Author: Import

  • Daftar Hotel Tarif Rp 3 Jutaan per Malam, Dapat Fasilitas Apa Saja?


    Jakarta

    Dengan tarif hotel Rp 3 juta per malam, tamu bisa memperoleh layanan bintang 5 yang bersifat private dan personal. Apa saja ya fasilitas yang bakal didapatkan para tamu yang menginap di kamar itu?

    Hotel menyediakan berbagai fasilitas dan layanan bagi pengunjung sesuai keperluannya. Semakin kompleks kebutuhannya maka service yang tersedia juga makin lengkap yang dibuktikan dengan banyaknya bintang. Salah satu bintang paling tinggi dan umum dalam pelayanan hotel adalah bintang lima.

    Tentunya semakin banyak jumlah bintang yang dimiliki hotel, berdampak pada tarif per malam. Apalagi untuk memenuhi standar bintang lima, hotel harus memenuhi syarat lokasi, jumlah kamar, dan layanan lengkap, personal, dan responsif 24 jam.


    Hotel Tarif Rp 3 Jutaan per Malam di Jakarta

    Tidak semua hotel bisa memenuhi syarat bintang lima dengan tarif per malam mencapai Rp 3 juta. Dikutip dari situs hotel terkait dan layanan traveling, berikut di antaranya

    1. Hotel Indonesia Kempinski

    situs Hotel Indonesia KempinskiHotel Indonesia Kempinski (dok. situs Hotel Indonesia Kempinski)
    • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,4 juta
    • Lokasi: Jl. MH Thamrin Nomor 1, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat
    • Fasilitas: resepsionis 24 jam, room service 24 jam, gym dan parkir gratis kecuali valet, serta mesin kopi di tiap kamar.

    Kualitas layanan Hotel Indonesia Kempinski memang tak perlu diragukan, yang terbukti lewat hasil review di Google. Salah satunya dari akun ReHarD 79 yang sempat merasakan langsung service quality hotel ini. Akun tersebut tak segan menyebut staf hotel yang memberikan pelayanan luar biasa.

    “Pelayanannya okey banget mulai dari penyambutan sampai panyajian. Penghormatan terhadap tamu luar biasa dari mba a*** dan mas j****. Dan tentunya semua staf hotel yang sangat luar biasa responsif dan cekatan,” ujarnya.

    2. Mandarin Oriental Jakarta

    hotelMandarin Oriental Jakarta (dok. mandarinoriental.com)
    • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,01 juta
    • Lokasi: Jl. MH Thamrin, Kecamatan Menteng, Jakarta
    • Fasilitas: resepsionis 24 jam, room service 24 jam, gym dan parkir gratis, dokter panggilan, dan pengawas kolam renang.

    Layanan hotel yang tak jauh dari Bundaran HI, pusat perbelanjaan mewah Grand Indonesia, dan Plaza Indonesia ini selalu berkualitas. Dengan suasana full private, tamu bisa leluasa bersantai atau menyelesaikan pekerjaannya. Tamu dengan agenda tertentu juga bisa menuntaskannya tanpa halangan.

    “Salah satu hotel bintang 5 di pusat Jakarta dengan akses mudah, pelayanan ramah, super nyaman dan aman. Sangat wajar dapat bintang lima dan banyak acara penting sering diadakan di hotel ini. Mantap sukses selalu,” tulis akun google Ahmad Kurniawan.

    3. Grand Hyatt Jakarta

    Kamar hotel Grand Hyatt JakartaKamar hotel Grand Hyatt Jakarta (dok. situs Grand Hyatt Jakarta)
    • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,98 juta
    • Lokasi: Jl. MH Thamrin Nomor Kavling 28-30, Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta
    • Fasilitas: resepsionis 24 jam, room service 24 jam, gratis gym dan mesin kopi, dapur plus lemari es di beberapa kamar, serta layanan parkir berbayar.

    Grand Hyatt menyediakan kamar dan suite berkelas di hotel mewah dengan restoran, fasilitas kesehatan, dan kolam renang bergaya laguna. Sebagai hotel bintang 5, layanan yang tersedia lengkap dan sangat memuaskan para tamu.

    “Dari zaman 30 tahun lalu sampai sekarang, baru sempet nulis review. Stafnya udah pasti super ramah dan profesional. Kamarnya model lama jadi vibenya vintage, tentu tetap suka desainnya. Hotelnya mewah, bedroom dan kamar mandinya bersih wangi,” tulis akun Harso dalam hasil reviewnya.

    4. Fairmont Jakarta

    Fairmont Hotel JakartaFairmont Hotel Jakarta (dok. Fairmont Jakarta)
    • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,39 juta
    • Lokasi: Jl. Asia Afrika Nomor 8, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta
    • Fasilitas: room service 24 jam, layanan concierge, dekat detinasi wisata utama Jakarta

    Hotel mewah di pusat Jakarta ini berjarak 12 menit dengan berjalan kaki dari gerai belanja mewah di Plaza Senayan. Buat para tamu yang ingin piknik ke destinasi wisata utama Jakarta juga tak perlu khawatir, hotel mewah di kawasan bisnis ini berjarak 8 km dari Museum Nasional Indonesia.

    “Buat yang cari pengalaman menginap mewah dan berkelas di Jakarta, Fairmont wajib dipertimbangkan. Beberapa kali nginep di sini, selalu terkesan dengan layanan serta fasilitasnya yang luar biasa. Proses check-in-nya cepat dan efisien, jadi kita bisa langsung menikmati kamar tanpa perlu nunggu lama,” tulis akun Yohana dalam reviewnya.

    5. The St. Regis Jakarta

    The St. Regis JakartaThe St. Regis Jakarta Foto: The St. Regis Jakarta
    • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,04 juta
    • Lokasi: Rajawali Place, Jl. HR Rasuna Said Kavling B/4, Setiabudi, Jakarta Selatan
    • Fasiltas: Parkir, layanan pribadi, dan antar jemput dengan biaya tambahan bergantung jarak

    Kamar-kamar mewah khas bintang 5 tersedia lengkap dengan WiFi, TV, balkon, lampu gantung, kulkas mini, serta fasilitas pembuat teh dan kopi. Untuk kamar suite dilengkapi dapur dan ruang makan dengan layanan kamar tersedia 24 jam setiap hari. Pelayanan di hotel St. Regis tentu tak perlu diragukan kualitasnya.

    “Overall puas dan senang bisa menginap di sini. Dimulai dari lobi yang megah serta proses check-in yang ramah dan cepat. Selanjutnya, kami diantar ke kamar bersama seorang butler dan ditawari minuman gratis dari restoran. Kamarnya bersih, klasik, sangat elegan dengan amenities lengkap. Kami dapet banyak handuk dan ada shaver juga, nggak nyesel pilih St. Regis,” kata akun Wicak Sono dalam reviewnya.

    6. The Langham Jakarta

    Hotel The Langham JakartaHotel The Langham Jakarta (dok. Femi Diah/detikcom)
    • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,69 juta
    • Lokasi: Sudirman Central Business District (SCBD) 8 Lot.28, Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
    • Fasilitas: gym, spa, room service dan resepsionis 24 jam, lemari es di beberapa kamar (suite)

    Tamu yang pernah nginep di The Langham pastinya kangen bisa berkunjung lagi, salah satunya karena fasilitas gym arena dan indoor pool warm yang sangat diminati. Kamar bintang 5 The Langham menawarkan city view Jakarta dan lampunya yang bener-bener enak dilihat.

    “Pengalaman paling menakjubkan menginap di sini dengan city view tiada duanya. Nginep di The Langham Jakarta bener-bener bikin betah. Lokasinya strategis di SCBD, kamar luas, mewah, plus ada bathtub samping jendela dengan view city lights yang cakep parah. Pelayanannya ramah semua sampai nawarin bantu fotoin aku,” tulis Damayanti dalam reviewnya.

