Author: Import

  • Kroos: Arda Guler Bukan Penerusku


    Jakarta

    Mantan gelandang Real Madrid Toni Kroos memuji perkembangan Arda Guler. Kroos juga bicara soal perbandingannya dengan Guler.

    Usai Kroos pensiun pada 2024 lalu, Guler menjadi salah satu pemain reguler di lini tengah Madrid. Gelandang berusia 20 tahun itu selalu dimainkan dalam 16 pertandingan Madrid di semua kompetisi musim ini, 14 di antaranya sebagai starter.

    Guler perlahan membangun koneksi yang bagus dengan Kylian Mbappe di atas lapangan. Sejauh ini, Guler sudah mencetak tiga gol dan enam assist di semua kompetisi.


    Guler pun tak terelakkan dari perbandingan dengan Kroos. Namun, mantan pemain timnas Jerman itu menyebut bahwa Guler bukan penerusnya.

    “Aku senang musim ini dia dapat menit bermain lebih banyak, karena dia mengusahakannya dan dia orang yang bisa Anda percaya untuk masa depan,” ujar Kroos dalam wawancara dengan Sport1.

    “Dia tipe pemain yang berbeda dariku. Posisinya yang lebih baik jelas lebih ofensif daripada posisiku, jadi dia bukan penerusku.”

    “Tapi aku senang karena dia orang yang gbaik. Aku masih sempat main bareng dengannya. Dia benar-benar punya sentuhan yang bagus, yang musim ini sudah bisa dia manfaatkan dengan sangat efektif untuk Real Madrid.”

    “Itulah kenapa aku harap dia terus dapat menit bermain, karena itulah satu-satunya cara dia bisa terus membaik. Dan aku yakin dia bisa menandai sebuah era di Real Madrid untuk bertahun-tahun ke depan,” katanya.

    (nds/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Harry Kane Bermimpi Gabung ke Barcelona


    Jakarta

    Harry Kane kabarnya berminat main di Barcelona. Sang striker rela dibayar dengan gaji lebih rendah!

    Dilaporkan media-media Inggris, kontrak Harry Kane di Bayern Munich akan habis pada musim panas 2027. Pemain berusia 32 tahun itu bisa saja dijual Bayern pada musim panas 2026 mendatang.


    Harry Kane masih bisa tetap tajam. Di awal Bundesliga musim ini, Kane sudah kemas 13 gol dari 10 laga.

    Sumber terpercaya orang dekat Kane menyebut, sang striker mau coba petualangan baru. Barcelona mau jadi destinasi yang dituju!

    “Kane mau gabung ke Barcelona, bahkan dia rela kalau gajinya dibayar lebih rendah,” kata sumber tersebut.

    Harry Kane digaji 480 Euro per pekan di Bayern atau setara Rp 9,2 miliar. Barcelona masih diterpa kondisi keuangan, sehingga pemotongan gaji kabarnya masih dilakukan.

    Nilai pasar Kane ada di angka 75 juta Euro atau setara Rp 1,4 triliun. Barca sebelumnya pernah beli striker gaek dari Bayern yakni Robert Lewandowski dan setelahnya bisa jadi mesin gol baru.

    Akankah Kane ikuti jejak Lewandowski?

    (aff/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ancelotti Ungkap Sebab Kegagalan di Musim Terakhir dengan Madrid


    Madrid

    Carlo Ancelotti mengungkap alasan kegagalan di musim terakhirnya bersama Real Madrid. Badai cedera di belakang bikin Don Carlo gagal tutup karier di El Real dengan manis.

    Carlo Ancelotti menjalani musim terakhirnya di Madrid dengan kurang impresif. Ia gagal mempersembahkan satu pun gelar untuk El Real.

    Madrid hanya mampu finis di peringkat kedua di LaLiga musim lalu. Los Blancos lalu hanya mampu menjadi runner-up di Copa del Rey dan Piala Super Spanyol. Madrid juga hanya mentok di perempatfinal Liga Champions dan semifinal Piala Dunia Antarklub 2025.


    Don Carlo gagal memberikan kado perpisahan yang manis untuk Madrid. Ia kini menukangi Timnas Brasil.

    Padahal di musim terakhirnya di Madrid, Ancelotti dibekali skuad yang terbilang mumpuni. Pasukan El Real tak banyak berubah dibanding musim lalu. Madrid juga baru mendatangkan masin gol Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe.

