di sini tentunya selain bisa makan, traveler juga akan disuguhkan dengan pemandangan alam yang indah. Jadi tempat healing bersama keluarga di tengah nuansa khas Jawa Barat dengan saung-saung yang menghiasi.

    Tempat ini beralamat di Jalan KH. Abu Bakar No. 60 Setiadarma, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Buka sejak 09.00 hingga 21.00 WIB.

    11. Deltamas Hill

    Destinasi ini dikenal juga sebagai Sabana Deltamas atau Deltamas Hill yang berada di kawasan Kota Deltamas. Di sana terdapat hamparan luas rumput yang sangat instagramable, Deltamas Hill juga sering digunakan pasangan-pasangan untuk menggelar sesi foto pre-wedding.

    Deltamas Hill berlokasi di Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi dan untuk jam bukanya dari pukul 06,00-18.00 WIB. Tak ada tiket masuk per orangnya, hanya saja traveler dikenakan biaya parkir sebesar Rp 20.000 untuk motor dan Rp 50.000 untuk mobil.

    12. Venetian Water Carnaval

    Venetian Water Carnaval ini ngasih pengalaman buat traveler yang ingin merasakan libur seperti berada di kota Venesia, Italia. Terdapat kolam renang yang punya berbagai ukuran, adapun wahana seperti berbagai macam seluncuran, ember tumpah, dan juga trampolin.

    Lokasinya berada di Jalan Raya Karang Satria No. 1-2, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Buka mulai dari jam 08.00 sampai 17.00 WIB dan tarif per orangnya dikenai Rp 40.000.

    13. Columbus Waterpark

    Taman bermain ar ini juga cocok banget buat traveler yang punya anak-anak dan ingin menikmati akhir pekan dengan bermain air. Di Columbus Waterpark juga terdapat seluncuran, ember tumpah, dan juga kolam renang-kolam renang dengan kedalaman yang berbeda-beda.

    Untuk traveler yang ingin berkunjung, Columbus Waterpark berlokasi di Jalan Mutiara Gading Timur No. 7, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi. Harga tiket dibanderol dengan Rp 45.000 per orang dan bukan mulai dari pukul 08.00-17.00 WIB.

    14. Galaxy Tirtamas Club

    Masih dengan nuansa rekreasi air, Galaxy Tirtamas Club juga menawarkan traveler beserta keluarga menikmati permainan air. Bukan hanya kolam renang saha, di sini juga terdapat wahana seru lainnya dan juga dilengkapi dengan pusat kebugaran hingga lapangan bulu tangkis.

    Traveler yang ingin ajak keluarganya ke sini, bisa menuju ke Jalan Boulevard Barat Raya No. 1, Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Per orang dikenakan Rp 30.000 dan buka mula dari jam 07.00 sampai 20.000 WIB.

    15. Sirkus Waterplay

    Tempat ini punya kombinasi yang menarik, sirkus tapi dipadukan dengan rekreasi air. Sehingga saat traveler datang bersama keluarga ke sini akan mendapatkan pengalam yang seru.

    Berlokasi di Jalan Wibawa Mukti II No, 4, Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Untuk tiket masuk seharga Rp 30.000 per orang dan buka mulai pukul 08.00-17.00 WIB.

    16. Transera Waterpark

    Nah untuk waterpark ini menawarkan kesan lain dari yang lain, Transera Waterpark menyuguhkan traveler suasana khas Afrika. Dari muai maskotnya yakni macan tutul sampai pepohonan yang rimbun.

    Di sini juga ada zona basah dan zona kering, sehingga traveler bisa jajal keduanya dengan asik. Buka setiap hari mulai jam 10.00 – 17.30 WIB (weekday) dan jam 08.30-18.00 (weekend), harga per orangnya Rp 30.000, terletak di Kota Harapan Indah Boulevard Kavling V Sektor VI, Pusaka Rakyat, Tarumajaya, Bekasi.

    17. Go! Wet

    Go! Wet merupakan taman yang memiliki berbagai jenis kolam dengan fungsi yang beragam seperti Go! Lazy yang dirancang untuk bersantai di aliran air yang tenang, kolam renang khusus untuk berolahraga, hingga kolam dengan ombak buatan. Selain itu, tersedia juga berbagai wahana menarik seperti seluncuran dan teater 5D.

    Berada Jalan Southern Boulevard Kav 1, Lambang Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi dan buka mulai dari jam 09.00 hingga 17.00 WIB. Untuk harga per orangnya di weekdays Rp 70.000 dan di weekend Rp 100 ribu.