    7. JW Marriott Hotel Jakarta

    Sailendra Restaurant di JW Marriot JakartaSailendra Restaurant di JW Marriot Jakarta (dok. JW Marriott Jakarta)
    • Tarif per malam: mulai Rp 3,7 juta dengan akses executive lounge
    • Lokasi: Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung Nomor 1&2 Kavling E 1.2, Kuningan, Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta
    • Fasilitas: sarapan gratis, parkir, layanan pribadi selama bertamu di JW Marriot

    JW Marriott menawarkan kamar glamor berperabot mewah dilengkapi dengan WiFi gratis, TV layar datar, dan alat pembuat kopi. Beberapa kamar menawarkan city view dan akses ke lounge dengan sarapan gratis, camilan, dan minuman ringan. Suite memiliki tambahan ruang keluarga dan ruang makan terpisah dengan room service tersedia setiap saat.

    “Pelayanannya ramah dan profesional sejak check-in hingga check-out. Kamar bersih, rapi, dan nyaman dengan fasilitas lengkap yaitu AC dingin, WiFi, dan tempat tidur sangat empuk.
    Lokasinya juga strategis dan menu sarapannya enak plus beragam. Recommended banget lah pokoknya,” tulis akun Nurul Hanifah dalam reviewnya.

    8. The Westin Jakarta

    The Westin Jakarta dikenal sebagai hotel tertinggi di Indonesia dengan ketinggian mencapai 285,5 meter. Hotel memiliki 255 kamar dengan pemandangan kota indah.The Westin Jakarta (dok. The Westin Jakarta)
    • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,15 juta
    • Lokasi: Jl. HR Rasuna Said Kavling C-22 A, Jakarta
    • Fasilitas: city view, WiFi kenceng, dan layanan room service 24 jam

    The Westin menyediakan jendela tinggi hingga langit-langit menghadap kota, dengan kamar berdesain modern. Tiap kamar dilengkapi dengan WiFi gratis, TV layar datar, pembuat kopi, serta pancuran bergaya siraman hujan dan dok iPod. Room service tersedia 24 jam siap dipanggil tiap saat.

    Di The Westin tersedia pilihan bersantap meliputi restoran kontemporer, restoran, dan bar masakan perpaduan Jepang-Peru di atap. Para tamu juga bisa mengakses toko makanan dan lounge di lobi. Selain itu, ada pusat kebugaran 24 jam dan kolam renang indoor berpemanas di lantai 50.

    9. Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel

    Anigre RestaurantAnigre Restaurant di Sheraton Grand Jakarta (dok. Instagram @anigrejakarta)
    • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,13 juta dengan kamar lebih besar
    • Lokasi: Jl. Sultan Iskandar Muda, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
    • Fasilitas: kamar mewah dan bikin betah, room service 24 jam, internet kecepatan tinggi

    Para tamu di Sheraton Grand bisa menikmati kamar mewah dengan dekorasi modern dan city view Jakarta. Di tiap kamar tersedia TV layar datar, meja, dan internet gratis berkecepatan tinggi. Layanan room service tersedia 24 jam sehingga bisa diakses setiap saat.

    Pengunjung yang memilih suite punya tambahan ruang keluarga tergabung atau terpisah dengan kamar tidur. Tamu juga bisa mengakses klub, lounge pribadi, yang menyajikan sarapan dan minuman gratis.

    10. The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan

    The Ritz-Carlton Mega KuninganThe Ritz-Carlton Mega Kuningan (dok. Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
    • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,67 juta
    • Lokasi: Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung Nomor 1 Kavling E, Kuningan, Mega Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta
    • Fasilitas: dekat kawasan bisnis strategis. lokasi private dengan tingkat keamanan tinggi, dilengkapi teknologi terkini, staf hotel ramah dan profesional

    Hotel mewah ini terletak di kawasan bisnis Mega Kuningan yang ada di jantung Jakarta. Tamu akan menikmati kamar mewah dan hangat dengan jendela setinggi langit-langit, TV layar datar 55 inci, WiFi gratis, dan kulkas mini. Room service dan resepsionis siap 24 jam memenuhi kebutuhan para tamu.

    Untuk kamar suite memiliki area tempat duduk dan kamar mandi marmer, dengan bak mandi whirlpool, serta pelayan pribadi 24 jam. Kamar jenis ini juga mendapat layanan limo gratis, serta akses ke lounge klub dengan sarapan, makanan ringan, dan koktail.

    Dengan tarif menginap Rp 3 juta per malam, keamanan dan kenyamanan tamu tak perlu diragukan. Detikers yang ingin mencoba menginap di hotel bintang 5 ini bisa update lebih dulu, untuk memperoleh informasi tarif dan layanan terbaru.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Ketika Sofi Menentramkan Berahi Sandalwood



    Cianjur

    Bila di Istana Bogor selama ini dikenal dengan koleksi ratusan rusa, plus domba-domba milik Presiden Jokowi, lain lagi dengan di Istana Cipanas. Di sana ada 24 ekor kuda yang menempati beberapa istal di bagian belakang istana yang dirimbuni koloni pepohonan bambu.

    Dari peta silsilah keluarga kuda yang terpasang di sekitar istal, pejantan pertama bernama Obos kelahiran 2007. Dia sudah tak menghuni Istana Cipanas karena dihibahkan ke Yayasan Rumah Perubahan pimpinan pakar manajemen Prof Rhenald Kasali.

    Semua kuda di sana memiliki nama seperti nama manusia. Ada Sari yang lahir pada 2005, Euis (2006), Poppy (2014), Moris dan Steven (2010 dan 2005, sudah mati karena sakit), Boyke (2012), Clado (2018), dan lainnya. Kuda tertua bernama Lisa yang lahir pada 1997, dan termuda dinamai Danov (Kuda November) yang lahir pada November 2021.


    Di Istana Cipanas ada 24 ekor kuda yang menempati beberapa istal di bagian belakang istana yang dirimbuni koloni pepohonan bambu.Silsilah kuda di di Istana Cipanas. Ada 24 ekor kuda yang menempati beberapa istal di bagian belakang istana yang dirimbuni koloni pepohonan bambu. Foto: Sudrajat

    Di Istana Bogor, menurut Kepala Subbagian Protokol dan Layanan Istana Cipanas, Cecep Koswara, sebetulnya juga ada kuda. Cikal bakalnya adalah dua kuda Sandelwood pemberian masyarakat Nusa Tenggara Timur kepada Presiden Jokowi pada Juli 2017. Kedua kuda itu harganya ditaksir senilai Rp 70 juta.

    “Pak Jokowi kemudian melaporkan hadiah tersebut ke KPK. Oleh KPK kemudian dititipkan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat dan kemudian ditetapkan sebagai aset negara,” kata Cecep kepada rombongan Komunitas Jalan Pagi Sejarah (Japas) Bogor, Rabu (20/8/2025). Komunitas ini dipimpin ‘Kuncen Bogor’ Johnny Pinot dan Abdullah Abubakar Batarfie.

    Di Istana Cipanas ada 24 ekor kuda yang menempati beberapa istal di bagian belakang istana yang dirimbuni koloni pepohonan bambu.Kuda November (Danov) Foto: Sudrajat

    Suatu hari, Cecep melanjutkan, salah satu kuda Sandelwood mengamuk. Istal yang terbuat dari kayu nan kokoh pun jebol dibuatnya. Tak lama setelah itu dia tiba-tiba ambruk. Selama tiga hari tak dapat berdiri, dan harus ditopang dengan penyangga.