    Ancelotti mengungkap sebab dirinya gagal di musim terakhirnya di Madrid. Badi cedera yang menerpa lini belakang Madrid jadi sebab utama kegagalannya tersebut.

    Dani Carvajal dan Eder Militao harus absen panjang di musim lalu. Sementara, Antonio Ruediger tampil dalam kondisi tak fit.

    Keseimbangan Madrid semakin terganggu karena Federico Valverde dan Eduardo Camavinga yang biasa bermain di tengah terpaksa jadi bek dadakan.

    “Yang terjadi adalah kami kehilangan seluruh lini pertahanan utama kami. Kami kehilangan Carvajal dan Militao, sementara Rudiger bermain dengan cedera serius. Untungnya, [Raul] Asensio datang dari akademi muda dan bermain sangat baik,” ujar Ancelotti dikutip dari AS.

    “Jangan lupa bahwa saya sering harus memainkan [Federico] Valverde di bek kanan dan [Aurelian] Tchouameni di bek tengah, yang membuat lini tengah kehilangannya secara signifikan. Kami kehilangan soliditas di lini belakang, dan itu membuat kami kehilangan gelar,” jelasnya.

    (pur/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Solskjaer Ikut Senang Rashford Bangkit di Barcelona


    Jakarta

    Marcus Rashford mulai menemukan performa terbaiknya lagi di Barcelona. Mantan Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer ikut berbahagia.

    Rashford menemukan pijakannya di Barcelona musim ini, dalam masa peminjaman dari Manchester United. Penyerang 28 tahun itu mencetak enam gol dan sembilan asis dalam 16 penampilan di semua ajang.

    Itu artinya, Rashford rata-rata hampir selalu berkontribusi di setiap penampilannya (15 gol/asis dalam 16 laga). Ini mengingatkan lagi akan performa sipnya juga kala dipinjamkan selama setengah musim ke Aston Villa.


    Saat itu, Rashford yang ‘dititipkan’ MU sejak Januari 2025 bermain 17 kali dengan torehan empat gol dan enam asis. Angka yang relatif bagus untuk pemain yang gabung di pertengahan musim dan sempat 1,5 bulan tak bermain.

    Solskjaer menyambut positif kebangkitan Rashford, yang baginya memang selalu punya talenta top. Performanya banyak terusik karena isu-isu di luar lapangan.

    “Saya hampir belum berbicara lagi dengan Marcus sejak pergi (dari MU), tapi saya sudah mengiriminya beberapa pesan belakangan ini,” ujar Solskjaer dikutip Mundo Deportivo.

    “Dia sebelumnya tidak terlihat menikmati kehidupan di sana (MU). Saya tak tahu apa yang terjadi dengan kehidupannya, tapi sekarang Anda bisa melihat dia sangat enjoy di Barcelona.”

    “Kami cuma ingin dia dalam keadaan baik. Dia pemain yang luar biasa saat fit dan bahagia.”

    (raw/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Filosofi Tiki-Taka dan Dominasi Era Messi

    Jakarta

    FC Barcelona, atau yang dikenal sebagai Barca, merupakan salah satu klub sepakbola terpopuler dan ikonik di dunia. Tidak hanya karena prestasi yang memukau di lapangan, klub ini juga dikenal sebagai simbol kebanggan publik Catalan yang notabene turut menjadi identitas tersendiri.

    FC Barcelona dikenal memiliki slogan “Mes que un club“. Artinya, ‘lebih dari sebuah klub’. Slogan ini selalu melekat pada FC Barcelona dan sering ditampilkan dalam spanduk besar saat pertandingan di dalam kandang.

    Agar lebih mengenal dekat klub yang satu ini, berikut detikSport telah merangkum sejarah terbentuknya, hingga filosofi permainan di era Johan Cruyff hingga Lionel Messi. Yuk, disimak rangkumannya berikut ini.


    Sejarah Barcelona FC

    FC Barcelona lahir pada 22 Oktober 1899 dengan diprakarsai oleh sekelompok pemain Swiss, Catalan, Jerman, dan Inggris yang terdiri dari 11 orang dan dipimpin oleh Joan Camper.