    18. Trans Snow World Bekasi

    Traveler yang mau main salju buat liburan, wajib datang ke Trans Snow World Bekasi. Tempat wisata ini lagi banting harga khusus buat temani liburan kamu!Trans Snow World Bekasi (Agung Pambudhy)

    Taman bermain ini menawarkan area bermain salju buatan yang berada di dalam ruangan. Pengunjung dapat merasakan sensasi bermain lempar-lemparan salju layaknya di negara-negara bersuhu dingin.

    Di lokasi ini juga tersedia lereng buatan yang bisa digunakan untuk berseluncur menggunakan ban atau bermain ski. Buka setiap hari mulai jam 10.00-18.00 WIB dengan tiket masuk Rp 200 ribu, Trans Snow World Bekasi beralamat di Jalan Cut Mutia No. 180, Margahayu, Kecamatan Bekasi timur, Kota Bekasi.

    19. Snow World International Mall Revo Town

    Selain Trans Snow World Bekasi, terdapat juga Snow World International yang berlokasi di Revo Mall. Di sana, traveler dapat menikmati berbagai aktivitas seru seperti bermain lempar salju, membuat boneka salju, hingga menaiki kereta luncur.

    Berlokasi di Ravo Mall Lapangan Parkir Utara, Jalan Ahmad Yani, Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Tiketnya masuknya Rp 100 ribu per orang dan buka mulai 11.00-18.00 WIB (weekday) dan 10.00-18.30 WIB (weekend).

    20. Fun Park Bekasi

    Fun Park Bekasi adalah salah satu taman air yang cukup terkenal di kawasan Bekasi, tempat ini menjadi pilihan tepat untuk rekreasi bersama keluarga. Di dalamnya tersedia berbagai kolam renang dengan ukuran yang bervariasi, beragam wahana seluncuran seru, serta area-area menarik untuk berfoto.

    Alamatnya berada di Jalan Raya Bekasi Timur Regensi No 1, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi. Buka setiap hari mulai pukul 08.00-16.00 WIB dan tiket masuknya seharga Rp 15.000.

    (upd/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Objek Wisata Alam di Kuningan, Ada Hutan Tengah Kota



    Kuningan

    Kabupaten Kuningan memiliki objek wisata baru Kajene Forest. Tempat ini menjadi hutan kota pertama di jantung kota.

    Forest Kajene berada di Jalan Siliwangi Cigembang, Kelurahan Purwawinangun, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Dibangun di lahan seluas 6 hektare, objek wisata hutan kota swasta itu diyakini dapat menjadi magnet bagi wisatawan baik lokal, regional, atau internasional datang ke Kabupaten Kuningan.

    Berbagai fasilitas tersedia di sini, di antaranya Minara Goodies (pusat oleh-oleh), Minara Mart (mini market), Minara Food Park (kuliner) dan Minara House (kafe).


    Arti Nama Kajene dan Minara

    Merujuk arsip detikjabar, nama Kajene diambil dari sejarah Kabupaten Kuningan pada era Kerajaan Pajajaran saat dipimpin oleh seorang adipati yang bijaksana bernama Arya Kamuning. Nama Kajene disematkan oleh Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati saat menjalankan misi menyebarkan Islam ke wilayah ini.

    Kajene berarti kuning atau emas yang juga berarti keagungan, dihormati dan dimuliakan. Nama itu dipilih dengan harapan area itu menjadi ikon Kabupaten Kuningan dan menjadi hutan kota swasta terbaik di Indonesia.

    Adapun Minara yang disematkan pada sejumlah fasilitas wisata di sana mempunyai makna filosofi yang dalam. Nama Minara berasal dari Bahasa Sansakerta yang artinya pencuri hati.

    Kajene Forest memiliki pembeda dengan berada di kawasan hutan yang semula hijau rimbun dan di antara pohon besar. Bahkan menjadi kawasan konservasi yang lebih tertata dan nyaman karena tidak satupun pohon-pohon besar di kawasan ini yang ditebang.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Aroma Dupa dan Mistis di Goa Panggung, Petilasan Embah Jaga Lautan



    Pangandaran

    Goa Panggung Pangandaran diyakini petilasan Embah Jaga Lautan, putra Nyi Roro Kidul, kini menjadi lokasi semedi dan ziarah. Aroma dupa dan suasana mistis menyambut pengunjung.

    Goa itu berada sekitar 100 meter dari pintu masuk timur Pantai Pangandaran. Embah Jaga Lautan mendapatkan wangsit dari Nyi Roro Kidul dalam mimpinya harus semedi di Goa Panggung.