    Tim dokter hewan dari IPB didatangkan. Mereka memberikan cairan infus, dan selama tiga hari menemani kuda tersebut untuk mempelajari apa gerangan yang membuat kondisi si Sandelwood seperti itu.

    “Tim dokter menyimpulkan bahwa kuda tersebut ternyata ingin kawin. Libidonya meningkat drastis nyaris tak terkendali sehingga dia bertingkah liar,” tutur Cecep disambut tawa hadirin.

    Beberapa dari mereka ada yang nyeletuk kecewa. Mereka semula menduga ada unsur mistis atau horor dari cerita Cecep. Ternyata soal berahi.

    Akhirnya, kata Cecep melanjutkan, didatangkanlah Sofi dari Istana Cipanas. Temperamen si Sandalwood pun praktis terkendali. Setelah beberapa waktu Sofi pun menunjukkan tanda-tanda kehamilan.

    Untuk perawatan, sejak 2019 Istana Cipanas melibatkan para mahasiswa kedokteran hewan IPB. Untuk mengendalikan populasi, para mahasiswa kedokteran hewan IPB melakukan katrasi (pengangkatan testis) kepada beberapa kuda jantan, antara lain Birma (6 tahun) dan Junior (3). Pejantan yang menjalani kastrasi biasanya akan kehilangan kemampuan reproduksi.

    (jat/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Berproduksi Selama 140 Tahun, Cap Meong Jadi Legenda Tauco Cianjur



    Jakarta

    Kelezatan tauco Cap Meong bertahan sejak 1880 hingga sekarang. Dirintis suami – istri asal Tionghoa, usaha ini dikelola generasi kelima.

    Saat traveler pelesiran ke Cianjur, Jawa Barat tak afdol kiranya bila tak menjadikan tauco sebagai oleh-oleh. Sebab, di kota inilah bumbu masak berbahan dasar fermentasi kacang kedelai ini pertama kali diproduksi, yakni sejak 1880.

    Tak heran bila pemerintah daerah setempat sampai membuatkan tugu khusus berupa empat botol tauco berukuran jumbo di persimpangan Jalan Dr Muwardi dan Jalan HOS Cokroaminoto.

    Orang yang pertama kali memperkenalkan tauco adalah pasangan imigran asal tionghoa, Tan Kei Hian (Babah Tasma) dan Tjoa Kim Nio. Suami istri itu memulai usaha tauconya dari industri rumahan.


    Nah, setelah masyarakat mulai menggemari, barulah produksi diperbanyak. Uniknya, Tan dan Tjoa membuat tauco dengan rasa berbeda. Kalau Babah Tasma rasa tauconya cenderung manis, Ny. Tasma lebih menyerap selera lokal, menyuguhkan rasa asin.

    Cap Meong, legenda Tauco CianjuCap Meong, legenda Tauco Cianjur (Sudrajat/detikcom)

    “Saat mereka bercerai, Babah Tasma memberi label produksi tauconya Cap Gedong, sedangkan Nyonya Tasma menggunakan Cap Meong,” tutur Rachmat Fajar saat memandu 50 anggota Komunitas Japas (Jalan Pagi Sejarah) Bogor yang berkunjung ke toko tauco Cap Meong di Jalan HOS Cokroaminoto No 160 Cianjur, Rabu (20/8/2025).

    Sejak bertahun lalu, Cap Gedong sudah jarang ditemui di pasaran. Mungkin sudah tak diproduksi lagi. Begitu juga dengan tauco merek lain seperti Biruang, Badak, dan Harimau. yang meredup sejak beroperasinya jalan tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) pada 2005.

    Bentuk bangunan toko Cap Meong tampak sederhana, khas rumah toko milik orang Tionghoa tempo dulu. Di depannya terpampang papan nama bertuliskan ‘Tauco No. 1 buatan Nyonya Tasma Cap Meong’. Penggunaan kata dan gambar Meong menurut cerita turun-temurun warga sekitar, kata Fajar, karena pada suatu hari di kediaman Babah dan Nyonya Tasma terdapat bekas tapak hewan tersebut.

    “Meong itu sebetulnya bukan kucing, dia ukurannya lebih besar tapi juga tidak sebesar macan atau harimau,” kata Fajar yang merupakan cucu buyut Bupati Cianjur ke-10, RA Aria Prawiradiredja.

    Cap Meong, legenda Tauco CianjuCap Meong, legenda Tauco Cianjur (Sudrajat/detikcom)

    Terkait asal usul tauco di Nusantara, Darma Ismayanto menuliskannya dalam Majalah Historia No. 11 Tahun I yang terbit pada 2013. Ia antara lain merujuk ‘History of Miso and Soybean Chiang’ karya William Shurtleff and Akiko Aoyagi. Di Nusantara, referensi pertama mengenai tauco dapat dirunut dari tulisan seorang ilmuwan Belanda, Prinsen Geerligs pada 1895-1896. Geerligs menyebutnya tao tsioe dalam artikel Belanda pada 1895 dan tao tjiung dalam artikel Jermannya pada 1896.

    Dalam tulisannya, Shurtleff and Aoyagi juga mengatakan kalau tauco masih berhubungan dengan jiang, bumbu masak asal Tiongkok. Diperkirakan berasal sebelum Dinasti Chou (722-481 SM), jiang diklaim sebagai bumbu tertua yang diketahui manusia. Awalnya dikembangkan sebagai cara melestarikan makanan kaya protein hewani untuk digunakan sebagai bumbu.

    Dari situ, bangsa-bangsa Asia Timur juga menemukan bahwa ketika seafoods dan daging (kemudian kedelai) yang asin atau direndam dalam campuran garam dan anggur beras (atau air), protein mereka dipecah oleh enzim menjadi asam amino, yang pada gilirannya dapat merangsang selera makan manusia, serta dapat digunakan sebagai penambah rasa makanan lain.

    Cap Meong, legenda Tauco CianjuCap Meong, legenda Tauco Cianjur (Sudrajat/detikcom)

    Saat ini manajemen pengelolaan tauco Cap Meong sudah oleh generasi kelima. Namanya Stefany Tasma, putri Harun Tasma (generasi keempat) yang lebih banyak tinggal di Tangerang. “Tapi dia lebih sering tinggal di Tangerang,” kata Abdul Raup, yang mengaku telah 35 tahun bekerja di Nyonya Tasma.

    Sebagai generasi penerus berlatar pendidikan manajemen perguruan tinggi, Stefany disebut memberikan sentuhan kekinian dalam pemasaran, seperti kemasan yang berwarna, desain label yang lebih modern, diversifikasi produk olahan berbahan tauco, membuka outlet baru yang lebih luas dan strategis di Gn Lanjung Km 5, Cugenang, memperkenalkan sistem penjualan online, hingga mempromosikan seluk belum tauco lewat media sosial seperti Instagram.

    (jat/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Menikmati Sunset dan Joging Sore Gratis di Taman Kota Bekasi 2025


    Jakarta

    Kota Bekasi punya landmark tempat warganya bisa menikmati sunset gratis, sambil joging atau jajan. Bisa nge-charge HP atau laptop juga karena di sini ada stopkontak.

    Adalah Plaza Patriot Chandrabhaga, spot di pinggir jalan arteri dan diresmikan pada Maret 2025, yang jadi tempat warga Bekasi untuk menikmati sunset gratis itu. Saat detiktravel berkunjung pada Sabtu (23/8/2025) sore, ratusan warga menikmati sore dengan berbagai aktivitas, mulai dari joging di dalam arena landmark, main skate, hingga sekadar jalan santai menikmati langit sore.