    Dalam sejarah berdirinya, FC Barcelona banyak memproduksi pemain dari akademi sendiri. Nama akademi tersohor itu adalah La Masia, yang berdiri pada tahun 1979. Akademi ini menjadi kawah candradimuka para pemain muda bertalenta dalam memupuk kemampuan olah bolanya, sekaligus menjaga asa bisa memainkan peran penting dalam kesuksesan klub di masa depan.

    Selama perjalanan klub ini, FC Barcelona juga dikenal memiliki rivalitas yang kuat dengan klub sepak bola asal Spanyol, Real Madrid. Oleh karenanya, pertandingan antar kedua klub ini disebut sebagai El Clasico. Sebuah ‘Pertandingan Klasik”.

    Pada Februari 1929, Real Madrid dan Barcelona berhadapan untuk pertama kali di Stadion Les Corts, kandang Blaugrana setelah dua musim berlalunya Liga Spanyol. Dalam pertandingan tersebut, Real Madrid harus keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.

    Rivalitas semakin panas pada musim 1934/35, dimana Barcelona menang telak 5-0 di Les Corts. Kemudian dibalas kembali oleh Real Madrid dalam laga di Stadion Chamartin dengan skor 8-2.

    Puncak rivalitas keduanya berada pada era 1940-1950-an, tepatnya pada 15 Februari 1950, El Clasico disiarkan di televisi Spanyol. Pada saat itu, Real Madrid menang atas Barcelona dengan skor 1-0 berkat legenda seperti Ferenc Puskas dan Alfredo dI Stefano.

    Persaingan sengit kedua klub sepakbola ini tidak hanya mengenai siapa yang menang di pertandingan El Clasico, namun juga mengenai jumlah trofi. Latar belakang nuansa politik di masa lalu juga masih ikut membayangi nuansa rivalitas Barcelona dan Real Madrid.

    Filosofi “Tiki-Taka” Barcelona FC, Cruyff, hingga Messi

    FC Barcelona dikenal memiliki gaya main tersendiri, antara lain lewat oper-operan pendek akurat. Ini tidak lepas dari peran serta Akademi La Masia dan seorang sosok dengan nama Johan Cryuff.

    Johan Cryuff bermain untuk Barcelona pada tahun 1973-1978. Selama bermain, pesepakbola asal Belanda itu berhasil menjuarai La Liga pada tahun 1973-1978 dengan total sebanyak 143 penampilan dan 48 gol.

    Dutch footballer Johan Cruyff (1947 - 2016) of Dutch team Ajax Amsterdam, in Wembley Stadium, London, UK, 1st June 1971.  (Photo by R. Powell/Daily Express/Getty Images)Johan Cruyff. Foto: R. Powell/Daily Express/Getty Images

    Ia kemudian melatih Barca pada 4 Mei 1988-18 Mei 1996. Selama menjadi pelatih, Johan Cryuff terkenal sebagai tokoh revolusioner sepanjang sejarah untuk Barcelona. Sebagai seorang pelatih, taktik Johan Cryuff dipengaruhi oleh sistem Total Football yang dikuasainya selama bermain di timnas Belanda di bawah arahan mantan pelatihnya, Rinus Michels.

    Gaya ofensif ala Johann Cruyff itu kemudian ikut mempengaruhi gaya main Barcelona, yang pada prosesnya ikut berdampak pada kelahiran sebuah skema dengan nama Tiki-Taka.

    Gaya bermain dengan oper-operan pendek antarpemain tersebut membawa Barcelona sempat mendominasi persepakbolaan Eropa,secara khusus ketika dilatih Pep Guardiola di periode 2008 sampai dengan 2012, yang berbuah 14 gelar juara.

    Pada masa itu pula Tiki-Taka Barcelona mencuatkan sejumlah bintang. Ada satu yang sinarnya paling benderang melampaui terangnya bintang-bintang lain: Lionel Messi.

    Lionel Messi adalah sosok sentral di Barcelona yang diperkuatnya pada rentang waktu 2003-2021. Tidak kurang dari 34 trofi diraihnya bersama klub Catalan tersebut, dalam mendominasi persepakbolaan pada saat itu.