    Dulu Embah merupakan sosok yang ditugaskan menjaga lautan di wilayah pesisir Jawa Barat, umumnya lautan Nusantara.


    Sepintas Goa Panggung Pangandaran terlihat seperti lubang karang yang terbelah dua. Untuk menuju goa yang ada makom Embah Jaga Lautan pengunjung harus melewati 10 anak tangga.

    Saat memasuki goa dan menuju makom Mbah Jaga Lautan, tercium aroma harum dupa, suasana mistis di dalamnya cukup kuat. Bahkan, taburan bunga di atas makom itu selalu terisi.

    Goa Panggung, Pangandaran.Goa Panggung, Pangandaran. (Aldi Nur Fadillah)

    Lima meter sebelah kanan makom terdapat goa kecil yang menjadi tempat peziarah bersemedi. Bahkan, gulungan tikar bekas sesaji kerapkali masih tersimpan di dalam goa kecil tersebut.

    Selain dikunjungi menjadi lokasi wisata, konon goa tersebut menjadi tempat semedi banyak orang dari berbagai daerah. Bahkan, ada juga yang melakukan kegiatan semedi sampai berhari-hari.

    Juru Kunci Gua Panggung Edwar (59) mengatakan pengunjung ke Goa Panggung sangat bervariatif. Selain untuk mengetahui sejarah Nyi Roro kidul, kata dia, banyak yang mengaku dapat wangsit untuk semedi di goa tersebut.

    “Mereka biasa datang dari Cirebon, Karawang dan lainnya, dengan tujuan Ya mungkin ada wangsit apa ke sini, ziarah ke sini kayak gitu,” kata Edwar dikutip dari detikjabar, Minggu (13/7/2025).

    Goa Panggung, Pangandaran.Goa Panggung, Pangandaran. (Aldi Nur Fadillah)

    Selain itu, pengunjung yang bersemedi datang saat weekdays atau momen wisatawan sepi.

    “Selain di luar jadwal hari weekday atau hari weekend, ada juga mereka yang datang malam hari. Bahkan saya juga harus jaga dan memastikan tidak membuat hal atau terjadi yang tidak diinginkan,” kata dia.

    Edwar mengatakan sudah datang ke Goa Panggung itu sejak pukul 06.00 WIB pagi dan pulang pukul 17.00 WIB.

    “Biasanya sampe sore itu sesuai jadwal bukanya aja, kecuali ada yang mau semedi pasti saya jagain,” katanya.

    ***

    Artikel ini sudah lebih dulu tayang di detikjabar. Selengkapnya klik di sini.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Kota Sejuk di Indonesia yang Cocok buat Pensiunan



    Salatiga

    Indonesia ternyata punya beberapa kota yang sejuk dan enak sebagai tempat beristirahat. Kota-kota ini juga cocok untuk pensiunan. Kota mana saja?

    Saat pensiun, biasanya kita mendambakan kehidupan yang tenang di pedesaan. Kota-kota berikut ini bisa jadi jawaban buat kamu yang mencari tempat untuk pensiun. Berikut ulasannya:

    1. Salatiga

    Kota pertama adalah Salatiga di Jawa Tengah. Kota mungil ini punya cuaca yang sejuk. Lokasinya yang berada cukup tinggi menjadikan cuaca sejuk menjadi teman sehari-hari.


    Selain itu, suasana yang relatif sepi menjadikan kota ini sangat cocok untuk pensiunan menikmati slow living. Tertarik buat pensiun di Salatiga?

    2. Temanggung

    Berikutnya ada Temanggung yang juga ada di Jawa Tengah. Kota sejuk ini berada di atas ketinggian. Sama seperti Salatiga, Temanggung juga menawarkan kehidupan slow living pedesaan.

    Kota yang terkenal dengan tanaman tembakaunya ini juga punya beberapa tempat wisata menarik, dari Wisata Alam Posong hingga gunung Sindoro-Sumbing.

    3. Wonosobo

    Wonosobo juga masuk ke dalam daftar. Cuaca yang dingin dan sejuk akan membuat traveler betah tinggal di sini, apalagi bagi Anda-anda yang sudah memasuki masa pensiun.

    Di Wonosobo, ada dataran tinggi Dieng dengan aneka pesona wisata alam dan budayanya. Sangat cocok untuk ditinggali oleh pensiunan. Oh iya, harga sayur mayur di sini murah.