    Plaza Patriot Chandrabhaga memang tidak terlalu luas, ukurannya hanya sekitar 7.000 m², namun masyarakat tampak sangat antusias kongkow di sana. Apalagi, di sekeliling fasilitas umum ini ada tempat duduk yang dilengkapi stopkontak.


    Plaza Patriot CandrabhagaPlaza Patriot Candrabhaga (dok. Rosmha Widiyani/detikcom)

    Plaza Patriot Candrabhaga cocok didatangi pagi atau sore, sebab tidak ada pohon rindang layaknya hutan atau taman kota. Akibatnya, terik matahari langsung menggigit kulit jika datang di waktu yang salah. Bisa dibayangkan panasnya tempat ini bila dikunjungi pada siang hari ketika matahari ada di atas kepala.

    Memilih waktu sore hari, traveler bisa melihat matahari tenggelam secara dramatis ke balik atap Stadion Candrabhaga. Makin asyik lagi jika menyaksikan matahari terbenam itu dengan menikmati beragam camilan yang ditawarkan pedagang kaki lima di sana.

    Yang bikin asyik, pemerintah kota Bekasi menyediakan dua spot air minum gratis bagi pengunjung. Traveler cukup bawa tumbler lalu diisi air putih yang akan diminum selama beraktivitas. Namun, warga tampaknya lebih suka beli air kemasan dari pedagang di sekitar, atau bawa sendiri dari rumah.

    Apapun pilihannya tak mengurangi antusiasme warga Kita Bekasi bersenang-senang di ruang terbuka. Ada yang datang bersama keluarga, teman, atau belahan hatinya untuk cari keringat, relaksasi, atau sekadar ambil foto di tempat yang dianggap Instagramabel.

    Spot Ikonik di Taman Kota Bekasi

    Arena yang sering disebut sebagai taman kotanya Bekasi ini punya dua spot ikonik. Spot ini adalah sebuah monumen dengan lima tugu bertuliskan Bekasi Kota Patriot, yang mirip simbol kota ini. Tugu dengan warna putih dan tulisan hijau ini terletak menghadap Stadion Candrabhaga.

    Plaza Patriot CandrabhagaPlaza Patriot Candrabhaga (Rosmha Widiyani/detikcom)

    Spot lainnya adalah tribun tempat duduk lima tingkat untuk pengunjung. Di arena ini ada 12 menara yang menjadi simbol 12 kecamatan di Kota Bekasi. Arena ini sebetulnya cukup nyaman, namun tidak ada naungan sehingga sinar matahari langsung kontak dengan kulit tanpa ada penghalang.

    Plaza  Patriot CandrabhagaPlaza Patriot Candrabhaga (Rosmha Widiyani/detikcom)

    Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, Plaza Patriot Candrabhaga yang berada tepat di samping stadion ini bisa jadi tempat pilihan menghabiskan sore hari bersama orang-orang terdekat. Apalagi tempat ini berada Jl. Jend Ahmad Yani tak jauh dari jalan layang Summarecon Bekasi, yang merupakan salah satu spot strategis di kota ini.

    Plaza Patriot Candrabhaga terbuka setiap saat bagi semua pengunjung. Bagi yang membawa kendaraan pribadi, pastikan tidak parkir di pinggir jalan dengan rambu Dilarang Parkir. Pengunjung bisa memarkirkan kendaraan di arena sekitar plaza yang dikelola penduduk sekitar. Selama beraktivitas di area ini, pastikan selalu jaga kebersihan dan buang sampah pada tempatnya.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Napas Segar, Sejuk, dan Teduh di Hutan Kota Patriot Bina Bangsa Bekasi


    Jakarta

    Kota Bekasi tak selamanya identik dengan polusi, asap kendaraan, dan suhu panas yang bikin otak mencair. Di sini ada Hutan Kota Patriot Bina Bangsa atau kadang disebut Taman Hutan Kota Patriot yang punya kurang lebih 7.653 pohon. Tak heran jika napas terasa lebih lega di pabrik oksigen ini.

    Arena seluas kurang lebih 3 hektare ini dulu adalah Bumi Perkemahan Bina Bangsa yang kerap digunakan berbagai kegiatan sekolah atau masyarakat umum. Sejak 2012, wilayah ini diserahkan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi untuk dikelola menjadi hutan kota.

    Hutan Kota Patriot Bina BangsaHutan Kota Patriot Bina Bangsa (dok. Rosmha Widiyani/detikcom)

    Saat detiktravel mengunjungi hutan kota ini di sore hari, hutan kota ramai dikunjungi masyarakat yang sedang berolahraga. Ada yang sedang joging, main bola, atau sekadar jalan santai di arena yang sangat luas dengan lantai konblok. Lantai ini meliputi seluruh area hutan kota hingga ke sela-sela pohon.


    Di sini tersedia fasilitas kamar mandi dan musholla, yang dulu digunakan selama masih menjadi bumi perkemahan. Karena itu, kita wajib mengeceknya lebih dulu sebelum digunakan untuk memastikan fungsinya masih baik. Apalagi di beberapa bagian area tersebut sedang dilakukan pembangunan dan peremajaan.

    Sebagai tambahan, area hutan kota ini minim spot jajan kuliner meski ada lapak yang disediakan. Jajanan yang tersedia lebih banyak air mineral dan minuman kemasan, bukan camilan atau jenis snack lain. Pilihan jajanan lebih banyak tersedia di area luar hutan kota.

    Namun pesona hutan kota tak pupus sebagai pilihan tempat yang sejuk, rindang, cocok untuk joging atau sekadar duduk santai. Hutan kota ini punya dua taman yang punya fasilitas buat para pengunjung. Tentunya semua fasilitas berada di spot adem yang cocok dinikmati sendiri, bareng teman, atau keluarga.

    Taman Bermain Bijak Plastik Hutan Kota Bekasi

    Spot ini terdapat di sepanjang area samping hutan kota yang dilengkapi jalan setapak dengan flooring kayu. Jalan ini tidak setara tanah, namun seperti anjungan setinggi 300-500 meter dilengkapi jala pengaman di pinggirnya. Jalan setapak juga ada menara pandang yang memungkinkan kita melihat seluruh hutan kota.

    Area flooring kayu Taman Bermain Bijak Plastik Hutan Kota BekasiArea flooring kayu Taman Bermain Bijak Plastik Hutan Kota Bekasi (Rosmha Widiyani/detikcom)

    Sesuai namanya, taman ini dibangun agar kita bisa main bersama keluarga atau melakukan aktivitas lain tanpa terganggu sampah plastik. Area ini memang bebas sampah plastik, namun tampak kotor dengan flooring kayu kurang terawat. Bilah kayu di beberapa spot hilang meninggalkan lubang menganga, yang berisiko bikin pengunjung kejeblos.

    Selain itu, bilah kayu terlihat rapuh bila dipijak banyak orang atau digunakan untuk tempat lari-lari. Karena itu, pengunjung sebaiknya jangan naik ke menara pandang karena berisiko jatuh. Area flooring juga tidak dicat lagi sehingga tampak lusuh dan tidak terawat.

    Taman Kehayati Hutan Kota Bekasi

    Bagian taman ini berada di area belakang hutan kota dengan banyak tempat duduk dan alat gym sederhana. Di sini juga ada lapak yang sepertinya untuk pedagang, namun urung ditempati. Di sini, kita bisa duduk tenang menikmati limpahan oksigen sebelum keluar area hutan kota dan kembali menghirup polusi.

    Area tempat duduk Taman Kehayati Hutan Kota BekasiArea tempat duduk Taman Kehayati Hutan Kota Bekasi (Rosmha Widiyani/detikcom)

    Taman Kehayati ini sebetulnya sangat menyenangkan untuk tempat ngobrol, curhat, atau sekadar menghirup napas usai olahraga di area depan hutan kota. Area ini bisa dicat ulang atau sering dibersihkan sehingg terlihat lebih bersih. Lapak yang tidak digunakan bisa dibongkar, sehingga area bisa lebih lega.

    Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, Hutan Kota Patriot Bina Bangsa Bekasi cocok jadi alternatif melewatkan libur bersama keluarga tanpa harus keluar banyak uang dan lebih sehat. Warga Kota Bekasi tidak harus ke mal untuk melewatkan waktu libur bersama orang-orang terdekatnya.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Staycation Eksklusif Rasa Maldives Dekat Jakarta di Kepulauan Seribu



    Jakarta

    Ingin merasakan liburan ala Maldives tanpa harus jauh-jauh ke luar negeri? Kepulauan Seribu bisa jadi jawabannya.

    Kawasan yang ditetapkan sebagai Taman Nasional sejak 2002 ini menawarkan perpaduan antara pesona bahari, keindahan alam tropis, hingga pengalaman staycation eksklusif yang tak kalah dari destinasi internasional.

    “Kawasan ini bukan hanya sekadar destinasi wisata bahari, tetapi juga kawasan konservasi yang dilindungi,” tulis keterangan resmi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Pemprov DKI Jakarta yang dikutip, Senin (25/8/2025).


    Dengan lebih dari 100 pulau kecil di utara Jakarta, Kepulauan Seribu punya dua sisi menarik: pulau berpenghuni dengan suasana lokal, serta pulau privat dengan resort mewah.

    Pulau Pramuka, Pari, Untung Jawa, dan Tidung menjadi opsi terjangkau bagi wisatawan. Homestay dan guest house dikelola masyarakat lokal, menghadirkan keramahan khas pesisir sekaligus kesempatan mengenal budaya serta ikut kegiatan konservasi.

    Di sisi lain, wisatawan bisa menemukan ketenangan di Pantai Pasir Perawan Pulau Pari, suasana ramai di Pulau Untung Jawa, momen romantis di Jembatan Cinta Pulau Tidung, hingga mengunjungi pusat konservasi penyu sisik yang dikelola oleh warga bersama Balai Taman Nasional di Pulau Pramuka.

    Bagi yang mencari liburan lebih privat, sejumlah resort hadir di pulau-pulau tak berpenghuni. Pulau Macan terkenal dengan konsep eco-luxury, sementara Desa Laguna menawarkan villa privat dengan dermaga snorkeling, menjadikan tempat ini cocok untuk honeymoon atau retreat penuh ketenangan.

    Ada pula Asha Resort di Pulau Payung dengan fasilitas lengkap seperti water park, ATV, hingga beach club. Resort ini adalah pilihan tepat bagi keluarga yang menyukai aktivitas luar ruang.

    Alternatif lain, ada Pulau Sepa yang disebut “Maldives-nya Jakarta” karena pasir putih dan lautnya yang tenang, lalu Oba Resort di Pulau Genting Kecil menghadirkan suasana hangat, personal, dan bersahaja.

    Akses menuju Kepulauan Seribu relatif mudah, melalui Marina Ancol, Muara Angke, atau Tanjung Pasir. Wisatawan bisa menyesuaikan pilihan transportasi dan pulau tujuan sesuai kebutuhan.

    Menurut keterangan resmi Dinas Parekraf, Kepulauan Seribu menjadi destinasi yang menghadirkan pengalaman berlibur berbeda. Dekat dari ibu kota, namun memberikan suasana jauh dari hiruk pikuk, kawasan ini cocok untuk melepas penat, menyatu dengan alam, dan kembali dengan energi baru.

    Waktunya merasakan sendiri keajaiban tropis di depan mata. Nikmati suasana yang memadukan kenyamanan modern dengan pesona alam yang menyegarkan.

    Rencanakan staycation Anda sekarang, manjakan diri dengan pengalaman berbeda, dan temukan sisi lain Jakarta yang belum pernah Anda bayangkan sebelumnya-dari sudut tenang penuh hijau hingga momen relaksasi yang membuat hati terasa lebih ringan.

    (akn/ega)



    Sumber : travel.detik.com

  • 10 Tempat Wisata di Puncak Dekat Jakarta untuk Liburan Bareng Keluarga


    Jakarta

    Kawasan Puncak,Bogor tak pernah kehilangan pesonanya sebagai destinasi liburan bareng keluarga. Apalagi lokasi Puncak di antara Kabupaten Bogor dan Cianjur dengan hawanya yang sejuk ini tidak jauh dari Jakarta. Dalam kondisi lancar, perjalanan Jakarta-Puncak bisa ditempuh selama kurang lebih dua jam lewat Jalan Tol Jagorawi.

    Dalam perjalanan, kita perlahan merasakan perubahan udara dari yang semula panas dan lembab khas Jakarta perlahan menjadi lebih adem ketika melewati Sentul, masuk Ciawi, hingga sampai kawasan Puncak. Di sini kita bisa memilih berbagai opsi tempat wisata yang berbasis alam atau menyediakan banyak wahana permainan.

    10 Tempat Wisata di Puncak Dekat Jakarta

    Berikut adalah tempat wisata populer yang bisa masuk rekomendasi destinasi liburan pilihan bareng keluarga atau orang-orang terdekat. Di sini kita bisa belajar bareng, bermain, atau sekadar making good memories yang diabadikan dalam update foto dan video di media sosial.


    1. Taman Safari Indonesia

    Seekor Giant Panda (Ailuropoda melanoleuca) bernama Cai Tao memakan wortel saat perayaan ulang tahun di Istana Panda, Taman Safari Indonesia, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/8/2023). TSI menggelar perayaan ulang tahun Giant Panda Cai Tao ke-13 yang merupakan Giant Panda hasil diplomasi antara pemerintah Tiongkok dengan Indonesia untuk dipelihara dan dikembangbiakkan sejak tahun 2017. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/aww.Seekor Giant Panda (Ailuropoda melanoleuca) bernama Cai Tao memakan wortel saat perayaan ulang tahun di Istana Panda, Taman Safari Indonesia, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (dok. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

    Di destinasi wisata ini, kita bisa melihat langsung hewan dari berbagai belahan dunia di habitat aslinya. Karena itu, berkeliling di Taman Safari Indonesia harus menggunakan mobil atau naik bus yang disediakan gratis. Kita wajib mematuhi aturan demi keselamatan pribadi dan para hewan misal tidak membuka kaca, dilarang turun dari kendaraan, dan hati-hati.

    Selama Safari Journey kita bisa lihat dari dekat hewan dari zona Afrika, Asia, dan Amerika dari dekat lewat kaca mobil. Pengunjung tak perlu panik jika hewan tersebut tiba-tiba jalan santai di depan mobil, mengetuk jendela, atau sekadar melihat ke dalam. Jika gangguan sangat parah, petugas akan datang untuk menenangkan hewan.

    Buat yang gede nyali, bisa merasakan Safari Journey pada malam hari yang disebut Safari Night. Dalam perjalanan ini kita bisa melihat dari dekat kehidupan singa, harimau, dan hewan pemangsa lain yang lebih aktif di malam hari. Di sini juga ada 25 wahana permainan tempat kita bisa menghabiskan liburan bareng keluarga.

    2. Dairyland Farm Theme Park

    Cimory Dairyland di Puncak, BogorCimory Dairyland di Puncak, Bogor (dok. Luthfi Hafidz/detikcom)

    Tempat wisata ini menawarkan sensasi unik piknik tepi sungai di dataran Eropa. Suasana Eropa makin kental dengan suasana Dairyland Farm yang sejuk, plus pengaturan tanaman dan spot-spot foto khas negara di benua tersebut. Kita bisa menemukan spot ini di De Windmills dengan kincir angin besar dan kecil warna-warni yang menyenangkan dilihat.