    ZURICH, SWITZERLAND - JANUARY 10:  Lionel Messi (l) of Argentina and Barcelona FC receives the men's player of the year award from his club coach Pep Guardiola (r) during the FIFA Ballon d'or Gala at the Zurich Kongresshaus on January 10, 2011 in Zurich, Switzerland.  (Photo by Michael Steele/Getty Images)Lionel Messi menerima Ballon d’Or dari Pep Guardiola. Foto: Getty Images/Michael Steele

    Trofi Lionel Messi di Barcelona:

    • La Liga (10)
    • Copa del Rey (7)
    • Piala Super Spanyol (7)
    • Liga Champions (4)
    • Piala Super Eropa (3)
    • Piala Dunia Antarklub FIFA (3)

    Jumlah tersebut belum termasuk pencapaian-pencapaian Messi secara individu selama di Barcelona, termasuk mayoritas dari delapan Ballon d’Or yang dikoleksinya dalam karier sejauh ini.


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ancelotti Bantah Desak Endrick Tinggalkan Madrid


    Jakarta

    Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti membantah telah mendorong Endrick untuk pergi dari Real Madrid di bursa transfer Januari mendatang. Itu menjadi urusan pribadi si pemain dan klubnya.

    ESPN Brasil mengabarkan Endrick akan dipinjamkan ke Lyon pada awal tahun depan. Ia juga telah berbicara dengan pelatih Paulo Fonseca. Kesepakatan verbal di antara Lyon dengan Madrid sudah tercapai, termasuk pembagian beban gaji.

    Kepindahan ini diharapkan bisa memberi Endrick menit bermain yang layak. Apalagi tahun depan akan ada Piala Dunia. Jika bertahan di Madrid, kans dirinya masuk Timnas Brasil akan sulit terwujud.


    Sebab ia baru turun 11 menit bersama Madrid musim ini. Cedera yang ia derita pada akhir musim lalu juga turut mengganggu proses integrasi dirinya ke dalam skema permainan Xabi Alonso.

    Ancelotti, yang sampai musim lalu masih melatih Madrid, menyebut Endrick masuk dalam pertimbangan. Namun ia tak pernah menyuruh pemain 19 tahun itu pergi dari Madrid agar bisa sering bermain.

    “Dia pemain yang sangat penting karena dia salah satu talenta berbakat yang lahir di sepak bola Brasil,” ujar Ancelotti kepada Diario AS saat membahas Endrick.

    “Kami sedang mengevaluasinya. Tapi tidak benar kalau saya bilang Endrick harus meninggalkan Real Madrid untuk pergi ke Piala Dunia. Itu urusan Real Madrid dan sang pemain.

    “Dia perlu berbicara dengan klub dan membuat keputusan terbaik untuk dirinya sendiri dan Real Madrid,” tegas pria asal Italia tersebut.

    Ancelotti beberapa waktu lalu mengatakan bahwa hal terpenting sekarang adalah Endrick kembali bermain dan menunjukkan kualitasnya. Untuk Piala Dunia, si pemain punya kesempatan untuk tampil di edisi-edisi selanjutnya karena masih muda.

    (adp/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Barcelona Akan Bangun Patung Messi di Camp Nou


    Barcelona

    Di sepanjang kariernya, Lionel Messi berpengaruh besar bagi Barcelona. Messi akan dihormati dengan sebuah patung di Stadion Camp Nou.

    Pemain ikonik Argentina itu telah memperkuat Barca selama lebih dari 20 tahun, dari level akademi. Di Barca pula, Messi mencapai puncak kariernya, di mana dia dianggap sebagai salah satu pesepakbola terhebat sepanjang masa (Greatest of All Time/GOAT).

    Sebanyak 34 trofi dimenangi Messi bersama Barcelona, termasuk 10 gelar LaLiga dan empat Liga Champions. Messi membawa Blaugrana memenangi dua kali treble di 2009, 2015 dan jadi hanya satu dari dua klub yang pernah menyabet sixtuple.


    Statistik individual Lionel Messi pun bikin geleng-geleng. Sebanyak 672 gol dibukukan Messi, ditambah 303 assist dalam 778 penampilan di seluruh kompetisi. Tujuh dari delapan total penghargaan Ballon d’Or juga dimenangi Messi dalam seragam Barcelona.

    Pesepakbola berusia 38 tahun itu mengucap selamat tinggal kepada Barcelona pada musim panas 2021. Messi kemudian menyeberang ke Paris Saint-Germain, dan kini memperkuat Inter Miami sejak 2023.