    4. Malang

    Kota berikutnya ada di Jawa Timur, yaitu Malang. Kota berhawa sejuk ini cocok ditinggali di masa tua. Bayangkan bisa menghirup udara segar pegunungan setiap harinya.

    Di Malang juga ada banyak spot wisata, dari pemandian hingga wisata sejarah, dijamin tidak akan bosan tinggal di kota ini.

    5. Ende

    Terakhir ada kota Ende di NTT yang juga cocok untuk tempat pensiun. Kota tempat kelahiran Pancasila ini relatif sepi, namun udaranya sejuk khas pegunungan.

    Wajar karena di Ende ada gunung Kelimutu dengan danau tiga warna yang memesona. Masyarakatnya yang ramah juga akan membuat Anda betah tinggal di sana.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Tempat Wisata Pegunungan yang Bisa Ditempuh dengan Motor



    Semarang

    Traveler bisa kok menikmati keindahan ketinggian tanpa harus capek mendaki. Beberapa gunung ini bisa dituju dengan sepeda motor lho.

    detikTravel telah merangkum, Sabtu (12/7/2025) wisata pegunungan yang bisa ditempuh dengan sepeda motor. Apa saja? Berikut ulasannya:

    1. Gunung Telomoyo

    Gunung Telomoyo, Magelang, Minggu (4/9/2022).Gunung Telomoyo, Magelang Foto: Eko Susanto/detikJateng

    Gunung Telomoyo terletak di wilayah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang. Gunung ini kerap dijadikan sebagai destinasi Sunday morning riding (Sunmori) oleh para pesepeda motor. Di atas puncaknya, kita bisa menyaksikan pemandangan lautan awan.


    Selain itu, kita juga bisa menyaksikan gagahnya gunung-gunung lain.

    Harga tiket masuk untuk menuju puncak Gunung Telomoyo via Ardat Dalangan adalah Rp15.000 per orang. Selain itu, pengelola juga menyediakan persewaan sepeda motor dengan harga per unitnya sebesar Rp 70.000 hingga Rp 100.000 (khusus sunrise).

    Jika ingin merasakan sensasi yang berbeda ketika berkendara menuju puncak Gunung Telomoyo, detikers juga bisa memilih untuk menyewa Jeep. Harga sewa per unitnya adalah Rp400.000 yang bisa membawa lima orang penumpang.

    2. Dieng Plateau

    Traveler bisa menikmati suasana pegunungan di Dieng dan menjangkaunya dengan sepeda motor. Diantaranya yaitu Bukit Sikunir, Telaga Warna dan Telaga Pengilon, Kawah Sikidang, Candi Arjuna Compelx dan Dieng Plateau Theater.

    Namun perlu diperhatikan juga cuaca dan kabut yang menghalangi visibilitas di tengah jalan yang curam, menanjak dan licin.

    3. Gunung Ungaran

    Gunung Ungaran memiliki ketinggian 2.050 meter di atas permukaan laut. Ketinggian ini cocok bagi pendaki pemula yang mulai menggeluti hobi mendaki.

    Tak hanya wisata alam, daya tarik Gunung Ungaran juga terdapat situs bersejarah yakni Candi Gedong Songo yang merupakan peninggalan Kerajaan Medang abad ke-9. Selain itu, sederet puncak Gunung Ungaran begitu mengesankan. Gunung ini memiliki tiga puncak yakni Botak, Gendol, dan Ungaran. Puncak Ungaran merupakan puncak tertinggi di gunung tersebut.

    Untuk mencapai puncak, pendaki bisa melalui jalur Medini serta Promasan atau Gedongsongo. Bila ingin cepat sampai ke puncak, kamu bisa motoran ke Basecamp Promasan dari Pasar Boja, Kendal.

    4. Kawah Putih Ciwidey

    Kawah Putih berada di Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat bisa juga dijangkau dengan sepeda motor kok. Kamu harus membayar tiket masuk dan restribusi motor.

    5. Puncak, Bogor

    Kawasan Puncak, Bogor sering menjadi destinasi liburan singkat warga Jabodetabek, salah satunya karena kemudahan bepergian ke sana. Puncak bisa dinikmati dengan sepeda motor.

    Banyak tempat wisata yang menawarkan pemandangan dari ketinggian dengan suasana yang sejuk. Serta jalannya yang berkelok dan menanjak menjadi tantangan tersendiri bagi pemotor.