    Setelah puas ambil foto, kita bisa bergeser ke kebun binatang dan memegang hewan lucu di sini dengan halus. Jangan lupa untuk belajar memerah susu sapi dan memberi makan unta, burung dara, dan bebek di arena animal feeding bersama petugas. Di sini, keluarga bisa liburan sambil belajar bersama untuk mencintai dan menyayangi hewan.

    Selain itu, jangan lupa melihat Magic Village yang sangat indah dan unik seperti negeri dongeng. Dimulai dari menyusuri terowongan ajaib, kita akan melihat desa hobbit dengan deretan rumah mini. View makin komplit dengan jalan setapak berbatu dan banyak pohon rindang. Suasana pedesaan khas fairytale makin kental dengan adanya taman bunga dan patung kurcaci.

    3. The Ranch Puncak

    The Ranch di BogorThe Ranch di Bogor (dok. maureen/d’Tarveler)

    Rekomendasi wisata Puncak berikutnya adalah The Ranch Puncak yang menawarkan interaksi dengan hewan ternak dan berkuda. Tersedia juga panahan dan peluang berinteraksi dengan hewan ternak untuk anak. Di sini, kita dan keluarga tidak hanya belajar sayang hewan tapi juga melakukan berbagai aktivitas fisik di ruang terbuka.

    Tak hanya Mini Zoo yang cocok untuk liburan anak dan keluarga. Di The Ranch Puncak ada berbagai pilihan wahana permainan misal sepeda balita untuk anak kecil dan gandeng, renteng, tandem untuk dewasa. Bagi pengunjung dengan nyali besar bisa coba flying fox, sepatu roda, dan perosotan besar dengan kolam bola di bawahnya.

    Setelah jalan-jalan dan ambil foto, kita bisa istirahat sambil makan enak di sentra kuliner dengan aneka makanan pilihan. Misal ayam bakar, sambal bakar, seblak, siomay, batagor, bakso, dan kupat tahu susu. Jangan lupa beli oleh-oleh khas Bogor untuk yang menunggu di rumah.

    4. MiniMania Puncak

    Mini ManiaMiniMania (dok. Mini Mania/instagram)

    Tempat wisata ini cocok buat kita yang ingin merasakan sensasi keliling dunia, tanpa perlu makan waktu lama dan menghabiskan banyak dana. MiniMania Puncak menyajian miniatur ikon dunia berupa landmark kota dan bandara internasional. Misal miniatur Changi Airport di Singapura, Menara Eiffel di Prancis, dan Burj Al Arab di Uni Emirat Arab (UEA).

    Di sini juga ada Sakura River Cruise, wahana yang bikin kita ada di Jepang dengan pohon sakura tumbuh di sepanjang sungai buatan. Kita bisa naik perahu menyusuri sungai dan indahnya sakura dengan bunga berwarna pink. Kita bisa menyewa kimono yang bikin vibe Jepang makin kental ketika naik perahu di Sakura River Cruise.

    Setelah Sakura River Cruise, jangan sampai melewatkan wahana Sky ride yang mengajak kita seperti berpetualang di ketinggian. Kita bisa melihat seluruh miniatur dari berbagai negara dan indahnya destinasi MiniMania Puncak dalam sekejap. View ini pastinya akan nempel dalam ingatan menjadi memori yang sangat indah untuk dikenang.

    5. Little Venice Puncak

    Little VeniceLittle Venice (dok. Ismet Selamet/detikcom)

    Seperti namanya, Little Venice menampilkan pesona khas Kota Venesia di Italia dengan kanal dan gondola. Di sini, kita bisa merasakan pengalaman unik naik gondola di kanal buatan dengan lingkungan sejuk khas Kawasan Puncak. Dilengkapi dengan bangunan bergaya Eropa, vibe liburan di luar negeri makin terasa tanpa harus keluar banyak uang.

    Perjalanan dengan gondola tak hanya menyenangkan buat anak, tapi juga orang tua dan pasangan yang hendak liburan bersama di Little Venice. Naik perahu di miniatur Kota Venesia memberikan sensasi romantis dan menyenangkan, serta bisa jadi memori yang sangat menyenangkan. Apalagi di sekitarnya banyak spot foto Instagramabel cocok untuk update media sosial.

    Setelah jalan-jalan, kita bisa mampir di sentra kuliner di Little Venice dengan pilihan menu lokal dan internasional. Tersedia juga aneka minuman serta camilan dari berbagai tenan di destinasi wisata ini. Jika sudah kenyang, jangan lupa beli oleh-oleh untuk yang di rumah ya.

    6. Nicole’s River Park

    nicole's river park.Nicole’s River Park (dok. Instagram @nicolesriverpark)

    Pilihan tempat wisata dengan berbagai miniatur dunia ada juga di Nicole’s River Park. Kita bisa hunting foto dengan background yang unik dan sangat okey untuk update medsos. Jalan-jalan di destinasi wisata ini bikin kita merasa keliling dunia hanya dalam satu hari, tanpa perlu merasakan jetlag atau repot ke bandara.

    Setelah keliling ikon dunia, kita bisa mampir di magical forest dengan view glow in the dark. Wahana dengan tema jamur ini cocok jadi tempat foto yang menampilkan perbedaan suasana di dalam dan luar ruangan. Setelah muter-muter di hutan rahasia, jangan lupa mampir di Deep Sea Nicole’s River Park yang berisi miniatur hewan laut dengan pencahayaan yang keren.

    Bagi penyuka hewan, bisa mampir ke Mini Zoo dengan banyak binatang unik misal ayam brahma. Ada juga kelinci-kelinci lucu yang bisa dielus dan diperlakukan dengan baik, atau ngasih makan bersama pengawas. Pilihan lain adalah wahana karnival yang seru dan cocok buat para pencari adrenalin.

    7. Taman Bunga Nusantara

    taman bunga nusantaraTaman Bunga Nusantara (dok. Ronasekarrr/d’Traveler)

    Kamu cari tempat wisata yang bisa lihat pemandangan indah, warna-warni, dan Intagramabel? Salah satu pilihannya adalah Taman Bunga Nusantara yang punya banyak variasi bunga dan flora lain yang sangat Instagramabel. Kita benar-benar bisa menikmati indahnya alam Nusantara lewat berbagai bunga dan terpukau dengan penyajian yang tertata rapi.

    Liburan ke Taman Bunga Nusantara benar-benar bisa bikin kita cuci mata, memperbaiki mood, dan mengembalikan energi. Tentunya, sangat disayangkan jika keindahannya hanya direkam dalam ingatan. Pastikan kamera selalu siap membidik spot-spot favorit dalam berbagai pose untuk stok foto. Kelak, foto bisa diupload di medsos atau mengisi album.

    Keindahan bunga dan flora bukan satu-satunya yang dipamerkan di destinasi wisata ini. Tapi juga berbagai gaya taman dari dalam dan luar negeri dengan penataan yang detail serta cermat. Misal Taman Jepang dengan elemen batu, kayu, kolam sehingga menimbulkan ketenangan, atau gaya Prancis yang memangkas tanaman mirip bingkai.

    8. Melrimba Garden

    Sejumlah wisatawan mencoba menaiki wahana balon udara di Melrimba Garden, Puncak Bogor, Jawa Barat, Senin (5/5/2025).Wahana balon udara di Melrimba Garden, Puncak Bogor, Jawa Barat (dok. Agung Pambudhy)

    Destinasi Melrimba Garden adalah pilihan bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu dengan bonding dalam suasana tenang. Dengan cuaca yang sejuk dan dikelilingi Kebun Teh Ciliwung, keluarga bisa beraktivitas bersama taman bermain yang tersedia atau sekadar makan bareng di resto. Keluaga bisa berbagi cerita sambil bermain bersama dalam suasana hangat dan akrab.