    Presiden Barca Joan Laporta mengumumkan rencana klub untuk membangun patung sang megabintang di Camp Nou. “Messi akan selalu dihubungkan dengan Barca, dia tahu bahwa pintu kami selalu terbuka untuk dia,” sahut pria Spanyol berusia 63 tahun ini.

    “Kami punya rasa hormat yang sangat besar untuk dia, dia pantas mendapatkan penghormatan terbaik dari Barca. Dia seharusnya memiliki sebuah patung di Camp Nou, seperti (Johan-red) Cruyff dan (Laszlo-red) Kubala. Dia itu salah satu pemain ikonik, yang sudah meninggalkan banyak prestasi pada kami,” sambung Laporta dikutip SPORT.

    “Kami telah membahasnya di sebuah pertemuan dan kami sedang mengerjakannya. Keluarga dia mesti setuju dan semua fans Barca akan menginginkan hal ini,” Laporta menambahkan mengenai rencana pembangunan patung Lionel Messi.

    (rin/rin)



    Sumber : sport.detik.com

  • Barcelona Akhirnya Kembali ke Camp Nou… untuk Latihan


    Barcelona

    Barcelona akhirnya kembali ke Camp Nou setelah dua tahun. Namun tim asuhan Hansi Flick baru sebatas latihan di sana, bukan menjalani pertandingan resmi.

    Proses renovasi Camp Nou telah berlangsung sejak Juni 2023, dan selama itu mereka harus mengungsi ke Estadi Olímpic Lluís Companys di bukit Montjuic. Barca ingin cepat kembali ke sana, hanya saja proses pembangunan berjalan molor dari jadwal semula.

    Namun seperti dilaporkan The Athletic dan ESPN pada Jumat (7/11/2025) atau 894 hari sejak mereka terakhir bertanding di sana, Barcelona kembali menggunakan Camp Nou. Namun bukan untuk bertanding, melainkan latihan tim utama.


    Sebanyak 23 ribu penonton berbayar dibolehkan hadir untuk menyaksikan sesi latihan yang berlangsung sekitar satu jam itu. Jumlah tersebut mengacu pada izin yang dikeluarkan pemerintah lokal.

    Sejak Oktober, Barca sudah boleh memakai Camp Nou sebagai lokasi pertandingan, namun hanya boleh dihadiri 25,991 ribu penonton, sebab renovasi belum sepenuhnya tuntas. Angka itu hanya sekitar 25 persen kapasitas stadion baru nantinya.

    Barca memilih tak mengambil opsi tersebut karena mereka ingin bermain di Camp Nou jika sudah bisa dihadiri 45 ribu penonton. Sampai lampu hijau itu diberikan, mereka memilih tetap berkandang di Montjuic yang bisa dihadiri sampai 50 ribu fan dan memberi pemasukan lebih banyak.

    Presiden Joan Laporta menargetkan izin baru untuk menambah jumlah penonton di Camp Nou bisa turun usai jeda internasional bulan ini. Harapannya Barca sudah bisa main di sana saat menjamu salah satu dari Athletic Bilbao (22 November), Alaves (29 November), atau Atletico Madrid (2 Desember).

    Renovasi Camp Nou awalnya ditargetkan selesai pada Juni 2026. Namun sekarang sudah dimundurkan hingga Juni 2027, tanpa menghitung pemasangan atap yang bisa memakan waktu hingga satu tahun setelahnya.

    BARCELONA, SPAIN - 2025/11/07: Supporters of FC Barcelona seen during the FC Barcelona's first training at Spotify Camp Nou following its renovation. (Photo by Felipe Mondino/SOPA Images/LightRocket via Getty Images)Suporter Barcelona hadir menyaksikan latihan tim kesayangan mereka. Foto: SOPA Images/LightRocket via Gett/SOPA Images

    (adp/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Diisukan Pindah ke Barca atau PSG, Ini Jawaban Julian Alvarez


    Jakarta

    Julian Alvarez rumornya bakal pindah ke Barcelona atau ke PSG di musim panas mendatang. Siap cabut atau masih mau lanjut di Atletico Madrid, Alvarez?

    Julian Alvarez baru gabung di musim panas 2024 kemarin. Di musim debutnya, sang striker yang langganan juara bersama Manchester City gagal raih trofi.