    (sym/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Wahana, Harga Tiket, serta Jam Buka


    Jakarta

    Tropikana Waterpark Cibinong hadir sebagai pilihan destinasi wisata air indoor bagi keluarga Bogor dan sekitarnya. Didesain dengan vibe tropis dan Instagramable, Tropikana Waterpark Cibinong bisa jadi alternatif liburan singkat bareng keluarga dan orang-orang terdekat.

    Daya Tarik Tropikana Waterpark Cibinong

    Spot wisata ini menyediakan aneka wahana yang aman bagi anak-anak, dengan warna-wani cerah yang kental dengan suasana pantai. Tentunya, pengunjung bisa main air atau renang dalam kondisi cerah dan hujan karena tersedia di dalam ruang.

    Pilihan wahana di Tropikana Waterpark Cibinong terdiri dari:


    Baby pool

    Tropikana Waterpark Cibinong memiliki konsep kolam renang indoor yang kids friendly.Tropikana Waterpark Cibinong Foto: Instagram @tropikana.waterpark

    Kolam ini didesain untuk anak kecil yang ingin renang bersama orang tua. Anak kecil bisa berenang tanpa takut tenggelam atau bercampur dengan orang dewasa.

    Massage pool

    Pengunjung di kolam massage pool bisa main air dengan water spray yang tersedia. Tentunya anak dan orang tua bisa main air bersama menghabiskan waktu liburan.

    Kiddie pool

    Tropikana Waterpark Cibinong memiliki konsep kolam renang indoor yang kids friendly.Tropikana Waterpark Cibinong Foto: Instagram @tropikana.waterpark

    Kolam ini menyediakan perosotan dan permainan lain tepat di tengah kolam. Kiddie pool lebih cocok untuk anak lebih besar yang bisa bertindak lebih hati-hati, tanggung jawab, dan bisa antri.

    Wave pool

    Di sini, kolam didesain memberi wave-wave kecil yang cocok untuk keluarga renang bareng. Gelombang ini bikin pengunjung seperti berenang di pinggir pantai atau danau di alam bebas.

    Water fountain

    Nah, wahana ini adalah tempat anak dan keluarga yang ingin lanjut main air. Di sini ada water spray yang ditanam di dasar kolam dan menyemporkan air ke atas. Di kolam ini juga ada patung lucu yang diletakkan di tengah kolam.

    Setelah main-main air, pengunjung bersama keluarga bisa makan bareng di zona kuliner dengan menu main course, camilan, dessert, dan aneka minuman. Di Tropikana Waterpark Cibinong tentunya tersedia ruang ganti, kamar mandi, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya

    Harga Tiket Tropikana Waterpark Cibinong

    Tarif masuk Tropikana Waterpark Cibinong pastinya terjangkau bagi keluarga Jabodetabek dan area sekitarnya.

    • Tiket masuk: Rp 59 ribu untuk anak dan pendamping

    Dikutip dari Instagram Tropikana Waterpark, harga ini berlaku di weekdays (Senin-Jumat) dan Weekend (Sabtu-Minggu) serta libur nasional.

    Jam Buka Tropikana Waterpark Cibinong

    Keluarga yang ingin liburan di Tropikana Waterpark Cibinong wajib berkunjung di jam operasional berikut

    • Senin-Jumat: 09.00-18.00
    • Sabtu, Minggu, libur nasional: 08.00-18.00
    • Lokasi: Robinson City Point Cibinong Jl. HR. Lukman Nomor 29, Cirimekar, Cibinong, Bogor.

    Selain renang dan main air, anak dan keluarga bisa ambil foto di spot estetik yang tersebar di seluruh wahana. Sebelum berkunjung jangan lupa cek medsos Tropikana Waterpark Cibinong supaya nggak ketinggalan diskon, promo, dan program lain yang menarik buat pengunjung.

    (row/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 7 Tempat Sunrise Tercantik Selain Bromo, tapi Masih Sepi



    Jakarta

    Banyak tempat cantik yang punya sunrise memikat yang tak kalah indah dari Bromo lho. Serta tempat-tempat ini juga tak ramai wisatawan.

    detikTravel telah merangkum, Sabtu (12/7/2025) destinasi yang memiliki sunrise memukau yang bisa jadi pilihan kamu berwisata.

    1. Gunung Prau, Dieng

    Lansekap Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing terlihat sangat mempesona dari Gunung Prau. Momen matahari terbit pun seakan membuat nuansa menjadi romantisLansekap Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing terlihat sangat mempesona dari Gunung Prau. Momen matahari terbit pun seakan membuat nuansa menjadi romantis Foto: Rifkianto Nugroho

    Gunung Prau terkenal dengan sunrisenya yang indah lho. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2.565mdpl dengan trek relatif mudah dan cocok untuk pemula. Gunung Prau menawarkan pemandangan matahari terbit yang spektakuler dengan latar belakang perbukitan dan lembah yang hijau.