    View Melrimba yang punya banyak koleksi bunga sangat sayang jika dilewatkn begitu saja. Kita bisa ambil foto dengan background super indah bersama anggota keluarga lain. Kita bisa menggunakan spot taman bunga atau koleksi anggrek yang juga sangat bagus untuk update medsos. Jangan sampai melewatkan kunjungan ke Melrimba Garden ya.

    9. Kebun Raya Cibodas

    Bunga sakura mekar di Kebun Raya CibodasBunga sakura mekar di Kebun Raya Cibodas (dok. Ismet Selamet/detikcom)

    Liburan ke Puncak sebaiknya jangan melewatkan Kebun Raya Cibodas yang punya koleksi tanaman langka misal bunga bangkai, lanskap indah dan menarik, keindahan wahana ikonik destinas wisata ini. Misalnya taman sakura yang berbunga Januari-Februari dan Juli-Agustus, taman lumut dengan koleksi terlengkap di dunia, serta rumah kaca yang menyimpan tanaman langka kantong semar, jenis anggrek, dan aneka kaktus.

    Di sini juga ada padang rumput luas, kolam besar, dan sungai kecil berair jernih yang menciptakan suasana mirip di negeri dongeng. Pesona kebun raya bisa juga dijumpai di Danau Cibodas, padang rumput, Curug Ciismun, dan Curug Cibogo yang sangat cocok bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama di area luas terbuka. Kita bisa ambil foto atau melakukan berbagai aktivitas fisik bersama.

    10. Telaga Warna Resort n Resto

    Telaga Warna Puncak BogorTelaga Warna Puncak Bogor (dok Pribadi Azril Shiva / @frameofnjdrl)

    Destinasi wisata ramah lingkungan ini cocok buat keluarga yang ingin relaksasi sambil menikmati aneka kuliner lezat. Keindahan telaga yang memantulkan berbagai warna terlihat indah dan sangat tenang di lingkungan yang teduh dan rindang. Seluruh anggota keluarga bisa menghabiskan waktu bersama sebelum kembali ke aktivitas masing-masing.

    Rekomendasi wisata di Puncak ini bisa jadi bahan pertimbangan kamu sebelum liburan bersama keluarga. Yuk, segera rencanakan liburanmu dan pilih waktu yang tepat agar tidak terjebak macet.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kepulauan Seribu, Surga Tropis Tak Terduga di Utara Jakarta



    Jakarta

    Tak perlu jauh-jauh untuk merasakan liburan bahari tropis. Cukup menyeberang sekitar satu jam dari Jakarta, wisatawan sudah bisa menikmati laut biru jernih, pasir putih, hingga biota laut yang beragam di Kepulauan Seribu.

    Sejak ditetapkan sebagai Taman Nasional pada 2002, Kepulauan Seribu menjadi rumah bagi terumbu karang, hutan mangrove, penyu sisik, hingga elang bondol. Konsep ekowisata berkelanjutan diterapkan agar keindahan alam tetap terjaga, sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

    “Kawasan ini adalah keindahan alam yang dijaga dengan konsep ekowisata berkelanjutan. Beberapa pulau telah berkembang jadi destinasi wisata, sementara sisanya dibiarkan tetap liar agar menjaga harmoni antara manusia dan alam,” tulis Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) dalam keterangan resminya, Selas (25/8/2025).


    Beberapa pulau populer seperti Pulau Tidung dengan jembatan cintanya, Pulau Pari dengan Pantai Perawan yang tenang, serta Pulau Harapan yang cocok untuk island hopping ke pulau-pulau kecil di sekitarnya, menjadi favorit wisatawan.

    Akses ke kawasan ini dapat ditempuh dengan kapal cepat dari Dermaga Marina Ancol atau kapal tradisional dari Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke.

    Selain itu, wisatawan tak perlu cuti panjang atau transit di bandara, Kepulauan Seribu menawarkan liburan laut praktis. Dalam satu akhir pekan, wisatawan bisa snorkeling, diving, atau sekadar bersantai menikmati senja dari penginapan terapung.

    Aktivitas snorkeling dan diving menjadi daya tarik utama. Perairannya yang relatif tenang membuat kegiatan ini aman bagi pemula hingga anak-anak.

    Sejumlah titik favorit di antaranya Pulau Pramuka dengan pusat konservasi penyu, Pulau Sepa yang dijuluki ‘Little Bali’, Pulau Macan dengan eco resort sehingga area perairannya juga kaya biota laut, hingga Pulau Kotok yang ideal untuk fotografi bawah laut.

    Selain itu, wisatawan juga bisa mengikuti program transplantasi karang. Kegiatan ini tidak hanya memberi pengalaman berbeda, tetapi juga meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kelestarian laut.

    Ekowisata bukan hanya tren, melainkan kebutuhan. Di era perubahan iklim dan tekanan lingkungan yang semakin tinggi, Kepulauan Seribu menjadi contoh bagaimana destinasi wisata bisa tetap lestari dan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan wisatawan.

    Dinas Parekraf juga mengingatkan wisatawan untuk memesan penginapan lebih awal saat musim liburan, membawa uang tunai karena tidak semua pulau memiliki ATM, serta menggunakan sunscreen dan perlengkapan snorkeling ramah lingkungan.

    Dengan lebih dari 100 pulau kecil, Kepulauan Seribu menawarkan pilihan liburan singkat yang praktis, terjangkau, sekaligus berkelanjutan. Surga tropis di utara Jakarta ini menyimpan pesona alam yang layak dijaga bersama.

    Menjelajah Kepulauan Seribu bukan hanya soal memanjakan mata dengan laut biru dan pasir putih, tetapi juga tentang menumbuhkan kepedulian terhadap alam. Setiap kunjungan yang dilakukan dengan penuh kesadaran turut membantu menjaga kelestarian ekosistem, sehingga generasi mendatang juga dapat merasakan keindahan yang sama.

    (akd/akd)



    Sumber : travel.detik.com

  • Wisata Murah Meriah Jogja-Solo dengan KRL, Tarif Tiket Rp 8 Ribu


    Yogyakarta

    Yogyakarta sejak lama terhubung dengan kereta, dulu ada Prambanan Ekspress (Prameks) nan legendaris, hingga kemudian dipensiunkan dan menjadi KRL atau kereta rel listrik dengan nama KRL Jogja-Solo. Tarifnya flat Rp 8000.

    KRL Jogja-Solo bisa sangat diandalkan untuk wira-wiri Jogja-Klaten-Solo-Karanganyar pp. Untuk area Karanganyar, stasiun paling ujung ada di Stasiun Palur.

    KRL Jogja-Solo hanya memiliki satu jalur yang melintas di 13 stasiun yaitu Tugu Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, Solo Balapan, Solo Jebres, dan Palur.


    Kereta itu beroperasi mulai pukul 05.00 dari Stasiun Palur. Sementara itu, dari Stasiun Tugu ke arah Solo kereta pertama pukul 05.30.

    Rekomendasi Wisata Murah di Jawa Tengah Cukup Rp 8 Ribu

    KRL Jogja-Solo memungkinkan ongkos transportasi bisa ditekan sehingga masih tersedia biaya untuk eksplorasi tempat wisata.

    1. Yogyakarta

    Jejeran andong terpakir di Kawasan Malioboro, Kota Jogja, Minggu (8/6/2025).Jejeran andong terpakir di Kawasan Malioboro (dok. se)

    Ada beberapa destinasi dekat stasiun Tugu Yogyakarta, yaitu Malioboro, Pasar Beringharjo, Museum Titik Kilometer Jogja dan Alun-alun Kidul.