    Julian Alvarez kini diminati oleh Barcelona dan PSG pada bursa transfer musim panas 2026 mendatang. Barcelona butuh penerus Robert Lewandowski, sementara PSG mau memperkuat lini serangnya.

    “Ya itu benar, ada ketertarikan dari PSG dan sudah berdiskusi dengan agen saya. Tapi (transfer) itu tidak terjadi,” jelasnya dilansir dari Tribuna.

    “Apa saya membayangkan berseragam Barcelona atau PSG musim depan? Jujur saja saya tidak tahu. Saat ini saya fokus bersama Atletico, kita lihat saja di akhir musim ini,” sambungnya.

    Atletico Madrid membeli Julian Alvarez dari Manchester City seharga 75 juta Euro atau setara Rp 1,4 triliun. Pemain berusia 25 tahun itu dikontrak sampai musim panas 2030.

    Nilai pasar Alvarez ada di angka 100 juta Euro atau setara nyaris Rp 2 triliun. Apa Atletico sudi melepasnya?

    (aff/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Griezmann 2 Gol, Los Colchoneros Menang 3-1


    Madrid

    Atletico Madrid melanjutkan tren kemenangan di LaLiga. Antoine Griezmann menyumbang dua gol Atletico untuk mengalahkan Levante dengan skor akhir 3-1.

    Laga Atletico Madrid vs Levante berlangsung di Metropolitano pada Minggu (9/11) dinihari WIB. Griezmann jadi bintang Los Colchoneros dari bangku cadangan.

    Dengan kemenangan ini, Atletico kini menghuni posisi empat klasemen usai mengoleksi 25 poin dari 12 pertandingan. Atletico berjarak lima poin dari Real Madrid di puncak dan mempunyai perolehan yang sama dengan Barcelona di posisi tiga. Kedua klub yang disebut terakhir baru akan bermain hari ini.


    Atletico Madrid start dengan kencang setelah diuntungkan dengan gol bunuh diri bek Levante, Dela. Crossing Pablo Barrios ditepis Mathew Ryan. Bola kemudian membentur Dela sebelum masuk ke gawangnya sendiri. Atletico unggul 1-0 di menit ke-12.

    Levante menciptakan gol balasan pada 11 menit kemudian. Gol Manuel Sanchez menyamakan skor 1-1.

    Sepak pojok di sayap kanan dilontarkan Jon Olagasti. Bola menemui Manuel Sanchez yang berdiri tidak terkawal di depan kotak 6 yard. Sanchez menuntaskan umpan lambung itu dengan sundulan, menaklukkan Jan Oblak.

    Keunggulan Atletico baru bertambah setelah turun minum. Antoine Griezmann langsung menciptakan dampak instan.

    Hanya sesaat setelah masuk ke lapangan, Griezmann menciptakan gol kedua Atletico untuk mengubah skor jadi 2-1. Marcos Llorente mengirim umpan silang, yang diselesaikan Griezmann dengan sontekan ke gawang yang kosong.

    Griezmann hampir saja mencetak gol keduanya tidak lama kemudian. Sebuah crossing dari sayap disambut Griezmann dengan tandukan, meski bola melambung tipis.

    Gol ketiga yang ditunggu-tunggu Atletico akhirnya terlahir pada menit ke-80. Griezmann mencecar bola rebound di dalam kotak penalti untuk diceploskan ke gawang Levante.

    Atletico 3, Levante 1, yang menandai hasil akhir pertandingan.

    Susunan Pemain

    ATLETICO MADRID: Jan Oblak, Marcos Llorente, Jose Maria Gimenez, David Hancko, Matteo Ruggeri (Molina 79′), Alex Baena (Gallagher 79′), Pablo Barrios (Griezmann 61′), Koke, Giu Simeone (Nico Gonzalez 73′), Alexander Sorloth (Almada 61′) Julian Alvarez

    LEVANTE: Mathew Ryan, Jeremy Toljan (Victor Garcia 86′), Dela, Matias Moreno, Manuel Sanchez (Matturo 86′), Jon Olagasti (Koyalipou 74′), Kervin Arriaga, Unai Elgezabal (Oriol Rey 85′), Carlos Alvarez, Etta Eyong, Roger Brugue (Jose Morales 74′)

    (rin/nds)



    Sumber : sport.detik.com