    2. Bukit Sikunir, Dieng

    Masih di Dieng, Jawa Tengah, Bukit Sikunir juga menawarkan pemandangan matahari terbit dengan golden sunrise di atas lautan awan dan pemandangan pegunungan di sekitarnya. Cukup ramai peminat sunrise di sini, jadi traveler harus berpandai-pandai mengatur waktu.

    3. Taman Nasional Baluran, Banyuwangi

    Terdapat beberapa spot sunrise cantik di Taman Nasional Baluran. Diantaranya Pantai Bama, Savana Bekol dan Pantai Pandean. Kamu tinggal pilih, apakah ingin menari terbit menyinari lautan atau sunrise berlatar padang savana.

    4. Danau Toba

    Bergeser ke Sumatera, sunrise cantik bisa kamu nikmati di Danau Tona. Terdapat banyak spot yang bisa datangi untuk menikmati sunrise dengan latar Danau Toba yaitu Bukit Beta di Samosir, Bukit Holbung, Menara Pandang Tele, Geosite Sipinsur, Bukit Tarabunga dan lainnya.

    5. Kawah Ijen, Banyuwangi

    Foto dokumen Kawah Ijen Kawah Ijen Foto: Ardian Fanani/detikJatim

    Menikmati sunrise di Kawah Ijen, indahnya seperti di dalam lukisan. Kamu bisa mendapatkan blue fire dan juga sunrise memukau bila datang ke sini.

    Adapun waktu terbaik datang ke Kawah Ijen supaya liburan mu maksimal adalah saat musim kemarau (April-Oktober). Saat itulah cuaca cerah, jalur kering, sunrise dan blue fire lebih jelas.

    6. Candi Borobudur, Magelang

    Candi Buddha terbesar di dunia ini juga punya pemandangan matahari terbit yang hangat dan memukau. Namun kamu hanya bisa menikmatinya jika menginap di Hotel Manohara dan mengikuti tur sunrise.

    Traveler harus tahu nih, sekarang telah ada pembatasan untuk naik ke stupa Borobudur.

    7. Pantai Lovina, Bali

    Pantai Lovina tak hanya terkenal dengan lumba-lumbanya, tetapi juga merupakan salah satu spot menikmati matahari terbit dengan pemandangan laut yang luas. Jadi kamu dalam trip meilhat lumba-lumba bisa sekalian menikmati pesona sunrise tak kalah elok.

    (sym/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Wajah Terkini Rumah Kentang-Gedong Setan, Urban Legend Bandung yang Dulu Seram



    Bandung

    Bandung punya beberapa Urban Legend yang terkenal angker. Tapi itu dulu, sekarang tempat-tempat itu sudah tidak seram lagi. Seperti apa penampakannya sekarang?

    Kota Bandung menyimpan sejumlah misteri yang menyelubungi sejumlah tempat-tempat bersejarah di sana. Cerita berbau mistis hidup dari masa ke masa melalui penuturan masyarakat yang tinggal di sekitar tempat tersebut.

    Cerita-cerita itu pun menjelma sebagai Urban Legend yang populer. Banyak wisatawan yang justru penasaran dengan cerita itu, lalu mendatangi tempat yang dimaksud.


    Tahun terus berganti, kini sejumlah situs sejarah tempat kemunculan urban legend tersebut mulai mengalami pemugaran. Bagaimana kondisinya sekarang?

    1. Rumah Kentang

    Rumah posisi hoek yang terletak di Jalan Banda nomor 18 ini sejak lama terkenal dengan nama “Rumah Kentang”. Nama tersebut muncul bukan tanpa alasan. Konon, masyarakat setempat kerap mencium aroma kentang yang menyeruak dari rumah tersebut di sore hingga malam hari.

    Cerita yang paling santer terdengar adalah bahwa bau kentang tersebut berasal dari anak orang Belanda yang tewas tercebur ke dalam kuali panas berisi kentang.

    Rumahnya yang sepi tampak tak berpenghuni, dipadukan dengan gaya bangunan khas era kolonial Belanda, menambah kesan misterius di benak orang yang melintasinya.

    Rumah Kentang berubah jadi restoranRumah Kentang berubah jadi restoran Foto: Putu Intan/detikcom

    Namun, mitos tragedi kuali kentang tersebut ternyata pernah dibantah oleh penjaga Rumah Kentang, Pramutadi.