    2. Klaten

    Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten.Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten (dok. Achmad Syauqi/detikJateng)

    Kota Klaten, tak jauh dari Yogyakarta yang dikenal sebagai Kota Seribu Umbul atau mata air, seperti Umbul Ponggok, Umbul Susuhan, dan Umbul Mudal. Kota ini juga memiliki situs peninggalan Hindu-Buddha, yaitu Candi Plaosan. Tempat wisata dekat stasiun adalah Alun-alun Klaten, Taman Lampion Klaten, Hutan Kota Gergunung hingga Sendang Tirto Sinongko.

    3. Purwosari

    Kampung Batik Laweyan di SoloKampung Batik Laweyan di Solo (dok. Wahyu Setyo Widodo)

    Jika berhenti di Stasiun Purwosari, kamu bisa mampir ke beberapa tempat wisata mulai dari Taman Sriwedari (taman rekreasi dan hiburan), Lokananta (studio dan museum rekaman musik legendaris), Kampung Batik Laweyan (pusat industri batik tradisional), Loji Gandrung (bangunan bersejarah dengan arsitektur Indis), serta Koridor Gatot Subroto (Gatsu) yang kini memiliki mural dan night market.

    4. Solo Balapan

    Masjid Sheikh Zayed SoloKomplek Masjid Sheikh Zayed di Solo (dok. Waskita Karya)

    Traveler yang turun di Stasiun Solo Balapan bisa berkunjung ke Masjid Raya Sheikh Zayed, yang berjarak 1,7 km dari Stasiun Solo Balapan. Masjid Sheikh Zayed ini adalah replika dari Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi. Masjid Sheikh Zayed memiliki luas 8.000 m2 dengan dua lantai dengan empat menara dan 82 kubah batu pualam putih, sehingga terkesan mewah.

    5. Solo Jebres

    Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunagara X duduk di kursi paringgitan saat acara Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, Jumat (7/2/2025). Tingalan Jumenengan atau peringatan kenaikan takhta Adipati Mangkunegaran KGPAA Mangkunagara X tersebut sebagai bentuk syukur atas berjalannya kepemimpinan di Mangkunegaran yang berharap sebagai penanda baik dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/Spt.Acara Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah (dok. Mohammad Ayudha/Antara)

    Pura Mangkunegaran juga cukup populer karena merupakan kediaman resmi dari Adipati Mangkunegara. Lokasi ini juga menjadi tempat menyimpan peninggalan-peninggalan Kadipaten Mangkunegaran dan kebudayaan Jawa. Selain itu ada Benteng Vanstenburg, Pasar Klewe, Taman Balekambang dan Museum Batik Danar Hadi.

    Daftar wisata yang bisa diakses dengan KRL Jogja-Solo itu bisa jadi pertimbangan traveler yang ingin liburan dengan biaya lebih terjangkau. Yuk detikers, segera susun wish list kota liburan kamu yang bisa dijangkau dengan KA Commuter Line Yogya-Jawa Tengah!

    (bnl/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Padat, tapi Masih Bisa ‘Bernapas’



    Yogyakarta

    Saat liburan di Yogyakarta, kurang lengkap rasanya jika tidak mencoba Kereta Rel Listrik atau KRL Jogja-Solo yang menghubungkan Jogja, Klaten, dan Solo. Saat jam pulang kantor, KRL padat tetapi tidak berdesak-desakan laiknya Commuter Line Jabodetabek.

    Yogyakarta dan Solo sudah terhubung dengan kereta commuter line sejak lama, dengan kereta Prameks nan legendaris. Dulu, Prameks bertenaga diesel namun kemudian KA Prameks ‘pensiun’ pada 10 Februari.

    detiktravel mencoba melakukan perjalanan dengan KRL Jogja-Solo pada Jumat (22/8/2025), KRL itu beroperasi antara Stasiun Tugu di jantung Yogyakarta hingga Palur, yang jadi perbatasan antara Solo dan Karanganyar. Perjalanan dari Yogyakarta hingga Solo memakan waktu sekitar 1,5 jam.


    Hanya punya satu jalur, KRL Jogja-Solo itu berhenti di 13 stasiun, mulai dari stasiun Tugu Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, Solo Balapan, Solo Jebres, hingga Palur.

    KRL Prameks Jogja-SoloKRL Jogja-Solo (bonauli/detikcom)

    KRL Jpgja-Solo itu mengangkut sekitar 16 gerbong. Pada pagi hari, KRL Jogja-Solo beroperasi dua kali dalam satu jam, namun saat sore hari hanya satu jam sekali.

    Mirip dengan KRL Jabodetabek, KRL Jogja-Solo dipadati oleh warga yang ngalaju (pulang-pergi) antara Yogyakarta dan Solo. Beruntung, detiktravel mendapatkan KRL Jogja-Solo saat tidak terlalu padat penumpang meskipun saat itu pukul 16.10 WIB, tepat saat orang pulang kerja.

    Naik dari Stasiun Stasiun Tugu bisa menguntungkan, karena peluang mendapatkan tempat duduk lebih besar. Kalau tempat duduk sudah penuh, penumpang hanya bisa berdiri dari stasiun awal hingga tujuan.

    Di KRL Jabodetabek biasanya penumpang berdiri ke segala arah yang penting bisa terangkut. Para penumpang berdesak-desakan, sampai-sampai tak berpegangan pada strap hanger pun tidak masalah karena nggak akan terjatuh akibat tertahan penumpang lain.

    Nah, di KRL Jogja-Solo lain cerita. Penumpang memang ada yang berdiri, namun lebih leluasa.

    Ini tentu pemandangan yang tak biasa bagi warga Jabodetabek. Penumpang masih memungkinkan untuk berbaris dengan rapi. Bisa dibilang semua terasa begitu berbeda, meski sama-sama KRL. Yang sehari-hari menggunakan moda KRL dari Bogor atau Depok atau Cisauk dan Bintaro ke Jakarta tak bisa tidak untuk bikin perbandingan. Sudah bisa terangkut saja syukur di jam-jam berangkat dan pulang kerja.

    Apalagi, pemandangan sepanjang perjalanan masih sangat hijau dan jauh dari hutan beton. Paling ramai, hanya permukiman.

    Dari sejumlah cerita penumpang lain, kepadatan dalam KRL Jogja-Solo bisa menyerupai KRL Jabodetabek saat libur sekolah atau akhir pekan. Saat jam-jam pulang atau berangkat kerja keramaian tergolong wajar.

    KRL Prameks Jogja-SoloKRL Jogja-Solo (bonauli/detikcom)

    Satu pembeda terakhir adalah tidak adanya gerbong khusus wanita di kedua ujung kereta. Semua gerbong dibuka untuk umum. Jadi tidak ada gerbong khusus perempuan.

    Tarif KRL Jogja-Solo flat sebesar Rp 8.000 sekali jalan, tidak seperti KRL yang memiliki tarif progresif atau bertambah sesuai jarak tempuh.

    Berikut jadwal KRL Yogyakarta-Palur:

    Jadwal keberangkatan Jogja-Solo dari Stasiun Tugu Yogyakarta yaitu pukul 05.05 WIB, 06.00 WIB, 07.05 WIB, 07.54 WIB, 08.49 WIB, 10.56 WIB, 12.07 WIB, 13.57 WIB, 15.01 WIB, 16.10 WIB, 17.35 WIB, 18.08 WIB, 20.15 WIB, 21.20 WIB dan 22.35 WIB.

    (bnl/fem)



    Sumber : travel.detik.com