    Melalui wawancaranya dengan Tim detikJabar dan Komunitas Aleut pada tahun 2020, ia mengatakan bau kentang tersebut berasal dari bau tanaman yang ditanam oleh penghuni rumah. Kala itu, dia menyebut bahwa rumah tersebut sempat dihuni oleh ahli botani.

    Di saat wawancara tersebut, rencana pemugaran Rumah Kentang telah mulai dilaksanakan. Hasilnya adalah sebuah kafe bernama sama, yakni “Roemah Kentang 1903”.

    Kafe tersebut diluncurkan di pengujung tahun 2020 dan masih beroperasi hingga saat ini. Bahkan, tempat ini kerap digunakan untuk berbagai acara seperti gathering hingga pernikahan.

    Berdasarkan pantauan di lokasi, kafe tersebut masih mempertahankan bentuk bangunan aslinya. Sejumlah bagian bangunan seperti kusen jendela, beberapa daun pintu hingga ventilasi pun masih menggunakan apa yang sudah eksis di Rumah Kentang sebelumnya.

    Sang pemilik kafe, Arys Buntara mengaku tidak pernah mencium adanya aroma kentang dari rumah tersebut ketika proses pembangunan berlangsung hingga saat ini.

    “Enggak pernah cium ada bau kentang sih. Dari cerita penjaganya, memang dulu ada ahli botani yang suka menanam di sini. Katanya ada bunga yang baunya seperti kentang. Tapi enggak tahu juga bunganya yang mana,” ungkap Arys, Jumat (27/6/2025).

    Urban legend di Bandung.Rumah Kentang Foto: Nur Khansa Ranawati/detikJabar

    Namun, bukan berarti misteri sepenuhnya lenyap. Arys mengaku terdapat beberapa hal ‘di luar nalar’ yang terjadi saat renovasi berlangsung maupun saat operasional kafe sudah berjalan. Salah satunya adalah tukang bangunan yang tiba-tiba berpindah tempat saat tertidur.

    “Ada juga karyawan yang dia kekeuh bilang sedang ngobrol dengan karyawan lain di lantai atas. Eh, pas dilihat di CCTV, ternyata dia ngobrol sendiri,” ungkap Arys seraya tertawa.

    Ia juga menuturkan bahwa Rumah Kentang sempat digunakan kelompok teosofi Freemasonry “Loji Hermes” di Kota Bandung untuk beraktivitas.

    Beberapa artefak peninggalan seperti dua pilar besar, jubah, hingga pedang yang identik dengan kegiatan kelompok Freemasonry ditemukan saat ia melakukan renovasi.

    “Sampai sekarang masih disimpan. Pilarnya sengaja kita pajang sebagai unsur sejarah tempat ini,” jelasnya.

    2. Hantu Ambulans Jalan Bahureksa

    Entah sudah berapa dekade sebuah ambulans tua terpakir di depan rumah di Jalan Bahureksa nomor 15. Yang jelas, cerita kengerian ambulans Mercy Rubor buatan tahun 1961 tersebut telah tersebar luas di masyarakat sejak lama.

    Salah satu versi cerita yang terkenal adalah bahwa ambulans tersebut sempat dipakai mengangkut satu keluarga yang seluruhnya tewas karena kecelakaan. Setelah digunakan untuk mengangkut jasad keluarga tersebut, ambulans kemudian diparkir di depan rumah Jalan Bahureksa nomor 15.

    Sejak saat itu, ambulans tersebut disebut berhantu dan tidak dapat dipindahkan ke manapun oleh orang lain. Ada juga versi yang menyebut bahwa ambulans kerap terlihat berkeliaran sendiri tanpa pengemudi di malam hari. Kisahnya bahkan sempat diangkat ke film layar lebar berjudul Hantu Ambulance di 2008.

    Urban legend di Bandung.Rumah Jalan Bahureksa 15 Bandung Foto: Nur Khansa Ranawati/detikJabar

    Rumah tua di Jalan Bahureksa nomor 15 bukan tidak berpenghuni. Beberapa kali rumah tersebut beserta area di sampingnya disewa untuk tempat komersial seperti distro, tempat fotokopi, hingga salon.

    Di tahun 2008, empat anak muda Kota Bandung menyewa rumah tersebut dan mengubahnya menjadi sebuah distro yang dinamai “Ambulans Shop”.

    Di tahun 2012, salon khusus rambut gimbal bernama Dreadock Studio juga mulai beroperasi di area tersebut, masih dengan ambulans horor terparkir di depan toko mereka.

    Namun, mitos mistis soal ambulans tersebut akhirnya tumbang di tahun 2016. Kala itu, keluarga sang pemilik ambulans menjual ambulans tersebut ke Parung, Bogor. Sang Legenda yang konon tak bisa dipindah tersebut akhirnya berhasil diangkut ke kota lain, tanpa pernah kembali.

    Tahun berganti, saat ini kisah ambulans horor tak lagi menghantui Jalan Bahureksa. Rumah di Jalan Bahureksa nomor 15 sudah berubah menjadi sebuah restoran. Berdasarkan pantauan detikJabar, tak ada jejak keberadaan ambulans yang tersisa.

    Restoran yang dinamai “Republic” tersebut terlihat masih mempertahankan bentuk bangunan jadulnya, baik dari fasad luar maupun di bagian dalam bangunan.

    Terdapat tambahan area duduk dengan nuansa interior modern dan minimalis. Dengan situasi saat ini, agaknya tak ada yang menyangka bahwa pernah ada legenda mistis yang tersemat di tempat tersebut.

    3. ‘Gedong Setan’

    Gereja Katolik Bebas Santo Albanus adalah salah bangunan yang tak lepas dari cerita mistis warga Kota Bandung. Terletak hanya sekitar 300 meter dari Rumah Kentang, bangunan Gereja Anglikan ini memiliki julukan “Gedong Setan”.

    Usut punya usut, julukan tersebut muncul karena bentuk bangunan di Jalan Banda nomor 26 ini terkesan misterius. Desas-desus di antara warga pun menyebut bahwa sering terdengar suara radio transistor berbunyi keras dengan bahasa Belanda dari dalam gedung tersebut.

    Bahkan ada pula yang mengaku mendengar suara orang bercakap-cakap dalam Bahasa Eropa. Bangunan Gereja Santo Albanus sendiri dibangun pada tahun 1920, oleh seorang arsitek ternama Belanda Ir. F.J.L. Ghijsels.

    Urban legend di Bandung.Gedong Setan sekarang Foto: Nur Khansa Ranawati/detikJabar

    Serupa dengan Rumah Kentang, gereja ini salah satunya difungsikan oleh kelompok Freemasonry untuk beraktivitas. Penggunaan gedung ini sebagai markas Freemasonry hanya berlangsung hingga 1930an, sebelum akhirnya pindah ke Oclottpark yang sekarang jadi mal Bandung Indah Plaza.

    Gedung tersebut juga pernah menjadi tempat kursus Bahasa Belanda di era kolonial Belanda. Bangunan Gereja Santo Albanus saat ini terdaftar sebagai Cagar Budaya tipe A oleh Pemerintah Kota Bandung dalam Perda No. 19 tahun 2009.

    Oleh karena itu, proses pemugaran bangunan gereja yang masih berlangsung hingga saat ini sempat menuai protes dari masyarakat, khususnya pecinta sejarah.

    Setelah bertahun-tahun sempat terkesan terbengkalai dan digunakan sebagai parkir liar, saat ini pembangunan yang terbilang besar tengah berlangsung di kompleks gereja tersebut.

    Berdasarkan pantauan di lokasi, per 27 Juni 2025, sudah berdiri bangunan bertingkat berdinding kaca dan bernuansa modern di belakang fasad bangunan utama Gereja Santo Albanus.

    Area gereja sendiri masih dipagari seng mengingat pembangunan yang belum selesai. Wujud bangunan asli gereja di area depan tampak tak banyak berubah, meskipun tulisan “S. Albanus” Geredja Katholik Bebas yang sebelumnya terpatri di bagian muka bangunan saat ini tak lagi ada.

    Belum jelas bangunan apa yang akan dibangun dan dikembangkan di kompleks gereja tersebut. Namun, berdasarkan keterangan dari stempel Pemerintah Kota Bandung yang tertera di luar area pembangunan, proyek ini masih merupakan “Proyek Keagamaan”.

    Proyek ini terdaftar dengan Nomor Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) SK-PBG-327309-12072022-001 tertanggal 12 Juli 2022. Bangunan yang direnovasi termasuk ke dalam golongan Bangunan Tidak Sederhana, dengan jumlah lantai mencapai enam lantai.

    Akankah pemugaran Gereja Santo Albanus ini sekaligus perlahan mengikis cerita-cerita mistis yang menyertainya?

    ———

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com